Ihsan sobari lantik pengurus DPC GEKRAFS se-Bengkulu, Dorong ekonomi kreatif jadi pilar daerah

Foto: Baju Cream Ketua BPD hipmi Bengkulu, Yosia yodan, disebelah Ketua DPW Gerakan Ekonomi Kreatif (GEKRAFS) Provinsi Bengkulu, M. Ihsan Sobari (16/06/2026)

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Ketua DPW Gerakan Ekonomi Kreatif (GEKRAFS) Provinsi Bengkulu, M. Ihsan Sobari, secara resmi menyambut baik pelantikan Dewan Pengurus Cabang (DPC) GEKRAFS kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu. Agenda penting ini berlangsung khidmat di Aula Merah Putih Kantor Gubernur Bengkulu pada Selasa (16/6).

Pelantikan serentak ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat struktur organisasi, sekaligus memperluas jangkauan gerakan ekonomi kreatif (ekraf) hingga ke tingkat pelosok daerah di Bumi Rafflesia.

“Pelantikan ini bukan hanya sekadar agenda seremonial organisasi. Ini adalah momentum krusial untuk memperkuat kolaborasi dan menggerakkan seluruh potensi ekonomi kreatif di setiap kabupaten dan kota. Kami ingin GEKRAFS hadir secara nyata dan membawa dampak positif bagi para pelaku ekraf di daerah,” ungkap M. Ihsan Sobari dalam keterangannya.

Potensi Besar Ekonomi Kreatif di Bengkulu

M. Ihsan Sobari, yang juga mengemban amanah sebagai Bendahara Umum BPD HIPMI Bengkulu, menegaskan bahwa Provinsi Bengkulu memiliki kekayaan potensi ekonomi kreatif yang sangat luar biasa. Sektor-sektor potensial tersebut tersebar di berbagai subsektor strategis.

Beberapa subsektor ekraf Bengkulu yang dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan secara masif antara lain:

  • Kuliner khas daerah

  • Kriya dan kerajinan tangan

  • Fesyen dan kain lokal (seperti Batik Besurek)

  • Seni pertunjukan dan fotografi

  • Konten digital dan industri kreatif modern

  • Pariwisata berbasis budaya

Menurut Ihsan, jika dikelola dengan baik, sektor-sektor ini dapat menjadi mesin penggerak baru bagi perekonomian masyarakat lokal.

https://www.youtube.com/watch?v=DIxeA6HpckY

DPC GEKRAFS Jadi Wadah Pembinaan Pelaku Usaha

Hadirnya DPC GEKRAFS di setiap kabupaten/kota diharapkan mampu menjadi wadah atau inkubator bagi para pelaku ekonomi kreatif lokal. Organisasi ini berkomitmen untuk memfasilitasi para pelaku usaha melalui berbagai program pembinaan, peningkatan kapasitas (upskilling), perluasan jejaring bisnis, hingga membuka akses pasar yang lebih luas.

“Kami sangat berharap seluruh pengurus DPC yang baru dilantik langsung tancap gas menjadi motor penggerak di wilayahnya masing-masing. Bangun kolaborasi yang kuat dengan pemerintah daerah (Pemda), akademisi, komunitas, media, hingga dunia usaha guna menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang tangguh,” tambah Ihsan.

Seminar Ekonomi Kreatif untuk Stabilitas Daerah

Sebagai rangkaian acara pelantikan, DPW GEKRAFS Bengkulu juga menggelar Seminar Ekonomi Kreatif dengan mengangkat tema ‘Ekonomi Kreatif sebagai Pilar Stabilitas Perekonomian Daerah’. Seminar ini menghadirkan berbagai narasumber kompeten untuk membedah strategi pengembangan usaha di era digital.

Melalui penguatan struktur organisasi hingga ke tingkat daerah, GEKRAFS Provinsi Bengkulu optimistis dapat mentransformasikan sektor ekonomi kreatif menjadi salah satu pilar unggulan daerah. Gerakan ini ditargetkan mampu memicu pertumbuhan ekonomi makro, menciptakan lapangan kerja baru, serta meningkatkan daya saing Bengkulu di kancah nasional maupun global.

Pewarta: Man

banner 728x250