banner 1000x350

admin 6

81 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Bidpropam Polda Bengkulu Laksanakan Pengecekan dan Pengawasan Pelayanan di SPPG Mabes Polri 3 Polda Bengkulu

Bengkulu, Newsrafflesoaindonesia – Bidpropam Polda Bengkulu melaksanakan kegiatan pengecekan dan pengawasan pelayanan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mabes Polri 3 Polda Bengkulu pada Selasa, 28 Oktober 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pelayanan yang diberikan oleh SPPG Mabes Polri 3 Polda Bengkulu telah sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Dalam kegiatan ini, personel Bidpropam Polda Bengkulu yang dipimpin oleh IPTU Dilly Sriwindari, Kanit Riksa II Subbidprovos Bidpropam Polda Bengkulu, melakukan pengecekan dan pengawasan terhadap beberapa aspek, antara lain standar gizi MBG Polri, perencanaan menu MBG Polri, food security, packing, dan pengangkutan ke kendaraan atau mobil distribusi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelayanan di SPPG Mabes Polri 3 Polda Bengkulu telah berjalan dengan lancar dan aman.

Personel yang terlibat dalam kegiatan ini berjumlah 7 personil dari subbid provos dan juga subdit paminal polda bengkulu

“Dengan kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa pelayanan di SPPG Mabes Polri 3 Polda Bengkulu telah sesuai dengan standar yang ditetapkan dan dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat,” kata IPTU Dilly Sriwindari, Kanit Riksa II Subbidprovos Bidpropam Polda Bengkulu.

Kegiatan ini juga memantau jumlah penerima manfaat distribusi Program MBG di SPPG Mabes Polri 3 Polda Bengkulu, yang meliputi ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan siswa-siswi sekolah. Jumlah penerima manfaat yang tercatat adalah 8 paket makanan untuk ibu hamil, 26 paket makanan untuk ibu menyusui, 187 paket makanan untuk balita, dan ribuan paket makanan untuk siswa-siswi sekolah.

Dengan adanya kegiatan ini, Bidpropam Polda Bengkulu dapat memastikan bahwa pelayanan di SPPG Mabes Polri 3 Polda Bengkulu telah sesuai dengan standar yang ditetapkan dan dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat dan siswa siswi yang menerima Makan Gizi Gratis.

Wujud Peduli Sesama, Humas Polri Berikan Tali Asih Kepada 100 Anak Yatim pada Khatanan HUT Ke-74

Jakarta, Newsraflesiaindonesia – Divisi Humas Polri memberikan tali kasih kepada sejumlah anak yatim dalam rangka Hari Jadi ke-74. Kegiatan ini diselenggarakan usai khataman Al-Qur’an yang melibatkan 74 orang Tahfiz Quran dari sejumlah pesantren beserta personel anggota Divhumas Polri.

Pendamping Yatim dari Yayasan BSC Al Futuwwah Cipete, Ust. Achmad Suluki, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan ini. Dia bersyukur peringatan hari jadi dirayakan dengan kegiatan positif.

“Alhamdulillah hari jadi Divisi Humas Polri yang ke-74 ini dawali dengan kegiatan yakg sangat positif dengan diadakannya khotmul Qur’an serra santunan yatim sebanyak 100 anak,” ujarnya, Senin (27/10/25).

Ia menilai, kegiatan ini menunjukan Divisi Humas Polri yang relegius serta humanis adalah bentuk nyata dari Divisi Humas Polri. Ucapan terima kasih pun disampaikan kepada Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho atas kepeduliannya kepada anak yatim dengan cara berbagi kebahagiaan.

“Semoga ke depannya Divisi Humas yang dipimpin oleh bapak Irjen Pol. Sandi Nugroho lebih baik lagi dan semakin maju, sukses doa kami semoga dalam menjalankan tugasnya selalu dalam lindungan Allah SWT serta dalam bimbingan dan taufiq hidayahnya serta diberikan keselamatan,” ungkapnya.

Diketahui, dalam kegiatan ini juga diisi ceramah oleh Ust. H. Taufiqurrahman S.Q. Ust. Taufiqurrahman pun mengucapkan selamat kepada Divisihumas Polri atas hari jadi yang ke-74.

