banner 1000x350

admin 6

81 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Brimob Polda Bengkulu Hadirkan Pasar Murah, Kapolda Bengkulu Dorong Gerakan Pangan Murah hingga Tingkat Polsek dan Pospol

Foto: istimewa

Bengkulu, Newsraflesiaindonesia – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan membantu meringankan beban masyarakat, Satuan Brimob Polda Bengkulu menggelar Gerakan Pangan Murah di halaman Satbrimob, Jalan Surabaya Kota Bengkulu, Jumat (05/09/2025). Hadir memantau langsung kegiatan, Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si. , Wakapolda Bengkulu Brigjen Pol. Dicky Sondani S.I.K., M.H., dan pejabat utama Polda Bengkulu. Kegiatan ini menyediakan beras, telur, minyak goreng, dan gula pasir dengan harga lebih murah dari pasaran, namun tetap terjamin kualitasnya.

Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si. menegaskan bahwa tujuan pasar murah ini adalah agar masyarakat sekitar dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Ia memastikan kualitas beras yang dijual sudah melalui pengujian dan layak konsumsi.

“Sudah saya instruksikan agar gerakan pangan murah tidak hanya dilaksanakan di tingkat Polda, melainkan juga menyeluruh hingga ke Polres, Polsek, pospol, bahkan melibatkan Bhabinkamtibmas. Dengan demikian, manfaat program ini bisa dirasakan masyarakat di berbagai wilayah Bengkulu,” ucap Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si.

Sementara itu Dansat Brimob Polda Bengkulu Kombes Pol. Muhammad Fachry, S.H., S.I.K., M.Si. menambahkan, kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kepedulian Polri, khususnya Brimob, dalam menjaga stabilitas pangan dan mendukung kesejahteraan masyarakat.

Gerakan pangan murah ini pun disambut antusias oleh warga. Banyak masyarakat merasa terbantu karena bisa memperoleh sembako berkualitas dengan harga yang lebih bersahabat. Kehadiran Polri melalui program ini menjadi bukti nyata sinergi dan kepedulian terhadap kebutuhan sehari-hari masyarakat. rls

Ojol Apresiasi Program Polantas Menyapa, Dorong Edukasi dan Sinergi Keselamatan Jalan

Foto: istimewa

Jakarta, News-raflesia-indonesia – Korlantas Polri menggelar kegiatan Polantas Menyapa dengan melibatkan komunitas ojek online (ojol) di Gedung NTMC Korlantas Polri, Jakarta, Kamis (4/9/25). Kegiatan yang dipimpin langsung Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho itu mendapat apresiasi dari para perwakilan komunitas ojol karena dinilai bermanfaat dalam memperkuat pemahaman keselamatan berkendara sekaligus mempererat sinergi dengan kepolisian.

Indra Sugandi, perwakilan dari basecamp Garong Bage Grawa Kalong sekaligus aktivis keselamatan lalu lintas Jabodetabek, menegaskan pentingnya pembekalan pengetahuan bagi para pengemudi ojol.

“Sangat membantu untuk membuat driver punya pemahaman tentang keselamatan, safety riding, dan K3I. Aplikasi K3I (Kendali, Koordinasi, Komunikasi, dan Informasi) berjalan sejak 2021 menjadi pusat kendali operasional lalu lintas. Harapannya adanya K3I mengurangi angka kecelakaan, meningkatkan keselamatan, dan memperkuat kerja sama dengan Polri,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ana dari DPW GOGERBER Kota Depok. Ia menilai, forum dialog seperti ini harus disertai pembinaan berkelanjutan.

