banner 1000x350

Redaksi

853 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Fajar setiawan soroti peran HIPMI dalam meningkatkan kualitas UMKM di Bengkulu

Fajar Setiawan, Manajer di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Bengkulu, mengungkapkan antusiasmenya terhadap pameran di HIPMI Bengkulu Expo yang diadakan untuk mempromosikan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). “Pameran seperti ini sangat penting bagi UMKM, terutama bagi yang baru memulai, untuk memasarkan produk mereka dan mendapatkan pengakuan dari masyarakat,” kata Setiawan, saat berbelanja di HIPMI Expo yang diadakan di kawasan Kraving cafe dan resto, Sabtu (15/2).

Ia juga menyoroti peran Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dalam mendukung inisiatif ini. “Menurut saya, acara seperti ini memberdayakan kelembagaan dan sumber daya manusia dalam pemasaran dan produksi. Kita perlu terus mengadakan pameran seperti ini di masa depan untuk menjangkau lebih banyak UMKM, termasuk yang siap untuk naik kelas, sehingga ada pertumbuhan setiap tahun,” tambahnya.

fajar juga menyebutkan kerja sama yang telah terjalin lama antara Bank Indonesia dan HIPMI. “Kerjasama ini mencakup penilaian, penanganan isu-isu, dan keterlibatan UMKM. Anggota HIPMI sangat penting karena mereka menerima pengetahuan dasar tentang kewirausahaan dan manajemen bisnis, termasuk pencatatan keuangan. Kerjasama ini membantu proses bisnis dan sejalan dengan upaya Bank Indonesia untuk mendorong digitalisasi UMKM,” jelasnya.

Pameran tersebut menampilkan beragam produk, dengan banyak sekali produk makanan. “Saya menyarankan untuk melibatkan lebih banyak UMKM di luar produk makanan siap saji, termasuk suvenir, kerajinan, wastra (kain tradisional), dan aksesoris khas Bengkulu. Produk-produk ini memiliki potensi besar untuk menarik perhatian dan mempromosikan budaya lokal,” kata Setiawan.

Setiawan juga berbagi pengalamannya mengunjungi pameran pada malam hari. “Kami membeli batik untuk koleksi dan mempromosikan acara dengan mengenakannya di berbagai kesempatan. Kami juga mencoba berbagai makanan, termasuk gula aren dan bawang goreng, serta mendukung UMKM binaan Bank Indonesia dalam meningkatkan penjualan,” ungkapnya.

Untuk menjadi UMKM binaan Bank Indonesia, bisnis harus memenuhi kriteria tertentu. “Bisnis harus berbadan hukum, terdaftar di dinas terkait, mematuhi peraturan, dan siap dalam hal sumber daya manusia. Fokus juga diberikan pada penerimaan digital, sejalan dengan dorongan Bank Indonesia untuk UMKM go digital,” tutupnya.

Setiawan melihat sinergi antara HIPMI, Bank Indonesia, dan pemangku kepentingan lainnya sebagai kolaborasi positif untuk masa depan. “Kami berharap kolaborasi ini dapat memberdayakan lebih banyak UMKM dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Bengkulu,” ujarnya.

MOU BPD Hipmi Bengkulu dan Bank Bengkulu, dorong pengusaha muda membangun bisnis lebih kuat.

