Bangun generasi peka ekonomi, BI Bengkulu sambut 70 mahasiswa Unived dalam kuliah Lapangan

Foto: Dok. NRI

Bengkulu, news-raflesia-indonesia.my.id Sebanyak 70 mahasiswa semester empat Program Studi Administrasi Publik dari Universitas Dehasen Bengkulu, yang merupakan bagian dari jaringan universitas di ASEAN, melakukan kuliah lapangan ke Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bengkulu pada Rabu (14/5). Kegiatan ini menjadi momen edukatif yang bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa terhadap peran strategis Bank Indonesia dalam tata kelola ekonomi nasional.

 

Dengan mengenakan almamater kuning khas mereka, kehadiran para mahasiswa ini menambah semarak suasana di lingkungan Kantor BI Bengkulu. Kunjungan ini disambut hangat oleh pihak Bank Indonesia yang turut memfasilitasi berbagai sesi materi dan diskusi interaktif sepanjang kegiatan berlangsung.

 

Dosen pendamping, Yanuar Ricardo, S.IP., M.IP. (eko) menjelaskan bahwa kuliah lapangan ini bertujuan agar mahasiswa memahami secara komprehensif peran dan fungsi Bank Indonesia dalam sistem perekonomian. “Banyak mahasiswa masih beranggapan bahwa BI hanyalah tempat menyimpan uang. Melalui kegiatan ini, mereka belajar bahwa BI memiliki fungsi penting dalam pengaturan kebijakan moneter, pengendalian inflasi, dan penguatan ekonomi digital,” ungkapnya.

Foto: Dok. NRI

 

Lebih lanjut, Eko menambahkan bahwa materi yang disampaikan sangat relevan dengan tantangan zaman, khususnya di tahun 2025 yang menuntut mahasiswa untuk peka terhadap isu digitalisasi dan krisis ekonomi global. Diskusi mengenai kebijakan fiskal dan transformasi digital menjadi sorotan utama yang membuka wawasan mahasiswa secara lebih luas.

 

Kegiatan kuliah lapangan ini juga menjadi bagian dari implementasi Memorandum of Understanding (MoU) antara Universitas Dehasen dan Bank Indonesia. “Kami berharap sinergi ini tidak berhenti di sini. Melihat antusiasme mahasiswa yang luar biasa hari ini, tentu kami menginginkan kolaborasi ini terus berlanjut,” tambah Eko.

 

Eko turut menyampaikan apresiasinya kepada Bank Indonesia atas sambutan hangat dan kesediaannya berbagi ilmu. Ia menyebutkan bahwa bagi sebagian besar mahasiswa, ini adalah kunjungan pertama mereka ke institusi sebesar BI. “Ini pengalaman pertama mereka, dan mereka terlihat sangat antusias. Kami sangat berterima kasih atas kesempatan ini,” ucapnya.

 

Dalam sesi materi, salah satu mentor dari BI, Pak Agung, memaparkan topik bertajuk “Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah” yang membangkitkan semangat nasionalisme dan pemahaman tentang kestabilan ekonomi. Sesi tanya jawab interaktif diselingi dengan kuis berhadiah yang menambah semangat dan keterlibatan aktif para mahasiswa.

 

“Sesi kuisnya seru banget! Jadi makin semangat belajar,” ungkap Sheila, salah satu mahasiswa yang ikut kuliah lapangan. Ia juga mengaku sangat terkesan dengan cara penyampaian materi yang menarik dan mudah dipahami. “Saya harap teman-teman mahasiswa lainnya juga bisa merasakan pengalaman ini,” tambahnya.

 

Kuliah lapangan ini tidak hanya memperkaya pengetahuan teoritis, tetapi juga mempertemukan mahasiswa dengan dunia nyata yang akan mereka hadapi setelah lulus. Interaksi langsung dengan institusi negara seperti Bank Indonesia dinilai menjadi bekal berharga bagi pengembangan wawasan dan kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan administrasi publik yang dinamis.

 

Dengan berakhirnya kegiatan ini, mahasiswa pulang membawa lebih dari sekadar catatan materi -mereka membawa pengalaman, semangat, dan pemahaman baru tentang pentingnya peran Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

 

banner 728x250