Optimisme kemenangan, BPD HIPMI Bengkulu all out kawal Ade jona prasetyo nomor urut 2

BPD HIPMI Bengkulu, bersama jajaran pengurus saat mendampingi Ade Jona Prasetyo dalam acara pengambilan nomor urut Calon Ketua Umum BPP HIPMI 2026-2029 di Jakarta. Ade Jona resmi mendapatkan nomor urut 2, yang disambut sebagai simbol kemenangan oleh seluruh pendukung.

news-raflesia-indonesia, JAKARTA – Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Bengkulu menunjukkan soliditas tanpa batas dalam mengawal Ade Jona Prasetyo menuju kursi Ketua Umum BPP HIPMI masa bakti 2026–2029. Dukungan ini kian nyata saat jajaran pengurus HIPMI Bengkulu hadir langsung mendampingi prosesi pengambilan nomor urut di Jakarta pada Sabtu (25/4/2026). Dalam pengundian tersebut, Ade Jona resmi mendapatkan nomor urut 2, yang seketika disambut gemuruh optimisme oleh para pendukung sebagai simbol kemenangan dan keberlanjutan.

Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, menegaskan bahwa nomor urut dua bukan sekadar angka, melainkan simbol sinergi dan keseimbangan yang sangat identik dengan semangat persatuan. Baginya, kehadiran pengurus Bengkulu secara langsung di Jakarta merupakan bukti komitmen “all out” dalam memastikan visi Ade Jona Prasetyo dapat terwujud di level nasional. Soliditas ini menjadi sinyal kuat bahwa Bumi Rafflesia satu suara untuk membawa perubahan positif bagi pengusaha muda di seluruh pelosok Indonesia.

Bagi HIPMI Bengkulu, Ade Jona Prasetyo adalah figur yang memiliki kapasitas mumpuni untuk menjembatani kepentingan pengusaha daerah dengan kebijakan nasional. Karakter kepemimpinan Ade Jona yang dikenal inklusif dan solutif dianggap sangat relevan dengan tantangan ekonomi saat ini. Penyerahan rekomendasi dukungan sebelumnya yang telah melalui mekanisme resmi organisasi kini semakin diperkuat dengan kehadiran fisik pengurus dalam setiap tahapan krusial menuju Musyawarah Nasional (Munas) HIPMI 2026.

Dukungan yang kian solid dari Bengkulu ini diprediksi akan menjadi motor penggerak bagi daerah-daerah lain di wilayah Sumatera. Yosia Yodan menyebutkan bahwa pergerakan ini didasari oleh keyakinan bahwa di bawah kepemimpinan Ade Jona, HIPMI akan menjadi organisasi yang lebih modern namun tetap memegang teguh nilai kekeluargaan. Momentum pengambilan nomor urut ini dijadikan titik start untuk memperluas konsolidasi dan memperkuat basis massa di berbagai forum koordinasi antar-BPD di seluruh Indonesia.

Selaku Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia juga melihat nomor dua sebagai angka keberuntungan yang melambangkan “Victory” (Kemenangan) serta simbol perdamaian. Ia meyakini nomor ini akan memudahkan proses sosialisasi gagasan Ade Jona kepada pemilik suara di Munas nanti. Strategi komunikasi yang dibangun akan difokuskan pada penguatan ekosistem kewirausahaan yang mandiri, selaras dengan semangat Ade Jona untuk menjadikan HIPMI sebagai garda terdepan dalam pertumbuhan ekonomi nasional.

Kehadiran jajaran tokoh penting HIPMI Bengkulu di Jakarta juga menjadi sarana diplomasi organisasi untuk mempererat hubungan antar-daerah. Melalui momentum ini, Bengkulu menegaskan bahwa mereka tidak hanya menjadi penonton dalam kontestasi nasional, tetapi menjadi pemain kunci yang menentukan arah masa depan HIPMI. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan menjadi modal utama bagi Tim Pemenangan Ade Jona Prasetyo untuk terus melaju dengan penuh percaya diri menghadapi Munas yang kian dekat.

Harapan besar kini tertuju pada pelaksanaan Munas HIPMI 2026 agar berjalan dengan demokratis dan melahirkan pemimpin yang mampu membawa aspirasi pengusaha muda dari daerah ke panggung global. Dengan nomor urut 2 di tangan, Ade Jona Prasetyo bersama BPD HIPMI Bengkulu siap mengawal transisi kepemimpinan ini dengan penuh integritas. Kemenangan Ade Jona diharapkan menjadi kemenangan bagi seluruh pengusaha muda Indonesia yang mendambakan sinergitas dan kemajuan ekonomi yang berkeadilan.

pewarta: Man

banner 728x250