Wastra Rejang binaan BI Bengkulu tampil memukau di panggung IN2Motion ISEF 2026

news-raflesia-indonesia, Jakarta – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh industri kreatif dari Bumi merah putih. Brand modest fashion lokal asal Rejang Lebong, Mode By Cheka, sukses memukau pengunjung dan kurator fesyen dalam peragaan busana Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2Motion) pada gelaran Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta.

Sebagai UMKM Industri Kreatif Syariah (IKRA) di bawah binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Bengkulu, Mode By Cheka berhasil menembus panggung nasional dan internasional. Pada perhelatan tahunan ini, koleksi yang ditampilkan berfokus mengusung keindahan kain tradisional Wastra Rejang yang dikemas dalam balutan busana modern, elegan, serta menerapkan prinsip keberlanjutan (sustainable fashion).

Penampilan gemilang ini menjadi bagian dari kolaborasi IN2MOTIONFEST bersama Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2026 yang mengusung tema besar “Indonesia’s Integrated Modest Fashion Ecosystem: Transforming Modest Fashion Brands into Global Business”. Rangkaian acara ISEF ke-13 tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, serta diikuti oleh lebih dari 300 desainer dan pegiat busana muslim dari dalam dan luar negeri.

Momen bersejarah bagi sektor ekonomi kreatif Bengkulu ini turut disaksikan langsung oleh Plt. Bupati Rejang Lebong, Hendri, bersama Ketua Dekranasda Kabupaten Rejang Lebong. Kehadiran jajaran pimpinan daerah tersebut menjadi wujud komitmen nyata pemerintah kabupaten dalam mendorong promosi dan pengembangan kain tradisional khas daerah agar mampu bersaing di pasar global.

Dekranasda Kabupaten Rejang Lebong mengapresiasi tinggi dedikasi Mode By Cheka yang berhasil mentransformasi warisan budaya menjadi produk ekonomi kreatif bernilai tinggi. Menurutnya, langkah ini menjadi tonggak strategis untuk menaikkan kelas Wastra Rejang dari sekadar kain adat tradisional menjadi tren modest fashion bernilai ekonomis tinggi yang diminati masyarakat luas.

Melalui program pendampingan berkelanjutan dari KPw BI Bengkulu, mulai dari proses kurasi, pelatihan desain, hingga perluasan akses pasar, kehadiran Mode By Cheka di ajang ISEF 2026 diharapkan dapat memicu semangat bagi UMKM dan perajin wastra lainnya di Provinsi Bengkulu untuk terus berinovasi dan melebarkan sayap ke pasar internasional.