banner 1000x350

Redaksi

909 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Puncak FLEKSI 2024 Berlangsung Meriah, Edukasi Inflasi Jadi Sorotan

Puncak acara Festival Edukasi Inflasi (FLEKSI) 2024 yang digagas oleh Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Bengkulu berlangsung meriah pada Kamis, (12/11), di Hotel Santika, Bengkulu. Acara ini, yang telah dimulai sejak 18 November 2024, mengusung berbagai kegiatan edukatif, lomba interaktif, dan kompetisi kreatif untuk melibatkan masyarakat dalam memahami dan mengelola dampak inflasi.

Deputi Kepala Perwakilan BI Bengkulu, Dhita Aditya Nugraha, menegaskan bahwa FLEKSI bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang inflasi dan dampaknya terhadap daya beli. Peserta acara, seperti Ameng dan Nasti, turut mengapresiasi keseruan dan manfaat kegiatan ini. “Banyak kuis, hadiah, dan lomba menarik yang kami nikmati,” ujar Ameng. Nasti menambahkan bahwa FLEKSI 2024 sukses menjadi ajang edukasi sekaligus hiburan bagi masyarakat Bengkulu.

“Misteri Pagar Besi di Depan Rumah Pak Syamsu Anwar”

Malam hari jam 22.00 pada tanggal (11/12), jalan Belitung di kelurahan Sukamerindu, Kota Bengkulu, digemparkan oleh keberadaan pagar besi stainless yang tiba-tiba muncul di depan rumah Pak Syamsu Anwar. Tidak diketahui siapa pemilik pagar tersebut, namun warga sekitar telah melihat dan memfoto keberadaan pagar tersebut. “Ungkap Pak Syamsu, yang juga merasa bingung dengan kehadiran pagar tersebut.

Lebih Lanjut Pak Syamsu Anwar telah melaporkan kejadian ini kepada Pak RW 05, Muslim Pariman. Namun, hingga pagi hari sekitar pukul 07.30 pada tanggal (12/12), pemilik pagar tersebut belum muncul untuk mengambilnya. Pagar menutup lalu lintas mobil anak Pak Syamsu Tidak bisa keluar, pagar besi itu dipindahkan ke sebelah kiri depan rumah. “Ujar Pak Syamsu, yang berharap pemilik pagar segera mengambilnya.

Diduga Anak Funk Tinggalkan Pagar Besi di Depan Rumah Pak Syamsu yang hendak menjualnya ke tempat barang bekas yang berlokasi tidak jauh dari rumah Pak Syamsu. Namun, karena tempat tersebut tutup pada malam hari, anak Funk itu kembali dan meninggalkan pagar di depan rumah Pak Syamsu. Saat Pak Syamsu pulang dari melayat, ia terkejut melihat pagar tersebut. “Lebih lanjut, anak-anak di lingkungan sekitar bercerita kepada Pak Syamsu bahwa itu anak Funk yang membawa pagar tersebut.

Reses Perdana, Rina Sulastry Fokus pada Kesehatan dan Ekonomi Warga Ratu Samban

news-raflesia-indonesia.my.id –

Dalam reses perdananya pada Sabtu (9/12) di Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu, anggota DPRD Kota Bengkulu, Rina Sulastry, menegaskan komitmennya untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat. “Ini merupakan reses pertama saya, jadi saya mencoba berkolaborasi untuk mendengar kebutuhan mereka. Rata-rata kebutuhan masyarakat ini tidak jauh dari kesehatan dan ekonomi,” ujarnya. Fokus utamanya adalah membantu masyarakat yang kesulitan mengakses layanan BPJS akibat kendala digitalisasi. “Banyak masyarakat yang tidak melek digital, sehingga hak mereka untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis tidak dapat diakses,” tambah Rina.

Sebagai wakil rakyat, Rina menekankan perannya sebagai penghubung antara masyarakat dan pemerintah. “Kami ini pengawas dan jembatan aspirasi. Tidak semua aturan bisa langsung diubah, tapi aspirasi tetap kami tampung, disuarakan, dan diusulkan kepada pemerintah. Jika disetujui, tentu kami sangat bersyukur. Kalau tidak, itu menjadi catatan penting untuk ditindaklanjuti,” katanya dengan tegas.

Pada sesi dialog, warga menyampaikan berbagai pertanyaan terkait masalah sosial, kesehatan, dan BPJS. Masalah infrastruktur, seperti pengadaan fasilitas dan perbaikan jalan, juga menjadi topik utama yang dibahas. Selain itu, isu banjir menjadi perhatian khusus mengingat wilayah tersebut termasuk daerah rawan banjir. Rina berjanji akan bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk mencari solusi terbaik atas semua aspirasi yang disampaikan.

HUT ke-19 Bakamla RI: Donor Darah dan Bakti Sosial Warnai Peringatan di Bengkulu

news-raflesia-indonesia.my.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19, Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI mengadakan kegiatan donor darah dan bakti sosial pada Senin, (10/12), di Hotel Horizon, Bengkulu. Acara ini menggandeng berbagai pihak seperti relawan Bakamla, RAPALA, Angkatan Laut, dan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bengkulu. Sebanyak 60 orang ikut ambil bagian sebagai pendonor darah, menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap kegiatan kemanusiaan ini.

