banner 1000x350

Redaksi

855 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Kapolri Hadiri Jalan Santai PWI, Tekankan Pentingnya Sinergi dengan Pers

Foto: istimewa

 

news-raflesia-indonesia,Banten – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara jalan santai Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Kick Off menuju Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Kegiatan ini berlangsung di Alun-Alun Kota Serang, Banten, Minggu, 30 November 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Sigit menekankan pentingnya sinergisitas dan kolaborasi antara Polri dan insan Pers. Di antaranya adalah sama-sama memerangi penyebaran informasi palsu atau hoaks yang merugikan masyarakat luas.

“Kolaborasi dan sinergitas pers dengan stakeholder terkait dengan tetap menjaga independensi. Kita sedang menghadapi era di mana penggunaan teknologi, masyarakat bisa menjadi pembuat berita yang isinya perlu diverifikasi,” kata Sigit.

Sigit memastikan, kehadiran Pers di ruang publik menjadi sangat penting untuk bisa memberikan informasi yang terpercaya. Media, kata Sigit bisa menyampaikan kebenaran dan memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Kita memasuki era post truth belum tentu isinya benar tapi dianggap kebenaran. Pers bisa memberikan masukan agar masyarakat dapat informssi yang benar,” ujar Sigit.

Lebih dalam, Sigit menegaskan bahwa, Polri terus berkomitmen untuk memberikan keamanan kepada seluruh awak media yang melaksanakan tugas. Sehingga semya wartawan dapat mendapatkan rasa aman ketika melakukan peliputan berita.

Di sisi lain, Sigit tak lupa menyampaikan duka cita yang mendalam terhadap bencana alam yang terjadi di Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara.

“Polri, TNI, pemerintah terus mengirimkan bantuan termasuk pakaian, alat komunikasi. Termasuk kami menyiagakan personel dan peralatan untuk evakuasi bencana, mengamankan jalur distribusi. Kami dapat informasi beberapa personel sudah bisa masuk memberikan bantuan logistik,” papar Sigit.

Dalam hal ini, diperlukan sinergisitas dan partisipasi seluruh pihak untuk bergerak membantu masyarakat yang terdampak bencana alam. Polri bersama stakeholder lainnya terus berkomitmen di garis terdepan untuk warga khususnya korban.

Polri Siapkan Perangkat Starlink di Lokasi Bencana, Warga Akhirnya Bisa Terhubung Kembali dengan Keluarga

Foto: istimewa

news-raflesia-indonesia, Aceh – Setelah empat hingga lima hari terputus dari jaringan komunikasi akibat bencana, masyarakat di wilayah terdampak akhirnya dapat kembali menghubungi keluarga mereka. Polri melalui Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi (Div TIK) turun langsung ke lokasi bencana untuk memastikan akses komunikasi darurat dapat dipulihkan secepat mungkin.

Sebagai bagian dari respons cepat tersebut, Mabes Polri telah mengirimkan total 8 perangkat Starlink ke wilayah terdampak bencana dengan rincian yaitu 2 unit di Aceh, 4 unit di Sumatera Utara dan 2 unit di Sumatera Barat.

Salah satu unit di Aceh telah dioperasikan oleh Tim Bid TIK Polda Aceh yang dipimpin Ipda Edi Amran bersama dua personel lainnya di Desa Tingkem, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireun. Mereka memasang dan mengaktifkan akses WiFi Starlink, yang langsung dimanfaatkan warga untuk berkomunikasi dengan keluarga mereka yang sebelumnya tidak dapat dihubungi selama beberapa hari.

“Alhamdulillah, masyarakat sekarang sudah bisa menghubungi keluarganya setelah empat hari tidak ada sinyal. Mereka sangat antusias memanfaatkan akses WiFi yang kita pasang,” ujar Ipda Edi Amran dari lokasi bencana.

