Sah! Iswahyudi resmi jadi dirut definitif bank Bengkulu, Afriki jabat komisaris independen

Foto: Helmi hasan gubernur Bengkulu, Iswahyudi masuk gedung Bank Pembangunan Bengkulu 22/6/2026

News-raflesia-indonesia, Bengkulu – Teka-teki mengenai kepemimpinan tertinggi di PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bengkulu akhirnya resmi terjawab. Melalui keputusan terbaru dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) (6/6), Iswahyudi secara resmi ditetapkan sebagai Direktur Utama (Dirut) Definitif Bank Bengkulu.

https://www.youtube.com/watch?v=lR8dumJbQDU

Bersamaan dengan penetapan tersebut, posisi strategis lainnya diisi oleh Aprikie Putra Wijaya yang resmi diangkat sebagai Komisaris Independen Bank Bengkulu. Langkah ini diharapkan mampu membawa energi dan arah baru bagi kemajuan bank milik masyarakat Provinsi Bengkulu tersebut.

“Alhamdulillah RUPSLB berjalan dengan baik. Dua keputusan penting sudah diambil. Pertama, untuk direktur utamanya yang sudah lulus OJK kemarin ada dua, diputuskan oleh pemegang saham secara bulat Direktur Iswahyudi. Kedua, untuk Komisaris Independen yang sudah lulus OJK kemarin juga ada dua, diputuskan oleh pemegang saham secara bulat Aprikie Putra Wijaya,” ungkap Helmi di depan awak media.

https://www.youtube.com/watch?v=g0OVp0cPUzY

Usai prosesi pelantikan, Dirut Definitif Bank Bengkulu, Iswahyudi, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada insan pers serta memaparkan arahan dari Gubernur selaku Pemegang Saham Pengendali. Ia menyebutkan bahwa dalam dua tahun terakhir, Bank Bengkulu sudah berada (on the track) secara kinerja Keuangan, baik dari sisi pencapaian maupun efisiensi.

“Tadi kita sudah mendengarkan bersama arahan dari Pak Gubernur selaku Pemegang Saham Pengendali. Beliau menyampaikan bahwa Bank Bengkulu dua tahun terakhir ini sudah on the track, pencapaian kinerja keuangan maupun efisiensi. Namun, beliau juga mengingatkan bahwa tugas Bank Bengkulu bukan hanya mencapai kinerja keuangan, tetapi juga memberikan dampak yang lebih kepada daerah,” ujar Iswahyudi.

Merespons arahan tersebut, Iswahyudi menegaskan bahwa bersama Komisaris Independen yang baru dilantik, pihak manajemen akan segera merumuskan langkah-langkah konkret, baik secara internal maupun eksternal. Hal ini dilakukan agar keberadaan Bank Bengkulu memberikan dampak kesejahteraan yang lebih luas bagi seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya untuk internal direksi atau karyawan semata.

“Bank Bengkulu ini bukan milik direksi, bukan milik pemegang saham, dan bukan milik karyawan, tetapi milik kita semua masyarakat Provinsi Bengkulu sebagai pemilik yang hakiki. Jadi,” tambahnya.

Menghadapi situasi ekonomi global dan nasional yang dinamis-termasuk tantangan kenaikan suku bunga yang kini berada di angka 5,75% yang otomatis biaya bunga akan naik, manajemen Bank Bengkulu menegaskan tidak akan menyerah dengan keadaan. Pihak bank akan menyusun rencana bisnis berkala setiap enam bulan secara terukur dan melaporkannya kepada dewan komisaris serta pemegang saham.

https://www.youtube.com/watch?v=XNcWRPBjKbQ

“Kami tidak akan menyerah dengan keadaan. Kami fokuskan dan rumuskan langkah-langkah strategis sehingga bank ini secara keuangan tetap on the track. Di sisi lain, program-program kemasyarakatan seperti CSR dan bantuan lainnya untuk mendukung pemerintah kabupaten, kota, serta masyarakat Provinsi Bengkulu akan tetap berjalan sebagaimana mestinya,” jelas Iswahyudi secara optimistis.

Sebelumnya, nama Iswahyudi memang sudah tidak asing di lingkungan internal perbankan daerah ini. Rekam jejak dan kompetensinya dinilai sangat mumpuni untuk menakhodai Bank Bengkulu dalam menghadapi tantangan industri keuangan yang semakin kompetitif di masa depan.

Di sisi lain, kehadiran Aprikie Putra Wijaya sebagai Komisaris Independen diharapkan dapat memperkuat fungsi pengawasan (oversight) serta penegakan prinsip Good Corporate Governance (GCG) atau tata kelola perusahaan yang baik. Duet kepemimpinan baru ini memikul harapan besar dari masyarakat dan pemegang saham untuk mendongkrak kinerja keuangan, memperluas jangkauan digitalisasi perbankan, dan menjadi motor penggerak utama pembangunan ekonomi di Provinsi Bengkulu.

pewarta: Man

 

banner 728x250