banner 1000x350

Redaksi

908 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Seragam kebanyakan dan buku mahal, Edison simbolon tampung jeritan wali murid

Foto: Anggota komisi IV DPRD provinsi Bengkulu, H. Edison Simbolon, S.Sos., M.Si (tengah), berfoto bersama warga saat setelah menggelar jaring aspirasi (reses) di Hotel Adeeva, Kota Bengkulu 16 juli 2026

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu dari Fraksi Partai Demokrat, Edison Simbolon, sukses menggelar agenda reses guna menjaring aspirasi konstituen. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Adeeva, Kota Bengkulu, Kamis, (16/7)  ini dihadiri oleh ratusan masyarakat dari berbagai wilayah di Kota Bengkulu.

Di hadapan para awak media usai dialog interaktif, Edison menyampaikan bahwa salah satu keluhan mendesak yang paling banyak disuarakan oleh warga adalah terkait kebijakan di sektor pendidikan. ” Masyarakat mengeluhkan beban berat aturan sekolah dasar, Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Bengkulu yang menerapkan sistem enam hari kerja serta kewajiban kepemilikan pakaian seragam hingga mencapai 8 stel.

Menurut Edison, ” kebijakan jumlah seragam yang terlalu banyak tersebut sangat memberatkan karena tingkat kemampuan ekonomi setiap orang tua siswa tidak sama. Bagi keluarga dari kalangan mampu tentu hal ini tidak menjadi persoalan, namun bagi masyarakat kurang mampu, aturan ini menjadi beban ekonomi baru yang sangat berat di awal tahun ajaran.

Selain seragam, masalah pengadaan buku paket sekolah juga menjadi sorotan tajam dalam reses tersebut. Edison menyayangkan adanya larangan penggunaan buku hasil fotokopi bagi siswa, padahal secara isi materi di dalamnya sama persis. Kebijakan wajib membeli buku asli ini dinilai tidak berpihak pada keadilan sosial, karena mayoritas siswa yang memfotokopi buku melakukannya semata-mata akibat ketidakmampuan membeli buku cetak yang asli.

Lebih lanjut, legislator Demokrat ini juga mencatat keluhan warga mengenai sistem pengurusan Jamsostek yang dinilai masih berbelit-belit dan memerlukan sosialisasi lebih Secara luas ke tingkat bawah. Tak hanya itu, sektor infrastruktur perkotaan seperti masalah jalanan di Kota Bengkulu yang kerap tergenang air saat hujan turun akibat buruknya sistem drainase serta ukuran gorong-gorong yang terlalu kecil juga menjadi Catatan Penting yang disampaikan warga.

Edison menegaskan bahwa seluruh poin penting dari aspirasi masyarakat ini akan segera diteruskan dan diperjuangkan kepada pihak eksekutif, khususnya Pemerintah Provinsi Bengkulu, agar bisa diakomodir pada pembahasan APBD. Sementara itu, untuk persoalan yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Kota Bengkulu, pihaknya berkomitmen untuk segera menyampaikannya secara resmi kepada instansi terkait agar mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat.

Pewarta: Man

Reses di Padang serai, Ketua fraksi Gerindra DPRD provinsi Bengkulu Suharto salurkan sembako dan serap aspirasi

Foto: Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, H. Suharto, SE, MBA saat menghadiri agenda Reses Masa Persidangan Ke-II tahun sidang 2026 di kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu (16/7/2026)

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Kegiatan reses Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu sekaligus Ketua Fraksi Gerindra, H. Suharto, SE, MBA, di Kelurahan Padang Serai, Kecamatan Kampung Melayu, berlangsung sukses pada Kamis, (16/7) Agenda berkala ini dilaksanakan dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan dan penjaringan aspirasi konstituen secara langsung di lapangan.

Menariknya, pertemuan tatap muka yang digelar oleh legislator senior dari Partai Gerindra ini tidak hanya menjadi wadah formal untuk menyerap berbagai keluhan dan usulan masyarakat setempat. Momentum tersebut juga dimanfaatkan secara optimal untuk menyentuh aspek sosial dan kemanusiaan yang langsung dirasakan oleh warga.

Dalam kesempatan emas itu, Suharto secara spontan menunjukkan kepedulian sosialnya yang tinggi terhadap kondisi riil warganya. Beliau menyalurkan langsung bantuan paket sembako beserta sejumlah uang tunai kepada warga di Kelurahan Padang Serai yang dinilai paling layak dan membutuhkan intervensi bantuan.

