banner 1000x350

Redaksi

854 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Internal Fight Event 2025 digelar di Kota Bengkulu, BPD HIPMI dorong lahirnya Fighter MMA baru

Internal Fight Event 2025 digelar pada Sabtu, 27 Desember 2025, di aula kawasan Stadion Kota Bengkulu, OKK BPD HIPMI Bengkulu Siggih Triwibowo, S.H., C.L.A.,, Ketua Bidang IX BPD HIPMI, Dwi ressy, Head Coach MMA Dedi Hermansyah, dan Pemenang dalam event

News-raflesia-indonesia, Kota Bengkulu – Internal Fight Event 2025 digelar pada Sabtu, 27 Desember 2025, di aula kawasan Stadion Kota Bengkulu. Kegiatan ini diselenggarakan oleh infight Camp Bengkulu kolaborasi dengan BPD HIPMI Bengkulu sebagai ajang pertandingan internal antar anggota, dengan tujuan membina dan mempersiapkan fighter agar ke depan mampu mengikuti event atau kejuaraan dengan level yang lebih tinggi.

Acara ini diikuti puluhan fighter dari kalangan internal, khususnya para petarung pemula. Dalam satu hari pelaksanaan, panitia menggelar 10 pertandingan sebagai sarana uji kemampuan, mental bertanding, dan sportivitas. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak serta dihadiri UPTD perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Bengkulu.

Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ketua Umum wusuh Bengkulu Dedi Hermansyah, Kepala Dinas Perikanan Provinsi Bengkulu Syafriyandi, serta role model MMA Provinsi Bengkulu Duo Deni, Ketua Bidang IX BPD HIPMI, Dwi ressy serta Kehadiran para tokoh ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pembinaan atlet bela diri campuran di Provinsi Bengkulu.

Dalam sambutan pembukaan, OKK BPD HIPMI Bengkulu Siggih Triwibowo, S.H., C.L.A., mewakili Ketua Katua Umum BPD Hipmi Bengkulu, menyampaikan pesan dari Yosia Yodan bahwa pertarungan tertinggi dalam olahraga adalah sportivitas. Ia juga menuturkan kisah perjalanan petinju dunia Manny Pacquiao yang tumbuh dari kemiskinan dan kesulitan hidup hingga menjadi petarung hebat, sebagai motivasi agar para fighter terus berjuang, bertumbuh, dan berani bertanding.

Sementara itu, Head Coach MMA Dedi Armansyah menjelaskan bahwa internal fight ini masih terbatas untuk anggota sendiri sebagai tahap pembelajaran. Sebanyak 20 peserta ambil bagian dalam pertandingan, dan ke depan pihaknya berharap dapat menggelar event yang lebih besar hingga tingkat nasional. Ia juga mengapresiasi dukungan BPD HIPMI Bengkulu serta berharap kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan semangat bertanding, sportivitas, dan menjadi wadah positif bagi generasi muda dalam menyalurkan minat olahraga menjadi prestasi.

Polri salurkan bantuan dan kerahkan alat berat untuk percepat pemulihan banjir di Aceh Utara

news-raflesia-indonesia, – Polri bergerak cepat menindaklanjuti dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Utara. Atas arahan langsung Kapolri, jajaran Polri turun langsung ke lapangan untuk mengecek kondisi terdampak dan memastikan kebutuhan mendesak masyarakat segera terpenuhi.

 

Dalam kunjungan on the spot bersama Kapolda Aceh, Bupati Aceh Utara, dan Kapolres Aceh Utara, Polri memutuskan mendistribusikan berbagai bantuan logistik, alat berat, hingga dukungan operasional kepolisian di wilayah terdampak paling parah, terutama Kecamatan Langkahan.

 

“Sesuai arahan dan perintah Bapak Kapolri, kami diperintahkan untuk langsung ngecek di lapangan. Dari evaluasi satu bulan ini, ada beberapa kebutuhan yang harus segera kami tindak lanjuti,” ujar perwakilan Polri saat memberikan keterangan kepada media, Sabtu (27/12).

 

Sebagai langkah awal, Polri menyalurkan paket sembako yang didistribusikan langsung oleh Bhabinkamtibmas ke masyarakat terdampak. Selain itu, tujuh unit alat berat, terdiri dari ekskavator besar, ekskavator kecil, serta dump truck, dikerahkan untuk membuka akses jalan yang terputus akibat banjir.

