Kisah haru pasutri lansia Ujan Mas: BAZNAS Bengkulu salurkan sembako dan siapkan bantuan medis

KEPAHIANG — Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu, H. Yulkamra, S.Pd.I., M.Pd., menyambangi kediaman pasangan suami istri lanjut usia yang hidup dalam kondisi memprihatinkan di Desa Ujan Mas, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Kepahiang, pada Minggu (1/11). Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus respons cepat BAZNAS terhadap kondisi warga yang membutuhkan ulur tangan di daerah tersebut.

Pasangan suami istri lansia tersebut adalah Ibu Lili Suryani dan Bapak Rasik yang kini hidup berdua saja di sebuah rumah sederhana. Kondisi kesehatan keduanya sangat memprihatinkan, di mana Ibu Lili Suryani perempuan kelahiran 1971 mengalami kelumpuhan sejak tiga tahun terakhir dan hanya bisa terbaring pasrah di atas kasur tanpa mampu beraktivitas normal.

Sementara itu, Bapak Rasik juga harus berjuang menghadapi keterbatasan fisik akibat penyakit katarak yang diindapnya selama dua tahun terakhir. Tak hanya gangguan penglihatan, ia juga tidak bisa berdiri dengan tegak akibat rasa sakit yang parah pada bagian punggungnya, sehingga aktivitas sehari-hari di rumah menjadi sangat terbatas.

Saat berhadapan langsung dengan Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu di kediamannya, Bapak Rasik menyampaikan permohonan bantuan secara tulus. Ia berharap dapat memperoleh alat bantu jalan berupa tongkat kaki empat untuk menyangga tubuhnya saat berdiri, serta memohon bantuan pengobatan medis agar katarak pada matanya dapat segera ditangani.

Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu, H. Yulkamra, menegaskan bahwa seluruh bantuan yang disalurkan dalam aksi sosial ini merupakan amanah yang bersumber dari zakat para Aparatur Sipil Negara (ASN) serta muzaki di wilayah Bengkulu. Ia menyampaikan bahwa BAZNAS bertindak penuh sebagai pengelola yang bertugas menyalurkan zakat tersebut secara tepat sasaran, akuntabel, dan transparan kepada warganya yang berhak.

Sebagai penanganan awal, Yulkamra menyerahkan dua paket sembako dari program BAZNAS Bantu Rakyat untuk memenuhi kebutuhan pokok harian pasutri tersebut. Sementara itu, untuk pengadaan tongkat kaki empat dan fasilitas pengobatan katarak bagi Bapak Rasik, BAZNAS berjanji akan segera memprosesnya sesegera mungkin setelah seluruh kelengkapan administrasi selesai dipenuhi.

Melihat kondisi memprihatinkan yang dialami oleh Ibu Lili Suryani dan Bapak Rasik, BAZNAS Bengkulu juga mengajak seluruh lapisan masyarakat dan dermawan untuk turut membuka mata dan mengulurkan bantuan. Harapannya, kepedulian bersama ini dapat meringankan beban hidup serta mempercepat proses pemulihan kesehatan pasangan lansia tersebut.