banner 1000x350

Redaksi

826 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Mahasiswa administrasi publik Unived Bengkulu perdalam ilmu bank Sentral dan QRIS di Bank Indonesia

Mahasiswa (Unived) Mengikuti kegiatan kuliah lapangan yang bertempat di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bengkulu Senin,(13/04/2026)

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Mahasiswa Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu-Ilmu Sosial, Universitas Dehasen (Unived) Bengkulu sukses Mengikuti kegiatan kuliah lapangan yang bertempat di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bengkulu. Kegiatan akademik yang berlangsung pada Senin,(13/04) ini, bertujuan untuk mensinergikan teori yang didapat mahasiswa di bangku kuliah dengan praktik nyata di lapangan, khususnya terkait kebijakan moneter dan sistem pembayaran di Indonesia. Melalui kunjungan ini, diharapkan wawasan mahasiswa mengenai peran vital bank sentral dalam stabilitas ekonomi nasional dapat meningkat secara signifikan.

Rombongan mahasiswa Unived disambut hangat oleh pihak Bank Indonesia. Hadir langsung dalam kesempatan tersebut Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bengkulu, Muhammad Irfan Octama, yang memberikan sambutan pembuka sekaligus memaparkan gambaran umum tugas BI. Dalam arahannya, Irfan menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap maraknya kejahatan siber di sektor keuangan, seperti scam penipuan dan social engineering yang kerap menyasar masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa. Ia berharap materi yang disampaikan dapat menjadi bekal berharga bagi mahasiswa.

Irfan juga mendorong para mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan kuliah lapangan ini sebaik-baiknya dengan aktif berdiskusi dan bertanya kepada para narasumber yang kompeten. Sebagai bentuk apresiasi, pihak Bank Indonesia menyediakan souvenir menarik bagi mahasiswa yang aktif berpartisipasi selama sesi tanya jawab. Harapan besarnya, setelah mendapatkan edukasi langsung dari sumbernya, mahasiswa Unived dapat menjadi “penyambung lidah” atau duta Bank Indonesia dalam menyampaikan informasi terkait tugas bank sentral dan perlindungan konsumen kepada keluarga dan lingkungan sekitar.

Masuk pada sesi materi inti, narasumber pertama, Hendri, mengupas tuntas mengenai sistem pembayaran, Perlindungan Konsumen, dan implementasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Hendri menjelaskan bahwa Bank Indonesia merupakan pengelola sistem pembayaran di Indonesia, yang mencakup tunai (uang kartal) dan nontunai. Salah satu inovasi nontunai yang dipopulerkan oleh BI adalah BI Fast, sistem yang memungkinkan transfer antarbank menjadi lebih cepat, murah, dan tersedia 24/7, sebagai bagian dari upaya memperlancar perekonomian.

Terkait QRIS, Hendri memaparkan latar belakang kemunculannya yang didorong oleh kebutuhan transaksi yang higienis dan efisien saat pandemi COVID-19, serta untuk mengintegrasikan berbagai aplikasi pembayaran (interoperability). QRIS bukanlah sebuah aplikasi, melainkan standar QR Code nasional yang menyatukan berbagai Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) seperti Ovo, Dana, LinkAja, dan perbankan, sehingga satu QR Code dapat dipindai oleh aplikasi apa pun. Inovasi ini sangat membantu UMKM dan mempercepat perputaran ekonomi daerah karena kemudahannya dalam bertransaksi.

Selain kemudahan transaksi, Hendri juga memberikan edukasi mendalam mengenai bahaya cyber crime dan perlindungan data pribadi. Mahasiswa diperingatkan untuk tidak terjebak penawaran tidak masuk akal, seperti modus nonton iklan dapat uang yang berujung pada permintaan top-up dana dalam jumlah besar. BI menekankan pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi seperti PIN, OTP, KTP, dan nama ibu kandung. Mahasiswa juga dilarang keras mengklik link sembarangan dari nomor tidak dikenal guna menghindari pembajakan handphone dan akses ilegal ke akun mobile banking.

Sesi edukasi perlindungan konsumen semakin interaktif ketika narasumber berbagi tips aman bertransaksi, termasuk imbauan untuk mengganti PIN yang menggunakan tanggal lahir secara berkala. BI juga mengingatkan kewaspadaan saat menggunakan ATM, yaitu dengan selalu menutup tangan saat menekan PIN untuk menghindari terekam kamera tersembunyi (skimming). Jika terjadi penipuan atau kejanggalan pada akun pembayaran, konsumen disarankan segera melapor ke penyedia jasa layanan tersebut. Apabila tidak ada penyelesaian yang memuaskan, konsumen dapat mengadukan permasalahan tersebut ke Bank Indonesia dengan menyertakan kronologis lengkap.