Sebuah nota kesepahaman (MoU) ditandatangani antara Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Badan Pengurus Daerah (BPD) Provinsi Bengkulu dengan PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bengkulu. Acara ini berlangsung di halaman Two K Azana Style Hotel, Jl. Pangeran Natadirja No.102, KM 6.5, Kota Bengkulu Pada (14/2/2025), bersamaan dengan acara Hipmi Expo 2025 yang juga dihadiri oleh berbagai UMKM lokal Bengkulu. MoU ini bertujuan untuk memperkuat kemitraan dalam pengelolaan keuangan dan pembiayaan kredit untuk pengusaha muda di Bengkulu.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Bisnis Bank Bengkulu, Iswahyudi, bersama jajaran Bank Bengkulu, serta para pengurus dan anggota BPD Hipmi Bengkulu. Ketua Umum BPD Hipmi Bengkulu, Yosia Yodan, dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar kolaborasi ini dapat mendukung pengusaha muda dalam mengembangkan bisnis mereka, dengan memanfaatkan produk lokal dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Yosia Yodan juga menekankan pentingnya kerja sama dengan Bank Bengkulu sebagai bank daerah. Ia menyebutkan bahwa salah satu tujuan besar dari kolaborasi ini adalah agar pengusaha muda di Bengkulu dapat lebih memahami dan memanfaatkan layanan bank, termasuk dalam hal pembiayaan dan pengelolaan kredit. “Kami ingin agar pengusaha muda Bengkulu bisa lebih mandiri dan sukses dengan menggunakan produk lokal serta dukungan dari Bank Bengkulu,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Bisnis PT Bank Bengkulu, Iswahyudi, mengungkapkan bahwa MoU ini tidak hanya berfokus pada pemberian kredit, tetapi juga bertujuan untuk mendidik pengusaha muda tentang cara mengajukan kredit di bank, serta berbagai aspek terkait pengelolaan usaha. “Kami ingin mendukung Hipmi Bengkulu dengan memberikan edukasi mengenai pemasaran dan pembiayaan yang tepat, sehingga mereka bisa lebih sukses dalam berbisnis,” kata Iswahyudi.

Dalam penjelasannya, Iswahyudi juga memberikan contoh bagaimana Bank Bengkulu dapat membantu pengusaha yang memiliki tagihan seperti ke BPJS untuk mengembangkan usahanya. Jika pengusaha tersebut memiliki tagihan senilai satu miliar rupiah, Bank Bengkulu dapat memberikan bantuan pembiayaan hingga 70-80% dari nilai tagihan tersebut, dengan proses pencairan yang cepat dan sesuai dengan ketentuan bank.

“Kami menyediakan fasilitas talangan dana bagi rumah sakit atau klinik yang menunggu pencairan dari BPJS. Dengan ini, mereka tetap bisa membeli obat atau kebutuhan lainnya tanpa harus menunggu terlalu lama,” ungkap Iswahyudi.

Setelah Pembukaan acara dengan penyerahan sampling E-mony yang akan dipajang di Hipmi Center Bengkulu, serta sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk lebih memahami berbagai hal terkait pembiayaan dan pengelolaan usaha. Selain itu, para peserta juga menerima voucher gratis sebagai bentuk apresiasi. Secara keseluruhan, acara berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi pengusaha muda di Bengkulu.

 

Grand opening PUSPA Mom & Baby care, Ketum BPD HIPMI Bengkulu Yosia yodan: kita harus jadi tuan rumah di daerah Sendiri

Sebuah inovasi di bidang kesehatan ibu dan anak resmi hadir di Kota Bengkulu dengan dibukanya PUSPA Mom & Baby Care. Grand Opening klinik ini berlangsung dengan penuh semangat dan harapan besar bagi para ibu hamil serta bayi di kota ini.

‎Owner PUSPA Mom & Baby Care, dr. Sartika Nopradilova, SpOG, mengungkapkan bahwa pendirian klinik ini adalah bentuk dedikasinya kepada almarhumah ibunda tercinta, Hj. Puspa Juwita.

‎‎“Beliau adalah alasan saya bisa menjadi dokter kandungan. Oleh karena itu, layanan yang kami berikan di sini kami persembahkan dengan kasih sayang, layaknya kasih ibu kepada anaknya,” ujarnya, di Klinik PUSPA Mom & Baby Care, Rabu (12/2/2025).

‎‎Klinik ini mengusung konsep one stop service bagi ibu hamil. Mulai dari pemeriksaan dokter kandungan, pijat untuk ibu hamil, hingga layanan pijat bayi tersedia di sini. Tidak hanya itu, para ibu juga dapat tetap tampil cantik dengan adanya layanan salon kecantikan.

