Munas HIPMI 2026: Ketum BPD Bengkulu Yosia yodan dipercaya jadi sekretaris komisi B dan serah rekomendasi strategis

Foto: Sekretaris Komisi B yang juga Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan (dua dari kiri), menyerahkan secara rasmi dokumen Laporan Rekomendasi Komisi B kepada pimpinan sidang pada Sidang Pleno III Munas HIPMI 2026 di Bali, Sabtu (1/8/2026).

news-raflesia-indonesia, Bali – Ketua Umum Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Bengkulu, Yosia Yodan, S.H., M.H., M.M., M.B.A., diberikan kepercayaan besar untuk menggalas tanggung jawab sebagai Sekretaris Komisi B dalam rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) HIPMI 2026 yang berlangsung di Bali.

Dalam kapasitas jabatannya, Yosia Yodan secara resmi menyampaikan Laporan Rekomendasi Komisi B pada Sidang Pleno III yang diadakan pada hari Sabtu (1/8). Kepercayaan berskala nasional ini merupakan bukti nyata pengakuan atas peran aktif dan posisi strategis BPD HIPMI Bengkulu di forum tertinggi organisasi wirausahawan muda terbesar di Indonesia.

Sebagai Sekretaris Komisi B, Yosia Yodan bertanggung jawab penuh untuk mengoordinasikan proses pengumpulan, perumusan, dan penyajian hasil diskusi komisi yang akan membentuk arah kebijakan dan tujuan kebijakan organisasi untuk periode mendatang.

Untuk rekod, Komisi B merupakan antara bahagian paling strategik dalam Munas HIPMI 2026 yang dianggotai oleh delegasi daripada 13 BPD HIPMI dari berbagai provinsi di seluruh Indonesia. Struktur kepimpinan Komisi B ini diterajui oleh BPD HIPMI Sumatera Selatan selaku Ketua Komisi, BPD HIPMI Bengkulu selaku Sekretaris Komisi, serta BPD HIPMI Sulawesi Selatan sebagai Anggota Pimpinan.

Manakala keanggotaan komisi pula disertai oleh barisan delegasi daripada BPD HIPMI Lampung, Kepulauan Bangka Belitung, Riau, Kepulauan Riau, Jawa Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Papua Barat, dan Sulawesi Tengah.

Sepanjang sesi komisi, seluruh delegasi membahas berbagai isu kunci organisasi serta upaya untuk memperkuat peran wirausahawan muda HIPMI dalam menghadapi tantangan lanskap ekonomi saat ini di tingkat nasional dan global. Hasil diskusi meja bundar kemudian dirumuskan menjadi proposal resmi yang diajukan ke Sesi Pleno III.

Dalam presentasi laporan tersebut, Komisi B menguraikan beberapa rekomendasi program utama yang diharapkan dapat mendorong bisnis digital di masa depan. Di antara poin-poin yang ditekankan adalah rencana optimalisasi ‘HIPMI GO’ sebagai platform super terintegrasi dalam ekosistem ekonomi digital, sehingga menjadi pusat referensi dan layanan teknologi bagi seluruh anggota HIPMI di Indonesia.

Keterlibatan proaktif Yosia Yodan di tingkat tertinggi ini tidak hanya akan mendongkrak nama BPD HIPMI Bengkulu, tetapi juga diyakini mampu menanamkan semangat baru dalam menghasilkan wirausahawan muda lokal yang kompetitif, dan mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi regional dan nasional yang berkelanjutan.