Kehadiran layanan komunikasi ini disambut haru dan rasa syukur oleh para pengungsi. Salah satu warga Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, menyampaikan langsung testimoninya:

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih kepada pihak Polri yang sudah menyediakan WiFi kepada kami warga Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen Aceh yang sedang mengungsi. Saya bisa menelpon seluruh keluarga saya yang beberapa hari tidak bisa dihubungi. Alhamdulillah hari ini saya sudah terkoneksi dengan keluarga kami di luar. Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak Polri. Semoga Polri semakin sukses ke depan. Terima kasih.”

Langkah cepat Polri dalam memulihkan konektivitas ini menjadi salah satu bentuk dukungan kemanusiaan yang krusial, membantu masyarakat tetap terhubung dengan keluarga dan mendapatkan informasi penting selama masa tanggap darurat. Akses WiFi Starlink ini akan terus dioperasikan hingga kondisi komunikasi di wilayah terdampak kembali pulih. rls

Polri Kirim 4.459 Kilogram Logistik pada Hari Kedua untuk Perkuat Penanganan Darurat Bencana di Sumatera Utara

Foto: istimewa

news-raflesia-indonesia, Jakarta – Polri kembali mengirimkan bantuan logistik guna memperkuat operasi tanggap darurat bencana di wilayah Sumatera Utara pada hari Minggu, 30 November 2025. Total 4.459 kilogram perlengkapan diberangkatkan pada hari kedua pengiriman, sebagai lanjutan dari upaya percepatan penanganan di area terdampak.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menegaskan bahwa pengiriman hari kedua ini merupakan bentuk konsistensi Polri dalam mendukung penanganan bencana. “Hari ini adalah pengiriman hari kedua, dan Polri terus memastikan seluruh kebutuhan perlengkapan lapangan terpenuhi agar operasi tanggap darurat berjalan optimal,” ujar Erdi.

Ia menjelaskan bahwa berbagai kebutuhan pokok dan peralatan operasional kembali dikirim. “Kami mengirimkan Gajahfood 684 kilogram (57 koli), perahu karet 280 kilogram (4 koli), tiang tenda 630 kilogram (14 koli), tenda 316 kilogram (4 koli), serta besi konektor tenda 200 kilogram (4 koli),” jelasnya.

Selain itu, pengiriman juga mencakup perlengkapan hunian sementara. “Sebanyak 15 unit velbed dengan total bobot 450 kilogram turut diberangkatkan untuk mendukung kenyamanan personel di lapangan,” tambahnya.

Erdi menerangkan bahwa perlengkapan teknis turut menjadi prioritas. “Kami menyalurkan MTP-FT 850 kilogram (50 koli), pemanas MTP-FT 75 kilogram (25 koli), genset portabel 129 kilogram (3 koli), serta panel surya 105 kilogram (7 koli),” ujarnya. Selain itu juga dikirim jas hujan 620 kilogram (17 koli), goni 90 kilogram (2 koli), dan lampu penerangan 30 kilogram (3 koli).

Seluruh logistik tersebut telah dikemas dalam puluhan koli agar pendistribusian berjalan cepat dan tepat sasaran. “Kami berharap bantuan pada hari kedua ini dapat segera digunakan di area terdampak dan mempercepat penanganan di titik-titik kritis,” tutupnya. rls

Polda Riau kerahkan 6 Truk logistik, 290 Personel & 36 Psikolog untuk bencana Aceh–Sumut–Sumbar

Foto: istimewa

news-raflesia-indonesia, Pekanbaru, 30 November 2025 — Polda Riau secara resmi memberangkatkan bantuan kemanusiaan dalam skala besar untuk wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kegiatan pelepasan dipusatkan di Mapolda Riau, dipimpin Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan dan dihadiri Wakapolda Brigjen Pol Jossy Kusumo, Irwasda, Pejabat Utama Polda Riau, Ketua & Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Riau, jajaran pengurus Bhayangkari serta personel Polda Riau.