Materi selanjutnya disampaikan oleh Afri Jonson, yang fokus menjelaskan kedudukan Bank Indonesia sebagai lembaga negara yang independen berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1999. Afrik menegaskan bahwa BI bebas dari campur tangan pemerintah maupun pihak lain dalam melaksanakan tugasnya, kecuali untuk hal-hal yang secara tegas diatur dalam undang-undang. Independensi ini krusial agar BI dapat fokus pada tujuan tunggalnya, yaitu mencapai dan menjaga stabilitas nilai Rupiah, yang tercermin dari laju inflasi dan nilai tukar terhadap mata uang asing.

Afrik juga meluruskan asumsi keliru yang sering beredar di masyarakat mengenai fungsi Bank Indonesia. Ia menegaskan bahwa Bank Indonesia bukanlah bank komersial, sehingga BI tidak memberikan layanan pinjaman uang kepada masyarakat umum maupun pihak swasta. Selaku bank sentral, BI menjalankan fungsi sebagai lender of last resort dan mengatur kebijakan moneter, bukan melakukan kegiatan perbankan ritel. Edukasi ini dinilai penting agar mahasiswa memiliki pemahaman yang benar dan dapat meluruskan persepsi salah di masyarakat mengenai fungsi BI.

Dari pihak Universitas Dehasen Bengkulu, dosen pendamping sekaligus Ketua Program Studi Administrasi Publik, Evi Lorita, M.Si., menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Bank Indonesia atas kesempatan kuliah lapangan ini. Evi menekankan bahwa kegiatan ini sangat sejalan dengan tujuan kurikulum untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa. Melalui kunjungan langsung ke Kantor BI, mahasiswa diharapkan dapat melihat dan memahami implementasi nyata dari teori-teori ekonomi dan kebijakan publik yang telah mereka pelajari di ruang kelas.

Dosen Unived Bengkulu Bersama Pemateri dari Kantor Bank indonesia Perwakilan Bengkulu Senin 13/04/2026

Senada dengan Evi, Yanuar Rikardo, atau yang akrab disapa Eko, yang juga merupakan dosen Unived, menambahkan bahwa kuliah lapangan ini merupakan upaya strategis untuk memperkaya wawasan dan ilmu pengetahuan mahasiswa. Eko menilai pemahaman mengenai dinamika perekonomian dan sistem perbankan mutlak diperlukan oleh mahasiswa Administrasi Publik. Pembekalan ilmu praktis ini diharapkan dapat menjadi modal penting bagi mereka dalam menghadapi tantangan dunia kerja maupun saat merintis usaha setelah menyelesaikan studi nantinya.

Kegiatan kuliah lapangan mahasiswa Administrasi Publik Unived Bengkulu di Kantor Perwakilan Bank Indonesia ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan penyerahan cinderamata. Melalui sinergi antara dunia akademisi dan lembaga otoritas moneter seperti Bank Indonesia, diharapkan akan lahir generasi muda Bengkulu yang melek finansial, waspada terhadap kejahatan digital, dan siap berkontribusi positif bagi pembangunan ekonomi daerah di masa depan. Edukasi langsung semacam ini terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan kesiapan mahasiswa menghadapi realitas dunia industri.

Pewarta: man

 

 

Bank Indonesia Bengkulu dorong sinergi moneter-fiskal jaga stabilitas ekonomi di tengah tekanan global

Foto: Sarasehan Perekonomian Bengkulu Diseminasi LPP dan KFR triwulan I tahun 20206, di hotel Santika Kota Bengkulu. 6 Februari 2026

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Bank Indonesia Perwakilan Bengkulu menggelar Ruang Diskusi Sarasehan Perekonomian Bengkulu, Diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi (LPP) Februari 2026, serta Kajian Fiskal Regional (KFR) Triwulan I 2026 bertema Sinergi Moneter dan Fiskal. Acara berlangsung di Hotel Santika Kota Bengkulu pada Kamis (9/4) dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Kegiatan ini menghadirkan Deputi Bank Indonesia Bengkulu, Asisten Pembangunan Provinsi Bengkulu R.A. Denny, S.H., M.M., serta Head Office Bank Mandiri Bengkulu Dendi Ramdani. Kepala Kanwil DJPb Provinsi Bengkulu M. Irfan Surya Wardana turut menjadi narasumber utama dalam diskusi yang membahas arah kebijakan ekonomi daerah.

