HIPMI Bengkulu resmi dukung Ade jona prasetyo jadi calon ketua umum BPP HIPMI 2026–2029

BPD HIPMI Bengkulu di bawah kepemimpinan Yosia Yodan memantapkan barisan untuk mendukung Ade Jona Prasetyo sebagai Calon Ketua Umum BPP HIPMI Masa Bakti 2026–2029.

news-raflesia-indonesia, JAKARTA – Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Bengkulu secara resmi menyatakan dukungannya kepada Ade Jona Prasetyo sebagai Bakal Calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI untuk Masa Bakti 2026–2029. Penyerahan surat rekomendasi dukungan ini dilakukan langsung di Jakarta pada Selasa, 14 April 2026. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk komitmen nyata pengusaha muda asal Bumi Rafflesia dalam menyukseskan perhelatan Musyawarah Nasional (Munas) HIPMI mendatang.

Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, memimpin langsung prosesi penyerahan rekomendasi tersebut dengan didampingi oleh Dewan Pembina BPD HIPMI Bengkulu, Ruli Krisna, serta Wakil Bendahara Umum, Jopandu Ilham Prasetio. Kehadiran jajaran teras pengurus daerah ini menunjukkan soliditas dan keseriusan HIPMI Bengkulu dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi pengusaha muda terbesar di Indonesia tersebut di tingkat pusat.

Acara penyerahan rekomendasi ini turut disaksikan oleh Sona Maesana yang menjabat sebagai Ketua Tim Pemenangan Ade Jona Prasetyo. Kehadiran Sona menjadi bukti bahwa proses konsolidasi dukungan antar-daerah mulai menguat menjelang Munas. Dukungan dari Bengkulu ini dianggap sebagai suntikan energi besar bagi tim Ade Jona dalam mengarungi kontestasi pemilihan ketua umum nasional yang dikenal sangat dinamis.

Yosia Yodan menegaskan bahwa dukungan yang diberikan kepada Ade Jona Prasetyo bukanlah keputusan sepihak, melainkan hasil dari mekanisme organisasi yang sah dan transparan. Melalui Rapat Badan Pengurus Lengkap (RBPL) BPD HIPMI Bengkulu, seluruh jajaran pengurus telah melakukan musyawarah untuk menentukan arah dukungan. Forum tersebut menyepakati dan memberikan mandat penuh kepada Ketua Umum untuk menetapkan sosok yang layak didukung.

“Seluruh pengurus BPD HIPMI Bengkulu dalam RBPL sepakat menyerahkan keputusan rekomendasi kepada Ketua Umum. Setelah menimbang berbagai aspirasi, kami menilai bahwa Ade Jona Prasetyo adalah sosok yang tepat, yang terbaik di antara yang terbaik untuk menakhodai BPP HIPMI ke depan,” tegas Yosia Yodan saat memberikan keterangan resmi kepada media.

Karakter pribadi Ade Jona Prasetyo menjadi alasan utama mengapa rekomendasi ini jatuh ke tangannya. Menurut Yosia, Ade Jona dikenal sebagai figur yang memiliki kerendahan hati yang tinggi meski memiliki kapasitas kepemimpinan yang mumpuni. Sosoknya dianggap mampu merangkul berbagai elemen pengusaha muda dari berbagai latar belakang daerah di Indonesia, sebuah kualitas yang sangat dibutuhkan untuk menjaga keutuhan organisasi.

Dukungan ini juga didasarkan pada keyakinan bahwa Ade Jona mampu membawa HIPMI berkontribusi lebih besar bagi pengembangan kewirausahaan nasional. Dengan gaya komunikasi yang komunikatif dan kepemimpinan yang kuat, ia diyakini bisa mempercepat transformasi pengusaha muda menjadi pemain utama dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Visi Ade Jona dinilai selaras dengan kebutuhan dunia usaha di era digital saat ini.

“Kami melihat beliau sebagai pemimpin yang sangat komunikatif dan memiliki kapasitas yang nyata. Harapan kami, di bawah kepemimpinan Ade Jona Prasetyo, fondasi HIPMI yang sudah kokoh saat ini akan semakin diperkuat dan menjadi lebih baik lagi di masa depan,” tambah Yosia dengan penuh optimisme.

Penyerahan rekomendasi tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan resmi BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan didampingi oleh Dewan Pembina BPD HIPMI Bengkulu, Ruli Krisna, serta Wakil Bendahara Umum BPD HIPMI Bengkulu, Jopandu Ilham Prasetio.

Melalui pemberian rekomendasi resmi ini, BPD HIPMI Bengkulu berkomitmen untuk mengawal proses demokrasi di internal organisasi hingga hari pemilihan. Langkah ini diharapkan dapat menjamin keberlanjutan kepemimpinan yang inklusif di tubuh BPP HIPMI, sekaligus memastikan peran strategis pengusaha daerah tetap menjadi prioritas dalam agenda pembangunan ekonomi nasional Indonesia ke depan.

pewarta Man

banner 728x250