banner 1000x350

Redaksi

853 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Pemulihan pascabanjir Donggala terus dipercepat, TNI-Polri bangun jembatan dan bersihkan permukiman warga

personel gabungan melaksanakan pembersihan lanjutan rumah warga terdampak di Desa Labuan Kungguma, Kecamatan Labuan, pemasangan jembatan gorong-gorong untuk membuka kembali akses menuju Desa Labuan Lumbubaka, serta pembersihan hunian tetap (huntap) I dan II di Desa Wani Lumbupetigi, Kecamatan Tanantovea.

news-raflesia-indonesia, Donggala – Memasuki hari keenam pascabencana banjir bandang di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, personel gabungan TNI-Polri bersama instansi terkait terus melakukan upaya penanganan dan pemulihan di wilayah terdampak.
Pada Jumat (16/1/2026), bertempat di Kecamatan Tanantovea dan Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala, ratusan personel gabungan kembali diterjunkan untuk melaksanakan berbagai kegiatan penanganan bencana, mulai dari pembersihan lingkungan, perbaikan infrastruktur, hingga pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan diawali dengan apel pengecekan personel yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Donggala AKP Wakhidin, S.H. Apel tersebut diikuti oleh seluruh personel yang tergabung dalam Satuan Tugas Penanggulangan Bencana.

Selanjutnya, personel gabungan melaksanakan tugas sesuai pembagian sektor kerja. Di antaranya melakukan pembersihan lanjutan rumah warga terdampak di Desa Labuan Kungguma, Kecamatan Labuan, pemasangan jembatan gorong-gorong untuk membuka kembali akses menuju Desa Labuan Lumbubaka, serta pembersihan hunian tetap (huntap) I dan II di Desa Wani Lumbupetigi, Kecamatan Tanantovea.

Kapolres Donggala AKBP Angga Dewanto Basari, S.I.K., M.Si., juga turun langsung melakukan survei lokasi guna memastikan proses pembangunan jembatan gorong-gorong dapat berjalan cepat dan tepat sasaran.

Dalam kegiatan penanganan ini, total personel yang terlibat meliputi 92 personel Polres Donggala, 102 personel Sat Brimobda Sulteng, 30 personel TNI AD, 25 personel BPBD Kabupaten Donggala, serta tim kesehatan dari Bid Dokkes Polda Sulteng.

Berdasarkan data terbaru, sejumlah wilayah di Kabupaten Donggala masih terdampak cukup signifikan. Total keseluruhan dampak bencana hingga 14 Januari 2026 meliputi 4 unit rumah hanyut, 268 rumah tergenang air, 8 rumah rusak, serta 134 kepala keluarga atau 1.093 jiwa terdampak.

Selain itu, tercatat 10 unit jembatan rusak, 1 sekolah, 1 masjid, 3 ruas jalan raya, dan 1 kantor KUA turut mengalami dampak akibat banjir bandang tersebut.
Meski status tanggap darurat bencana telah berakhir pada 15 Januari 2026, penanganan bencana tetap dilanjutkan melalui Operasi Aman Nusa II hingga 17 Januari 2026 guna memastikan proses pemulihan berjalan optimal.

Kabag Penum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menyampaikan bahwa langkah cepat yang dilakukan jajaran Polda Sulawesi Tengah merupakan wujud kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah.

“Polri bersama TNI dan instansi terkait terus bekerja maksimal untuk mempercepat pemulihan pascabencana di Kabupaten Donggala. Fokus utama saat ini adalah membuka akses jalan yang terputus, membersihkan rumah warga, serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi,” ujar Kombes Pol Erdi dalam keterangannya.

Ia menegaskan, keterlibatan personel di lapangan bukan hanya untuk membantu pemulihan fisik, tetapi juga membangun kembali rasa aman dan optimisme masyarakat.

“Kegiatan kerja bakti dan penanganan bencana ini adalah bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat. Kehadiran aparat di tengah warga diharapkan mampu meringankan beban korban sekaligus memperkuat kedekatan antara Polri dan masyarakat,” tambahnya.

Dalam rencana tindak lanjut, Satgas Penanggulangan Bencana akan melanjutkan pembuatan jembatan gorong-gorong menuju Desa Labuan Lumbubaka, melakukan pembersihan lanjutan rumah warga, mengerahkan mobil AWC untuk distribusi air bersih, serta memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak.

Hingga saat ini, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polda Sulawesi Tengah dilaporkan tetap dalam keadaan aman dan terkendali.

