Reses di Singaran Pati, Riuslan serap aspirasi infrastruktur hingga Layanan BPJS

Foto: Drs. Riuslan, M.Si (tengah, mengenakan baju Batik) berfoto bersama tokoh masyarakat dan aparat keamanan saat seusai pelaksanaan reses

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Anggota DPRD Kota Bengkulu dari Fraksi Partai NasDem, Drs. Riuslan, M.Si, sukses menggelar reses kedua masa persidangan kedua tahun 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung Pertemuan di lingkungan Masjid Al-Hidayah, Timur Indah V, Kecamatan Singaran Pati, Kota Bengkulu.

Foto: Suasana meja pimpinan dalam kegiatan Reses Kedua Anggota DPRD Kota Bengkulu Masa Sidang Kedua Tahun 2026 Fraksi Partai NasDem di lingkungan Timur Indah V.

Agenda ini digelar khusus untuk menyerap sekaligus menyalurkan berbagai aspirasi masyarakat Daerah Pemilihan (Dapil) II kepada pemerintah daerah.

Dalam pertemuan tersebut, Riuslan menjelaskan bahwa seluruh 35 anggota dewan turun ke bawah secara bergilir selama tiga hari berturut-turut.

Menurutnya, langkah konstitusional legislatif ini bertujuan untuk mendengar, menampung, membukukan, mencatat, dan memperjuangkan kebutuhan riil warga di lapangan.

Aspirasi yang terkumpul nantinya akan menjadi bahan rekomendasi resmi kepada pemerintah daerah selaku pihak pelaksana program pembangunan.

“Reses menjadi momentum bagi anggota DPRD untuk turun langsung ke masyarakat. Kami hadir mendengar keluhan, usulan, maupun saran,” ujar Riuslan, Minggu (02/8).

Ia menambahkan, catatan dari warga tersebut akan disampaikan ke pemerintah daerah agar menjadi perhatian dalam penyusunan program pembangunan ke depan.

Selain menjaring aspirasi, legislator NasDem ini menilai kegiatan reses sangat efektif sebagai sarana mempererat tali silaturahmi dengan konstituen.

Dalam sesi dialog interaktif bersama warga Timur Indah dan sekitarnya, persoalan pembangunan infrastruktur fisik masih menjadi keluhan utama.

Masyarakat setempat secara bergantian mengusulkan pembangunan drainase, siring pasangan, gorong-gorong, hingga peningkatan kualitas jalan lingkungan.

Tak hanya itu, warga juga meminta pemasangan lampu penerangan jalan di sejumlah titik yang dinilai masih minim cahaya saat malam hari.

Selain persoalan infrastruktur, warga juga menyampaikan keluhan terhadap pelayanan BPJS Kesehatan dan pelayanan rumah sakit di Kota Bengkulu. Masyarakat berharap pelayanan kesehatan semakin mudah, cepat, dan berkualitas sehingga peserta BPJS tidak lagi mengalami kesulitan saat membutuhkan layanan medis.

Masyarakat berharap birokrasi pelayanan medis di Kota Bengkulu bisa berjalan lebih mudah, cepat, berkualitas, dan tanpa diskriminasi.

Merespons hal itu, Riuslan memastikan seluruh aspirasi warga akan dirangkum untuk dibawa dalam pembahasan formal bersama pemerintah daerah.

Ia menegaskan bahwa DPRD akan memaksimalkan fungsi penganggaran, legislasi, serta pengawasan guna mengawal setiap usulan masyarakat.

“Kami menjadi penghubung antara masyarakat dengan pemerintah. Semua aspirasi akan kami catat dan perjuangkan,” tegasnya kembali.

Meski demikian, Riuslan secara terbuka mengakui bahwa realisasi program masih menghadapi tantangan berat akibat kondisi keuangan daerah.

Kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat saat ini turut memengaruhi ruang gerak fiskal pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

Oleh karena itu, pemerintah kota dituntut harus lebih selektif dalam menetapkan skala prioritas program yang paling mendesak bagi publik.

Namun, Riuslan membawa kabar baik bahwa sejumlah proyek infrastruktur di wilayah Gading Cempaka sebenarnya sudah masuk dalam perencanaan.

Beberapa titik siring pasangan, gorong-gorong, drainase, dan jalan lingkungan bahkan sudah selesai disurvei oleh Dinas PUPR Kota Bengkulu.

Kendati demikian, ia mengingatkan warga bahwa realisasi pastinya masih sangat bergantung pada kondisi kemampuan kas anggaran daerah.

“Saya tidak ingin memberikan harapan berlebihan. Yang pasti, usulan masyarakat sudah kami perjuangkan di meja pembahasan,” pungkasnya.

Selain pembangunan fisik, ia juga mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat pemberdayaan pelaku UMKM demi memulihkan ekonomi warga lokal.

Di akhir acara, Riuslan mengajak konstituennya tetap aktif menyuarakan aspirasi baik melalui reses maupun forum Musrenbang di tingkat kelurahan.

Pewarta: Man