‎‎“Harapan kami ke depan, klinik ini bisa berkembang menjadi klinik utama dengan layanan rawat inap, khusus bagi ibu yang bersalin secara normal,” tambah dr. Sartika.

‎‎Sebagai bentuk apresiasi bagi para pasien, PUSPA Mom & Baby Care menghadirkan promo menarik setiap bulan yang diumumkan melalui Instagram @puspamombabycare. Saat ini, ada promo cashback Rp 50.000 untuk seluruh pemeriksaan USG. Klinik ini juga dilengkapi dengan apotek, sehingga pasien dapat memperoleh obat dan vitamin dengan mudah.

‎‎Klinik Kedua dari Medira Medical Center

‎‎Hadir dalam acara peresmian, dr. Rama Mandela, SpTHT-BKL menjelaskan bahwa PUSPA Mom & Baby Care adalah klinik kedua dari perusahaan yang ia kelola.

‎‎“Klinik utama kami adalah Medira Medical Center, ditambah dengan Apotek Medira. Kami bergerak di bidang sains dan layanan kesehatan, dan kini dengan hadirnya klinik baru ini, kami ingin menjangkau masyarakat yang tinggal di pinggiran kota, agar ibu hamil tidak kesulitan mengakses layanan kesehatan,” katanya.

‎‎Lebih lanjut, ia menekankan bahwa prinsip pelayanan di klinik ini mengutamakan kenyamanan pasien, seperti berada di rumah sendiri.

‎‎Dukungan dari HIPMI Bengkulu

‎‎Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, juga memberikan apresiasi atas kehadiran PUSPA Mom & Baby Care di Kota Bengkulu.

‎‎“Klinik ini membawa semangat menjadi tuan rumah di daerah sendiri. Konsep layanannya sangat luar biasa, terutama bagi ibu-ibu yang sedang menjalani program kehamilan. Ini adalah konsep layanan ibu hamil pertama yang ada di Bengkulu, dan saya berharap klinik ini bisa berkembang menjadi klinik rawat inap khusus persalinan normal. Semoga dengan hadirnya klinik ini, sektor kesehatan di Kota Bengkulu semakin maju,” tuturnya.

‎‎Layanan Lengkap untuk Ibu dan Bayi

‎‎Terletak di Jalan RE. Martadinata, Kelurahan Kandang, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu, PUSPA Mom & Baby Care menawarkan beragam layanan yang dapat dinikmati oleh ibu hamil, ibu pasca melahirkan, serta bayi dan anak-anak.

‎‎Mom Treatment:

‎‎Pijat Basic

‎Pijat Hamil

‎‎Pijat Nifas

‎‎Totok Wajah

‎‎Totok Wajah Plus Masker

‎‎Lulur

‎‎Manicure & Pedicure

‎‎Hair SPA & Hair Mask

‎‎Perineum Massage

‎‎Pijat Laktasi

‎‎Pijat Stimulasi Persalinan

‎‎Vagina SPA

‎‎Baby Treatment:

‎Baby Massage

‎Baby SPA

‎‎Baby Therapy (Pijat, Senam, Renang/Rendam)

‎‎Kids Therapy

‎‎Kids Massage

‎‎Manicure & Cukur Rambut Bayi

‎‎Nebulizer & Nebulizer Infrared

‎‎Tindik Evo & Tindik Manual

‎‎Class Room:

‎‎Yoga T2 & T3

‎‎Yoga Post Partum

‎‎Yoga Couple

‎‎Pilates Post Partum

‎‎Kelas Persiapan Hamil & Persiapan Lahiran (Couple)

‎‎Dengan layanan yang lengkap dan berkualitas, PUSPA Mom & Baby Care hadir untuk memberikan kenyamanan bagi setiap ibu dan bayi.

‎‎“Kami ingin setiap ibu merasa sehangat dan senyaman dekapan ibu, karena kebahagiaan ibu adalah kebahagiaan keluarga,” tutup dr. Sartika.

‎‎Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat mengunjungi Instagram @puspamombabycare atau langsung datang ke lokasi klinik.

