banner 1000x350

Redaksi

854 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Tembus medan sulit, Polres Aceh Tengah distribusikan sembako dan sling baja ke kemukiman Jamat

news-raflesia-indonesia, Takengon – Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., bersama personel Polres Aceh Tengah dan BKO Brimob Polda Aceh mendistribusikan bantuan logistik bagi warga terdampak bencana alam ke desa-desa terisolir di Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, Minggu (4/1/2026).

Pendistribusian bantuan dilakukan dengan menggunakan sepeda motor R2 trail mengingat kondisi medan yang sulit akibat banjir bandang dan tanah longsor.

Bantuan berupa puluhan paket sembako serta perlengkapan alat tulis disalurkan untuk lima desa terdampak di Kemukiman Jamat, Kecamatan Linge.

Selain bantuan sembako, Kapolres Aceh Tengah juga mengawal pendistribusian bantuan berupa sling kawat baja sepanjang 1.000 meter (dua gulung) dari BPBD Aceh Tengah.

Bantuan sling tersebut diangkut menggunakan truk dinas Polres Aceh Tengah dan diperuntukkan sebagai akses penyeberangan sementara bagi masyarakat, mengingat terputusnya jalan dan jembatan penghubung menuju lima desa terisolir di wilayah Kemukiman Jamat.

Penyerahan bantuan dilaksanakan di pinggiran Sungai Kali Ili, Desa Owaq, yang berbatasan langsung dengan Kemukiman Jamat Desa Linge. Bantuan diserahkan langsung oleh Kapolres Aceh Tengah kepada Mukim Kemukiman Jamat, Ilyas, disaksikan oleh Hamdan selaku Reje Kute Reje, Sejahtera Reje Payung, serta Sertalia.

Selanjutnya, bantuan logistik dan sling kawat baja tersebut akan diseberangkan ke desa-desa terisolir melalui akses sling penyeberangan, disana personel Polsek Linge bersama BKO Brimob siaga di lokasi membantu masyarakat membuat jembatan trapung penyeberangan.

Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pendistribusian bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Polri untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat di daerah terisolir tetap terpenuhi.

“Bantuan logistik ini kami upayakan menjangkau daerah-daerah terisolir agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Mukim Kemukiman Jamat Ilyas, didampingi Reje Sejahtera dan Hamdan, menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Polres Aceh Tengah dan jajaran. rls

Polri Tegaskan Komitmen pemulihan pascabencana, SMA Negeri 1 Peusangan siap untuk kegiatan belajar mengajar

news-raflesia-indonesia, Bireuen – Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Polres Bireuen kembali menunjukkan komitmennya dalam percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana banjir. Sejumlah personel Polres Bireuen mulai melaksanakan kegiatan gotong royong (korve) pembersihan lingkungan di UPTD SMA Negeri 1 Peusangan, Desa Blang Asan, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, pada Senin(29/12/2026).

Sekolah tersebut merupakan salah satu fasilitas pendidikan yang terdampak banjir akibat tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir. Pasca surutnya air, sisa lumpur dan material banjir masih mengendap di sejumlah titik lingkungan sekolah sehingga membutuhkan penanganan cepat agar aktivitas belajar mengajar dapat kembali berjalan normal.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polres Bireuen secara bersama-sama membersihkan halaman sekolah, saluran air, serta area sekitar ruang belajar. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan sekaligus memastikan sarana dan prasarana sekolah kembali layak dan aman digunakan.
Selain melaksanakan pembersihan, personel Polres Bireuen juga berkoordinasi dengan pihak sekolah dan masyarakat setempat dalam rangka mempercepat pemulihan pascabencana. Petugas turut menyampaikan imbauan kepada warga agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan, khususnya apabila intensitas hujan kembali meningkat.
Kegiatan gotong royong ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan personel Polres Bireuen, antara lain Kasat Resnarkoba Polres Bireuen, Kasi Humas Polres Bireuen, Kasubag Faskon Bag Log Polres Bireuen, Paur Subbag Watpers Bag SDM Polres Bireuen, serta didukung partisipasi aktif masyarakat sekitar.