“Polri memastikan seluruh rangkaian penanganan bencana berjalan dengan baik dan terkoordinasi. Kami akan terus hadir mendampingi masyarakat hingga kondisi benar-benar pulih,” tutup Kombes Pol Erdi.

Dengan kerja keras dan sinergi seluruh pihak, diharapkan proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Donggala dapat berlangsung cepat sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali normal seperti sedia kala. rilis

Trafik tol trans sumatera naik 28,78 persen saat long weekend Isra Mi’raj, Hutama Karya perketat pemantauan

Berada pada pintu tol disumatra

news-raflesia-indonesia, Sumtra – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) terus memantau perkembangan trafik kendaraan di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) kelolaan Hutama Karya seiring dengan berlangsungnya periode Long Weekend Perayaan Isra Mi’raj. Pada periode 15 Januari 2026, pergerakan kendaraan terpantau meningkat pada sejumlah ruas utama, khususnya pada koridor penghubung antarkota dan akses menuju kawasan perkotaan.

Secara kumulatif, total trafik harian pada ruas tol yang telah beroperasi tercatat mencapai 120.757 kendaraan, atau meningkat 28,78% dibandingkan trafik normal. Pemantauan dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen Hutama Karya untuk memastikan layanan jalan tol tetap aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.

Rekap Trafik Harian Ruas Tol Beroperasi (Periode 15 Januari 2026):

* Kendaraan yang melintasi Tol Terbanggi Besar – Kayu Agung (Terpeka) tercatat sebanyak 14.361 kendaraan atau meningkat 9,93% dibandingkan trafik normal.

* Kendaraan yang melintasi Tol Palembang – Indralaya – Prabumulih (Palindra & Indraprabu) tercatat sebanyak 16.486 kendaraan atau meningkat 29,59% dibandingkan trafik normal.

* Kendaraan yang melintasi Tol Betung – Tempino – Jambi (Bayung Lencir – Tempino) tercatat sebanyak 8.491 kendaraan atau meningkat 26,30% dibandingkan trafik normal.

* Kendaraan yang melintasi Tol Bengkulu – Taba Penanjung (Bengtaba) tercatat sebanyak 1.765 kendaraan atau meningkat 3,46% dibandingkan trafik normal.

* Kendaraan yang melintasi Tol Pekanbaru – Dumai (Permai) tercatat sebanyak 16.989 kendaraan atau meningkat 17,91% dibandingkan trafik normal.

* Kendaraan yang melintasi Tol Pekanbaru – XIII Koto Kampar tercatat sebanyak 6.671 kendaraan atau meningkat 44,58% dibandingkan trafik normal.

* Kendaraan yang melintasi Tol Padang – Sicincin tercatat sebanyak 2.365 kendaraan atau meningkat 89,81% dibandingkan trafik normal.

* Kendaraan yang melintasi Tol Indrapura – Kisaran tercatat sebanyak 10.832 kendaraan atau meningkat 34,09% dibandingkan trafik normal.

* Kendaraan yang melintasi Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat Seksi 1–4 (Kuala Tanjung – Pematang Siantar) yang dikelola oleh PT Hutama Marga Waskita (HMW) tercatat sebanyak 25.391 kendaraan atau meningkat 30,20% dibandingkan trafik normal.

Kendaraan yang melintasi Tol Binjai – Langsa (Binjai – Pangkalan Brandan) tercatat sebanyak 10.564 kendaraan atau meningkat 32,71% dibandingkan trafik normal.

* Kendaraan yang melintasi Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 2–6 (Seulimeum – Baitussalam) tercatat sebanyak 6.842 kendaraan atau meningkat 82,65% dibandingkan trafik normal.

Seiring dengan meningkatnya mobilitas pada periode Long Weekend, Hutama Karya mengimbau seluruh pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, mematuhi rambu lalu lintas dan batas kecepatan, menjaga jarak aman, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Pengguna jalan juga diharapkan memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, serta memanfaatkan rest area untuk beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk, rilis. pewarta: Man

Gotong royong menahan longsor: Polsek Kute Panang dan Warga Lukup Sabun Barat bersatu menjaga jalan kehidupan

Pascakejadian longsor, personel Polsek Kute Panang bersama warga turun langsung ke lapangan, bahu-membahu menjaga agar akses jalan tetap aman dilalui. Kegiatan gotong royong lanjutan ini dilaksanakan selama dua hari, Rabu dan Kamis, 14–15 Januari 2026

news-raflesia-indonesia, Aceh Tengah – Ancaman tanah longsor yang mengintai di sisi jalan Kampung Lukup Sabun Barat tidak memadamkan semangat warganya. Justru dari tanah yang rapuh itu, tumbuh solidaritas yang kokoh antara Polri dan masyarakat.

