banner 1000x350

Redaksi

854 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Kru Helikopter Polri dampingi warga di tengah bencana, Anak-Anak Aceh Tamiang Jadi sumber semangat

Foto: istimewa

news-raflesia-indonesia, Aceh Tamiang — Dua helikopter Polri, masing-masing AW 169/P3308 dengan crew AKBP Bima Helpin, Kompol Hotman, Aipda Sugiyanto, dan Bripka Joko Edi serta Dauphin AS365/P3302 yang diawaki AKP Wiwit, Iptu Abdiel, Brigpol Ageng, dan Briptu Berlian, siang itu mendarat di Lapangan Bima Patra, Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang. Kedua heli tersebut ditugaskan untuk mengantarkan bantuan ke wilayah terdampak bencana.

Usai melaksanakan tugasnya, helikopter Polri Udara standby di lokasi untuk misi berikutnya. Sambil menunggu, para personel menyempatkan diri berinteraksi dengan warga selama kurang lebih dua jam. Mereka mendengar keluhan masyarakat, berbincang ringan, dan menyerap situasi lapangan yang masih dirundung suasana darurat.

Beberapa kru bahkan memilih duduk bersama anak-anak setempat. Mereka bercanda, bermain tebak-tebakan, dan membuat anak-anak itu tertawa lebih keras—suasana yang sejenak menghapus ketakutan di tengah bencana. Di antara tenda darurat dan aktivitas penanganan, momen kebersamaan itu menjadi pengingat bahwa tugas kemanusiaan tidak hanya soal logistik dan evakuasi, tetapi juga menghadirkan rasa aman bagi warga.

Kadang, tugas kemanusiaan tidak selalu diwujudkan dalam kerja berat atau menembus cuaca buruk. Ia bisa sesederhana mengulurkan tangan, mengacak rambut seorang anak, dan membuat mereka percaya bahwa masih ada masa depan yang dapat mereka tertawakan. Bagi para polisi udara, senyum polos itu justru menjadi energi tambahan untuk kembali terbang menjalankan misi berikutnya.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, menegaskan bahwa sentuhan kemanusiaan seperti ini merupakan bagian penting dari operasi Polri. “Para personel bukan hanya hadir untuk menjalankan tugas teknis, tetapi juga untuk menghadirkan rasa tenang di tengah masyarakat. Interaksi sederhana antara kru helikopter dan anak-anak itu menunjukkan bahwa Polri berupaya hadir secara menyeluruh—melindungi, menenangkan, dan menguatkan,” ujarnya(7/12).

Di tengah upaya pemulihan Aceh Tamiang, tawa anak-anak hari itu menjadi simbol harapan—sekaligus pengingat bahwa setiap langkah kecil berarti besar bagi mereka yang terdampak bencana. rls

Warga Gading Cempaka–Singaran Pati Padati Reses Nuzuludin, Infrastruktur Jadi Sorotan.

Nuzuludin, SE, menggelar reses Masa Sidang III Tahun 2025 di Daerah Pemilihan II yang meliputi Kecamatan Gading Cempaka dan Singaran Pati pada 6 Desember 2025.

News-raflesia-indonesia, Kota Bengkulu  |  Anggota DPRD Kota Bengkulu dari Fraksi Gerindra, Nuzuludin, SE, menggelar reses Masa Sidang III Tahun 2025 di Daerah Pemilihan II yang meliputi Kecamatan Gading Cempaka dan Singaran Pati pada 6 Desember 2025. Kegiatan ini dimaksudkan sebagai ruang dialog langsung antara masyarakat dan wakil rakyat.

Pada kesempatan tersebut, Nuzuludin kembali menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat, terutama terkait kebutuhan dasar seperti sarana pertanian dan infrastruktur pendukung. Ia menyampaikan bahwa pemerintah dan DPRD telah menyiapkan anggaran untuk pembangunan jalan usaha tani yang ditargetkan selesai pada 2026.

Nuzuludin, SE, menggelar reses Masa Sidang III Tahun 2025 di Daerah Pemilihan II yang meliputi Kecamatan Gading Cempaka dan Singaran Pati pada 6 Desember 2025.

Menurutnya, mayoritas warga di wilayah tersebut berprofesi sebagai petani, sehingga fasilitas pendukung sektor pertanian harus menjadi perhatian utama. Ia memastikan bahwa program pembangunan jalan usaha tani sudah direncanakan dan segera direalisasikan.