Melalui kegiatan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam pemulihan pascabencana. Dengan selesainya pembersihan lingkungan sekolah, UPTD SMA Negeri 1 Peusangan diharapkan dapat segera digunakan kembali untuk mendukung kelancaran kegiatan belajar mengajar para siswa pada hari Senin(05/01/2026). rls

Komitmen pemulihan pascabencana, Polri pastikan SMPN 2 Langsa siap digunakan kembali

news-raflesia-indonesia, Langsa – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menegaskan komitmennya dalam pemulihan pascabencana alam, khususnya pada sektor pendidikan. Melalui aksi kemanusiaan, personel Polres Langsa bersama Dewan Guru SMP Negeri 2 Langsa melaksanakan kegiatan bakti sosial pembersihan lingkungan sekolah yang terdampak banjir di Kota Langsa, Provinsi Aceh.

Banjir akibat curah hujan ekstrem yang terjadi pada 26–27 November 2025 mengakibatkan genangan air dan lumpur di sejumlah wilayah, termasuk halaman serta ruang-ruang belajar SMP Negeri 2 Langsa. Meski banjir telah surut, sisa lumpur yang menutupi area sekolah berpotensi menghambat proses belajar mengajar.
Sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat terhadap kondisi tersebut, pada Senin (29/12/2025) personel Polres Langsa turun langsung ke lokasi memulai pembersihan. Dengan peralatan sederhana seperti cangkul, sekop, dan kereta dorong, personel Polri bersama para guru bergotong royong membersihkan lumpur di halaman dan ruang kelas agar sarana pendidikan dapat segera difungsikan kembali.

Kegiatan aksi kemanusiaan ini mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Kepala SMP Negeri 2 Langsa, Abdul Muthalib, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian Polri pada hari minggu(04/01/2026).
“Saya mengucapkan terima kasih, Polri untuk masyarakat, khususnya personel Polres Langsa yang pada hari ini sudah bersedia hadir membantu bergotong royong membersihkan lumpur pasca bencana banjir bandang di halaman dan ruang-ruang belajar SMP Negeri 2,” ujarnya.

Ia menambahkan, bantuan tersebut sangat berarti bagi keberlangsungan pendidikan para siswa.
“Insyaallah dengan adanya bantuan dari Polri, anak bangsa di SMP Negeri 2 Langsa siap untuk belajar kembali pada tanggal 5 Januari 2026. Terima kasih Polri, khususnya Polres Langsa,” lanjutnya.

Sementara itu, Kapolres Langsa AKBP Mughi Prasetyo Habrianto, S.I.K., melalui Kasat Binmas Polres Langsa AKP Budi menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari kesiapsiagaan dan kepedulian Polri dalam penanganan pascabencana, sekaligus wujud nyata dukungan terhadap dunia pendidikan.

Polres Langsa, lanjutnya, akan terus bersinergi dengan instansi terkait dan masyarakat dalam upaya penanggulangan bencana serta pemulihan pascabencana, sehingga fasilitas dan sarana pendidikan dapat segera digunakan kembali dan proses belajar mengajar berjalan normal. rilis

Pelayanan berkelanjutan Polri, Pemulihan pascabencana Padang Pariaman fokus kebutuhan warga

news-raflesia-indonesia, Padang Pariaman – Polri terus menunjukkan kehadirannya di tengah masyarakat terdampak bencana alam di Kabupaten Padang Pariaman. Pada masa transisi pemulihan, Minggu, 4 Januari 2026, jajaran Polres Padang Pariaman melaksanakan kegiatan harian terpadu sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana, dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar, pemulihan akses wilayah, serta penyediaan air bersih bagi warga.

Dalam kegiatan tersebut, Polri mengerahkan personel gabungan yang terdiri dari personel Polres Padang Pariaman, Sat Brimobda Lampung BKO Polres Padang Pariaman, BKO Korpolairud, serta BKO K9 Baharkam Polri. Seluruh personel bekerja secara terkoordinasi di sejumlah nagari terdampak untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan meski dalam kondisi pascabencana.

