banner 1000x350

Redaksi

909 KIRIMAN 0 KOMENTAR

HUT Ke-19 BAKAMLA: Giat Bersih Pantai dan Tanam 750 Bibit Cemara

news-raflesia-indonesia.my.id – Dalam rangka memperingati HUT Ke-19 Badan Keamanan Laut (BAKAMLA) Republik Indonesia, lembaga tersebut mengajak seluruh masyarakat untuk peduli dan menjaga ekosistem laut. Kepala BAKAMLA RI, Laksamana Madya TNI Irvansyah, menyampaikan ajakan ini dalam konferensi pers usai penanaman 750 pohon secara simbolis yang dilakukan serentak di seluruh Indonesia (9/12). “Hari ini kita menanam pohon dan membersihkan sekitar pantai. Ini adalah upaya bersama dengan masyarakat dan instansi terkait untuk menjaga ekosistem laut Indonesia,” ungkap Irvansyah.

Penanaman pohon tersebut tidak hanya simbolis, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk terus menjaga kebersihan dan kesehatan laut. Laut yang bersih tidak hanya penting bagi keberlangsungan ekosistem, tetapi juga untuk keberlanjutan kehidupan masyarakat pesisir yang menggantungkan hidup pada hasil laut.

Irvansyah, yang memiliki ikatan emosional kuat dengan Bengkulu, juga menyampaikan rencana membangun stasiun BAKAMLA di Bengkulu. “Saya berasal dari Bengkulu, SD, SMP, SMA di sini. Alhamdulillah, kami akan menerima hibah lahan di Kota Bengkulu dan Pulau Enggano untuk pembangunan stasiun. Harapannya, nelayan semakin sejahtera dengan kekayaan laut yang lebih terjaga,” ujarnya. Pembangunan ini diharapkan menjadi momentum bagi kemajuan Provinsi Bengkulu, terutama dalam pemanfaatan sumber daya laut.

 

Penanganan Drainase dan Jalan Jadi Fokus Utama Reses Asman

Anggota DPRD dari Partai Demokrat, Asman, menggelar reses di Grand Mentari Guest House Sukamerindu Kota Bengkulu (8/12). Acara ini dihadiri oleh masyarakat dari daerah pemilihan (dapil) Asman, utusan PU kota Bengkulu, Dalam sesi tanya jawab, berbagai aspirasi masyarakat disampaikan, terutama terkait permasalahan infrastruktur, seperti penanganan banjir dan jalan yang rusak.

Asman menjelaskan bahwa masalah drainase dan banjir menjadi keluhan yang paling dominan dalam reses kali ini. “Dari penjaringan aspirasi yang saya lakukan, masyarakat masih banyak mengeluhkan soal drainase dan banjir. Struktur hidrolatik di kawasan ini memang berupa cekungan, sehingga penumpukan air sering terjadi,” ujar Asman. Ia menambahkan bahwa upaya untuk membersihkan drainase, melebarkan saluran yang kecil, serta melakukan perawatan pada jalan akan menjadi fokus utama. “Kami juga akan mendorong Dinas PU untuk merealisasikan pembangunan di jalan-jalan yang belum tersentuh,” tambahnya.

Menurut Asman, penanganan banjir tidak bisa dilakukan secara instan karena memerlukan anggaran besar. “Kami akan terus memperjuangkan agar alokasi anggaran di Dinas PU bisa lebih maksimal. Untuk itu, saya berharap masyarakat bersabar karena ini memerlukan proses,” kata Asman. Selain itu, masyarakat di kawasan Rauh Makmur juga menyampaikan keluhan serupa, sehingga solusi jangka panjang menjadi prioritas yang harus direncanakan secara matang.

Dengan reses ini, Asman berharap aspirasi masyarakat dapat menjadi pijakan penting dalam menyusun kebijakan dan mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di Bengkulu.