 

“Fokus kita hari ini di Kecamatan Langkahan yang kondisinya cukup berat. Akses jalan dan jembatan menjadi prioritas utama karena itu kunci percepatan pemulihan,” tegasnya.

 

Tak hanya itu, Polri juga menyiapkan bantuan air bersih untuk wilayah yang masih kesulitan akses air, sembari mendorong pembangunan air bor di beberapa titik. Kebutuhan sarana ibadah seperti seperangkat alat salat dan karpet musala turut disiapkan untuk masyarakat terdampak.

 

Di sektor kesehatan, hasil koordinasi dengan pemerintah daerah menunjukkan sejumlah puskesmas mengalami kerusakan berat. Menindaklanjuti hal tersebut, Polri telah berkoordinasi dengan pusat untuk pengiriman bantuan medis.

 

“Hari ini Jakarta sudah menyiapkan 60 koli berisi obat-obatan, alat kesehatan, dan kebutuhan medis lainnya, dan langsung kita kirim,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Polsek Langkahan dilaporkan mengalami kerusakan parah dan tidak dapat digunakan sama sekali. Untuk mendukung operasional anggota, Polri menyiapkan perlengkapan kantor, kendaraan dinas, hingga tenda pengungsian.

 

“Untuk kendaraan roda dua, sudah tidak bisa dipakai sama sekali. Kita datangkan 20 unit motor trail dari Medan, ditambah dua mobil double cabin untuk mendukung tugas anggota di lapangan,” jelasnya.

 

Selain itu, sebanyak 30 tenda besar juga disiapkan untuk menunjang kebutuhan pengungsi. Hingga akhir Desember, Polri berkomitmen memenuhi seluruh kebutuhan mendesak hasil evaluasi, termasuk persiapan menghadapi bulan suci Ramadan.

 

Polri juga mencatat adanya dua waduk yang jebol serta sejumlah jembatan putus akibat banjir. Untuk itu, pembangunan jembatan kecil dengan kapasitas di bawah satu ton akan segera dilakukan guna membuka kembali akses masyarakat.

 

“Yang paling dibutuhkan sekarang adalah akses jalan dan jembatan. Kalau akses terbuka, pemulihan bisa lebih cepat,” katanya.

 

Dalam rangka memperkuat pengamanan dan bantuan kemanusiaan, Polri juga mengerahkan tambahan 190 personel Brimob, masing-masing 100 personel di Aceh Utara dan 90 personel di Lhokseumawe, lengkap dengan peralatan pendukung.

 

Selain Aceh Utara, Polri juga menaruh perhatian serius terhadap kondisi Aceh Tamiang yang turut terdampak cukup parah, termasuk fasilitas Polres dan asrama anggota.

 

“Untuk Aceh Tamiang, kebutuhan dasar anggota sudah hampir tidak ada. Kita kirim alat tidur, kelambu, selimut, hingga 450 unit magic jar dan 450 kompor gas,” ujarnya.

 

Polri menegaskan akan terus melakukan evaluasi dan pendampingan hingga seluruh operasional kepolisian berjalan normal dan beban masyarakat terdampak dapat teringankan. Rls

 

“Komitmen Polri jelas, sesuai perintah Bapak Kapolri, kami harus hadir di tengah masyarakat dan memastikan penanganan berjalan maksimal,” pungkasnya.

Bareskrim Polri pulangkan 9 pekerja migran korban TPPO dari Kamboja

news-raflesia-indonesia, Jakarta — Bareskrim Polri melalui Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) berhasil memulangkan sembilan pekerja migran Indonesia yang menjadi korban dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dari Kamboja. Para korban tiba di Tanah Air pada Jumat, 26 Desember 2025, setelah melalui proses penyelidikan dan koordinasi lintas negara.

Pemulangan tersebut merupakan hasil kerja Desk Ketenagakerjaan Dittipidter Bareskrim Polri yang berkolaborasi dengan Kementerian Luar Negeri RI, KBRI Phnom Penh, otoritas imigrasi Kamboja, serta BP2MI. Kesembilan korban sebelumnya diduga direkrut secara ilegal dan dipaksa bekerja sebagai admin judi online atau scammer, disertai kekerasan fisik dan psikis.

