Kharisma serap aspirasi warga Selebar terkait PPDB dan infrastruktur

Foto: Kharisma Dwi Saputra bersama Peserta reses dan undangan, serta tokoh masyarakat Selebar berfoto bersama usai kegiatan penjaringan aspirasi 2/8/2026.

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Kegiatan Reses Masa Sidang Ke-II Tahun Anggaran 2026 Anggota DPRD Kota Bengkulu dari Fraksi Golongan Karya (Golkar), Kharisma Dwi Saputra, sukses digelar. Penjaringan aspirasi masyarakat Daerah Pemilihan (Dapil) III (Selebar – Kampung Melayu) ini berlangsung dengan antusiasme tinggi.

Mengusung tema “Menyerap dan Menyalurkan Aspirasi Masyarakat Kota Bengkulu”, acara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan birokrasi. Tampak hadir Lurah Pagar Dewa, Syahrudin, yang datang mewakili Camat Selebar.

Foto: Anggota DPRD Kota Bengkulu dari Fraksi Golkar Dapil III, Kharisma Dwi Saputra, saat selesai menggelar Reses Masa Sidang Ke-II Tahun Anggaran 2026 di Kecamatan Selebar.

Dalam kesempatan tersebut, Syahrudin secara resmi menyampaikan usulan penting dari warga terkait infrastruktur. Pihak kelurahan memprioritaskan pembangunan dan perbaikan gorong-gorong di kawasan Sukarami guna mengantisipasi banjir, dan berharap usulan ini dikawal oleh Fraksi Golkar.

Selain infrastruktur, reses ini menjadi wadah keluhan sektor pendidikan, ketenagakerjaan, hingga ekonomi kreatif. Suherman, perwakilan warga Perumahan Grandview Kecamatan Selebar, menyoroti regulasi zonasi PPDB SMP berbasis syarat aktif KK 2 tahun yang dinilai menyulitkan warga pindahan.

Warga berharap ada revisi kebijakan dari Walikota agar sekolah lebih fleksibel memberikan toleransi kuota demi keadilan akses pendidikan anak. Tak hanya itu, warga juga mengusulkan penataan pasar kaget Simpang Kandis untuk lapak UMKM serta penambahan pembatas jalan di titik rawan kecelakaan.

Menanggapi hal itu, Kharisma Dwi Saputra selaku Anggota Komisi III DPRD Kota Bengkulu menegaskan komitmennya. Terkait pembatas jalan dan gorong-gorong, ia berjanji akan mengagendakan cek lokasi bersama untuk diusulkan ke pemerintah kota pada penganggaran berikutnya.

Mengenai polemik zonasi SMP, legislator muda Golkar ini berjanji membawa poin evaluasi tersebut dalam rapat koordinasi bersama Walikota Bengkulu dan OPD terkait. Sementara untuk urusan UMKM dan ketenagakerjaan, kendala serikat belum memprioritaskan warga setempat , usulan akan segera dikoordinasikan lintas komisi di DPRD Kota Bengkulu.

Pewarta: Man