Pada sektor logistik, Polri mengoperasikan dua unit Randurlap (kendaraan dapur lapangan). Randurlap pertama ditempatkan di Nagari Kasang, dan Randurlap kedua di Nagari Kataping, Kabupaten Padang Pariaman. Kegiatan Randurlap ini didukung penuh oleh personel Sat Brimobda Lampung yang melaksanakan BKO, dengan tugas menyiapkan serta mendistribusikan makanan siap saji bagi masyarakat terdampak, sehingga kebutuhan konsumsi harian warga dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

Selain pemenuhan logistik, Polri juga memprioritaskan pemulihan akses dan konektivitas wilayah. Di Korong Maranci, Nagari Seulayat, Kecamatan Ulakan Tapakis, personel gabungan dari Polres Padang Pariaman, BKO Korpolairud, dan BKO K9 Baharkam Polri melaksanakan pembangunan satu unit jembatan darurat. Jembatan ini menjadi akses vital bagi masyarakat untuk kembali beraktivitas serta memperlancar mobilisasi bantuan dan pelayanan ke wilayah yang sebelumnya terputus akibat bencana.

Upaya besar lainnya difokuskan pada pemenuhan kebutuhan air bersih melalui pembuatan sumur bor dan pemasangan toren/tandon air di 31 titik lokasi yang tersebar di berbagai nagari. Hingga saat ini, sejumlah titik telah selesai terpasang dan berfungsi, antara lain di Nagari Sungai Buluh Utara (Toren No. 45), Nagari Kampung Galapuang (Toren No. 156), serta Sintuk Korong Toboh Baru (Toren No. 165 dan 166). Sementara itu, puluhan lokasi lainnya telah melalui tahap penentuan titik sumur bor, koordinasi dengan wali nagari dan wali korong, serta menunggu pengerjaan teknis lanjutan, dengan total alokasi puluhan unit toren/tandon air bernomor hingga No. 170.

Pembangunan sarana air bersih ini menjangkau nagari-nagari terdampak seperti Kapalo Koto, Balah Aie Utara, Lareh Nan Panjang Selatan, Manggopoh Palak Gadang, Pasia Laweh, Bala Hilir, Padang Kandang Pulau Air, Pauh Kambar, Seulayat, Sandi Ulakan, Kasang, Padang Kunik, Bisati, Balah Aie, Sungai Buluh Timur, Sungai Buluh Selatan, Buayan Lubuk Alung, Sungai Buluh Barat, Sungai Buluh, Sunua Barat, Padang Bintungan, Tapakis, Guguak, Sei Abang, Sintuk, Balah Aie Timur, hingga kawasan hunian sementara (huntara). Setiap lokasi berada di bawah pengawasan perwira penanggung jawab guna memastikan pengerjaan tepat sasaran dan segera dapat dimanfaatkan masyarakat.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa seluruh kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri untuk terus melayani masyarakat di lokasi bencana.

“Polri hadir untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan dasar meskipun berada dalam situasi pascabencana. Mulai dari dapur lapangan, pembangunan jembatan darurat, hingga penyediaan air bersih, seluruhnya dilakukan secara bertahap dan terukur agar pemulihan dapat segera dirasakan oleh warga,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo.

Ia menambahkan, Polri akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat setempat agar setiap tahapan pemulihan berjalan efektif, transparan, dan terus mengabarkan kepada masyarakat.

Sementara itu, Kapolres Padang Pariaman AKBP Ahmad Faisol Amir, S.I.K., M.Si., memastikan bahwa jajaran di lapangan akan terus bekerja hingga kondisi masyarakat benar-benar pulih dan aktivitas sosial ekonomi warga dapat kembali berjalan secara normal. rls

Jembatan darurat Brimob pulihkan akses 3.000 warga di Batang Anai Padang Pariaman

Personel Satuan Brimob Polda Sumatera Barat membangun jembatan darurat yang menghubungkan Nagari Kataping dengan Nagari Sungai Buluah, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman

news-raflesia-indonesia, Padang Pariaman – Personel Satuan Brimob Polda Sumatera Barat membangun jembatan darurat yang menghubungkan Nagari Kataping dengan Nagari Sungai Buluah, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman. Pembangunan tersebut dilakukan untuk memulihkan akses transportasi warga yang terputus akibat kondisi darurat.