Kabareskrim Polri Komjen Pol Syahardiantono menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi warganya, khususnya pekerja migran Indonesia yang rentan menjadi korban kejahatan lintas negara.

“Polri berkomitmen untuk memberikan perlindungan maksimal kepada warga negara Indonesia, termasuk pekerja migran. Kasus ini menjadi perhatian serius karena para korban direkrut dengan iming-iming gaji besar, namun justru dieksploitasi dan mengalami kekerasan,” ujar Komjen Pol Syahardiantono dalam konferensi pers di Lobby Bareskrim Polri, Jum’at (26/12).

Berdasarkan hasil penyelidikan, para korban berasal dari berbagai daerah, di antaranya Jawa Barat, Jakarta, Sumatera Utara, Sulawesi Utara, Lampung, dan Riau. Mereka diketahui bekerja di sejumlah lokasi di Kamboja, seperti Poipet, Bavet, Chrey Thrum, dan Sihanoukville. Bahkan, salah satu korban perempuan diketahui dalam kondisi hamil enam bulan saat berhasil diselamatkan.

Komjen Pol Syahardiantono menambahkan, keselamatan korban menjadi prioritas utama selama proses penyelidikan di Kamboja, mulai dari penyediaan tempat tinggal, kebutuhan logistik, hingga pendampingan kesehatan.

“Alhamdulillah seluruh korban berhasil dipulangkan dalam keadaan selamat. Selama di Kamboja, tim kami memastikan kebutuhan dasar dan keamanan para korban terpenuhi, termasuk perawatan medis bagi korban yang membutuhkan perhatian khusus,” jelasnya.

Dalam perkara ini, penyidik mengantongi sejumlah nama terduga perekrut, tim leader, hingga bos perusahaan scam di Kamboja. Modus yang digunakan para pelaku umumnya berupa tawaran pekerjaan sebagai operator komputer dengan gaji tinggi, sementara seluruh dokumen perjalanan diurus oleh perekrut untuk meyakinkan korban.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 4 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan TPPO dan/atau Pasal 81 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.

“Kami akan meningkatkan proses ke tahap penyidikan dan memburu seluruh pihak yang terlibat, baik perekrut di dalam negeri maupun jaringan di luar negeri. Penegakan hukum akan dilakukan secara tegas, proporsional, dan berkeadilan,” tegas Kabareskrim.

Polri juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran kerja ke luar negeri dengan janji gaji besar tanpa prosedur resmi. Sinergi antarinstansi diharapkan mampu mencegah terulangnya kasus serupa dan memberikan perlindungan optimal bagi pekerja migran Indonesia ke depan.rls

Gladi resik Belungguk Point jadi magnet warga, UMKM dan ASN siap ramaikan acara

news-raflesia-indonesia, Kota Bengkulu – Gladi resik acara Belungguk Point dilaksanakan di jantung Kota Bengkulu, tepatnya di kawasan Simpang Lima, depan Rumah Sakit Harapan dan Doa, pada malam Jumat (26/12). Kegiatan ini dilakukan sebagai persiapan menjelang acara utama yang akan digelar keesokan harinya. Sejumlah pejabat penting turut hadir dalam kegiatan tersebut, termasuk Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi beserta jajaran pejabat Pemerintah Kota Bengkulu.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menyampaikan bahwa gladi resik ini bertujuan untuk memastikan seluruh persiapan teknis berjalan dengan baik. Ia memperkirakan jumlah pengunjung pada acara puncak nanti akan mencapai 10 hingga 20 ribu orang. “Malam ini gladi resik persiapan untuk pengecekan besok malam. Hari ini luar biasa, perkiraan besok itu 10 sampai 20 ribu pengunjung,” ungkap Dedy Wahyudi.

Lebih lanjut, Dedy Wahyudi menjelaskan bahwa acara Belungguk Point juga menjadi salah satu upaya untuk menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku UMKM. Ia menyebutkan bahwa dari sektor P3K saja sudah terdapat sekitar 5.000 orang, belum termasuk ASN dan masyarakat umum yang penasaran dengan konsep serta tampilan lampu yang disajikan. “Ini merupakan cara menggerakkan ekonomi rakyat, semua ini uang berputar besok itu,” tambahnya.