Penyerahan bantuan paket bahan pokok dan santunan tunai tersebut diserahkan secara simbolis dan langsung sesaat setelah sesi dialog interaktif bersama masyarakat selesai dilaksanakan. Suasana haru dan penuh rasa kekeluargaan tampak jelas menyelimuti lokasi acara saat prosesi pembagian bantuan berlangsung.

Meskipun secara nominal nilai dari bantuan materiil yang diberikan tersebut diakui tidak terlalu besar, Suharto memiliki harapan mendalam atas aksi sosialnya. Beliau berharap bantuan stimulan itu setidaknya dapat sedikit meringankan beban pengeluaran pemenuhan kebutuhan dapur sehari-hari bagi keluarga penerima manfaat.

“Bantuan yang kami bagikan hari ini mungkin nilainya tidak seberapa jika diukur dengan materi, tetapi saya berharap ini bisa benar-benar bermanfaat. Ini murni merupakan bentuk ikatan batin dan kepedulian nyata kami kepada masyarakat yang sedang membutuhkan,” kata Suharto saat diwawancarai awak media.

Dalam sesi dialog reses yang berlangsung komunikatif tersebut, warga Kelurahan Padang Serai tampak sangat antusias menyampaikan berbagai macam usulan strategis. Ragam usulan yang mencuat di antaranya didominasi oleh program pemberdayaan ekonomi mikro, permohonan fasilitas pelatihan kerja, hingga usulan infrastruktur pembangunan lingkungan pemukiman.

Mendengar rentetan masukan penting tersebut, Suharto dengan tegas menyatakan komitmen politiknya di hadapan forum warga. Beliau menegaskan bahwa seluruh poin aspirasi yang telah dicatat secara resmi akan menjadi bahan perjuangan prioritas di meja pembahasan DPRD Provinsi Bengkulu.

“Saya sangat ingin melihat masyarakat di Kecamatan Kampung Melayu ini terus memiliki semangat yang tinggi dalam berusaha. Kalau ada inisiatif kreatif dari warga untuk membangun ekonomi mandiri, tentu hal itu harus kita dukung secara bersama-sama agar usahanya bisa terus berkembang maju,” ujarnya memotivasi.

Pewarta: Man

Kasus dugaan penipuan jual beli mobil Tri cahyono: Kuasa hukum sebut murni Wanprestasi perdata

Foto: Suasana sidang kedua kasus dugaan penipuan dan penggelapan jual-beli mobil dengan terdakwa Tri Cahyono yang digelar di ruang sidang Pengadilan Tinggi Bengkulu

News-raflesia-indonesia, Bengkulu – Sidang kedua kasus dugaan penipuan dan penggelapan dalam transaksi jual-beli mobil yang menjerat Tri Cahyono resmi digelar di Pengadilan Negeri Bengkulu pada Rabu, (15/7). Persidangan ini menjadi perhatian publik setelah pihak penasihat hukum terdakwa angkat bicara mengenai duduk perkara yang sebenarnya.

Kuasa hukum Tri Cahyono, Ida Elif Nurmalia, S.H., menyatakan bahwa pihaknya secara sengaja tidak mengajukan eksepsi atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum. Menurut Ida, permasalahan yang menjerat kliennya tersebut pada dasarnya merupakan masalah murni wanprestasi perdata. Oleh sebab itu, tim kuasa hukum memilih untuk langsung melakukan upaya pembantahan pada pokok perkara demi meluruskan fakta di persidangan.

Lebih lanjut, Ida menilai bahwa orang yang mengaku sebagai korban dalam perkara ini sebenarnya tidak mengalami kerugian materiil apa pun. Harapan tim kuasa hukum melalui berjalannya proses hukum ini adalah agar pokok perkara dapat dibedah secara terang benderang sesuai fakta yang ada di lapangan. Mereka ingin memastikan hak-hak kliennya dapat terpenuhi dan dilindungi dengan baik selama proses persidangan.

Ida juga menegaskan bahwa timnya tidak akan ragu untuk menghadirkan bukti-bukti yang kuat dan sebenarnya dalam persidangan mendatang agar kasus ini terungkap secara objektif. Ia juga menyampaikan Untuk agenda sidang berikutnya pada hari Rabu minggu depan, pihak kuasa hukum telah menjadwalkan kehadiran saksi-saksi meringankan. Bersamaan dengan itu, mereka akan melampirkan alat-alat bukti yang kebenarannya sudah kami buktikan dan segera didaftarkan ke majelis hakim.

