banner 1000x350

Redaksi

973 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Polda Bengkulu raih predikat informatif tertinggi dari KIP provinsi Bengkulu

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Polda Bengkulu kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih predikat Informatif Tertinggi sekaligus dinobatkan sebagai Badan Publik Terbaik oleh Komisi Informasi Provinsi Bengkulu. Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Polda Bengkulu dalam menjalankan keterbukaan informasi publik secara profesional, transparan, dan akuntabel kepada masyarakat.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, kepada Kepala Bidang Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol. Andy Pramudya Wardana, S.I.K., M.M., M.A.P., CPHR., CBA. Penyerahan penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kinerja Polda Bengkulu yang dinilai konsisten dalam menyediakan informasi publik yang cepat, tepat, dan mudah diakses oleh masyarakat sesuai dengan amanat Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Provinsi Bengkulu Herwan Antoni menyampaikan bahwa keterbukaan informasi merupakan fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah. Ia mengapresiasi Polda Bengkulu yang dinilai mampu menjadi contoh bagi badan publik lainnya dalam mengelola dan menyampaikan informasi kepada masyarakat secara bertanggung jawab.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol. Andy Pramudya Wardana, S.I.K., M.M., M.A.P., CPHR., CBA., menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterima. Ia menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Polda Bengkulu yang terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik. Menurutnya, keterbukaan informasi bukan hanya kewajiban, tetapi juga bagian dari komitmen Polri dalam mendukung terwujudnya pemerintahan yang bersih, transparan, dan melayani.

“Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Polda Bengkulu untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas keterbukaan informasi publik, sekaligus memperkuat hubungan kemitraan dan kepercayaan antara Polri dan masyarakat di Provinsi Bengkulu,” ucap Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol. Andy Pramudya Wardana, S.I.K., M.M., M.A.P., CPHR., CBA. rls

Kapolri dan Menhub tinjau kesiapan pengamanan nataru di JMTC Bekasi

news-raflesia-indonesia, Bekasi – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meninjau kesiapan operasional pengamanan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Jasa Marga Tollroad Command Center (JMTC), Jatiasih, Kota Bekasi, Senin (22/12/2025).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur, pemanfaatan teknologi, serta koordinasi lintas sektor dalam mengantisipasi potensi peningkatan arus lalu lintas selama periode Nataru.

Kapolri mengatakan, pengecekan di JMTC merupakan lanjutan dari peninjauan sebelumnya di wilayah Merak bersama kementerian dan lembaga terkait. Di Command Center Jasa Marga, Kapolri memantau langsung kesiapan pos terpadu serta peralatan pendukung dalam menghadapi berbagai potensi situasi darurat, termasuk kecelakaan lalu lintas.

“Mulai dari kesiapan pos terpadu, peralatan penanganan kecelakaan, hingga teknologi pemantauan lalu lintas berbasis ETLE dan drone, semuanya dipastikan siap digunakan,” ujar Kapolri.

Selain itu, Kapolri juga meninjau sistem pemantauan kondisi jalan tol secara nasional, termasuk jalur tol di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Jalur tol yang sempat terdampak bencana di wilayah Medan turut dipastikan telah kembali berfungsi normal.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menyampaikan apresiasi kepada jajaran Jasa Marga atas kesiapan pengamanan yang telah dilakukan. Kapolri menegaskan bahwa Operasi Nataru merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat agar perjalanan mudik, arus balik, ibadah, serta aktivitas akhir tahun dapat berjalan aman dan lancar sesuai arahan Presiden.

Kapolri mengungkapkan, hingga saat ini kondisi arus lalu lintas masih terpantau normal. Meski demikian, terjadi peningkatan volume kendaraan sekitar 21 hingga 22 persen dibandingkan target, atau mencapai sekitar 666 ribu kendaraan yang keluar dan masuk Jakarta.

Untuk mengantisipasi potensi kepadatan, Kapolri menyebut Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho telah menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas, mulai dari contraflow, one way, hingga one way terbatas yang akan diterapkan secara situasional sesuai kondisi di lapangan.

