banner 1000x350

Redaksi

975 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Kisah kopi Lestari: UMKM binaan BI yang menginspirasi.

Rejang Lebong, news-raflesia-indonesia.my.id – Di balik harum secangkir kopi premium Coffee Lestari, tersimpan kisah perjuangan panjang yang penuh semangat dan ketekunan.

Supriadi, pemilik usaha kopi asal Sindang Dataran, Kabupaten Rejang Lebong, membuka kisah hidupnya di hadapan para wartawan ekonomi yang berkunjung dalam agenda capacity building Bank Indonesia, Minggu (25/5).

Kisahnya dimulai tahun 2012. Saat itu, Supriadi hanyalah buruh harian bangunan yang memutuskan banting setir mencoba usaha kopi meski tanpa pengalaman.

Awal usahanya tidak mudah. Menjual 10 kilogram bubuk kopi pun sulit. Ia bahkan harus rela meminum sendiri produk yang tak laku terjual.

Tak patah semangat, ia mulai menitipkan kopi ke warung-warung sekitar. Strateginya sederhana: jika rasanya cocok, pelanggan akan datang kembali.

Setelah tiga tahun menabung, Supriadi membeli alat roasting kayu sederhana seharga Rp40 juta. Alat itu jadi titik awal peningkatan kualitas dan produktivitas.

Tahun 2016 menjadi titik balik. Ia bertemu Anton, perwakilan Bank Indonesia Bengkulu, saat kunjungan ke Curup. Pertemuan itu membuka jalan kemitraan.

Melihat potensi besar, Bank Indonesia mulai mendampingi Coffee Lestari sebagai UMKM binaan. Dukungan itu meliputi pelatihan, promosi, dan penguatan usaha.

Kini, Coffee Lestari memiliki 16 mitra petani yang rutin memasok biji kopi. Produknya berkembang menjadi tiga varian unggulan: Sintaro 1, Sintaro 2, dan Kopi Hensen.

Puncak pengakuan datang saat Coffee Lestari tampil di World of Coffee Jakarta 2025. Di sana, produknya meraih penilaian terbaik kedua dari seluruh peserta UMKM binaan BI.

Bagi Supriadi, kopi bukan sekadar minuman. Ia adalah lambang perjuangan hidup dan simbol harapan yang diseduh dengan penuh cinta dan konsistensi.

“Saya percaya, selama kita bertahan dan jujur pada proses, hasil tak akan mengkhianati. Dari kopi, saya belajar hidup,” pungkas Supriadi dengan senyum penuh syukur.

Kolaborasi BI dan media: membangun literasi ekonomi yang kuat di daerah

news-raflesia-indonesia.my.id –Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Provinsi Bengkulu mengadakan pelatihan khusus buat para wartawan ekonomi. Kegiatan ini digelar di Kabupaten Rejang Lebong selama tiga hari penuh, dengan tujuan utama: memperkuat sinergi bareng media dalam menyebarkan informasi ekonomi yang kredibel dan edukatif.

Pelatihan ini jadi agenda rutin dari KPwBI Bengkulu yang diikuti oleh puluhan jurnalis dari berbagai platform media—dari cetak, elektronik, sampai media online. Fokus utamanya tentu saja untuk upgrade skill para jurnalis agar lebih jago dalam memahami serta menyampaikan isu-isu ekonomi ke masyarakat dengan cara yang tepat dan jelas.

Perwakilan Humas BI Bengkulu, Alpi Jonson, yang hadir mewakili Kepala KPwBI Wahyu Yuwana Hidayat, menegaskan bahwa media memegang peranan penting dalam membentuk opini publik soal kebijakan ekonomi. Menurutnya, sinergi antara BI dan media adalah kunci untuk menjaga aliran informasi yang stabil dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata.