“HIPMI centre Bengkulu: Harapan baru untuk pengusaha muda”

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bengkulu tengah mempersiapkan pembangunan HIPMI Centre sebagai wadah bagi para pengusaha muda di Provinsi Bengkulu. Hingga saat ini, persiapan pembangunan telah mencapai 85% dan dipastikan tidak mengalami kendala yang berarti. Wakil Sekretaris Umum X BPD HIPMI Bengkulu, M. Meggi Oktavia, menyatakan bahwa HIPMI Centre merupakan harapan seluruh anggota HIPMI dan akan menjadi pusat pengembangan bisnis terbesar yang pernah ada di masa kepemimpinan Ketua Umum Yosia Yodan.

“HIPMI Centre ini akan menjadi batu loncatan bagi para pengusaha muda. Kami berharap keberadaannya dapat sejalan dengan visi dan misi HIPMI dalam menciptakan wirausahawan muda di Bengkulu,” ujar Meggi. Menurutnya, sejumlah tenant sudah siap beroperasi di HIPMI Centre guna mendukung aktivitas bisnis dan ekonomi kreatif. Semua ruang, termasuk halaman belakang, akan dimanfaatkan secara maksimal agar tidak ada area yang terbuang sia-sia.

Selain menyediakan ruang usaha bagi para pengusaha muda, HIPMI Centre juga akan difungsikan sebagai pusat pelatihan dan edukasi bagi wirausahawan baru. Meggi menambahkan bahwa keberadaan HIPMI Centre diyakini akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian Bengkulu. Dengan tersedianya fasilitas bagi pengusaha muda, mereka akan lebih mudah mengakses berbagai sumber daya bisnis, mulai dari jaringan pasar hingga pendampingan profesional.

Lebih lanjut, HIPMI Centre juga diproyeksikan menjadi pusat inovasi bisnis yang dapat menciptakan lapangan kerja baru di Bengkulu. Seiring dengan meningkatnya jumlah pengusaha muda yang berkembang melalui fasilitas ini, kontribusi mereka terhadap pertumbuhan ekonomi daerah pun diharapkan semakin signifikan. “Dengan hampir rampungnya HIPMI Centre, kami berharap kehadirannya dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah dan membantu pengusaha muda dalam mengembangkan usaha mereka,” tambah Meggi. Rabu (12/5/2025).

Dengan komitmen kuat dari HIPMI Bengkulu, di bawah kepemimpinan Yosia Yodan, diharapkan HIPMI Centre dapat menjadi tonggak sejarah baru dalam pengembangan ekonomi kreatif dan bisnis di Bengkulu. Keberadaan HIPMI Centre tidak hanya akan membawa perubahan positif bagi pengusaha muda, tetapi juga bagi perekonomian Bengkulu secara keseluruhan.

Perkuat kolaborasi, BPD HIPMI Bengkulu audiensi dengan PT Angkasa pura II Bandara Fatmawati Soekarno

Bengkulu – Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Bengkulu melakukan audiensi dengan PT Angkasa Pura II Bandara Fatmawati Soekarno, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi, membangun kolaborasi dalam pengembangan potensi pariwisata, serta membuka peluang kerja sama bagi pengusaha muda Bengkulu.

‎‎Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, menyampaikan bahwa audiensi ini memiliki tiga tujuan utama.

‎”Pertama, kami ingin menjalin silaturahmi dengan PT. Angkasa Pura II Bengkulu. Kedua, kami berharap dapat berkolaborasi dalam mengembangkan potensi pariwisata di Bengkulu. Ketiga, kami ingin menjajaki kerja sama agar BPD HIPMI Bengkulu bisa membuka tenant di area Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, juga membahas terkait rute penerbangan baru Bengkulu-Surabaya, Bengkulu-Yogyakarta,” ujar Yosia, di area Bandara Fatmawati Soekarno, Selasa (11/2/2025).

‎Menurutnya, sektor pariwisata memiliki potensi besar untuk dikembangkan, terutama dengan dukungan infrastruktur bandara sebagai gerbang utama masuknya wisatawan ke Bengkulu. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan pelaku usaha muda dapat lebih aktif dalam mengembangkan bisnis yang berhubungan dengan industri pariwisata, kuliner, dan ekonomi kreatif di area bandara.