Polda Riau mengerahkan 9 kendaraan, terdiri dari 6 truk logistik (2 truk untuk Aceh, 2 untuk Sumatera Utara, dan 2 untuk Sumatera Barat) serta 3 mobil Patwal Ditlantas dengan pengamanan Brimob dan Propam. Armada ini membawa bantuan pengungsi dalam jumlah besar berupa beras 4 ton, mie instan 900 dus, Pop Mie 300 dus, sarden 120 dus, air mineral 420 dus, kue kaleng 420 dus, biskuit 300 dus, susu kental manis 120 dus, gula 120 dus, teh 60 pax, kopi 60 pax, selimut 1.450 pcs, susu bayi 120 dus, pampers 180 pcs, pembalut wanita 180 pcs, kontainer box 150 unit, serta pakaian layak pakai 68 koli. Bantuan ini merupakan hasil sinergi Polda Riau dan Bhayangkari sebagai wujud respon cepat atas kebutuhan warga.

Selain pengiriman logistik, Polda Riau juga telah mengerahkan 290 personel BKO sejak 29 November 2025 untuk memperkuat penanganan darurat di Sumatera Barat. Personel terdiri dari Samapta, Brimob, Satpolairud, serta unit pendukung lainnya dan dilengkapi drone SAR untuk pemetaan longsor, tim K-9 pelacak untuk pencarian tertimbun serta dapur lapangan yang telah lebih dahulu beroperasi. Fokus utama diarahkan pada lokasi terdampak berat, termasuk Kabupaten Agam dengan estimasi ±200 warga tertimbun longsor berdasarkan laporan terbaru.

Untuk pemulihan psikologis penyintas, Polda Riau juga menurunkan 36 psikolog, terdiri dari 6 psikolog Polri yang sudah bertugas dan ±30 psikolog dari berbagai perguruan tinggi di Riau yang akan memperluas cakupan trauma healing di tiga provinsi sasaran. Pendampingan difokuskan pada pemulihan trauma anak-anak dan perempuan penyintas, stabilitas mental petugas lapangan, hingga program penyembuhan sosial pascabencana.

Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan bahwa dukungan ini merupakan bentuk nyata solidaritas kebangsaan.

“Kita merasakan duka saudara-saudara kita di Aceh, Sumut dan Sumbar. Kita adalah satu keluarga besar bangsa Indonesia — dan kemanusiaan melampaui batas yurisdiksi,” tegasnya.
Beliau juga memastikan bahwa bantuan benar-benar sampai ke pengungsi dan bukan sekadar dilepas.
“Tidak perlu membedakan mana Riau atau Sumbar. Dalam kemanusiaan, kita bergerak bersama,” lanjutnya.
Kapolda turut menyampaikan duka atas gugurnya dua personel Polri di Sumbar dan memastikan seluruh armada dikawal hingga titik distribusi akhir.
“Saudara-saudara kita tidak sendiri. Kita hadir untuk memperkuat, memulihkan, dan memastikan mereka bangkit kembali,” tutupnya.

Dengan pengiriman 6 truk logistik dalam 9 kendaraan operasi, 290 personel BKO SAR, kekuatan K-9 & drone serta 36 psikolog, Polri melalui Polda Riau memastikan bahwa bantuan tidak hanya dikirim — tetapi mengalir sampai korban pulih sepenuhnya, fisik maupun batin. rls

Aksi Ibu Bhayangkari menyusui bayi korban longsor haru di posko sipirok

Penuh Haru dan Simpatik, Bhayangkari Cabang Tapsel Menyusui Bayi yang Terpisah dari Ibunya di Posko Longsor Marsada

news-raflesia-indonesia, Tapanuli Selatan – Di tengah hiruk-pikuk posko penanganan banjir dan longsor yang dipenuhi isak, kepanikan, dan harapan, sebuah momen kecil namun sangat memanusiakan terjadi di Posko Kesehatan dan Dapur Umum depan RM Sinyar-Nyar, Dusun Purba Tua, Desa Marsada, Sipirok.