“Alhamdulillah terjalin silaturahmi untuk sinergitas antara ojek online dan Korlantas. Kami berharap ke depan ada sosialisasi, edukasi, dan pelatihan safety riding agar teman-teman ojol bisa lebih dibina dan diarahkan. Semoga sinergi ini makin baik, tidak hanya di Depok tapi juga Jabodetabek dan seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Program Polantas Menyapa menjadi salah satu agenda unggulan Korlantas Polri dalam rangka menuju peringatan Hari Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Nasional yang jatuh pada 19 September 2025. Melalui forum ini, diharapkan lahir komitmen bersama untuk menekan angka kecelakaan dan mewujudkan lalu lintas yang lebih aman.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut sejumlah ketua basecamp dan perwakilan komunitas ojol, antara lain Rusyandi (Ketua Base Camp SGP Harapan Indah Bekasi), Taufik (Ketua Base Camp Serigala Ciutereup, Bogor), S. Nurokhman (Ketua GI Jakarta Pusat), Eddy Uchemp (Ketua GOD Depok), Jumari (Ketua Basoka Kota Bekasi), Ibu Nursilah (Ketua Lady Dukos Jakarta Barat), Dwi Nurcahyo (Ketua Gograber Tangkot), Dede Rian Jayadi (Gograber Indonesia Jaya Barat Kab. Bekasi), Ibu Indra Kurniawati (Ketua Lady Dukos Jakarta Timur), Dede Galih (Ketua KOI Bogor Raya), Ferianto (Ketua DPP Gograber Indonesia), Dani Syartika (Ketua GCP Kota Bekasi), Heru Tri Prasetiyo (Ketua OME Cikarang Barat), Indra Sugandi (Ketua Garong Tambun Bekasi), serta Muhammad Agun (Ketua KBHI Kota Bekasi). rls

Bripka Rohmat Menyesal, Mohon Maaf ke Keluarga Affan Kurniawan

Foto: istimewa

Jakarta, News-raflesia-indonesia.my.id – Bripka Rohmat, anggota Satuan Brimob Polda Metro Jaya yang menjadi sopir kendaraan taktis (rantis) saat peristiwa nahas menyebabkan pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan (21) meninggal dunia, akhirnya dijatuhi sanksi etik berupa demosi selama tujuh tahun.

Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) berlangsung di Gedung TNCC Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis malam(4/9/2025). Dalam sidang itu, Bripka Rohmat menyampaikan penyesalan mendalam serta permintaan maaf kepada keluarga korban.

“Kami sudah melaksanakan tugas menjadi anggota Polri selama 28 tahun, selama ini kami tidak pernah melakukan tindak pidana ataupun sidang disiplin, ataupun sidang kode etik. Kami memiliki satu istri dan dua anak yang pertama sedang kuliah, yang kedua memiliki keterbatasan mental, dan tentunya membutuhkan kasih sayang dan membutuhkan biaya untuk kuliah maupun kelangsungan hidup keluarga kami,” ujar Rohmat.

Ia berharap diberi kesempatan tetap mengabdi hingga pensiun, karena tidak memiliki penghasilan lain selain gaji dari tugas kepolisian.

“Kami memohon kepada pimpinan Polri sekiranya dapat memberikan waktu kepada kami untuk menyelesaikan tugas pengabdian ini kepada Polri hingga sampai pensiun. Karena kami tidak punya penghasilan lain, Yang Mulia. Kami hanya mengandalkan gaji tugas Polri, Yang Mulia, tidak ada penghasilan lain, Yang Mulia,” sambungnya.

Bripka Rohmat menegaskan dirinya tidak pernah berniat melukai apalagi menghilangkan nyawa masyarakat. Ia mengaku peristiwa tersebut menjadi pukulan berat bagi dirinya dan keluarga.

“Jiwa kami Tribrata, Yang Mulia, untuk melindungi dan melayani masyarakat. Tidak ada niat sedikitpun kami, Yang Mulia, untuk mencederai apalagi sampai menghilangkan nyawa, Yang Mulia. Harapan kami Pimpinan Polri dapat mengabulkan yang kami inginkan, Yang Mulia,” katanya.

Dengan nada lirih, ia pun menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban.

“Dengan kejadian yang viral atas nama pribadi dan keluarga, dengan lubuk hati yang paling dalam, kami memohon kepada orang tua Almarhum Affan Kurniawan dapat membukakan maaf. Karena kejadian tersebut saya sebagai Bhayangkara Brimob, Bhayangkara Polri hanya menjalankan tugas perintah pimpinan, bukan kemauan diri sendiri, namun hanya melaksanakan tugas dari pimpinan,” ucap Rohmat.

Usai putusan sanksi etik, Rohmat mengaku masih mempertimbangkan apakah akan mengajukan banding atau tidak. Ia akan berkoordinasi lebih dulu dengan keluarganya.

“Dengan sidang Kode Etik Polri hari ini, saya akan berkoordinasi dengan istri dan anak saya untuk langkah selanjutnya. Izin sekali lagi, Yang Mulia, saya tekankan bahwa saya sebagai Tribrata Polri, insanku adalah Tribrata, Yang Mulia, tidak pernah berniat sejak saya dilantik hingga hari ini menjadi Bhayangkara Polri sejati, tidak ada niat dan tidak pernah tersirat hati saya melukai atau menghilangkan nyawa orang lain, karena tertanam diri kami ini adalah tribrata melindungi dan melayani masyarakat,” pungkasnya.