Pascakejadian longsor, personel Polsek Kute Panang bersama warga turun langsung ke lapangan, bahu-membahu menjaga agar akses jalan tetap aman dilalui. Kegiatan gotong royong lanjutan ini dilaksanakan selama dua hari, Rabu dan Kamis, 14–15 Januari 2026, di ruas jalan Kampung Lukup Sabun Barat, Kecamatan Kute Panang, yang menjadi jalur penghubung penting antara Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah. Pada sejumlah titik rawan pergerakan tanah, personel Polsek bersama masyarakat memasang tiang-tiang bambu sebagai penahan dinding jalan, sebagai langkah darurat untuk menahan tekanan tanah dan menjaga kestabilan badan jalan, (15/1/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kute Panang, Iptu Kamarudin, S.H., serta dihadiri Reje Kampung Lukup Sabun Barat, personel Polsek Kute Panang, Bhabinkamtibmas, aparatur kampung, dan masyarakat setempat. Tanpa sekat dan tanpa jarak, seluruh elemen bergerak dalam satu semangat menyelamatkan jalan yang menjadi urat nadi kehidupan warga, mulai dari akses anak-anak menuju sekolah, aktivitas petani, hingga jalur distribusi kebutuhan harian.

Kapolsek Kute Panang Iptu Kamarudin, S.H. menyampaikan bahwa gotong royong ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana alam. “Kami bersama masyarakat bergerak cepat melakukan penanganan sementara untuk mencegah longsor lanjutan. Jalan ini sangat vital bagi aktivitas warga, sehingga harus dijaga bersama demi keselamatan,” ujar Iptu Kamarudin, S.H., di sela kegiatan.

Ia menambahkan bahwa pemasangan bambu penahan tanah dilakukan sebagai solusi darurat sambil menunggu penanganan lanjutan dari instansi terkait. “Upaya ini memang bersifat sementara, kami berharap risiko longsor dapat diminimalkan dan jalan tetap aman dilalui,” tambahnya.

Sementara itu, Reje Kampung Lukup Sabun Barat menyampaikan apresiasi atas keterlibatan langsung jajaran Polsek Kute Panang yang turun bergotong royong bersama warga. “Kami sangat berterima kasih kepada Kapolsek dan seluruh personel Polsek Kute Panang yang hadir dan bekerja bersama masyarakat. Kehadiran polisi memberi kami rasa aman dan semangat untuk menjaga akses jalan kampung ini,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan oleh salah seorang warga Kampung Lukup Sabun Barat yang ikut bergotong royong sejak pagi hari. “Kalau jalan ini sampai amblas, aktivitas kami akan terganggu. Alhamdulillah polisi turun langsung membantu. Ini bukan sekadar kerja bakti, tapi bentuk kebersamaan,” ujarnya.

Gotong royong ini bertujuan mencegah terjadinya longsor lanjutan atau amblasnya badan jalan yang dapat membahayakan keselamatan pengguna. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi cerminan kuatnya sinergi Polri dan masyarakat dalam menghadapi risiko bencana alam. Di balik kerja fisik yang melelahkan, tersimpan makna yang lebih dalam: kehadiran Polri bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra dan bagian dari masyarakat. rls

Siswa HighScope Bengkulu Alby afazrriel tembus ajang piano nasional hingga Hongkong di usia 9 tahun

siswa berprestasi dari Sekolah Highscope Bengkulu,Alby Afazrriel, siswa Fourth Grade yang di usianya yang masih 9 tahun telah menorehkan begitu banyak prestasi membanggakan dan Bercerita saat diwawancarai Yosia Yodan Ketua BPD hipmi Bengkulu

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Sekolah HighScope Bengkulu kembali melahirkan siswa berprestasi melalui sosok Adinda Alby Afazrriel, siswa Fourth Grade yang di usia 9 tahun telah menorehkan berbagai capaian membanggakan. Kisah inspiratif Alby ini dibagikan melalui unggahan akun Instagram @highscope.bengkulu dan turut mendapat perhatian dari akun Instagram @yosiayodan.

Dalam sejumlah kompetisi piano yang diikuti, Alby berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya di berbagai kota seperti Jakarta, Bali, dan Surabaya, hingga ajang internasional di Hongkong. Keberhasilan tersebut tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses latihan yang disiplin, ketekunan tinggi, serta dukungan lingkungan belajar yang mendorong perkembangan bakat sejak usia dini.