Ketua Bidang Unit Donor Darah PMI Provinsi Bengkulu, Hj. Hendarini, B.Sc., S.Sos., M.M., mengapresiasi langkah ini sebagai upaya nyata untuk menjawab kekurangan stok darah yang masih menjadi masalah serius di Kota Bengkulu. Dengan jumlah penduduk sekitar 2 juta jiwa, kebutuhan darah di kota ini mencapai 4.000 kantong per bulan. Namun, stok yang tersedia sering kali kurang hingga 2.000 kantong. “Kegiatan seperti ini sangat membantu. Meski belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan, langkah ini memiliki manfaat besar bagi masyarakat Bengkulu,” ujar Hj. Hendarini.

Selain donor darah, acara ini juga melibatkan kegiatan sosial lain untuk mempererat hubungan antara Bakamla, masyarakat, dan lembaga-lembaga terkait. Tema HUT kali ini mencerminkan semangat solidaritas dan pengabdian, sejalan dengan misi Bakamla sebagai garda terdepan keamanan laut yang peduli pada isu-isu sosial. Salah satu pendonor, Rolinda, siswi kelas 12 SMK 1 Kota Bengkulu, merasa bangga bisa berkontribusi. “Ini pertama kalinya saya mendonor darah, semoga bisa membantu mereka yang membutuhkan,” katanya.

 

“Optimisme Ekonomi Bengkulu 2025: BI Soroti Sinergi Moneter dan Fiskal”.

news-raflesia-indonesia.my.id – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bengkulu bersama Direktorat Jenderal Perbendaharaan mengadakan Sarasehan Perekonomian Bengkulu dengan tema “Sinergi Moneter dan Fiskal: Transformasi Ekonomi Bengkulu untuk Ketahanan Ekonomi Masa Depan” di Hotel Mercure, Kota Bengkulu, Senin (9/12). Kepala BI Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Bengkulu tahun 2024 diproyeksikan mencapai 4,5-4,9% dengan inflasi terkendali di angka 2,5% ± 1%. Melalui sinergi kebijakan moneter dan fiskal, diharapkan ketahanan ekonomi Bengkulu semakin kuat untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan.

Wahyu menjelaskan, meskipun terdapat perlambatan pada Triwulan III akibat normalisasi konsumsi rumah tangga setelah Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan libur sekolah, peluang perbaikan tetap ada. “Pada Triwulan IV, Pilkada, HBKN, dan Natal-Tahun Baru diharapkan mampu meningkatkan konsumsi rumah tangga,” ujarnya. Namun, ia juga menggarisbawahi pentingnya memperhatikan harga komoditas global seperti batu bara, CPO, kopi, dan teh yang menjadi andalan ekonomi Bengkulu. “Pergerakan harga dunia memengaruhi daya beli masyarakat dan pendapatan daerah,” tambahnya.

Sarasehan ini juga menjadi forum diskusi mendalam antara para pemangku kepentingan. Dengan melibatkan pakar ekonomi nasional, termasuk dari Bank Permata, BI berupaya mengedukasi pengambil kebijakan dan pelaku usaha terkait kondisi global, nasional, dan lokal. “Sinergi dan kolaborasi adalah kunci untuk menjaga pertumbuhan ekonomi Bengkulu tetap tinggi, inklusif, dan berkelanjutan,” tegas Wahyu. Optimisme tetap terjaga, meski tantangan musiman dan ketergantungan pada komoditas global terus menjadi perhatian utama.

“Komitmen Pemprov Bengkulu: Dukung Keamanan Laut Melalui Hibah Lahan”

Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) Republik Indonesia, Laksdya TNI Dr. Irvansyah, melaksanakan penandatanganan nota kesepakatan terkait hibah dua lahan untuk pembangunan stasiun Bakamla di Bengkulu, Senin (9/12). Kegiatan yang berlangsung di Grage Hotel Kota Bengkulu ini turut dihadiri Plt. Gubernur Bengkulu Rosjonsyah, jajaran pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Pemerintah Kota (Pemkot), serta pengurus Relawan Penjaga Laut Nusantara (Rapala) Bakamla Bengkulu. Penandatanganan ini menegaskan komitmen bersama untuk meningkatkan keamanan laut di wilayah Bengkulu yang strategis dan luas.

Dalam sambutannya, Plt. Gubernur Provinsi Bengkulu Rosjonsyah mengapresiasi upaya Bakamla RI yang secara aktif membangun infrastruktur keamanan laut. “Tentunya kita selalu mendukung program yang sangat baik dan maju demi keamanan laut Bengkulu yang sangat luas,” ujar Rosjonsyah, mantan Bupati Lebong dua periode. Dukungan ini dinilai menjadi langkah strategis dalam meningkatkan pengawasan dan perlindungan terhadap laut Bengkulu, yang memiliki potensi besar sekaligus tantangan keamanan.

Sementara itu, Laksdya TNI Dr. Irvansyah menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah provinsi yang telah menghibahkan dua lahan untuk pembangunan stasiun Bakamla. “Mulai tahun depan akan segera kita bangun karena kalau tidak segera dibangun takutnya diambil lagi dan diganti yang lain,” canda Irvansyah yang juga putra asli Kota Bengkulu. Selain penandatanganan nota kesepakatan, acara ini juga menjadi momen penting dengan pengukuhan Relawan Penjaga Laut Nusantara (Rapala) Bengkulu. Rapala diharapkan dapat memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga dan merawat keindahan laut, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan keamanan laut yang berkelanjutan.