Majelis KKEP menyatakan Bripka Rohmat terbukti melanggar kode etik dalam insiden yang merenggut nyawa Affan Kurniawan pada Kamis (28/8) lalu.

“Menjatuhkan sanksi berupa etika yaitu perilaku terlanggar dinyatakan sebagai perbuatan tercela,” tegas majelis sidang di hadapan publik. rls

Ditpamobvit Polda Bengkulu Subdit Wisata Melaksanakan Patroli Dialogis di Kawasan Objek Wisata Pantai Panjang

Foto: istimewa

Bengkulu, News-raflesia-indonesia.my.id – Anggota Subdit Wisata Direktorat PamObvit Polda Bengkulu melaksanakan kegiatan Patroli Dialogis di Kawasan Wisata Pantai Panjang Bengkulu. Kegiatan ini dipimpin oleh AKP Desri Zaldi selaku Padal, bersama dengan Aipda Surahman, Bripka Teddy Agusman, Bripka Asep Mulyadi, dan Brigpol Anggri Ardiansyah.

Patroli Dialogis ini dilaksanakan pada hari Jumat, 5 September 2025, pukul 06.30 s/d 18.00 WIB. Sasaran patroli ini adalah masyarakat yang berkunjung ke Wisata Pantai Pasir Putih dan Pantai Panjang, serta pengunjung hotel dan objek wisata lainnya.

Dalam pelaksanaan patroli, personel Subdit Wisata Dit Pamobvit Polda Bengkulu melakukan dialog dengan masyarakat dan pengunjung objek wisata untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif dan menjalin komunikasi yang baik. Mereka juga memantau situasi kamtibmas di hotel dan objek wisata, serta memberikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat untuk selalu mengawasi anak-anak mereka agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

AKP Desri Zaldi, selaku Padal, menyampaikan bahwa tujuan dari patroli dialogis ini adalah untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban di kawasan wisata, serta untuk menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat dan pengunjung objek wisata. “Dengan adanya patroli dialogis ini, kita dapat memantau situasi kamtibmas di kawasan wisata dan memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, sehingga mereka dapat merasa aman dan nyaman saat berkunjung ke objek wisata,” kata AKP Desri Zaldi.

Dan juga anggota Ditpamobvit yang melaksanakan patroli dialogi juga menghimbau masayarakat yang berkunjung ke tempat wisata agar tidak membuang sampah sembarangan di seputaran Pantai Panjang , membuang sampah pada tempatnya.

Dengan adanya patroli dialogis ini, diharapkan situasi kamtibmas di Kawasan Wisata Pantai Panjang Bengkulu dapat tetap kondusif dan masyarakat dapat merasa aman dan nyaman saat berkunjung ke objek wisata. Kegiatan ini juga menunjukkan komitmen Polda Bengkulu dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. rls

Buruh KSPSI Jenguk Anggota Polri Korban Kerusuhan di RS Polri Kramat Jati

Foto: istimewa

Jakarta, Newsraflesiaindonesia – Keluarga besar Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) menunjukkan wujud nyata kepedulian dan solidaritas sosial dengan melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Rabu (3/9) sore pukul 15.00 WIB. Kunjungan ini ditujukan kepada anggota Polri yang menjadi korban akibat kerusuhan aksi anarkis beberapa waktu lalu.

Rombongan KSPSI dipimpin langsung oleh Nuraini, pengurus KSPSI PT KMK Kabupaten Tangerang, atas arahan Ketua Umum KSPSI Andi Gani Nena Wea. Kehadiran para buruh tersebut membawa pesan kuat bahwa pekerja bukan hanya bagian dari roda pembangunan ekonomi, melainkan juga mitra strategis Polri dalam menjaga kedamaian dan ketertiban bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, rombongan buruh membawa makanan yang dimasak secara mandiri oleh Nuraini dan kawan-kawan. Hidangan sederhana itu menjadi simbol ketulusan, cinta, serta penghormatan kepada para personel Polri yang tengah berjuang memulihkan diri di rumah sakit. Aksi kecil namun sarat makna ini sekaligus menjadi penegasan bahwa semangat kebersamaan dapat terwujud dalam bentuk apa pun, termasuk lewat sajian hangat buatan tangan.