Turut hadir perwakilan bupati dan walikota, pimpinan instansi vertikal, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pimpinan perbankan, pelaku usaha, akademisi, mahasiswa, serta jurnalis. Kehadiran lintas sektor ini menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menjaga keberlangsungan produksi dan distribusi di tengah tekanan geopolitik.

Dalam sambutannya, RA. Denni menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin. Ia menekankan bahwa koordinasi antar lembaga menjadi pondasi penting untuk menjaga stabilitas ekonomi Bengkulu, terutama menghadapi ketidakpastian global.

Lebih lanjut berdasarkan Data Badan Pusat Statistik menunjukkan ekonomi Bengkulu tumbuh 4,80% (yoy) sepanjang 2025, meningkat dibandingkan 2024 sebesar 4,62% (yoy). Pertumbuhan ini sejalan dengan rata-rata nasional 5,11% (yoy) dan mendekati rata-rata Sumatera 4,81% (yoy). Sektor pertanian, perkebunan, dan perdagangan masih menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

Deputi BI Bengkulu Muhammad Irfan menegaskan bahwa PDRB Bengkulu pada Triwulan I 2026 diperkirakan tetap tumbuh meski sedikit melandai akibat tekanan eksternal dan penyesuaian fiskal. Optimisme tetap terjaga berkat dukungan sektor unggulan seperti sawit, kopi, dan perikanan.

Inflasi Bengkulu pada Maret 2026 tercatat 2,85%, lebih rendah dari rata-rata nasional 3,48%. Hal ini menunjukkan efektivitas koordinasi antara BI, pemerintah daerah, dan instansi terkait dalam menjaga stabilitas harga, meski tekanan harga pangan mulai terlihat pada awal April.

Selain membahas ekonomi, Pembawah acara memakai batik Sekundang khas Bengkulu Selatan karya UMKM binaan BI sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas lokal. Hal ini menegaskan bahwa penguatan ekonomi daerah juga harus berbasis pada budaya dan kearifan lokal.

Sebagai bentuk kepedulian lingkungan, BI Bengkulu membagikan 200 bibit pohon kepada peserta sarasehan. Penanaman pohon ini diperkirakan mampu menyerap 11.000 kg karbon dioksida, sekaligus mendukung aksi nyata pengurangan emisi karbon.

Acara sarasehan ekonomi Bengkulu berjalan sukses dengan semangat kolaborasi lintas sektor. Sinergi moneter dan fiskal yang dibangun diharapkan mampu menjaga keberlangsungan produksi dan distribusi, serta memperkuat pondasi ekonomi Bengkulu menghadapi tantangan global.

Pewarta: Man

 

Kapolda Bengkulu terima silaturahmi JMSI, Perkuat sinergi informasi dan komunikasi

silaturahmi Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Bengkulu ke Polda Senin, (7/4/2026)

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Kapolda Bengkulu, Irjen Pol Mardiyono, S.I.K, menerima silaturahmi dari Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Bengkulu.

Pertemuan berlangsung di Ruang Tamu Kapolda Bengkulu pada Senin, (6/4), dengan suasana penuh keakraban.

Silaturahmi ini menjadi langkah awal memperkuat kerja sama antara Polda Bengkulu dan JMSI dalam bidang informasi dan komunikasi.

Kapolda didampingi oleh Dirintelkam Kombes Pol Darmawan Dwiharyanto, Kombes Pol Ichsan Nur, serta AKBP M. Hasan Kasubdit Bintipsos Ditbinmas Polda Bengkulu.

Delegasi JMSI dipimpin Ketua Dedy Hp, bersama jajaran pengurus seperti Sekretaris Ongwie, Bendahara Agus, Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga Rahmad, Wakil Bendahara Oki, Dewan Pakar Doni, dan Wakil Ketua Mahmud.

Pertemuan ini menjadi kesempatan JMSI memperkenalkan diri sekaligus membangun koordinasi dengan Polda Bengkulu untuk mendukung penyebaran informasi positif.

Ketua JMSI, Dedy Hp, menegaskan pentingnya kerja sama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan keamanan dan kenyamanan.

Kapolda Bengkulu menyambut baik silaturahmi tersebut dan berkomitmen mendukung penuh kerja sama di bidang komunikasi publik.