Reses ini turut dihadiri Camat Singaran Pati, Anggota DPRD Kota Bengkulu Sudisman, serta para lurah di wilayah tersebut. Kehadiran unsur pemerintahan diharapkan memperkuat koordinasi dalam menuntaskan persoalan yang disampaikan masyarakat.

Selain urusan pertanian, banyak warga menyampaikan keluhan mengenai kondisi infrastruktur lingkungan, terutama saluran drainase yang masih tersumbat di sejumlah titik. Masalah ini menjadi perhatian mengingat dampaknya terhadap kenyamanan warga.

Menanggapi hal tersebut, Nuzuludin menjelaskan bahwa perbaikan drainase akan dilaksanakan oleh pemerintah, namun peran aktif masyarakat juga sangat dibutuhkan. Ia menekankan pentingnya gotong royong dalam menjaga kebersihan saluran air agar tidak kembali tersumbat.

Ia juga memberikan klarifikasi mengenai lambatnya pelaksanaan beberapa proyek pembangunan. Sebagian proyek, menurutnya, berada di bawah kewenangan pemerintah pusat sehingga membutuhkan koordinasi lintas lembaga.

Meski demikian, ia memastikan bahwa DPRD Kota Bengkulu akan tetap mendorong percepatan berbagai proyek, khususnya di wilayah Tanjung Agung yang banyak disorot masyarakat. Ia menegaskan bahwa penyampaian aspirasi telah menjadi bagian dari tugasnya sebagai wakil rakyat.

Persoalan banjir yang kerap melanda Tanjung Agung turut menjadi topik pembahasan dalam reses tersebut. Nuzuludin menilai persoalan ini harus ditangani melalui kerja sama antara pemerintah dan warga.

Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana dengan melakukan tindakan mitigasi sederhana, seperti menyesuaikan elevasi bangunan dan rutin membersihkan lingkungan sekitar. Langkah ini disebut bisa mengurangi risiko banjir.

Di akhir kegiatan, Nuzuludin menyampaikan harapan agar seluruh aspirasi warga dapat ditindaklanjuti melalui proses legislasi. Ia berkomitmen memperjuangkan pemerataan pembangunan demi meningkatnya kesejahteraan masyarakat Kota Bengkulu.

 

 

 

Masalah Jalan dan BPJS Jadi Sorotan Utama dalam Reses Edi Hariyanto

Dalam kegiatan Reses Masa Sidang ke III Tahun 2025, Anggota DPRD Kota Bengkulu Dapil III (Selebar–Kampung Melayu), Edi Hariyanto, S.P., 6 Desember 2025

News-raflesia-indonesia | Bengkulu – Dalam kegiatan Reses Masa Sidang ke III Tahun 2025, Anggota DPRD Kota Bengkulu Dapil III (Selebar–Kampung Melayu), Edi Hariyanto, S.P., MM, menegaskan bahwa persoalan administrasi BPJS tidak boleh menjadi penghambat pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Reses yang berlangsung pada 6 Desember 2025 ini dimanfaatkan sebagai ajang menyerap dan menyalurkan aspirasi warga secara langsung.

“Administrasi itu urusan belakangan. Yang utama adalah keselamatan dan penanganan pasien. Masyarakat harus tetap dilayani terlebih dahulu,” kata Edi Hariyanto saat menyampaikan penegasan terkait pelayanan BPJS.

Dalam kegiatan Reses Masa Sidang ke III Tahun 2025, Anggota DPRD Kota Bengkulu Dapil III (Selebar–Kampung Melayu), Edi Hariyanto, S.P., 6 Desember 2025

Menurut Edi, masih ditemukan warga yang mengalami kendala pelayanan karena status BPJS mandiri yang menunggak. Padahal, sesuai dengan program Pemerintah Kota Bengkulu, masyarakat tetap dapat memanfaatkan BPJS gratis dari pemerintah daerah.

Kegiatan reses tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Warga menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari pelayanan BPJS kesehatan, persoalan infrastruktur, hingga permasalahan lalu lintas dan penerangan jalan.

Reses ini juga dihadiri oleh perwakilan OPD terkait, antara lain Dinas PUPR Kota Bengkulu yang diwakili Yosep Akmal Hariadi, BPJS Kesehatan yang diwakili Riko, serta Dinas Perhubungan Kota Bengkulu yang diwakili Sony. Kehadiran OPD dinilai penting untuk mempercepat tindak lanjut terhadap aspirasi yang disampaikan masyarakat.