Selama pelatihan, para peserta disuguhi berbagai materi yang dibawakan oleh para ahli dari internal BI, akademisi, dan pelaku media berpengalaman. Topik-topik yang dibahas pun sangat relevan, mulai dari cinta rupiah, kebijakan moneter terkini, digitalisasi sistem pembayaran, hingga cara menyampaikan informasi ekonomi secara efektif di era digital.

Nggak cuma dengerin materi, para peserta juga diajak aktif berdiskusi dalam sesi interaktif dan analisis studi kasus. Metode ini bikin pelatihan jadi lebih hidup dan aplikatif, karena para jurnalis bisa langsung bertukar pandangan dan pengalaman dari lapangan.

Melalui pelatihan ini, BI berharap para jurnalis ekonomi Bengkulu bisa lebih profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik mereka, sekaligus ikut berperan sebagai agen literasi keuangan yang bisa menyentuh berbagai lapisan masyarakat.

Dengan literasi ekonomi yang semakin baik, diharapkan publik akan lebih paham arah kebijakan dan kondisi ekonomi secara keseluruhan. Hal ini tentu akan berdampak positif bagi penguatan ekonomi daerah, khususnya di Bengkulu.

KPwBI Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus menjalin hubungan erat dengan insan pers ke depannya. Karena buat BI, kolaborasi bareng media itu bukan sekadar penting, tapi sudah jadi bagian dari strategi mendukung ekonomi yang berkelanjutan.

Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu Yosia Yodan dorong generasi muda manfaatkan era digital untuk bangun daerah

Foto: istimewa

Bengkulu, news-raflesia-indonesia.my.id – Ketua Umum Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Provinsi Bengkulu, Yosia Yodan, memberikan motivasi kepada para pemuda dalam kegiatan “Ngopi Santuy Chapter Bengkulu” yang mengusung tema “Digitalisasi untuk Pembangunan Daerah: Potensi Karir Talenta Muda Bengkulu”, sekaligus spesial opening Meet Up Point Bengkulu.

Dalam pernyataannya, Yosia Yodan menekankan pentingnya adaptasi di era digital bagi generasi muda Bengkulu. Ia menyampaikan bahwa pemuda saat ini sudah sangat akrab dengan dunia digital, dan hal tersebut harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan dan memperluas peluang.

“Anak muda Bengkulu harus mampu terus beradaptasi. Generasi sekarang sangat paham teknologi dan digitalisasi. Ini adalah momentum. Sekarang kita bisa menjadi multi-talenta, multitugas, dan punya banyak potensi yang harus dimaksimalkan. Kuncinya adalah kolaborasi, karena kalau berjalan sendiri akan lebih sulit,” ujar CEO Yodan Land Group Yosia, di Meet Up Point, Kota Bengkulu, Sabtu (24/5/2025).

 

Ia juga mengapresiasi kegiatan yang digagas oleh M. Ali Zaenal selaku CEO OPTIMA dan Founder CampusNet, yang turut menghadirkan Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata. Menurut Yosia, kolaborasi seperti ini penting untuk membangun ekosistem digital yang sehat dan mendorong mahasiswa agar lebih aktif memanfaatkan teknologi secara produktif.

 

Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, dalam kesempatan yang sama, menyampaikan bahwa pemuda Bengkulu harus tetap semangat dalam menghadapi perubahan zaman. Ia mendorong anak muda untuk terus belajar, berbagi pengalaman, dan memanfaatkan setiap peluang yang ada.

 

“Peluang dan kesempatan bagi pemuda sangat terbuka lebar. Kita harus bisa membaca peluang itu dan menyesuaikannya dengan kemampuan diri. Dengan perencanaan yang matang dan tekad yang kuat, saya yakin pemuda Bengkulu bisa berkontribusi besar dalam memajukan daerah, khususnya di Bengkulu Utara,” ungkap Arie.

