BI Bengkulu siapkan 2 Triliun uang tunai sambut ramadan dan idulfitri

Bincang Bareng BI Bengkulu dan media (BBM) di Kampung Pesisi kota Bengkulu 9/3/2026

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Bengkulu menyiapkan uang tunai sebesar Rp2 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan uang kartal yang layak edar serta mendukung kelancaran transaksi di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat. Hal ini disampaikan langsung Wahyu pada Bincang Bareng media (BBM) di Kampung Pesisi kota Bengkulu (9/3)

Lebih lanjut Kepala Perwakilan BI Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, menjelaskan bahwa jumlah tersebut lebih tinggi dari proyeksi kebutuhan masyarakat yang diperkirakan mencapai Rp1,8 triliun. Penambahan alokasi dana ini bertujuan mengantisipasi lonjakan permintaan uang tunai menjelang hari raya.

Program ini merupakan bagian dari Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI). Melalui program tersebut, BI memperluas layanan penukaran uang agar masyarakat lebih mudah mendapatkan uang baru dan layak edar di berbagai titik layanan resmi.

BI Bengkulu mencatat bahwa peredaran uang selama Ramadan dan Idulfitri biasanya meningkat signifikan dibandingkan bulan biasa. Jika rata-rata peredaran bulanan sekitar Rp700 miliar, maka pada periode Ramadan dan Idulfitri bisa melonjak hingga Rp2 triliun.

Untuk mendukung kelancaran layanan, BI bekerja sama dengan perbankan dan kas keliling. Layanan penukaran uang akan resmi diluncurkan pada 18 Februari 2026 melalui kegiatan khusus yang telah dipersiapkan.

Selain memastikan ketersediaan uang tunai, BI Bengkulu juga menaruh perhatian pada stabilitas harga pangan. Hal ini penting agar daya beli masyarakat tetap terjaga selama bulan suci Ramadan hingga Idulfitri.

BI Bengkulu menyiapkan uang layak edar sebesar Rp2,08 triliun dengan tingkat kecukupan kas mencapai 113,4 persen. Angka ini menunjukkan kesiapan BI dalam menghadapi lonjakan kebutuhan masyarakat.

Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan layanan resmi penukaran uang yang disediakan BI dan perbankan. Hal ini untuk menghindari praktik penukaran uang tidak resmi yang berpotensi merugikan.

Dengan langkah ini, BI Bengkulu berharap masyarakat dapat menjalani Ramadan dan Idulfitri dengan lebih tenang, lancar, dan nyaman. Ketersediaan uang tunai yang memadai diharapkan mendukung aktivitas ekonomi sekaligus menjaga semangat kebersamaan di bulan penuh berkah.

Pewarta: Man

 

banner 728x250