“Selamat Milad Humas Polri yang ke-74, sebagai ungkapan tanda bersyukurnya di hari ini mengundang 74 para hafidz dan hafidzah quran 30 juz dan menyantuni sampe 74 anak-anak Yatim,

Ia bersyukur bahwa peringatan hari jadi ini diperingati dengan cara khatam Al-Qur’an. Diyakini dengan kegiatan ini, ke depan pasti akan menambah keberkahan, Istiqomah, dan mendatkan ridho Allah SWT.

Polda Bengkulu Ungkap Korupsi PDAM Kota Bengkulu dan Dinas Pertanian Kaur

Bengkulu, Newsraflesiaindonesia – Subdit Tipidkor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bengkulu merilis perkembangan penanganan dua kasus besar tindak pidana korupsi yang saat ini tengah ditangani, yakni dugaan korupsi di Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Hidayah atau PDAM Kota Bengkulu serta Dinas Pertanian Kabupaten Kaur.

Konferensi pers yang digelar di Gedung Adem Mapolda Bengkulu ini dipimpin oleh Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol. Andy Pramudya W., S.I.K., M.M., M.AP., CPHR., CBA, didampingi oleh jajaran Ditreskrimsus Polda Bengkulu, atas arahan Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si.

Dalam pemaparannya, Kombes Pol. Andy Pramudya menjelaskan penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi kegiatan penerimaan dan pengelolaan pegawai di lingkungan Perumda Tirta Hidayah Kota Bengkulu Tahun Anggaran 2023 hingga Mei 2025 masih terus berlanjut.

Kasus ini berawal dari temuan adanya perekrutan Pegawai Harian Lepas (PHL) yang dilakukan secara masif tanpa sesuai ketentuan. Berdasarkan hasil penyidikan, sebanyak 117 orang direkrut menjadi PHL di Perumda Tirta Hidayah. Dari penyelidikan ditemukan adanya gratifikasi penerimaan PHL sebesar Rp9,5 miliar serta kerugian negara sebesar Rp5,5 miliar akibat pembayaran gaji dan tunjangan yang tidak sah.

“Modus yang dilakukan tersangka yaitu menerima suap dan gratifikasi dari sejumlah calon PHL. Setelah menerima uang, tersangka menerbitkan Surat Perintah Tugas (SPT) sebagai dasar pembayaran gaji dari pendapatan perusahaan,” terang Kombes Pol. Andy Pramudya.

Dari hasil penyidikan, sejumlah saksi telah mengembalikan uang hasil gratifikasi sebesar Rp323 juta. Saat ini, Polda Bengkulu telah menetapkan tiga orang tersangka, yakni SB, YP, dan EH.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 2, Pasal 3, Pasal 5 ayat (2), dan Pasal 12 huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama seumur hidup serta denda maksimal Rp1 miliar.

Penyidik juga berhasil melakukan penyelamatan uang negara sebesar Rp315.500.000 (tiga ratus lima belas juta lima ratus ribu rupiah) dari hasil korupsi tersebut.

Selain itu, Ditreskrimsus Polda Bengkulu juga membeberkan perkembangan penyidikan kasus dugaan korupsi pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Pertanian Kabupaten Kaur Tahun Anggaran 2023.

Kasus ini berawal dari 12 laporan polisi yang diterima sejak Maret hingga Oktober 2025. Berdasarkan penyidikan, penyidik menemukan adanya penyimpangan dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan dan pengadaan sarana pertanian dengan nilai proyek mencapai Rp7,39 miliar yang bersumber dari DPA Dinas Pertanian Kabupaten Kaur Tahun 2023.

Dari hasil penyidikan, ditemukan empat bangunan gagal konstruksi, sejumlah alat pertanian tidak dapat digunakan, bahkan beberapa pengadaan barang dilakukan secara daring (online) dengan spesifikasi yang tidak sesuai kontrak.

“Perbuatan tersebut tidak hanya menimbulkan kerugian keuangan negara, tetapi juga berdampak langsung kepada petani sebagai penerima manfaat program,” jelas Kombes Pol. Andy Pramudya.

Dalam perkara ini, penyidik telah menetapkan 12 tersangka, terdiri dari 1 Kepala Dinas, 2 PPTK, dan 9 penyedia atau kontraktor. Mereka adalah LI, RF, CH, PS, AA, KMR, YLS, NZR, YS, AM, CA, dan EA.

Barang bukti yang diamankan meliputi dokumen kontrak, bukti transaksi pembelian barang, dokumen pembayaran, rekening koran, serta berbagai dokumen perencanaan dan pengawasan proyek.