Foto: Istimewa

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah sinergi antara pemuda, pelaku usaha, dan pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan Provinsi Bengkulu melalui pemanfaatan teknologi dan inovasi digital. Dengan semangat kolaboratif, pemuda Bengkulu diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta perubahan. Rls

Bunda Lina bawa haru di Kebun Beler, Melyani akhirnya miliki kursi roda baru setelah dua tahun terbaring

Foto: istimewa

Bengkulu – Nuansa haru dan syukur menyelimuti kediaman Melyani (53), warga RT 03 RW 01 Kelurahan Kebun Beler, Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu. Setelah hampir dua tahun hanya terbaring akibat serangan stroke, impiannya untuk memiliki kursi roda akhirnya menjadi kenyataan.

Momen penuh makna itu terjadi ketika Bunda Lina Tandri, owner Toko New Khatulistiwa Bengkulu, datang langsung ke kediaman Melyani. Dengan senyum tulus, Bunda Lina menyerahkan satu unit kursi roda sebagai bentuk kepedulian dan kasih sayang terhadap sesama.

“Saya merasa sangat bersyukur bisa membantu Ibu Melyani. Semoga kursi roda ini bisa meringankan aktivitas beliau dan menjadi berkah,” ucap Bunda Lina usai penyerahan bantuan, sambil menenangkan Melyani yang tampak tak kuasa menahan tangis.

Melyani, dengan suara lirih dan mata berkaca-kaca, menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam. Bagi dirinya, kursi roda ini bukan hanya alat bantu, tapi simbol harapan dan kehidupan baru setelah sekian lama hanya bisa terbaring di tempat tidur.

“Terima kasih banyak Bunda Lina. Sudah hampir dua tahun saya hanya bisa diam. Sekarang saya bisa bergerak lagi, walau pelan-pelan,” ungkap Melyani sambil memeluk kursi roda barunya.

Aksi sosial ini menjadi bagian dari komitmen Bunda Lina dalam menebar kebaikan kepada warga yang membutuhkan, khususnya mereka yang terdampak kondisi kesehatan dan ekonomi.

“InsyaAllah kami akan terus berbuat. Karena saya percaya, keberkahan usaha itu datang juga dari doa-doa orang yang kita bantu,” tutur Bunda Lina, yang selama ini dikenal aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Tak hanya Melyani, sang kakak Alamsyah pun turut larut dalam rasa syukur dan haru. Ia menyebut bantuan itu sebagai jawaban dari doa panjang keluarga mereka selama ini.

“Sudah lama kami berharap. Hari ini Allah jawab lewat tangan baik Bunda Lina. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih,” kata Alamsyah dengan suara bergetar.

Di tengah hiruk pikuk kota, kisah kecil nan hangat ini menjadi pengingat bahwa sejumput kebaikan bisa membawa harapan besar bagi yang membutuhkan. Semoga aksi seperti ini terus menyebar dan menjadi inspirasi banyak hati untuk peduli.

Yosia yodan: HIPMI dan PSMTI mitra strategis bangun ekonomi daerah

Foto: istimewa

Bengkulu, news-raflesia-indonesia.my.id – Ketua Umum Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Provinsi Bengkulu, Yosia Yodan, menghadiri acara pelantikan Pengurus Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Bengkulu masa bakti 2025–2029. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu pagi, 21 Mei 2025, di Gedung Daerah Balai Raya Semarak Bengkulu.

‎

‎Dalam kesempatan tersebut, Yosia Yodan menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus PSMTI Provinsi Bengkulu yang baru saja dilantik. Ia berharap agar kepengurusan yang baru mampu membawa semangat kebersamaan serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah dan keharmonisan sosial di Provinsi Bengkulu.

Foto: Istimewa

‎”Sesuai dengan arahan pak Gubernur Helmi Hasan untuk bisa kita bersama-sama sukseskan program ‘Bantu Rakyat’ ini, ” ucapnya.

‎Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum PSMTI Pusat, Wilianto Tanta, yang didampingi oleh Sekretaris Umum PSMTI Pusat, Peng Suyoto. Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari berbagai kalangan, baik unsur pemerintah daerah maupun organisasi masyarakat.