Di antara kerumunan, seorang nenek tampak menggendong bayi mungil berusia sekitar satu bulan. Sang bayi menangis tanpa henti—lapar, kelelahan, dan terpisah dari ibunya yang masih berada di lokasi longsor. Tangis itu seolah memantul di antara dinding tenda darurat, memanggil siapa saja yang mendengarnya.

Melihat kondisi itu, seorang perempuan dari Bhayangkari Cabang Tapanuli Selatan, Ny. Tengku Nova Mulyana Hanafi, langsung tergerak. Tanpa pikir panjang, ia menawarkan bantuan paling tulus yang bisa diberikan seorang ibu: memberikan ASI-nya sendiri.

“Waktu melihat bayi itu menangis, saya seperti melihat anak saya sendiri. Saya hanya memikirkan satu hal, yakni dia harus segera ditenangkan, dia harus minum. Selama saya bisa membantu, saya lakukan tanpa ragu,” ujar Ny. Nova dengan suara bergetar mengingat momen tersebut.

Setelah mendapatkan izin dari tenaga kesehatan dan sang nenek, Ny. Nova segera menuju musholla kecil di sisi posko. Di sana, sambil menahan haru, ia menyusui bayi tak berdaya yang bahkan belum mengenal dunia selain tangis dan bencana. Seketika, tangis bayi itu mereda, berganti dengan tidur tenang dalam dekapan penuh kasih.

Dari lokasi berbeda, Ketua Bhayangkari Cabang Tapanuli Selatan, Ny. Kiki Yon Edi, menyampaikan apresiasi dan kebanggaan terhadap aksi spontan anggota Bhayangkari tersebut.

“Yang dilakukan Ny. Yana adalah wujud kepedulian yang menjadi jantung Bhayangkari. Kami berusaha hadir bukan hanya sebagai pendamping suami, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang ikut meringankan beban sesama,” tegas istri Kapolres Tapsel itu.

Peristiwa menyentuh ini juga mendapat perhatian dari Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., melalui Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H. Ia menegaskan bahwa tindakan kemanusiaan seperti ini mencerminkan nilai luhur yang dijunjung Polri dan keluarga besar Bhayangkari.

“Di tengah situasi bencana yang penuh duka, tindakan Ny. Nova menjadi gambaran bahwa kepedulian tidak pernah padam. Polri dan Bhayangkari selalu berupaya hadir membawa kehangatan, rasa aman, dan pertolongan bagi masyarakat,” ujar Kombes Pol Ferry Walintukan.

Ia juga menambahkan bahwa Polda Sumut berkomitmen terus memberikan dukungan penuh terhadap penanganan bencana di wilayah Tapanuli Selatan dan daerah lain yang terdampak.

Peristiwa sederhana namun sarat makna itu menjadi pengingat bahwa di tengah bencana, kasih sayang dan kemanusiaan akan selalu menemukan jalannya. Rls

Bank Indonesia Bengkulu ungkap arah baru ekonomi 2026: Hilirisasi, digitalisasi, dan penguatan daya beli

Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Bengkulu merilis proyeksi ekonomi terbaru dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI), Hotel Mercure, Jumat malam 28 November 2025.

News-raflesia- indonesia, BENGKULU — Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Bengkulu merilis proyeksi ekonomi terbaru dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025. Dalam pemaparannya, BI menegaskan bahwa fondasi ekonomi Bengkulu pada 2025 tetap kuat di tengah ketidakpastian global, dan akan memasuki fase akselerasi pada tahun 2026 melalui strategi hilirisasi, optimalisasi fiskal, hingga perluasan digitalisasi daerah.