Di hadapan personel Polri yang tengah dirawat, Nuraini menyampaikan harapan agar situasi bangsa tetap kondusif dan para korban segera pulih. Ia menuturkan dengan penuh rasa simpati:

“Dalam rangka kita menjenguk bapak-bapak korban demonstrasi kemarin, ini bentuk simpatik kami. Sebagai buruh, kami juga membutuhkan perlindungan dari bapak-bapak Polri. Semoga Indonesia bisa damai, bapak-bapak yang menjadi korban aksi demonstrasi bisa cepat pulih, bisa kembali bertugas, dan tidak ada lagi aksi-aksi anarkis yang didalangi oleh pihak-pihak yang tidak jelas. Terima kasih. Hidup Polri, hidup buruh, NKRI harga mati, bapak polisi selalu di hati.”

Ucapan ini disambut penuh haru oleh keluarga besar Polri. Kehadiran KSPSI menjadi penyejuk di tengah suasana pasca kerusuhan yang menimbulkan luka, baik fisik maupun batin.

Kunjungan KSPSI ini sekaligus menjadi simbol penting tentang arti solidaritas antar elemen bangsa. Polri sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan negara, dan buruh sebagai kekuatan produktif yang menopang perekonomian, memiliki peran vital dalam menjaga persatuan. Melalui momentum tersebut, terjalin komitmen bersama untuk menolak segala bentuk aksi anarkis dan provokasi yang hanya merugikan masyarakat.

Dengan suasana penuh kekeluargaan, kegiatan jenguk ini menutup sore dengan pesan damai: harapan agar Indonesia terus berada dalam suasana kondusif, aparat segera pulih, dan seluruh pihak dapat mengedepankan dialog dalam menyampaikan aspirasi.

Pastikan Kamtibmas Kondusif Pasca Demo, Kapolda Kalteng Patroli Bersama Forkopimda

Palangka Raya, Newsraflesiaindonesia – Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah, Irjen Pol Iwan Kurniawan melakukan patroli bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat pasca terjadinya unjuk rasa tetap kondusif pada Selasa (2/9) sore.

Dalam patroli tersebut, turut hadir Pangdam XXII/TB, Mayjen TNI Zainul Arifin, Gubernur Kalteng, H Agustiar Sabran, Danrem 102/PJG, Brigjen TNI Wimoko, Ketua DPRD Kalteng, Arton S Dohong, Wakapolda Kalteng, Brigjen Pol. Rakhmad Setyadi, Wakil Gubernur Kalteng, H. Edy Pratowo, Tokoh Masyarakat serta Organisasi Keagamaan, Organisasi Masyarakat dan Organisasi Kepamudaan.

“Patroli ini kami lakukan sebagai bentuk upaya preventif kami Polda Kalteng bersama pemerintah untuk memastikan Kamtibmas tetap kondusif,” ujar Kapolda.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol Erlan Munaji menambahkan, adapun rute patroli kali ini dimulai dari Istana Isen Mulang, Bundaran Besar, Jalan Cilik Riwut Jalan Garuda, Jalan Rajawali, Jalan Antang, dan kembali ke Jalan Cilik Riwut.

Kemudian Kapolda besama Gubernur Kalteng, menuju Jalan Arut, Jalan S. Parman, Jalan A. Yani menuju Jalan Murjani, Jalan Diponegoro, Bundaran Kecil, Jalan Rta Milono, putar berbalik arah di Bundaran Burung kemudian Finish di Cafe GOFEE Jalan RTA. Milono.

“Patroli ini menyasar ke sejumlah titik yang terdapat objek vital dan Alhamdulillah situasi kondusif,” ucapnya.

Kombes Pol Erlan juga mengungkapkan, sebelum dilaksanakan patroli, dilaksanakan doa bersama lintas agara di Istana Isen Mulang Gubernur Kalteng.

Doa lintas agama ini dilakukan sebagai harapan Provinsi Kalimantan Tengah dapat tetap aman dan kondusif.

“Ini juga menjadi upaya memperkuat sinergi antara Polri, TNI, pemerintah serta para tokoh agama dan masyarakat, demi memperkuat persatuan dan kesatuan di Kalteng,” pungkasnya.

error: Content is protected !!