Kapolri juga menyoroti potensi cuaca ekstrem berdasarkan perkiraan BMKG, terutama curah hujan tinggi yang berisiko menimbulkan genangan dan banjir di sejumlah wilayah. Oleh karena itu, jalur alternatif serta langkah mitigasi telah disiapkan dan akan terus dipantau secara intensif.

“Informasi cuaca dan kondisi lalu lintas harus segera ditindaklanjuti dan disampaikan kepada masyarakat. Aplikasi informasi lalu lintas dan sistem penyebaran informasi sangat penting agar pengguna jalan dapat mengambil keputusan perjalanan dengan tepat,” kata Kapolri.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjelaskan bahwa pengecekan di Command Center Jasa Marga merupakan bagian dari rangkaian pengaturan angkutan Nataru 2025–2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan perjalanan masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru berlangsung aman, selamat, dan lancar.

Menhub menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pengelolaan Nataru, yang melibatkan Polri, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, Basarnas, Jasa Marga, serta seluruh pemangku kepentingan terkait.

Menhub juga mengimbau masyarakat agar selalu memantau informasi cuaca dan kondisi lalu lintas sebelum melakukan perjalanan, mengingat tingginya intensitas hujan pada periode November hingga Januari sebagaimana disampaikan BMKG. Informasi tersebut dapat diakses melalui berbagai kanal resmi, termasuk BMKG dan aplikasi Travoy.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memantau kondisi cuaca sebelum melakukan perjalanan,” ujar Menhub.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolri didampingi Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi Komjen Pol Fadil Imran, Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho beserta jajaran pejabat utama Korlantas Polri, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Ade Suheri, Kepala Basarnas Mohammad Syafii, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Irjen (Purn) Aan Suhanan, serta Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono. Turut hadir Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dan Kapolres Bekasi Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro. rls

31 Korban kecelakaan bus di Tol Krapyak Semarang terima santunan Jasa Raharja

news-raflesia-indonesia, Semarang – Sebanyak 31 korban kecelakaan bus Cahaya Trans di Jalan Tol Simpang Susun Krapyak, Semarang, menerima santunan dari PT Jasa Raharja pada hari Senin (22/12/2025). Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT Jasa Raharja, Dewi Aryani Suzana, menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa kecelakaan tersebut.

Ia menegaskan bahwa pemberian santunan merupakan bentuk kehadiran negara bagi para korban kecelakaan lalu lintas. Dewi menjelaskan, santunan Jasa Raharja diatur dalam Undang-Undang Nomor 33 dan 34 Tahun 1964 serta Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15 Tahun 2017. Dalam peristiwa ini, 16 korban meninggal dunia masing-masing menerima santunan sebesar Rp50 juta, sementara 15 korban luka-luka masing-masing mendapatkan santunan sebesar Rp20 juta.

“Tim Jasa Raharja wilayah Jawa Tengah telah berada di lokasi kejadian untuk membantu seluruh pemangku kepentingan dalam proses pendataan. Pendataan masih terus dilakukan, baik di tempat kejadian perkara maupun di rumah sakit. Beberapa ahli waris juga sudah berhasil diidentifikasi,” ujar Dewi.

Ia memastikan Jasa Raharja akan segera membuka rekening bagi ahli waris korban meninggal dunia guna menyalurkan santunan. Selain itu, pihaknya juga telah menerbitkan surat jaminan (guarantee letter) kepada rumah sakit untuk penanganan korban luka-luka.

Dewi mengimbau para pengusaha transportasi dan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan dalam perjalanan. Menurutnya, kesiapan pengemudi dan kondisi kendaraan harus benar-benar diperhatikan untuk mencegah terulangnya kecelakaan serupa. “Pengemudi harus dalam kondisi prima. Jika mengantuk, sebaiknya beristirahat. Kendaraan juga harus dipastikan laik jalan. Kami sangat berduka, karena 16 nyawa hilang sia-sia di jalan,” tambahnya.