Di sisi lain, Shinta Damayanti, S.H., selaku kuasa hukum Tri Cahyono lainnya, mengungkapkan sejumlah fakta penting yang berhasil terungkap dalam persidangan hari ini. Shinta memaparkan bahwa hubungan hukum yang lahir antara Fajran Awali dengan terdakwa Tri Cahyono sepenuhnya adalah hubungan keperdataan yang semerta-merta dimasukkan ke ranah pidana. Seluruh bukti transaksi tersebut sejatinya sudah dibeberkan secara transparan di dalam ruang persidangan.

Lebih lanjut Shinta menjelaskan, Berdasarkan fakta persidangan, terdapat transaksi tukar tambah kendaraan berupa mobil CRV dengan Fortuner antara Tri Cahyono dan Fajran Awali. Kedua belah pihak sebelumnya telah menyepakati harga kendaraan, mekanisme pembayaran nilai tukar tambah, uang muka “DP”, hingga proses pelunasan melalui pembiayaan, leasing yang seluruhnya ditanggung oleh Tri Cahyono. Keterangan saksi di persidangan juga menambahkan bahwa proses variasi kendaraan Fortuner tersebut dibiayai atas kepentingan bersama oleh kedua belah pihak.

Shinta juga mengatakan Keterlibatan perusahaan pembiayaan dalam proses pengalihan kendaraan ini menegaskan bahwa perkara tersebut murni bersumber dari transaksi keperdataan, ditambah tidak terbuktinya unsur niat jahat, mens rea dari Tri Cahyono. Atas dasar fakta-fakta kuat ini, tim penasihat hukum berencana mengajukan permohonan penangguhan penahanan menjadi tahanan kota bagi terdakwa.

Sebagai penutup, Shinta menegaskan di hadapan awak media bahwa hukum pidana seharusnya menjadi upaya terakhir, ultimum remedium yang hanya digunakan apabila unsur pidana benar-benar telah terpenuhi.

Pewarta: Man

 

 

Perluas jaringan, BAKORDA HIPMI PT Bengkulu resmi serahkan SK mandat ke 7 kampus

Foto: Momen seremonial penyerahan SK mandat oleh BAKORDA HIPMI PT Bengkulu kepada para ketua umum formateur HIPMI perguruan tinggi se-Provinsi Bengkulu

news-raflesiaindonesia, Bengkulu – Badan Koordinasi Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (BAKORDA HIPMI PT) Bengkulu secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Mandat kepada para Ketua Umum Formateur HIPMI Perguruan Tinggi se-Provinsi Bengkulu. Agenda penting yang berlangsung pada Senin, 13 Juli 2026 ini menjadi tonggak awal dalam memperkuat gerakan kewirausahaan di kalangan mahasiswa. Langkah strategis ini sekaligus menandai dimulainya komitmen bersama untuk menegakkan dan menebarkan panji-panji kewirausahaan di seluruh penjuru Provinsi Bengkulu.

Melalui penyerahan SK Mandat tersebut, para Ketua Umum Formateur kini diberikan amanah besar untuk bergerak cepat. Mereka ditugaskan untuk segera membentuk struktur kepengurusan definitif serta mengonsolidasikan gerakan HIPMI PT di masing-masing wilayah kampus mereka. Momentum ini diharapkan dapat menjadi stimulus positif bagi dinamika organisasi kemahasiswaan di daerah.

Kehadiran HIPMI PT di lingkungan akademis dirancang tidak hanya sekadar menjadi organisasi kemahasiswaan biasa. Wadah ini ditargetkan mampu menjadi ruang subur bagi lahirnya inovasi, kolaborasi, dan kepemimpinan baru. Melalui ekosistem yang inklusif, organisasi ini diharapkan dapat mencetak generasi pengusaha muda yang tangguh, adaptif, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi daerah.

Sebagai bagian dari agenda besar penguatan ekosistem kewirausahaan kampus, BAKORDA HIPMI PT Bengkulu bergerak progresif dengan mendirikan jaringan di tujuh perguruan tinggi ternama di Provinsi Bengkulu. Langkah ini diambil untuk memastikan sebaran virus kewirausahaan dapat menjangkau basis massa mahasiswa secara lebih luas dan merata.

Adapun ketujuh kampus tersebut meliputi Universitas Bengkulu (UNIB), Universitas Terbuka (UT), Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB), Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH (UNIHAZ), Universitas Islam Fatmawati Sukarno (UINFAS), Universitas Dehasen Bengkulu (UNIVED), serta Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti (STIKES TMS). Kehadiran HIPMI PT di tujuh kampus ini diharapkan menjadi pusat lahirnya pengembangan usaha yang mampu menjawab tantangan zaman sekaligus memperkuat sinergi antarperguruan tinggi.