Acara ditutup dengan penyerahan cenderamata dari JMSI kepada Kapolda Bengkulu serta foto bersama, sebagai simbol kebersamaan dalam memperkuat sinergi demi keamanan dan kenyamanan masyarakat Bengkulu. pewarta: Man

Yosia menyebut semangat Bima menjadi inspirasi anak muda

Yosia Yodan menghadiri launching Bima 2000 Group yang bergerak di bidang rental mobil Sungai Rupat kota Bengkulu pada 7 April 2026

News-raflesia-indonesia, Bengkulu – Ketua BPD HIPMI Bengkulu  Yosia Yodan menghadiri launching Bima 2000 Group yang bergerak di bidang rental mobil. Kegiatan ini turut dihadiri Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, serta Owner Bima 2000 Group, Bima Dwi Putra.

Dalam keterangannya, Yosia menilai kehadiran Bima 2000 Group membawa dampak positif bagi perekonomian daerah. Ia menyebut, usaha rental mobil tersebut tidak hanya menjawab kebutuhan masyarakat, tetapi juga membuka peluang kerja baru.

“Ini tentu sangat membantu perekonomian Bengkulu. Mendongkrak lapangan kerja, terlebih lagi Bima yang masih sangat muda ini memiliki semangat membangkitkan dunia usaha dan memberi motivasi bagi anak muda lainnya,” ujar Yosia.

Yosia Yodan menghadiri launching Bima 2000 Group yang bergerak di bidang rental mobil Sungai Rupat kota Bengkulu pada 7 April 2026

Lebih lanjut, HIPMI Provinsi Bengkulu mendukung penuh tumbuhnya pelaku usaha muda. Menurutnya, perjalanan bisnis Bima yang dimulai dari nol hingga berkembang saat ini menjadi contoh nyata bahwa kerja keras dan konsistensi dapat membuahkan hasil.

“Tadi kita dengar langsung bagaimana perjalanan usahanya dari awal hingga bisa berkembang. Ini menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk berani memulai usaha,” tambahnya. ” ujar Yosia.

Sementara itu, Owner Bima 2000 Group, Bima Dwi Putra, mengapresiasi dukungan yang diberikan HIPMI Provinsi Bengkulu. Ia berharap sinergi antara pengusaha muda terus terjalin untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Terima kasih atas dukungan kakanda Yosia dan jajaran HIPMI. Semoga kebersamaan ini bisa terus mendorong pelaku usaha lain untuk berkembang, khususnya di sektor rental mobil di Bengkulu,” tutupnya.

Launching Bima 2000 Group diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan dan meningkatkan ekonomi lokal di Provinsi Bengkulu. pewarta: Man

HIPMI Bengkulu sepakat satu komando, Rekomendasi caketum BPP diserahkan ke Yosia yodan

BPD HIPMI Bengkulu Mengelar RPBL di Hipmi Center Pada 7 April 2026

News-raflesia-indonesia, Bengkulu – Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda (HIPMI) Bengkulu menggelar Rapat Badan Pengurus Lengkap (RBPL) di HIPMI Centre, Jalan Adam Malik, Kota Bengkulu selasa (7/4). Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Yosia Yodan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyatukan visi seluruh pengurus menghadapi agenda strategis ke depan.

seluruh jajaran pengurus menyatakan sikap solid dan satu komando di bawah kepemimpinan Yosia Yodan. Kesepakatan bersama juga diambil untuk menyerahkan penuh penentuan arah dan sikap organisasi, termasuk rekomendasi serta penentuan voters dalam menghadapi Musyawarah Nasional (Munas) BPP HIPMI mendatang, kepada Ketua Umum.

Keputusan ini mencerminkan kepercayaan penuh dari jajaran pengurus kepada Yosia Yodan dalam menentukan langkah strategis organisasi. Dengan demikian, HIPMI Bengkulu memastikan sikapnya tetap terkoordinasi, solid, dan memiliki posisi kuat dalam dinamika organisasi di tingkat nasional.

Dalam arahannya, Yosia Yodan menegaskan bahwa kesolidan dan kekompakan seluruh pengurus merupakan kekuatan utama dalam menjaga marwah organisasi serta memperkuat peran pengusaha muda Bengkulu di tingkat nasional.

“Kesolidan pengurus menjadi fondasi utama bagi HIPMI Bengkulu untuk terus bergerak maju. Dengan kebersamaan dan kepercayaan yang diberikan, kita akan menentukan langkah terbaik bagi organisasi dalam menghadapi Munas BPP HIPMI,” ujar Yosia Yodan.