Selain isu BPJS, Edi juga menyoroti persoalan badan jalan dan rawannya kecelakaan lalu lintas, khususnya di Jalan Arung Jajar. Menurutnya, jarak putar balik yang terlalu jauh mendorong masyarakat mengambil jalan pintas yang berisiko.

“Kondisi ini harus segera dicarikan solusi melalui koordinasi dengan instansi terkait, karena keselamatan pengguna jalan juga menjadi prioritas,” ujarnya.

Edi menegaskan seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam kegiatan reses ini akan dikawal dan diperjuangkan di DPRD Kota Bengkulu agar dapat direalisasikan sesuai kewenangan masing-masing OPD.

 

Repelita fithri serap aspirasi warga dapil ii, isu sampah dan banjir jadi sorotan utama

Repelita Fithri, S.E., melaksanakan Reses Masa Sidang Ke III Tahun 2025 pada 6 Desember di Dapil II Gading Cempaka–Singaran

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Anggota DPRD Kota Bengkulu dari Fraksi PKB, Repelita Fithri, S.E., melaksanakan Reses Masa Sidang Ke III Tahun 2025 pada 6 desember di Dapil II Gading Cempaka–Singaran Pati.

Kegiatan ini menjadi ruang bagi warga untuk menyampaikan langsung berbagai masalah yang mereka hadapi di lingkungan sekitar.

Dalam dialog tersebut, persoalan sampah muncul sebagai isu utama yang banyak dikeluhkan masyarakat.

Menanggapi hal itu, Repelita menekankan perlunya pengelolaan sampah yang menyeluruh, tidak hanya mengandalkan penambahan lahan atau armada.

Ia mendorong masyarakat untuk berperan langsung melalui pengolahan sampah sederhana seperti pembuatan kompos di tingkat RT dan RW.

Repelita juga menyebut bahwa persoalan teknis tetap membutuhkan dukungan anggaran tambahan, terutama karena armada pengangkut sampah kini sudah berusia tua.

Ia menjelaskan bahwa usulan penambahan anggaran untuk operasional sampah akan dibawa ke pembahasan anggaran berikutnya.

Selain sampah, warga turut menyampaikan keluhan mengenai lampu jalan, kondisi drainase, dan banjir yang rutin terjadi di beberapa titik wilayah.

Repelita menyebut perbaikan drainase sebagai kebutuhan mendesak yang tidak bisa lagi ditunda.

Aspirasi di sektor kesehatan juga menjadi perhatian dalam reses tersebut, terutama menyangkut pelayanan dan fasilitas untuk masyarakat.

Ia berharap pada 2026 sektor kesehatan dapat memperoleh porsi anggaran yang lebih besar dan lebih merata.

Terkait program normalisasi kawasan banjir, Repelita menyampaikan bahwa wilayah rawan banjir memang sudah sangat mendesak untuk ditangani.

Melalui reses ini, Repelita Fithri menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi warga Dapil II demi perbaikan lingkungan dan infrastruktur Kota Bengkulu.

 

 

Kapolres Pidie Jaya distribusikan bantuan kemanusiaan untuk warga korban banjir

Foto: istimewa

news-raflesia-indonesia, Meureudu — Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu memimpin langsung penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak banjir di wilayah Kabupaten Pidie Jaya, Sabtu, 6 November 2025. Kegiatan ini merupakan wujud nyata “Polres Pidie Jaya Peduli Bencana Banjir Kabupaten Pidie Jaya”, sekaligus komitmen Polri dalam menghadirkan pelayanan humanis bagi warga yang sedang mengalami masa sulit.

Sebelum pelaksanaan pelepasan, Kapolres yang didampingi Wakapolres Kompol Iswahyudi serta Kasi Humas AKP Mahruzar Hariadi terlebih dahulu melakukan pengecekan terhadap seluruh bantuan yang akan disalurkan. Langkah ini memastikan bahwa seluruh paket bantuan dalam kondisi baik, lengkap, dan siap didistribusikan kepada warga terdampak.

Pelepasan tim bantuan dilakukan seusai apel pagi di halaman Mapolres Pidie Jaya. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolres Kompol Iswahyudi, para Kabag, para Kasat, Kasi Humas, para perwira, dan personel Polres Pidie Jaya dari berbagai satuan kerja.