Kasus ini dijerat dengan Pasal 2 atau Pasal 3 dan Pasal 18 UU Nomor 20 Tahun 2001 jo. UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 dan Pasal 64 KUHP, dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana 4–20 tahun serta denda Rp200 juta hingga Rp1 miliar.

Dari perkara ini, Ditreskrimsus juga telah menyelamatkan uang negara sekitar Rp500 juta. Kombes Pol. Andy Pramudya menegaskan bahwa kedua kasus ini menjadi perhatian serius Polda Bengkulu.

“Setiap bentuk penyimpangan dalam pengelolaan keuangan negara, khususnya yang berdampak langsung kepada masyarakat, akan ditindak tegas. Polda Bengkulu berkomitmen menegakkan hukum secara profesional, transparan, dan akuntabel,” tegasnya.

Brimob Amankan Lokasi Anjloknya Kereta Purwojaya di Bekasi

Jakarta, Newsraflesiaindonesia – Kereta Api Purwojaya dengan rute Cilacap–Gambir anjlok di kawasan Kedung Waringin, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu (25/10/2025). Menyikapi peristiwa tersebut, personel Brimob Polda Metro Jaya dari Batalion D Pelopor diterjunkan untuk membantu pengamanan serta pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.

Pada Minggu (26/10/2025), Polda Metro Jaya menegaskan bahwa langkah ini mencerminkan profesionalisme dan dedikasi Brimob dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi situasi kedaruratan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Personel Brimob tiba di lokasi sekitar pukul 20.15 WIB dan langsung berkoordinasi dengan pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI), kepolisian setempat, serta instansi terkait lainnya. Mereka kemudian melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lintasan yang terdampak akibat dua gerbong bagian belakang kereta yang anjlok.

Menurut keterangan dari pihak KAI, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan aman menggunakan bus menuju Stasiun Cikampek untuk melanjutkan perjalanan.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto menegaskan bahwa kegiatan pengamanan ini merupakan wujud respons cepat dan kesiapsiagaan Brimob Polda Metro Jaya dalam menghadapi berbagai kondisi darurat.

“Kehadiran Brimob di lapangan bertujuan untuk memastikan situasi tetap aman dan mendukung kelancaran penanganan di lokasi kejadian,” ujar Dansat.

Satgas Ops Damai Cartenz Gelar Pemeriksaan Kesehatan dan Interaksi Humanis Bersama Masyarakat Sinak

Sinak, Puncak, Newsraflesiaindonesia — Dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menjaga kesehatan warga di wilayah pegunungan, Satgas Operasi Damai Cartenz melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan dan momen humanis dengan berinteraksi kepada masyarakat Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Jumat (24/10/2025).

Kegiatan yang berlangsung di distrik Sinak ini dipimpin oleh Ipda dr. Shintia Novotna Katoda bersama Briptu Dedi Arianto, dan diikuti oleh sejumlah personel Satgas lainnya, antara lain Aipda Dwi Kuntoro, Briptu Refly Muhamad, Bripda Annisa Mahardika, Bharaka Bastian dan Bripda Alfesa Hafiz.

Dalam kegiatan tersebut, tim kesehatan memberikan layanan pemeriksaan kepada masyarakat yang mengeluhkan berbagai masalah kesehatan, seperti nyeri tubuh, kelelahan, dan gangguan kesehatan lainya. Selain pelayanan medis, personel Satgas juga membagikan makanan ringan seperti gula-gula dan kue kering kepada anak-anak dan warga sekitar, disertai obrolan santai yang menumbuhkan suasana kekeluargaan.

Kaops Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi kepada personel yang terus aktif melakukan kegiatan sosial di wilayah tugasnya.

“Pendekatan humanis seperti ini sangat penting dalam membangun kepercayaan masyarakat. Kita ingin masyarakat merasakan bahwa negara hadir untuk melindungi dan menyejahterakan mereka,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Wakaops Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa kegiatan pemeriksaan kesehatan dan interaksi sosial ini merupakan bagian menciptakan stabilitas keamanan berbasis kesejahteraan.

“Ketika masyarakat merasa diperhatikan dan dilayani, mereka akan lebih percaya dan mendukung upaya penegakan hukum serta pemeliharaan perdamaian di Papua,” tuturnya.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan dan momen humanis bersama masyarakat Sinak berjalan dengan penuh kehangatan. Masyarakat terlihat antusias dan berterima kasih atas kepedulian yang diberikan oleh personel Satgas Ops Damai Cartenz di Distrik Sinak.