Selain membahas konsolidasi organisasi, rapat juga menegaskan rencana penyelenggaraan Forum Bisnis Daerah (FORBISA) 2026 yang akan dilaksanakan pada 28 April 2026. Forum ini dirancang sebagai wadah strategis yang mempertemukan pelaku usaha, pemerintah, serta berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat ekosistem bisnis di Provinsi Bengkulu.

Melalui FORBISA, HIPMI Bengkulu berharap dapat mendorong lahirnya peluang kolaborasi bisnis, memperluas jaringan usaha, serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui peran aktif pengusaha muda.

RBPL kali ini juga menjadi ajang konsolidasi internal yang menegaskan komitmen HIPMI Bengkulu untuk terus menjaga kekompakan organisasi. Seluruh pengurus bersepakat memastikan setiap program kerja berjalan optimal demi kemajuan dunia usaha dan pengusaha muda di Bengkulu.

Dengan keputusan strategis ini, HIPMI Bengkulu menegaskan posisinya sebagai organisasi yang solid, visioner, dan siap berkontribusi lebih besar dalam kancah nasional. Munas Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI mendatang pun diyakini akan menjadi panggung penting bagi peran pengusaha muda Bengkulu di tingkat pusat. Pewarta: Man

Mobilitas lebaran 2026 di jtts tembus 3,3 juta kendaraan, Hutama Karya pastikan layanan optimal

Foto: Dok. HK - Pintu Gerbang Tol

news-raflesia-indonesia – Periode mudik dan balik Lebaran 2026 mencatatkan lonjakan mobilitas masyarakat di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). PT Hutama Karya (Persero) melaporkan total lebih dari 3,3 juta kendaraan melintasi ruas tol operasional dan fungsional sepanjang 13–30 Maret 2026. Angka ini menunjukkan peran JTTS sebagai jalur utama perjalanan Lebaran di Sumatera.

Direktur Operasi III Hutama Karya, Iwan Hermawan, menyebut trafik ruas tol operasional meningkat 84% dibandingkan kondisi normal. Menurutnya, JTTS semakin menjadi pilihan utama masyarakat karena menghadirkan perjalanan yang lebih efisien, aman, dan nyaman. Meski sempat terjadi kepadatan di akses Tol Palembang–Betung, rekayasa lalu lintas cepat dilakukan bersama kepolisian sehingga situasi tetap terkendali.

Data harian menunjukkan puncak arus mudik terjadi pada 18 Maret 2026 dengan lebih dari 194 ribu kendaraan, sedangkan puncak arus balik tercatat pada 23 Maret 2026 dengan lebih dari 264 ribu kendaraan. Lonjakan ini menegaskan tingginya ketergantungan masyarakat terhadap JTTS dalam mendukung mobilitas Lebaran.

Ruas Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat menjadi yang paling padat dengan lebih dari 703 ribu kendaraan. Sementara itu, peningkatan tertinggi terhadap volume normal terjadi di Tol Sigli – Banda Aceh dengan lonjakan 236%. Kehadiran ruas fungsional seperti Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 1 dan Tol Palembang – Betung juga membantu mendistribusikan arus kendaraan.

Hutama Karya menilai tingginya mobilitas ini didukung oleh semakin luasnya konektivitas JTTS yang kini menjangkau lebih banyak wilayah strategis. Kesiapan infrastruktur, personel operasional, serta koordinasi lintas instansi menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran layanan.

Untuk mendukung perjalanan, perusahaan memberikan potongan tarif tol sebesar 30% di tujuh ruas JTTS pada periode tertentu. Kebijakan ini tidak hanya meringankan beban pengguna jalan, tetapi juga membantu pemerataan arus lalu lintas. Selain itu, fasilitas co-working space di rest area turut disiapkan untuk mendukung fleksibilitas kerja masyarakat.

Dari sisi teknologi, Hutama Karya mengoptimalkan sistem pemantauan berbasis Intelligence Traffic System (ITS) yang memungkinkan pengawasan lalu lintas secara real-time. Hal ini mendukung pengambilan keputusan cepat saat terjadi hambatan di lapangan, sehingga pengalaman perjalanan tetap aman dan nyaman.

Sebagai penutup, Hutama Karya menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder yang terlibat, termasuk aparat kepolisian, Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, BPJT, hingga TNI-Polri. Evaluasi dari penyelenggaraan tahun ini akan menjadi pijakan penting untuk meningkatkan kualitas layanan JTTS di masa mendatang.

Pewarta Man

 

error: Content is protected !!