 

Kegiatan pembangunan jembatan darurat ini dilaksanakan pada Minggu (4/1/2026) oleh 27 personel Sat Brimob Polda Sumbar di bawah pimpinan IPDA Arumzein Laut selaku Paurlat Subbag Lat Sat Brimobda Sumbar.

 

Jembatan darurat tersebut difungsikan sebagai jalur transportasi sementara sekaligus akses evakuasi bagi masyarakat sekitar. Keberadaan jembatan ini dinilai sangat vital karena menjadi satu-satunya penghubung antar nagari yang digunakan oleh sekitar 3.000 warga untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari kegiatan ekonomi, pendidikan, hingga layanan kesehatan.

 

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago mengatakan bahwa pembangunan jembatan darurat tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri dalam membantu masyarakat terdampak kondisi darurat.
“Pembangunan jembatan darurat ini merupakan langkah cepat Polri untuk memulihkan akses masyarakat yang terputus. Kehadiran personel Brimob di lapangan diharapkan dapat membantu memperlancar aktivitas warga sekaligus menjamin keselamatan mereka,” ujar Kombes Pol Erdi.

 

Ia menambahkan, Polri terus mendorong jajaran di daerah untuk bersinergi dengan pemerintah setempat dan masyarakat dalam penanganan situasi darurat, khususnya yang berdampak langsung terhadap mobilitas dan keselamatan warga.

 

Dalam pelaksanaannya, personel Sat Brimob Polda Sumbar bekerja dengan penuh dedikasi, mengedepankan profesionalisme serta semangat kemanusiaan demi mempercepat pemulihan akses bagi masyarakat terdampak. rilis Berita Polda Bengkulu

Sungai Batang Surantiah meluap, Tim Korpolairud evakuasi ratusan warga Padang Pariaman

news-raflesia-indonesia, Padang Pariaman – Banjir susulan melanda Korong Suranti, Nagari Sikabu, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Jumat (2/1/2025). Peristiwa tersebut dipicu hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah itu sejak Kamis malam hingga Jumat siang, menyebabkan Sungai Batang Surantiah meluap dan merendam permukiman warga.

Akibat banjir tersebut, sekitar 250 warga dilaporkan terjebak karena genangan air merendam rumah-rumah penduduk serta memutus akses jalan utama. Ketinggian air bervariasi, mulai dari setinggi selutut hingga mencapai dada orang dewasa di sejumlah titik, sehingga warga kesulitan melakukan evakuasi secara mandiri.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Korpolairud Baharkam Polri langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi warga terdampak. Proses evakuasi difokuskan pada wilayah dengan genangan terparah dan memprioritaskan keselamatan kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, dan perempuan.

Kegiatan evakuasi dipimpin oleh Katim Rescue Korpolairud Baharkam Polri AKBP Ferry Setiawan, S.T., M.M., dengan mengerahkan personel serta sarana pendukung guna menjangkau kawasan yang terisolasi akibat luapan air.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago mengatakan, kehadiran Polri dalam penanganan bencana merupakan bentuk respons cepat untuk melindungi dan membantu masyarakat.
“Begitu menerima laporan adanya banjir susulan dan warga yang terjebak, Tim Rescue Korpolairud segera bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan bencana,” kata Erdi.

Ia menambahkan, Polri terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait untuk memastikan proses evakuasi berjalan aman dan memantau perkembangan situasi di lapangan, mengingat curah hujan di wilayah tersebut masih berpotensi tinggi.

Hingga Jumat sore, Tim Rescue Korpolairud Baharkam Polri masih bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan bertambahnya wilayah terdampak dan memastikan seluruh warga dapat dievakuasi dengan aman. rls polda Bengkulu

error: Content is protected !!