Melalui Sodetan dan Pipanisasi, TNI bantu petani Bengkulu Tengah kembali produktif, KSAD Tinjau Program Ketahanan Pangan dan Tentara Manunggal Air

Kunjungan Kerja (Kunker), Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Di Provinsi Bengkulu. Selasa,(11/03/2025)

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak melakukan kunjungan kerja ke Bengkulu pada Selasa, 11 Maret 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau pelaksanaan program ketahanan pangan dan Tentara Manunggal Air yang dijalankan oleh Korem 041/Gamas. Selain itu, KSAD juga memiliki sejumlah agenda lainnya, termasuk menyapa masyarakat Bengkulu, memberikan tali asih kepada anak-anak yatim dan kaum dhuafa, serta menggelar buka puasa bersama dengan prajurit dan anggota Persit satuan Korem 041/Gamas.

Dalam rangka memastikan kelancaran program unggulan TNI, KSAD juga menggelar pertemuan virtual melalui Zoom untuk memantau pelaksanaan program di berbagai kabupaten di Provinsi Bengkulu. Salah satu lokasi utama yang dipantau adalah kawasan irigasi Bendung Lubuk Serigo di Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah.

pertemuan virtual melalui Zoom di irigasi Bendung Lubuk Serigo di Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah.

Berbagai unsur pimpinan daerah turut hadir dalam pertemuan tersebut, di antaranya Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Eka Nurmeini, S.E., M.Pd., Kasdim 0407 Letkol Kav Budiman, perwakilan Polres Bengkulu, perwakilan Kejaksaan Bengkulu Tengah, Waka II DPRD Bengkulu Tengah, serta kepala OPD terkait. Selain itu, hadir pula Camat Taba Penanjung, Lurah Desa Bajak, kelompok tani Desa Bajak, serta empat kelompok tani lainnya. Total peserta yang hadir mencapai 90 orang. Fokus utama kunjungan ini adalah meninjau proyek sodetan sungai sepanjang 150 meter dan program pipanisasi sepanjang 36 meter yang dibangun di atas bronjong. Infrastruktur ini bertujuan untuk mengairi kembali sawah yang selama enam tahun terakhir tidak mendapatkan suplai air.

Letkol Kav Budiman Kasdim 0407 Kota Bengkulu

Letkol Kav Budiman menjelaskan bahwa berkat program ini, sodetan sungai sepanjang 150 meter dan program pipanisasi sepanjang 36 meter yang dibangun di atas bronjong memberi manfaat untuk 135 hektar sawah di Taba Penanjung kini kembali mendapatkan pasokan air secara optimal.

pipanisasi kawasan irigasi Bendung Lubuk Serigo di Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah.

Asisten II Kabupaten Bengkulu Tengah, Eka Nurmeini, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan program ini. Menurutnya, kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat penting untuk menjaga keberlanjutan irigasi demi mendukung sektor pertanian. Para petani yang selama bertahun-tahun kesulitan mendapatkan air kini dapat kembali menggarap sawah mereka dengan lebih produktif.

Para petani pun menyambut program ini dengan antusias karena memberikan dampak positif terhadap hasil panen dan perekonomian mereka. Dengan sistem irigasi yang kembali berfungsi, produksi pertanian di wilayah tersebut diharapkan meningkat. Program ini menjadi bukti nyata peran TNI dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

 

 

banner 728x250