Langkah taktis ini juga merupakan implementasi nyata dari visi dan misi besar yang diusung oleh Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan. Beliau berkomitmen penuh dalam menciptakan regenerasi pengusaha muda di Bengkulu yang siap menjadi motor penggerak pembangunan. Melalui penguatan HIPMI PT, diharapkan lahir generasi entrepreneur muda yang tidak hanya unggul dalam berbisnis, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian sosial yang tinggi.

Ketua Umum BAKORDA HIPMI PT Bengkulu, Brahma Saputra, menegaskan bahwa wadah ini adalah ruang strategis bagi mahasiswa untuk bertumbuh menjadi pengusaha visioner. “HIPMI PT Bengkulu bukan sekadar organisasi, melainkan sebuah gerakan yang mempersiapkan lahirnya generasi pengusaha muda masa depan. Kami ingin membangun budaya kewirausahaan di setiap kampus, menumbuhkan keberanian untuk memulai usaha, memperluas jejaring, dan meningkatkan kapasitas generasi muda,” ujarnya.

Lebih lanjut, Brahma menjelaskan bahwa gerakan ini bertujuan menciptakan regenerasi pengusaha yang mampu menghadirkan solusi konkret dan membuka lapangan pekerjaan baru. Dengan penyerahan SK Mandat ini, BAKORDA HIPMI PT Bengkulu optimistis sinergi antara mahasiswa, pihak kampus, dunia usaha, dan pemerintah akan semakin solid. Kolaborasi multisektor ini diharapkan menjadi fondasi kuat untuk mewujudkan Bengkulu sebagai rumah bagi lahirnya pengusaha muda yang inovatif, mandiri, dan berdampak luas.

Gala dinner dan open house EST school Indramayu: Sinergi tokoh pengusaha siap cetak generasi unggul di Indramayu

Foto: Pembina Yayasan Wira Yodan Cendekia, Yosia Yodan, S.H., M.H., M.M., M.BA. (tengah), berfoto bersama Ketua Dewan Pembina Dr. Anggawira, M.M., M.H. (kedua dari kiri), dan Ketua Yayasan Fressha Rezkana, S.Pdi. (kedua dari kanan) dalam Gala Dinner EST School di Swiss-Belinn Indramayu. Foto ini menampilkan kekompakan para pendiri sekolah yang siap membawa perubahan pada pendidikan di Indramayu.

news-raflesia-indonesia, Indramayu – Dunia pendidikan di Kabupaten Indramayu menyambut antusias kehadiran EST School, lembaga pendidikan baru yang berkomitmen menghadirkan transformasi mutu pembelajaran. Kehadiran sekolah ini resmi diperkenalkan melalui rangkaian acara Gala Dinner dan Open House yang digelar secara meriah, menjadi penanda dimulainya visi besar untuk mencetak generasi berdaya saing global.

Acara Gala Dinner yang berlangsung di Hotel Swiss-Belinn Indramayu pada Jumat, 10 Juli 2026, menjadi momentum penting dalam memperkenalkan visi besar EST School di wilayah tersebut. Suasana malam itu begitu hangat dan penuh optimistis, mencerminkan besarnya dukungan dari berbagai kalangan terhadap kehadiran lembaga pendidikan ini.

Gala Dinner tersebut dihadiri oleh puluhan tamu undangan penting, mulai dari perwakilan Pemerintah Kabupaten Indramayu, Redea Institute, keluarga besar Yodan Group, hingga para orang tua calon murid. Kehadiran para tokoh dari berbagai elemen ini menegaskan kolaborasi kuat yang mendukung kehadiran EST School di Indramayu.

Kehadiran EST School di Indramayu berhasil terwujud berkat sinergi strategis antara tokoh pengusaha muda Bengkulu, Yosia Yodan, S.H., M.H., M.M., M.BA., yang juga Pembina Yayasan Wira Yodan Cendekia, bersama dua tokoh asli Indramayu. Mereka adalah Dr. Anggawira, M.M., M.H., Ketua Dewan Pembina, dan Fressha Rezkana, S.Pdi., Ketua Yayasan Wira Yodan Cendikia yang juga menjabat anggota DPRD Kabupaten Indramayu.

Turut hadir dalam acara tersebut Redea Institute yang diwakili oleh Ibu Wahyuni Ratna Lingga, tokoh pendidikan dengan pengalaman 30 tahun, serta Bapak Regananda Prasasta. Kolaborasi antara para tokoh pengusaha dan ahli pendidikan ini diyakini akan membawa perubahan positif dalam kancah pendidikan di Indramayu.