Meskipun diguyur hujan, pelaksanaan gladi resik tetap berlangsung dengan lancar dan penuh antusias. Terlihat berbagai kalangan masyarakat tetap hadir dan menyaksikan persiapan acara di lokasi yang sama. Wali Kota Bengkulu juga mengingatkan seluruh pihak agar tetap menjaga kebersihan dan kenyamanan kota, sehingga acara besar ini dapat berjalan tertib dan memberikan kesan positif bagi masyarakat maupun pengunjung.

Polri hadir di tengah bencana, Tim SAR pasukan pelopor bantu warga terdampak banjir

news-raflesiaindonesia, Polri melalui Tim SAR Resimen II Pasukan Pelopor BKO Polda Sumatera Barat terus menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana banjir. Pada Jumat, 26 Desember 2025, Tim SAR melaksanakan pencarian dan penanganan korban banjir di sejumlah wilayah terdampak di Sumatera Barat.

Sejumlah kegiatan dilakukan oleh personel di lapangan, antara lain pembersihan rumah warga di Desa Kayu Pasak, Kecamatan Palambayan, Kabupaten Agam, penyisiran wilayah terdampak banjir, pengawalan truk logistik bantuan, serta penyiapan konsumsi lapangan (randurlap) guna mendukung operasional personel selama bertugas.

Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago mengatakan bahwa kehadiran Tim SAR Polri merupakan bentuk tanggung jawab negara dalam memastikan keselamatan dan pemulihan masyarakat pascabencana.

“Polri hadir untuk memberikan bantuan kemanusiaan secara cepat dan terukur. Personel Tim SAR Pasukan Pelopor diterjunkan untuk membantu proses evakuasi, pembersihan, hingga pendistribusian logistik agar kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi,” ujar Kombes Pol Erdi A. Chaniago.

Kombes Pol Erdi A. Chaniago menegaskan bahwa Polri akan terus bersinergi dengan instansi terkait dan pemerintah daerah dalam penanganan bencana.

“Kami memastikan Polri akan selalu hadir memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat bencana seperti yang terjadi di Sumatera Barat,” pungkasnya. rls

Kapolda Bengkulu tinjau sejumlah objek wisata di Kota dan Bengkulu Tengah, Pastikan keamanan libur akhir tahun

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Dalam rangka memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama libur akhir tahun 2025, Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si., melaksanakan kegiatan peninjauan sejumlah objek wisata di Kota Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Tengah, Jumat (26/12/2025) pagi.

Kegiatan peninjauan tersebut dimulai pukul 08.30 WIB dan turut didampingi oleh sejumlah Pejabat Utama Polda Bengkulu, di antaranya Karoops, Dirintelkam, Dirsamapta, Kabidpropam, Kabidhumas, Penata Kebijakan Kapolri TK III Itwasda Polda Bengkulu, Kapolresta Bengkulu, Kapolres Bengkulu Tengah, serta Wadir Pamobvit Polda Bengkulu.

Adapun rangkaian peninjauan diawali dari Pos Pengamanan Pantai Zakat Kota Bengkulu, dilanjutkan ke Taman Wisata Wahana Surya di Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah. Selanjutnya Kapolda Bengkulu meninjau objek wisata Pantai Sungai Suci, kemudian Wahana Tirta Amerta Waterpark yang berada di Kelurahan Beringin Raya, Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolda Bengkulu mengecek langsung kesiapan personel pengamanan, sarana prasarana pendukung, serta pengaturan arus lalu lintas di sekitar kawasan wisata yang berpotensi mengalami peningkatan kunjungan masyarakat.

Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para wisatawan yang memanfaatkan momentum libur akhir tahun.

“Kami ingin memastikan seluruh objek wisata dalam kondisi aman, personel siap siaga, serta pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal. Keselamatan pengunjung menjadi prioritas utama,” ujar Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si. .

Ia juga menegaskan kepada seluruh personel agar tetap humanis namun tegas dalam menjalankan tugas, serta sigap mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas maupun kemacetan arus lalu lintas di kawasan wisata. Polri berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik demi terciptanya libur akhir tahun yang aman dan berkesan bagi masyarakat Provinsi Bengkulu. rls

error: Content is protected !!