Kepala BI Bengkulu Dukung Suksesnya Fun Run BAKAMLA di Sport Center

Dalam rangka HUT ke-19 BAKAMLA RI, Fun Run 5K dan 10K yang digelar di Sport Center Kota Bengkulu pada Minggu pagi (8/12) menjadi ajang yang meriah. Bank Indonesia (BI) turut berkontribusi dengan menyediakan hadiah menarik bagi para pemenang lomba. Kehadiran Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi wahyu yuana, semakin menambah semarak acara ini.

wahyu yuana hadir mendampingi Kepala BAKAMLA RI Laksamana Madya TNI Dr. Irvansyah dan Plt. Gubernur Bengkulu Rosjonsyah. Acara Fun Run diikuti peserta dari seluruh Sumatera, menciptakan atmosfer yang penuh antusiasme. Selain hadiah dari Bank Indonesia, acara ini juga menjadi momen untuk memperkuat sinergi antara lembaga pemerintah, masyarakat, dan tokoh daerah dalam rangka memperingati HUT BAKAMLA yang ke-19. Dukungan dari berbagai pihak menjadi bukti nyata semangat gotong royong dalam memajukan bangsa.

Fun Run 5K dan 10K Meriahkan HUT ke-19 BAKAMLA RI di Bengkulu

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Badan Keamanan Laut (BAKAMLA) RI, sebuah acara Fun Run 5K dan 10K sukses digelar di Sport Center Kota Bengkulu pada Minggu pagi (8/12). Acara ini diikuti peserta dari seluruh wilayah Sumatera, menciptakan suasana meriah dengan ribuan peserta dan pengunjung yang antusias. Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional seperti Kepala BAKAMLA RI Laksamana Madya TNI Dr. Irvansyah, Staf Ahli Menteri Pemuda dan Olahraga Yohan, Wakil Ketua Komite 3 DPD-RI Destita Khairilisani, Plt. Gubernur Bengkulu Rosjonsyah, dan tokoh-tokoh masyarakat lainnya.

Dalam konferensi pers, Kepala BAKAMLA RI Laksamana Madya TNI Dr. Irvansyah mengungkapkan rencana pembangunan dua stasiun BAKAMLA di Provinsi Bengkulu. “Alhamdulillah, kita akan mendapatkan dua lahan untuk stasiun BAKAMLA di Kota Bengkulu dan Pulau Enggano. Stasiun ini juga akan menjadi pangkalan kapal BAKAMLA yang bertugas menjaga keamanan laut,” ujarnya. Irvansyah menambahkan bahwa stasiun tersebut akan dilengkapi dengan teknologi modern seperti kamera jarak jauh dan alat deteksi keamanan laut, sembari menunggu persetujuan anggaran dari pemerintah pusat.

Plt. Gubernur Bengkulu Rosjonsyah turut menyampaikan apresiasinya terhadap acara ini. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memeriahkan HUT BAKAMLA, tetapi juga memberikan dampak positif pada perekonomian lokal. “Hotel penuh, UMKM ramai, dan ekonomi hidup. Selain itu, rencana pembangunan stasiun BAKAMLA yang saya usulkan dua tahun lalu akhirnya terealisasi. Ini akan meningkatkan keamanan laut dan kesejahteraan nelayan di Bengkulu,” kata Rosjonsyah.

Acara ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dalam mendukung program keamanan laut nasional. Dengan hadirnya dua stasiun BAKAMLA di Bengkulu, diharapkan provinsi ini menjadi pusat pengawasan maritim yang lebih efektif, tidak hanya untuk keamanan tetapi juga demi meningkatkan hasil perikanan dan perekonomian masyarakat pesisir.

Irman Sawiran Serap Aspirasi Warga Dapil II pada Reses Tahun 2024

Irman Sawiran Serap Aspirasi Warga Dapil II pada Reses 7 Desember Tahun 2024, di Kediamannya

Anggota DPRD Kota Bengkulu, Irman Sawiran, menggelar reses tahun 2024 di kediamannya, Sabtu (7/12). Acara ini dihadiri oleh Camat Gading Cempaka, Perwakilan Camat Singaran Pati, perwakilan PUPR Kota Bengkulu, serta warga Dapil II. Dalam Kegiatan ini, masyarakat dengan antusias menyampaikan berbagai keluhan dan usulan terkait permasalahan di wilayah mereka. Masalah infrastruktur, seperti drainase, penerangan jalan umum, dan pembangunan fasilitas publik, menjadi sorotan utama.