‎Turut hadir dalam kegiatan ini Dewan Penyantun PSMTI Pusat Abraham Rudy Hartono, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, dan Wakil Gubernur Bengkulu Mian, serta sejumlah pejabat tinggi daerah lainnya seperti Kapolda Bengkulu, Danlanal, perwakilan Danrem 041/Gamas, Ketua Pengadilan Tinggi, Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Kepala BIN Daerah, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), dan Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi.

‎Kehadiran tokoh-tokoh penting ini menunjukkan dukungan yang kuat terhadap keberadaan dan peran strategis PSMTI dalam menjalin keharmonisan antarumat beragama serta membangun solidaritas sosial di tengah keberagaman masyarakat Bengkulu.

‎

‎Yosia Yodan juga menambahkan bahwa HIPMI siap bersinergi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk PSMTI, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan menciptakan iklim usaha yang inklusif serta berdaya saing tinggi.

‎

‎Acara pelantikan berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat persatuan, ditandai dengan sesi foto bersama serta ramah tamah antar peserta yang hadir. Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi PSMTI dalam mengemban amanah baru untuk lima tahun ke depan.

Le Petit 2 Bengkulu luncurkan 6 varian ceremonial matcha, simak khasiatnya!

Foto: dok. NRI

Bengkulu, news-raflesia-indonesia.my.id Le Petit 2 kembali menghadirkan inovasi minuman premium dengan meluncurkan produk terbaru bertajuk “Ceremonial Matcha Series”. Dihadirkan khusus bagi para pencinta matcha sejati, seri ini menggunakan matcha berkualitas tinggi yang langsung didatangkan dari perkebunan matcha terbaik di Jepang.

Manager Store Le Petit 2, Wulan, menyampaikan bahwa minuman ini diracik dengan sempurna demi menjaga keaslian rasa dan kualitas bahan baku yang telah menjadi legenda sejati di dunia kuliner.

Foto: Dok. NRI

“Ceremonial Matcha Series kami hadirkan dengan racikan eksklusif untuk mempertahankan cita rasa autentik dari matcha murni. Kami tidak hanya ingin menawarkan rasa yang lezat, tetapi juga manfaat kesehatan yang nyata bagi para pelanggan,” ungkap Wulan, di Le Petit 2, Sabtu (17/5/2025).

Dalam peluncuran ini, Le Petit 2 mempersembahkan enam varian spesial yang dapat memanjakan lidah sekaligus memberikan sensasi relaksasi, yaitu:

1. Ceremonial Rose Latte
2. Ceremonial Matcha Latte
3. Ceremonial Sakura Latte
4. Ceremonial Matcha Lavender Latte
5. Ceremonial Strawberry Matcha Latte
6. Ceremonial Honey Sea Salt

Dengan harga mulai dari Rp 50.000 hingga Rp 61.000, keenam varian ini telah menjadi best seller di gerai Le Petit 2. Tidak hanya unggul dalam rasa, Matcha Series ini juga kaya akan manfaat kesehatan. Kandungan antioksidan tinggi dalam matcha terbukti mampu melindungi kesehatan hati, mendukung keseimbangan mikrobioma usus, membantu melangsingkan tubuh, mengecilkan lingkar pinggang, serta meningkatkan energi dan konsentrasi secara alami.

Kini, Ceremonial Matcha Series telah tersedia di Le Petit 2, Jalan Pangeran Natadirja No. 102 KM 6.5, Kelurahan Jalan Gedang, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu.

Bagi Anda yang ingin merasakan kenikmatan matcha premium tanpa harus keluar rumah, pemesanan juga dapat dilakukan secara praktis melalui WhatsApp di 0812-8888-8273 (Admin Le Petit 2).

Le Petit 2 mengajak seluruh masyarakat Bengkulu dan sekitarnya untuk mencoba langsung sensasi minuman matcha autentik ini. Temukan kelezatan alami dari Jepang dalam setiap tegukan dan jadikan “Ceremonial Matcha Series” sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan berkualitas Anda.

error: Content is protected !!