Sebelumnya, kecelakaan bus Cahaya Trans terjadi di Tol Simpang Susun Krapyak, Semarang, pada Senin dini hari. Peristiwa tersebut mengakibatkan 16 orang meninggal dunia dan 15 orang lainnya mengalami luka-luka, termasuk sopir bus.
Para korban luka telah dilarikan ke sejumlah rumah sakit terdekat, di antaranya RSUP Dr. Kariadi, RS Columbia Asia, dan RSUD Tugu Semarang. Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan. Namun, dugaan sementara bus kehilangan kendali saat melaju dengan kecepatan tinggi. Rls

Tingkat penyelesaian aduan meningkat, Ombudsman Bengkulu tuntaskan 155 laporan

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Bengkulu mencatat peningkatan partisipasi masyarakat dalam menyampaikan pengaduan terkait pelayanan publik sepanjang tahun 2025. Hingga 6 Desember, sebanyak 223 laporan telah diregistrasi, dan 155 di antaranya berhasil diselesaikan pada tahap pemeriksaan. Nilai kerugian masyarakat yang berhasil diidentifikasi dari laporan-laporan tersebut mencapai Rp2,14 miliar.

Foto: Sumber Ombusman RI Bengkulu

Selama periode 2021 hingga 2025, Ombudsman Bengkulu telah menyelesaikan total 556 laporan dengan akumulasi kerugian masyarakat sebesar Rp16,25 miliar. Berdasarkan data tersebut, bentuk maladministrasi yang paling banyak dikeluhkan adalah penyimpangan prosedur dan penundaan berlarut. Hal ini menunjukkan masih adanya tantangan sistemik dalam tata kelola dan responsivitas pelayanan publik di wilayah Bengkulu.

Pada tahun 2025, Ombudsman Bengkulu melaksanakan Inisiatif Atas Prakarsa Sendiri (IAPS) dengan fokus pada SMAN 5 Kota Bengkulu. Dalam inisiatif ini ditemukan dugaan maladministrasi dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMA. Ombudsman meminta Gubernur Bengkulu mengevaluasi sistem tersebut, memberikan sanksi disiplin kepada pihak terkait, serta memastikan peserta didik terdampak tetap mendapatkan hak atas pendidikan.

Untuk mempercepat penyelesaian laporan masyarakat, Ombudsman Bengkulu menggelar pertemuan pembentukan Jaringan Focal Point Pengawasan Pelayanan Publik pada 29 Agustus 2025. Kegiatan ini melibatkan 15 instansi kesehatan di Kota Bengkulu, termasuk Dinas Kesehatan dan 14 puskesmas. Tujuannya adalah memperkuat sinergi antarinstansi dalam merespons keluhan masyarakat, khususnya di sektor layanan kesehatan.

Selain penanganan laporan, Ombudsman Bengkulu juga aktif dalam upaya pencegahan maladministrasi melalui kajian dan pemantauan. Salah satu kajian menyoroti praktik penundaan pemberian ijazah SMA tanpa dasar hukum. Ombudsman juga melakukan penilaian kepatuhan di berbagai instansi dan membentuk Kelompok Masyarakat Peduli Maladministrasi (KMPMDP) sebagai mitra pengawasan. Semua langkah ini dilakukan untuk membangun sistem pelayanan publik yang lebih akuntabel, transparan, dan responsif.

Polri pastikan kesiapan pengamanan natal 2025 dan tahun baru 2026 melalui pelayanan terpadu

Jakarta — Polri terus memastikan kesiapan pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 melalui Pelayanan Terpadu 2025. Hal tersebut dilakukan dengan pengecekan langsung ke sejumlah tempat ibadah dan objek vital oleh Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Pol. Drs. Mulia Hasudungan Ritonga selaku Kepala Operasi Pusat (Kaopspus) Ops Lilin 2025, didampingi Direktur Samapta Korsabhara Baharkam Polri Brigjen Pol. Dr. Mokhamad Ngajib selaku Kasatgas Preventif Ops Lilin 2025, pada Sabtu (20/12/2025).

