Hasil Konferprov: Marsal abadi pimpin PWI Bengkulu periode 2026–2031

Foto: Suasana Konferensi Provinsi (Konferprov) PWI Provinsi Bengkulu Tahun 2026 yang berlangsung pada Sabtu (18/7/2026). Agenda ini berhasil menetapkan Marsal Abadi sebagai Ketua PWI Provinsi Bengkulu dan Sukatno sebagai Ketua Dewan Kehormatan untuk periode 2026-2031.

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Konferensi Provinsi (Konferprov) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bengkulu Tahun 2026 resmi menetapkan Marsal Abadi sebagai Ketua PWI Provinsi Bengkulu periode 2026–2031.

Dalam agenda yang digelar pada Sabtu (18/7/2026) tersebut, Sukatno juga terpilih untuk mengemban amanah sebagai Ketua Dewan Kehormatan PWI Provinsi Bengkulu untuk periode yang sama.

Konferprov PWI Bengkulu tahun ini mengusung tema “Satu Visi, Satu Misi: Memperkuat Kualitas, Soliditas dan Solidaritas Wartawan PWI Provinsi Bengkulu.”

Visi Misi Marsal Abadi untuk PWI Bengkulu

Dalam sambutannya usai terpilih, Marsal Abadi menegaskan bahwa kemenangan yang diraih ini bukan merupakan kemenangan individu, melainkan momentum bersama bagi seluruh anggota PWI Bengkulu.

“Kemenangan ini adalah kemenangan kita semua. Artinya, kita akan bersama-sama dengan seluruh rekan untuk membangun PWI ke depan menjadi lebih baik,” ujar Marsal.

Ia berkomitmen bahwa kepengurusan yang baru akan langsung bergerak cepat untuk fokus merealisasikan visi dan misi yang telah disampaikan selama proses Konferprov.

“Ke depan kita akan bersama-sama mewujudkan program-program yang telah disusun demi kemajuan organisasi,” tambahnya.

Tantangan PWI Bengkulu di Era Digital

Sementara itu, Ketua Dewan Kehormatan PWI Provinsi Bengkulu terpilih, Sukatno, menyoroti tantangan besar yang saat ini sedang dihadapi oleh dunia pers di era digital. Menurutnya, organisasi profesi wartawan harus mampu beradaptasi sekaligus memperkuat perannya dalam menjaga eksistensi media.

“Saat ini kita berada di era digital, di tengah berbagai tantangan yang dihadapi industri media. Karena itu, kita harus bekerja lebih keras,” ungkap Sukatno.

Sukatno menambahkan, PWI sebagai organisasi besar memiliki tanggung jawab untuk merangkul seluruh anggota. Bukan hanya membenahi internal organisasi, tetapi juga memastikan media massa lokal tetap mampu bertahan di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.

“Di tengah kondisi ekonomi yang sulit dan perubahan yang terjadi begitu cepat, kita melihat banyak media yang tidak lagi mampu bertahan. Oleh karena itu, tugas kita menjaga keberlangsungan dan kelestarian media agar tetap hidup dan berkembang,” jelasnya.

Melalui kepemimpinan baru periode 2026–2031 ini, PWI Provinsi Bengkulu diharapkan semakin solid dalam meningkatkan kualitas wartawan, memperkuat profesionalisme, serta menjaga pers yang independen dalam menjawab tantangan zaman.

pewarta: Man