Keluhan pertama datang dari Lukman, warga RT 19 Muhajirin, yang mengungkapkan masalah siring atau saluran air di wilayahnya. Ia menjelaskan bahwa saat hujan deras, air dari siring sering meluap hingga masuk ke rumah warga, yang sangat mengganggu kenyamanan. Hal senada juga diutarakan Ali Mahmud Harahap, warga RT 07 Singaran Pati, yang menyoroti minimnya penerangan jalan di lingkungannya. “Kondisi gelap membuat lingkungan rawan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkap Ali. Selain itu, ia mengeluhkan ukuran siring yang terlalu kecil sehingga sering tersumbat.

Menanggapi aspirasi tersebut, Irman Sawiran menyatakan akan membawa permasalahan ini ke pembahasan di DPRD. Menurutnya, reses adalah momen penting untuk mendengar langsung suara masyarakat dan merumuskan solusi yang sesuai kebutuhan warga. “Masalah infrastruktur ini bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga menyangkut keselamatan dan kesejahteraan masyarakat. Kami akan mendorong agar perbaikan ini menjadi program prioritas pemerintah daerah tahun depan,” ujarnya.

Selain isu infrastruktur, muncul pertanyaan tentang tanah hibah untuk pembangunan dan minimnya jumlah siswa di SD 73. Irman menekankan pentingnya kejelasan legalitas tanah hibah agar tidak ada sengketa di kemudian hari, seperti kasus SD 62. Ia juga menambahkan bahwa perlu diselidiki faktor penyebab rendahnya jumlah siswa sebelum mengambil langkah lebih jauh. “Kami akan memastikan semua proses sesuai aturan, agar pembangunan pendidikan di Kota Bengkulu dapat berjalan lancar dan optimal,” pungkasnya.

 

Band Bengkulu NRI Tercipta Dadakan, Siap Menangkan Lomba Jingle Bank Indonesia 2024

Studio Musik Dentigo Creative Media, Anggut Kota Bengkulu.

Band asal Bengkulu yang dinamai NRI terbentuk secara dadakan pada tanggal 2 Desember 2024. Digawangi oleh Ari sebagai vokalis, Dori pada gitar, dan Man di bass, serta dibantu oleh additional player pada drum, band ini lahir dari kebiasaan mereka nongkrong di studio Dentigo Creative Media yang terletak di Anggut, kota Bengkulu. Salah satu personil, Man, yang juga seorang jurnalis di media lokal Bengkulu, mendapatkan inspirasi saat meliput acara Fleksi yang diadakan oleh Bank Indonesia di Hotel Santika, kota Bengkulu. Ide untuk membentuk band kembali muncul setelah melihat sinergi yang terjadi dalam acara tersebut, menjadikan momen itu sebagai titik balik bagi mereka.

Menariknya, Dori dan Man bukanlah sosok asing dalam dunia musik Bengkulu. Keduanya pernah tergabung dalam satu grup band dinamai spritfeel dari tahun 2004 hingga 2005, yang kemudian berubah nama menjadi Tshit. Namun, perjalanan mereka sempat terhenti saat Man memutuskan untuk fokus pada pekerjaan dan kuliahnya. Kini, semangat bermusik mereka kembali menggelora dengan komitmen baru dan formasi yang segar. Dengan latar belakang pengalaman musik yang kuat, mereka berharap bisa membawa warna baru dalam dunia musik di Bengkulu dan sekitarnya.

Tak hanya sekadar terbentuk, band NRI juga langsung menguji kreativitas mereka dengan mengikuti lomba jingle yang diadakan oleh Bank Indonesia Provinsi Bengkulu. Mereka optimis bisa memenangkan lomba pembuatan jingle Fleksi yang diadakan oleh Bank Indonesia Provinsi Bengkulu. Dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, mereka berharap jingle yang mereka ciptakan dapat memberikan dampak positif dan menginspirasi banyak orang. Partisipasi mereka dalam lomba ini juga menjadi langkah awal untuk memperkenalkan karya mereka ke publik yang lebih luas, membawa harapan dan energi baru bagi skena musik Bengkulu.