Pertumbuhan ekonomi Bengkulu pada 2025 menunjukkan ketahanan yang baik dengan sektor pertanian, konsumsi rumah tangga, dan industri pengolahan sebagai penopang utama. Kebijakan pemerintah, seperti subsidi upah, perbaikan harga komoditas unggulan, dan realisasi APBN–APBD, berperan besar menjaga stabilitas daya beli masyarakat.

Memasuki 2026, BI memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Bengkulu berada pada kisaran 4,5–5,3 persen. Kenaikan ini dipicu semakin kuatnya aktivitas sektor pertanian, perdagangan, transportasi, hingga informasi dan komunikasi. Hilirisasi produk sawit, kopi, dan komoditas pangan disebut menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong nilai tambah ekonomi daerah.

Meski demikian, BI mengingatkan adanya potensi tekanan dari penurunan Transfer ke Daerah (TKDD), cuaca ekstrem yang memengaruhi produksi pangan, hingga regulasi perdagangan global yang semakin ketat. Karena itu, penguatan koordinasi lintas sektor serta efisiensi rantai pasok domestik perlu terus diperkuat untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Inflasi pada 2026 diperkirakan tetap terkendali dalam rentang sasaran nasional 2,5 ± 1 persen. Namun, kelompok pangan bergejolak seperti cabai, daging ayam ras, dan telur masih berpotensi memicu lonjakan harga. BI menegaskan pentingnya peran TPID melalui GNPIP, pasar murah, penguatan produksi, serta fasilitasi distribusi pangan untuk menjaga harga tetap stabil.

Di sisi lain, digitalisasi menjadi pilar penting transformasi ekonomi Bengkulu. Sepanjang 2025, transaksi digital melalui QRIS, SKNBI, dan RTGS tumbuh pesat seiring meningkatnya jumlah merchant dan pengguna. Kondisi ini membantu memperkuat ekosistem pembayaran non-tunai sekaligus mendorong transparansi transaksi pemerintah daerah.

Foto: Dok. NRI, Area Head Bank Mandiri Bengkulu, Teguh Prakoso dan Yudi Irawan, S.E Kepala Kantor Perwakilan PT. Asuransi Central Asia (ACA) Bengkulu

Selesai acara, Area Head Bank Mandiri Bengkulu, Teguh Prakoso, turut menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia. “Kami sangat berbahagia dan merasa terhormat atas penghargaan yang diberikan kepada Bank Mandiri Bengkulu. Masyarakat Bengkulu kini sudah melirik digital, dan ini menunjukkan bahwa transaksi semakin aman dan simple. Orang tidak lagi membawa uang tunai, namun cukup melalui ponsel, dan di Bank Mandiri semuanya berjalan secara realtime,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa strategi 17 kantor cabang Bank Mandiri di Bengkulu kini difokuskan pada penguatan transaksi ritel agar masyarakat benar-benar beralih menuju ekonomi digital.

Apresiasi juga disampaikan oleh Yudi Irawan, S.E,  Kepala Kantor Perwakilan PT. Asuransi Central Asia (ACA) Bengkulu, yang hadir dalam acara tersebut. “Kami memberikan apresiasi atas penghargaan dari BI Bengkulu yang diterima Bank Mandiri Bengkulu. Ini menunjukkan bahwa digitalisasi sektor keuangan di Bengkulu semakin berkembang,” ujarnya saat menghadiri acara di Hotel Mercure, Jumat malam 28 November 2025.

Foto: Dok. NRI penghargaan yang di area Bank mandiri Bengkulu

Dengan berbagai rekomendasi dan sinergi lintas lembaga, Bank Indonesia Bengkulu optimistis perekonomian daerah akan memasuki fase pertumbuhan baru yang lebih kuat, berkelanjutan, dan inklusif pada tahun 2026. Hilirisasi sektor riil, peningkatan infrastruktur, kolaborasi perbankan, serta penguatan ekosistem digital diharapkan menjadi motor utama kemajuan ekonomi Bengkulu ke depan.

error: Content is protected !!