Balai Bahasa Provinsi Bengkulu Gaungkan Semangat Pelestarian Bahasa Ibu melalui FTBI ‎

Bengkulu, Newsraflesiaindonesia – Balai Bahasa Provinsi Bengkulu kembali menggelar Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Provinsi Bengkulu Tahun 2025, Sabtu (25/10). Ajang tahunan yang telah memasuki tahun ketiganya ini menjadi bukti nyata komitmen pelestarian bahasa daerah di tengah derasnya arus globalisasi budaya.

‎Kegiatan yang berlangsung di Aula Asrama Haji, Kota Bengkulu, tersebut dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu yang diwakili oleh Kabid Kebudayaan, Adang Parlindungan. Ia didampingi oleh Kepala Subbagian Umum Balai Bahasa Provinsi Bengkulu, Mariam Tomy, serta dihadiri oleh Kepala UPT Kemendikdasmen di Provinsi Bengkulu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu, Camat Enggano, dan para pemangku kepentingan di bidang kebudayaan dan pendidikan.

‎Dalam sambutannya, Adang menyampaikan apresiasi Pemerintah Provinsi Bengkulu terhadap peran aktif Balai Bahasa dalam menjaga dan menghidupkan kembali bahasa daerah. Menurutnya, kegiatan seperti FTBI memiliki nilai strategis karena bukan sekadar lomba, tetapi juga menjadi sarana pewarisan budaya bagi generasi muda.

‎“Upaya ini bukan hanya tentang menjaga bahasa, tetapi juga menjaga jati diri dan nilai-nilai budaya masyarakat Bengkulu, kami berharap sinergi antara Balai Bahasa, pemerintah daerah, dan dunia pendidikan terus diperkuat agar bahasa daerah tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat,” ujar Adang.

‎Sementara itu, Kepala Subbagian Umum Balai Bahasa Provinsi Bengkulu, Mariam Tomy, menjelaskan bahwa FTBI merupakan bentuk apresiasi terhadap hasil dari program Revitalisasi Bahasa Daerah yang telah dijalankan oleh Balai Bahasa.

‎Tahun 2025 menjadi momentum penting karena seluruh bahasa dan dialek daerah di Provinsi Bengkulu telah direvitalisasi. Bahasa-bahasa tersebut meliputi bahasa Rejang, Enggano, dan Bengkulu dengan berbagai dialeknya seperti Serawai, Nasal, Kaur, Lembak, Pekal, Pasemah, dan dialek Kota Bengkulu.

‎“FTBI ini menjadi ajang untuk menampilkan hasil pembinaan dan pembelajaran bahasa daerah yang sudah dilakukan di sekolah-sekolah. Kami ingin generasi muda tidak hanya mengenal, tapi juga mencintai dan bangga menggunakan bahasa ibunya,” jelas Mariam.

‎FTBI 2025 menampilkan delapan mata lomba, yakni Membaca dan Menulis Aksara Ulu, Mendongeng, Berpidato, Menulis dan Membaca Puisi, Menulis Cerpen, Komedi Tunggal, serta Tembang Tradisi Bengkulu. Peserta berasal dari kalangan pelajar SD dan SMP se-Provinsi Bengkulu, yang sebelumnya telah mengikuti seleksi di tingkat kabupaten dan kota.

‎Melalui kegiatan ini, Balai Bahasa Provinsi Bengkulu berharap dapat menumbuhkan kesadaran generasi muda akan pentingnya bahasa daerah sebagai bagian dari identitas dan kebanggaan lokal.

‎“Bahasa daerah adalah warisan budaya yang harus dijaga bersama. Jika generasi muda tidak lagi menggunakannya, maka bahasa itu bisa punah. FTBI hadir untuk mencegah hal itu terjadi,” tambah Mariam.

‎Balai Bahasa Provinsi Bengkulu berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan revitalisasi bahasa daerah melalui kolaborasi dengan sekolah, pemerintah daerah, dan komunitas budaya. Harapannya, semangat FTBI 2025 menjadi inspirasi agar masyarakat Bengkulu semakin mencintai bahasa ibu sebagai bagian tak terpisahkan dari kekayaan budaya bangsa.

error: Content is protected !!