Bantuan kemudian diantarkan menggunakan kendaraan dinas oleh Kabag Ops, Kasat Reskrim, Kasat Samapta, Kasat Lantas, Kasat Binmas, Pamapta, serta personel lainnya ke sejumlah titik lokasi banjir.

Adapun bantuan yang disalurkan meliputi beras, susu, gula, teh, mi instan, telur, popok anak, air mineral, pembalut wanita, serta perlengkapan rumah tangga lainnya. Selain itu, Polres Pidie Jaya juga menyediakan satu ekor sapi dengan berat bersih 200 kilogram untuk disembelih. Daging sapi tersebut selanjutnya dibagikan ke dapur-dapur umum pengungsian sebagai tambahan kebutuhan konsumsi warga yang terdampak.

Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu menegaskan bahwa meskipun bantuan ini tidak besar, namun diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Ini adalah bukti bahwa Polri selalu hadir untuk masyarakat. Semoga bantuan ini dapat dirasakan dan membantu meringankan beban saudara-saudara kita,” ujarnya.

Inisiatif ini sejalan dengan motto Polda Aceh “Meutuah Sabe Tajaga, Aceh Mulia”, yang menempatkan kepedulian, keselamatan, dan kemanusiaan sebagai prioritas utama dalam setiap tindakan kepolisian.

Melalui kegiatan kemanusiaan ini, Polres Pidie Jaya kembali menegaskan komitmennya sebagai institusi yang responsif, peduli, dan selalu berada di tengah masyarakat dalam setiap situasi darurat maupun pemulihan pascabencana. rls

Peti pendingin jenazah bantuan Polda Riau tiba di RSUD Lubuk Basung Agam

Foto: istimewa

news-raflesia-indonesia – Polda Riau mengirimkan bantuan peti pendingin (cool storage) untuk jenazah korban bencana di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Bantuan tersebut telah tiba pagi ini di RSUD Lubuk Pasung, Agam.

Peti jenazah tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakapolda Riau Brigjen Adrianto Jossy Kusumo kepada pihak rumah sakit, Sabtu (6/12/2025). Brigjen Jossy mengatakan bantuan peti jenazah ini merupakan bentuk dukungan Polda Riau untuk mem-back up penuh penanganan bencana di Sumatera Barat.

Kabid Dokkes Polda Riau selaku Kasatgas DVI Posko Ante Mortem, Kombes Wahono Edi, menyampaikan peti pendingin ini bermanfaat untuk penempatan jenazah korban bencana selama proses identifikasi mayat berlangsung. Ia menyampaikan Kabupaten Agam merupakan wilayah yang terdampak bencana paling parah dengan perkiraan jumlah korban paling banyak.

“Sehingga, arahan Kapolda Riau untuk memberikan cool storage. Gunanya untuk apa, dengan korban sebegitu banyak dengan kamar jenazah yang terbatas, kita harus memanage penguasaan jenazah sehingga proses identifikasi berjalan baik,” kata Kombes Wahono.

Cool storage ini sangat diperlukan, mengingat jenazah perlu perhatian khusus, mengingat kondisinya yang mudah mengalami pembusukan. Jenazah yang terpapar udara dengan cepat mengalami pembusukan, sehingga akan lebih sulit untuk dikenali.

Asisten II Sekda Kabupaten Agam, Adrinaldi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan dari Polda Riau tersebut.

“Kita sangat bersyukur dan berterima kasih kedatangan pendingin jenazah ini bisa membantu dalam pekerjaan bapak-bapak dari DVI, sehingga ke depannya,” kata Adrinaldi.

Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Polda Riau dalam upaya penanganan bencana, khususnya di Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

“Kami mewakili Pemerintah Kabupaten Agam mengucapkan terima kasih yang sangat besar kepada Bapak Kapolda dan Wakapolda, umumnya Polda Riau yang membantu full dalam penanganan bencana di Kabupaten Agam ini,” jelasnya.

Ia menambahkan, di tengah kondisi berduka ini, Pemkab Agam merasa bangga karena bantuan mengalir dari mana-mana.

“Memang kita sedang berduka, tetapi kita sangat bangga bahwa kita tidak sendiri. Banyak teman-teman dari pemerintahan kota, TNI, Polri yang membantu kuta, mudah-mudahan dengan bantuan ini bisa mempercepat pemulihan di Kabupaten Agam. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada Polda Riau, salam untuk Bapak Kapolda Riau, mudah-mudahan ini menjadi ladang ibadah,” katanya. rls

error: Content is protected !!