Foto: Keluarga besar Yayasan Wira Yodan Cendekia berfoto bersama di atas panggung Gala Dinner di Swiss-Belinn Indramayu. Tampak kebersamaan yang hangat antara para pengurus yayasan, pendidik, staf, dan tamu undangan, mencerminkan semangat kolaborasi yang kuat dalam mendirikan EST School.

Dalam sambutannya, Pembina Yayasan Yosia Yodan menegaskan bahwa EST School tidak sekadar menambah kuantitas sekolah yang ada. Kehadiran EST School membawa misi besar untuk mentransformasi dan memeratakan kualitas pendidikan agar setara dengan standar terbaik.

“Dedikasi penuh kami melalui rangkaian acara ini adalah wujud nyata komitmen untuk menghadirkan pendidikan berkualitas tinggi di Indramayu. Tujuannya adalah agar anak-anak di daerah ini memiliki daya saing kuat, baik di tingkat nasional maupun global,” ujar Yosia Yodan.

Ketua Dewan Pembina Anggawira menambahkan bahwa EST School akan memadukan kurikulum yang adaptif dengan pembentukan karakter yang kokoh. Didukung oleh fasilitas penunjang yang lengkap serta tenaga pendidik kompeten, sekolah ini diharapkan menjadi standar baru bagi dunia pendidikan di Indramayu.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan agenda Open House pada Sabtu, 11 Juli 2026, bertempat di lokasi sekolah, Jl. Panyindangan Wetan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu. Acara ini mengundang langsung para orang tua calon murid untuk melihat langsung lokasi dan fasilitas. Respons positif pun diberikan oleh para orang tua yang hadir, menilai lingkungan sekolah sangat meyakinkan serta menunjang proses belajar mengajar yang representatif.

Gandeng Gramedia dan Faber-Castell, Luma Kraving Bengkulu gelar lomba mewarnai anak

Foto: info lomba Mewarnai

news-raflesia-indonesia, Bengkulu –  Cafe Luma Kraving yang berlokasi di kawasan Padang Harapan, Kota Bengkulu, siap menjadi pusat kreativitas dan keceriaan anak-anak. Salah satu tempat kuliner populer di Kota Bengkulu ini secara resmi ditunjuk sebagai lokasi utama penyelenggaraan ajang bergengsi “Lomba Mewarnai” seru yang ramah anak dan edukatif.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Luma Kraving bersama dua brand besar nasional, yaitu Gramedia dan Faber-Castell. Ajang kreativitas yang dinanti-nanti ini dijadwalkan akan berlangsung pada Minggu, 26 Juli 2026, dimulai dari pukul 08.00 WIB hingga selesai dengan menargetkan partisipasi aktif anak-anak di Kota Bengkulu.

Head Sales Marketing Corporate PT Yodan Land Group, Veren Oktarisa, menjelaskan bahwa penunjukan Luma Kraving sebagai venue utama didasarkan pada komitmen kuat manajemen untuk selalu dekat dengan masyarakat. Pihaknya ingin menghadirkan ruang publik yang tidak hanya nyaman untuk bersantap, melainkan juga produktif bagi tumbuh kembang generasi muda.

Melalui kompetisi ini, panitia secara khusus menyasar anak-anak usia emas, yakni kategori umur 4 sampai 6 tahun. Fase usia tersebut dinilai sangat krusial untuk memfasilitasi penyaluran bakat seni sejak dini, mengasah kemampuan motorik halus, sekaligus melatih rasa percaya diri serta keberanian anak untuk tampil di ruang publik.

Bagi orang tua yang ingin mengikutsertakan buah hatinya, investasi pendaftaran dibanderol sebesar Rp 50.000 per anak. Menariknya, biaya tersebut sudah mencakup fasilitas eksklusif yang sangat menguntungkan peserta, mulai dari minuman segar Es Teh khas Luma Kraving hingga paket krayon warna eksklusif persembahan Faber-Castell yang bisa langsung digunakan saat lomba.

Mengingat kapasitas tempat yang terbatas, pihak panitia memberlakukan sistem kuota ketat dan akan menutup pendaftaran lebih awal jika kuota telah terpenuhi sebelum batas akhir pada 23 Juli 2026. Bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan buah hatinya dapat segera menghubungi Nomor Panitia: 0851-1750-8885 atau 0895-3651-43036, serta Kontak Novan: 0812-7967-8145.