JMSI Bengkulu gelar workshop digital, QRIS jadi sorotan UMKM dan Mahasiswa

Narasumber Workshop Kewirausahaan Digital Anggita Nurfazria dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Bengkulu Membagikan souvenir bagi peserta yang bisa menjawab pertanyaan tentang QRIS di Hotel Santika pada Selasa 27 januari 2026.

news-raflesia-indonesia – Bengkulu kembali ramai dengan kegiatan inspiratif. Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Bengkulu melaksankan Workshop Kewirausahaan Digital di Hotel Santika, Selasa (27/1). Acara ini sukses menarik perhatian berbagai kalangan, mulai dari pelaku UMKM, mahasiswa, jurnalis, hingga masyarakat umum yang penasaran dengan tren bisnis digital.

Ketua JMSI Bengkulu, Riki Susanto, menegaskan bahwa workshop ini merupakan bentuk tanggung jawab JMSI dalam mendorong perkembangan bisnis digital, khususnya media online. “Kami ingin peserta tidak hanya hadir, tapi benar-benar bisa membawa pulang ilmu yang bermanfaat untuk usaha mereka,” ujar Riki dengan penuh semangat.

Narasumber Workshop Kewirausahaan Digital Anggita Nurfazria dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Bengkulu Membagikan souvenir bagi peserta yang bisa menjawab pertanyaan tentang QRIS di Hotel Santika pada Selasa 27 januari 2026.

Workshop ini menghadirkan narasumber Anggita Nurfazria dari Bank Indonesia Bengkulu, Herlin Andini dari Bursa Efek Indonesia, serta Direktur Azwira Konsultan. Ketiganya berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang bagaimana dunia digital bisa menjadi peluang besar bagi bisnis maupun media.

Salah satu topik yang paling menarik perhatian peserta adalah soal QRIS, sistem pembayaran digital yang kini makin populer. Anggita Nurfazria menjelaskan bahwa penggunaan QRIS di Bengkulu terus meningkat setiap tahun. Bahkan, hingga November 2025 tercatat lebih dari 267 ribu pengguna aktif. Angka ini menunjukkan betapa masyarakat Bengkulu semakin akrab dengan transaksi digital.

Selain itu, peserta juga diajak memahami bagaimana pemerintah mulai beralih ke sistem pembayaran digital, termasuk penerapan Kartu Kredit Indonesia untuk belanja segmen pemerintah. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa digitalisasi bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan yang terus berkembang.

Suasana workshop semakin seru ketika Bank Indonesia membagikan souvenir bagi peserta yang berhasil menjawab pertanyaan seputar QRIS. Momen ini membuat acara terasa lebih hidup dan interaktif, sekaligus menambah antusiasme peserta untuk terus belajar lebih aktif lagi.

Disela-sela kegiatan di depan awak media, Riki Susanto menyampaikan bahwa JMSI Bengkulu akan segera menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke II untuk memilih Ketua Umum baru. Ia berharap Musda ini bisa melahirkan pemimpin yang mampu membawa JMSI lebih maju dan relevan dengan perkembangan zaman. “Kader terbaik sudah mendaftar, tinggal kita lihat siapa yang akan terpilih,” pungkasnya. Pewarta: Man

banner 728x250