Bakar semangat mahasiswa, HIPMI Bengkulu bedah kunci sukses bisnis di UMB

Ketua Umum BPP HIPMI, Akbar Himawan Buchari, yang hadir secara virtual, memberikan pencerahan kepada ratusan mahasiswa dalam seminar

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) sukses menyelenggarakan program edukatif berskala nasional bertajuk “HIPMI Goes To Campus” di Aula Utama Universitas Mercu Buana (UMB) guna menanamkan mentalitas wirausaha tangguh bagi ratusan mahasiswa di tengah ketatnya persaingan global. Acara yang mengusung tema utama “Mengupas Mitos atau Fakta Menjadi Wirausaha Sukses di Era Kolaborasi” ini sengaja digelar sebagai langkah nyata dalam merespons tingginya angka pengangguran terdidik sekaligus menjadi jembatan inkubasi bisnis bagi generasi muda yang ingin memulai usaha mandiri.

Ketua Umum BPP HIPMI, Akbar Himawan Buchari, yang hadir secara virtual, memberikan pencerahan kepada ratusan mahasiswa bahwa kesuksesan bisnis bukanlah sebuah keajaiban atau mitos semata, melainkan sebuah sains yang membutuhkan perhitungan presisi. Beliau menegaskan bahwa modal uang bukanlah faktor utama dalam merintis usaha, melainkan adanya riset mendalam, validasi pasar, serta pemahaman yang kuat terhadap rantai pasok (supply) dan permintaan (demand) untuk melihat peluang investasi di daerah.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, yang hadir langsung sebagai pemateri utama, membakar semangat para mahasiswa dengan menekankan pentingnya pembangunan karakter. Menurut pengusaha sukses asal Bengkulu ini, dunia nyata membutuhkan tiga pilar utama di luar nilai akademis, yaitu attitude (sikap), pengetahuan, dan keterampilan, di mana mahasiswa wajib terus mengasah soft skill seperti personal branding dan kemampuan komunikasi agar mampu berprestasi di tengah persaingan global.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMB, Furqonti Ranidiah, S.E., M.M., menjelaskan bahwa seminar nasional ini merupakan bagian dari kurikulum Praktek Terpadu Kewirausahaan di kampus. Pihak akademisi sangat mengapresiasi kolaborasi erat yang telah terjalin dengan HIPMI, yang diimplementasikan secara nyata melalui program magang mahasiswa di berbagai perusahaan di bawah naungan HIPMI agar mereka memiliki mentalitas tangguh sebelum terjun ke masyarakat.

Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu Yosia Yodan (tengah) dan Dekan FEB UMB Furqonti Ranidiah berfoto bersama pengurus serta dosen dalam Seminar Nasional Kewirausahaan UMB 2026

Dalam pemaparannya, para pembicara yang terdiri dari praktisi bisnis andalan HIPMI secara interaktif membedah berbagai paradigma keliru, seperti mitos bahwa memulai bisnis harus selalu diawali dengan modal finansial yang besar. Fakta di lapangan membuktikan bahwa gagasan kreatif yang dipadukan dengan pemanfaatan teknologi digital dan ketepatan eksekusi jauh lebih menentukan keberlanjutan suatu lini usaha di masa depan.

Lebih lanjut, narasumber mengingatkan bahwa di era modern saat ini, model bisnis yang mengandalkan kompetisi individual sudah tidak lagi relevan. Para mahasiswa didorong untuk menguasai strategi sinergi melalui ekosistem kolaboratif multi-sektor demi mempercepat penetrasi pasar, memperluas jangkauan jaringan, sekaligus memperkuat pondasi ekonomi daerah dan nasional secara berkelanjutan.

Acara yang dipandu oleh Dr. Meilaty Finthariasari, S.E., M.M. sebagai moderator ini juga menghadirkan narasumber berkompeten, Marini, S.E., M.E.K., yang merupakan dosen sekaligus praktisi bisnis. Kegiatan strategis ini turut dihadiri oleh jajaran pengurus BPD HIPMI Bengkulu, Ketua Umum BPC HIPMI se-Provinsi Bengkulu, serta mendapat dukungan penuh dari unit usaha lokal terkemuka seperti Le Petit Artisan Bakery dan Yodan Land Group.

Melalui sinergi kokoh yang terjalin dalam forum diskusi interaktif ini, HIPMI bersama jajaran civitas akademika UMB berharap dapat melahirkan para “intelektual wirausaha” baru dari lingkungan kampus. Para lulusan ini diharapkan tidak hanya siap menjadi pekerja, melainkan mampu mengeksekusi ide bisnis mereka secara nyata, membuka lapangan kerja baru, serta berkontribusi aktif mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Bengkulu.

pewarta: Man

banner 728x250