Sinergi Mercure Bengkulu dan JMSI: Dorong investasi dan ekosistem ekonomi kreatif daerah

Manajemen Mercure Bengkulu saat menggelar pertemuan silaturahmi dan pemaparan program kolaborasi strategis bersama pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Bengkulu di area hotel, Bengkulu. Kemitraan ini difokuskan pada penguatan publikasi positif guna mendorong sektor pariwisata, industri kreatif, dan percepatan investasi di Provinsi Bengkulu selasa 26/05/2026

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Langkah strategis diambil Hotel Mercure Bengkulu dalam mempercepat pembangunan daerah dengan menggandeng Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Bengkulu. Kolaborasi multisektoral ini diinisiasi sebagai motor penggerak roda perekonomian sekaligus menjadi momentum baru untuk memperkuat sektor pariwisata di Bumi Merah Putih melalui publikasi yang konstruktif.

Sebagai penyedia akomodasi kelas dunia dengan standar pelayanan internasional, Mercure Bengkulu kini bukan sekadar tempat menginap. Hotel ini telah bertransformasi menjadi simpul pertemuan penting bagi berbagai kegiatan ekonomi, sosial, hingga agenda pemerintahan di Provinsi Bengkulu.

Marcom Manager Mercure Bengkulu, Putri Cempaka, memaparkan bahwa hotel ini memiliki 233 kamar serta berbagai ruang pertemuan yang representatif untuk berbagai acara organisasi. Selain itu, Mercure Bengkulu juga dilengkapi dengan berbagai outlet menarik seperti Kompresto, Nikah (sebelumnya Wayang), area kolam renang, diPlanet, Layar Sepatu, hingga Black Rock.

“Fasilitas kebugaran, spa, serta area restoran dan working space kami sangat terbuka untuk umum. Bagi rekan-rekan media yang membutuhkan koneksi internet cepat untuk kebutuhan penulisan berita, kami sangat terbuka untuk menyambut kehadiran Anda, baik di area dalam maupun di teras yang kini kami sediakan sebagai booking area,” ujar Putri saat memaparkan pembaruan fasilitas hotel.

Putri menambahkan, dengan harga menu yang sangat terjangkau mulai dari Rp25 ribu, masyarakat luas dapat menikmati fasilitas kuliner dengan kualitas hotel berbintang. Manajemen berkomitmen untuk terus konsisten bersinergi dengan talenta lokal, mengingat mayoritas penggerak operasional hotel merupakan putra-putri asli daerah Bengkulu.

Senada dengan hal itu, Talent and Culture Manager Mercure Bengkulu, Aan Iskandar, menekankan pentingnya silaturahmi berkala antara pihak hotel dan awak media demi membangun kemajuan bersama. Menurutnya, publikasi yang positif dan konstruktif dari media memiliki daya ungkit yang besar untuk menarik minat investasi dari luar daerah.

“Kolaborasi yang erat ini diharapkan dapat menjadikan Mercure Bengkulu sebagai ikon kebanggaan warga. Melalui penyebaran informasi yang berkualitas dari rekan-rekan media, khususnya JMSI, kita dapat menarik investasi baru yang bermuara pada peningkatan daya beli dan kesejahteraan masyarakat Bengkulu,” tutur Aan.

Langkah strategis ini disambut baik oleh JMSI Provinsi Bengkulu. Ketua JMSI Bengkulu, Dedi Hardiansyah Putra, menegaskan bahwa media siber memiliki tanggung jawab moral untuk mempromosikan potensi daerah. Mengingat industri perhotelan merupakan salah satu indikator vital penggerak ekonomi, JMSI berkomitmen penuh mendukung eksistensi Mercure Bengkulu melalui pemberitaan yang informatif dan edukatif.

“Sinergi ini adalah langkah nyata JMSI untuk memperkuat ekosistem industri kreatif dan pariwisata. Dengan mempromosikan fasilitas prima yang dimiliki Mercure Bengkulu, secara tidak langsung kita mengukuhkan Bengkulu sebagai destinasi yang ramah investasi dan layak dikunjungi,” pungkas Dedi, yang juga mengabarkan bahwa JMSI Bengkulu tengah memperjuangkan kesiapan daerah untuk menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) JMSI ke depan.

Pewarta: Man

banner 728x250