Hanya 3 hari proses, BAZNAS Bengkulu wujudkan usaha mandiri warga meranti jaya lewat program bantu rakyat

Kepahyang, Tangis haru Mariam Sadaria tak terbendung saat mendampingi putranya, Didi Kuswanto (34), menerima bantuan modal usaha di kediaman mereka, Kelurahan Meranti Jaya, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Kepahiang, pada Minggu (1/11/2026). Rasa bahagia dan syukur menyelimuti keluarga tersebut usai BAZNAS Provinsi Bengkulu secara resmi menyerahkan bantuan berupa peralatan lengkap untuk menunjang usaha jasa servis AC yang digeluti Didi.

Didi Kuswanto merupakan salah seorang warga binaan Densus 88 atas indikasi keterlibatan dalam jaringan terorisme di masa lalu. Selama menjalani proses pembinaan intensif, Didi berhasil menunjukkan komitmen perubahan positif yang signifikan, salah satunya dengan mengasah keterampilan teknis di bidang perbaikan serta perawatan AC sebagai bekal untuk menata hidup baru secara mandiri.

Kendati telah berbekal keahlian yang mumpuni, keterbatasan modal dan alat operasional sempat menjadi ganjalan utama bagi Didi untuk mengemban usaha tersebut secara profesional. Berbekal tekad kuat untuk bangkit dan berdaya secara ekonomi, ia lantas memberanikan diri mengajukan permohonan bantuan sarana usaha kepada BAZNAS Provinsi Bengkulu.

Respons cepat dan nyata ditunjukkan oleh lembaga amil zakat tersebut dalam menindaklanjuti permohonan warga. Hanya dalam kurun waktu tiga hari sejak berkas pengajuan diterima, permohonan bantuan modal usaha Didi langsung disetujui dan direalisasikan melalui skema penanganan cepat program BAZNAS Bantu Rakyat.

Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu, H. Yulkamra, S.Pd.I., M.Pd., turun langsung ke lokasi untuk menyerahkan peralatan servis AC tersebut secara meyakinkan. Dalam keterangannya, Yulkamra menegaskan bahwa bantuan ini merupakan amanah dari Gubernur Bengkulu Helmi Hasan yang didanai melalui zakat para ASN Pemprov serta seluruh muzaki di wilayah Bengkulu.

Menerima dukungan modal kerja tersebut, Didi Kuswanto mengutarakan rasa terima kasih mendalam atas kepedulian pemerintah daerah dan BAZNAS yang telah memberikan kepercayaan penuh kepadanya. Ia bertekad memanfaatkan peralatan tersebut secara optimal agar usaha servis AC yang dirintisnya dapat berkembang pesat serta menopang perekonomian keluarganya secara berkelanjutan.

Pihak BAZNAS Provinsi Bengkulu pun berharap penyerahan bantuan modal ini dapat menjadi titik balik kehidupan bagi Didi Kuswanto dalam meraih kemandirian ekonomi. Lebih dari itu, aksi nyata ini diharapkan mampu menjadikan Didi sebagai sosok inspiratif dan contoh warga produktif yang berhasil kembali serta berkontribusi positif di tengah kehidupan bermasyarakat.