‎Pgs. General Manager Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, Verry Rizki Permana, menyambut baik audiensi yang dilakukan oleh BPD HIPMI Bengkulu.

‎‎”Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dari BPD HIPMI Bengkulu. Audiensi ini menjadi momen penting untuk menjalin sinergi, bertukar gagasan, serta menerima masukan demi kemajuan Bandara Fatmawati Soekarno. Kami siap berkolaborasi,” ungkap Verry.

‎‎Ia menambahkan bahwa PT. Angkasa Pura II Bandara Fatmawati Soekarno selalu terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk komunitas pengusaha muda. Menurutnya, keterlibatan HIPMI Bengkulu dapat memberikan warna baru dalam pengembangan fasilitas dan layanan di bandara, khususnya dalam menyediakan produk dan jasa yang dapat meningkatkan pengalaman wisatawan yang datang ke Bengkulu.

‎‎Audiensi ini juga dihadiri oleh beberapa pengurus BPD HIPMI Bengkulu, di antaranya Ketua Bidang I Organisasi Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK), Ahmad Basir, serta Ketua Bidang IV Perindustrian dan Perdagangan, Azwar Anas. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen HIPMI Bengkulu dalam memperkuat jaringan kerja sama dengan berbagai pihak demi kemajuan ekonomi daerah.

‎Ke depan, BPD HIPMI Bengkulu dan PT. Angkasa Pura II Bengkulu akan melakukan pembahasan lebih lanjut mengenai potensi kerja sama yang dapat direalisasikan. Dengan adanya sinergi antara dunia usaha dan pengelola bandara, diharapkan dapat tercipta peluang bisnis baru dan memberikan dampak positif bagi perekonomian Bengkulu secara keseluruhan.

Langkah ini sejalan dengan visi HIPMI untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kewirausahaan dan inovasi. Melalui kemitraan strategis seperti ini, diharapkan para pengusaha muda Bengkulu dapat semakin berkembang dan berkontribusi dalam pembangunan daerah. rls

HIPMI Bengkulu siap gelar Rakerda dan Diklatda, kesiapan Capai 80%

Persiapan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Pendidikan Latihan Daerah (Diklatda) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bengkulu sudah mencapai 80 persen. Hal ini disampaikan oleh Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) BPD HIPMI Bengkulu, Ahmad Basir, lima hari menjelang pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, pemateri sudah mengonfirmasi kehadiran mereka. Mudah-mudahan semuanya bisa hadir sesuai jadwal yang telah disusun,” ujar Ahmad Basir usai rapat persiapan yang digelar pada Senin (10/2/2025).

Beberapa pemateri yang akan mengisi sesi dalam Diklatda ini antara lain Irwandi, COO Benmall, yang akan membawakan materi tentang kewirausahaan, Ketua OKK BPP HIPMI Bang Buyung yang akan membahas keorganisasian, serta senior sekaligus mantan Ketua Umum HIPMI Bengkulu, yang saat ini menjabat Ketua DPD RI Bang Sultan Bakhtiar Najamuddin, yang akan berbagi kisah suksesnya. Selain itu, pihak panitia juga mengundang pemateri dari Korem 041 Gamas untuk menyampaikan materi tentang kebangsaan.

“Semoga Danrem bisa hadir dan mengisi materi kebangsaan dalam Diklatda ini,” tambah Ahmad Basir.

Sementara itu, Ketua Umum BPP HIPMI dipastikan akan hadir dalam kegiatan ini, meskipun tidak mengisi materi. Dari total target peserta sebanyak 150 orang, hingga saat ini telah terdaftar sekitar 80 peserta.

Kegiatan Rakerda dan Diklatda HIPMI Bengkulu ini diharapkan dapat menjadi ajang pembelajaran dan konsolidasi bagi para pengusaha muda di Bengkulu agar semakin siap bersaing di dunia usaha.

error: Content is protected !!