Deretan penghargaan yang diraih Alby tidak hanya menjadi simbol kemenangan, tetapi juga mencerminkan keberanian untuk terus belajar dan berkembang. Setiap penampilan piano yang dibawakan menggambarkan karakter Alby yang fokus, konsisten, dan penuh semangat dalam menekuni bidang seni musik.

Menariknya, di balik prestasi musik yang gemilang, Alby juga memiliki cita-cita menjadi seorang programmer. Visi ini menunjukkan perpaduan antara seni, logika, dan teknologi yang relevan dengan tantangan masa depan. Harapan dan apresiasi terhadap perjalanan Alby turut disampaikan melalui unggahan Instagram @highscope.bengkulu dan @yosiayodan, yang menilai Alby sebagai representasi generasi muda kreatif, visioner, dan solutif. Pewarta: Man.

Toyota Calya E manual dijual di Bengkulu, Mobil keluarga irit dan siap pakai untuk harian

Mobil keluarga irit dan nyaman ini cocok digunakan untuk kebutuhan harian, Berada dilokasi Kota Bengkulu 16/1/2026

news-raflesia-indonesia, Kota Bengkulu – Toyota Calya tipe E manual ditawarkan untuk masyarakat Bengkulu dan sekitarnya. Mobil keluarga irit dan nyaman ini cocok digunakan untuk kebutuhan harian maupun perjalanan antar kabupaten di Provinsi Bengkulu.

Kondisi kendaraan masih fresh, terawat, dan siap pakai. Interior dan eksterior dalam keadaan baik, mesin normal, serta nyaman digunakan untuk keluarga maupun usaha.

Keunggulan lainnya, pajak kendaraan masih hidup, sehingga pembeli tidak perlu repot mengurus administrasi tambahan. Unit bisa dicek langsung untuk memastikan kondisi sesuai harapan.

Bagi peminat dari kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu, dapat langsung menghubungi WhatsApp 085268275173. Lokasi mobil berada di Kota Bengkulu, dan calon pembeli dipersilakan datang untuk melihat unit secara langsung. Pewarta: Man

Pemulihan Akses Warga, Brimob Jambi Bangun Jembatan Darurat Antar Desa Kampung Tengah Timur dan Padang Landua

Sumatera Barat – Satbrimob Polda Jambi turut ambil bagian dalam misi kemanusiaan Polri untuk membantu masyarakat terdampak bencana alam di wilayah hukum Polda Sumatera Barat. Melalui personel Batalyon A Pelopor, Brimob Polda Jambi melaksanakan pembangunan jembatan darurat yang menghubungkan Desa Kampung Tengah Timur dengan Desa Padang Landua, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Kegiatan kemanusiaan ini dimulai pada Kamis (15/1/2026), dengan melibatkan 24 personel.

Dalam kegiatan tersebut, personel Brimob bergotong royong mengangkut kayu serta material dasar untuk membangun jembatan darurat. Jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat setempat karena menjadi akses utama penghubung antar desa yang sempat terputus akibat bencana.

Pembangunan jembatan darurat ini bertujuan untuk memulihkan kembali mobilitas warga, memperlancar distribusi kebutuhan pokok, serta mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat yang terdampak.

Selama proses pengerjaan, personel dilengkapi dengan perlengkapan SAR, dukungan logistik, serta kendaraan operasional guna memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, personel melaksanakan konsolidasi dan kembali ke posko masing-masing.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat yang sedang membutuhkan bantuan.

“Pembangunan jembatan darurat oleh Satbrimob Polda Jambi ini adalah bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir membantu masyarakat terdampak bencana. Akses transportasi yang kembali terbuka akan sangat membantu pemulihan aktivitas warga sehari-hari,” ujar Kombes Pol Erdi.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa Polri akan terus mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada untuk mendukung percepatan pemulihan pascabencana.

“Polri tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tetapi juga aktif dalam kegiatan kemanusiaan. Kami berharap langkah-langkah seperti ini dapat meringankan beban masyarakat dan mempercepat bangkitnya kondisi daerah yang terdampak,” tambahnya.

Secara keseluruhan, kegiatan pembangunan jembatan darurat tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran Satbrimob Polda Jambi di Kabupaten Agam menjadi bukti nyata sinergi dan kepedulian Polri dalam mendukung pemulihan wilayah Sumatera Barat pascabencana, rilis.

error: Content is protected !!