Pengecekan berlangsung sejak pukul 13.10 WIB hingga 16.30 WIB dengan menyasar Gereja Santa, Gereja Katedral, Stasiun Gambir, Pospam Monas, dan Pospam Bundaran HI. Kegiatan ini turut dihadiri Dirpamobvit Polda Metro Jaya Kombes Pol. Joko Sulistio selaku Kasatgas Preventif Ops Lilin Jaya serta Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo.

Kasatgas Humas Ops Lilin 2025 Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh personel pengamanan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama rangkaian perayaan Natal dan libur Tahun Baru.

“Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta pola pengamanan di lapangan berjalan sesuai rencana. Polri berkomitmen memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan ibadah Natal maupun aktivitas libur akhir tahun,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo.

Dalam pengecekan tersebut, rombongan berdialog dengan pengurus dan pemuka agama di Gereja Santa dan Gereja Katedral terkait kesiapan pelaksanaan ibadah Natal 2025 serta jaminan keamanan bagi jemaat. Selain itu, dialog juga dilakukan dengan Kepala Stasiun Gambir mengenai kesiapan pelayanan dan pengamanan bagi masyarakat pengguna jasa transportasi.

“Dari hasil pemantauan di lapangan, seluruh lokasi yang dikunjungi dalam kondisi aman dan tertib. Personel pengamanan lengkap dan siap melaksanakan tugas sesuai ploting yang telah ditentukan,” jelasnya.

Brigjen Pol. Trunoyudo menegaskan bahwa Polri akan terus meningkatkan langkah preventif dan pengamanan terpadu selama pelaksanaan Operasi Lilin 2025 demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.

“Melalui Pelayanan Terpadu 2025 ini, Polri hadir untuk memberikan jaminan keamanan, pelayanan, dan perlindungan kepada seluruh masyarakat selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026,” pungkasnya.

Selama kegiatan pengecekan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif. rls

Kapolri tinjau kesiapan pelayanan dan pengamanan nataru di stasiun Tawang Semarang

Semarang – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melaksanakan peninjauan kesiapan pelayanan dan pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Stasiun Semarang Tawang, Minggu (21/12/2025) sekitar pukul 13.00 WIB. Dalam kegiatan ini Kapolri didampingi oleh Kadivpropam Polri Irjen Pol Abdul Karim, Kadivhumas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho, dan Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan keamanan, keselamatan, serta kenyamanan masyarakat selama masa puncak arus libur akhir tahun.

Setibanya di lokasi, Kapolri beserta rombongan disambut oleh Kapolrestabes Semarang, Kepala Daerah Operasi (Daop) IV KAI, serta Kepala Stasiun Tawang. Kapolri kemudian meninjau langsung Posko Kesehatan Polri dan sejumlah fasilitas pelayanan publik yang tersedia di stasiun, di antaranya area bermain anak (playground), kursi pijat, serta fasilitas ramah difabel termasuk kursi roda.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menerima paparan dari Kepala Daop IV KAI terkait kesiapan operasional angkutan kereta api selama Nataru, termasuk prediksi peningkatan volume penumpang di wilayah Daop IV Semarang. Paparan tersebut menjadi bahan evaluasi bersama guna mengantisipasi potensi kepadatan dan memastikan layanan transportasi publik berjalan aman dan lancar.
Kapolri juga menyempatkan diri menyapa para penumpang di ruang tunggu keberangkatan serta membagikan goodie bag sebagai bentuk perhatian dan dukungan kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan. Selain itu, Kapolri menyerahkan paket bantuan sosial secara simbolis kepada perwakilan petugas lintas sektor, meliputi unsur TNI, Polri, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan KAI, dan Polsuska.

Peninjauan ini turut dihadiri para pejabat utama Mabes Polri serta Forkopimda Jawa Tengah, termasuk Gubernur Jawa Tengah dan Kapolda Jawa Tengah. Kehadiran lintas unsur tersebut mencerminkan sinergi kuat dalam pengamanan dan pelayanan publik selama periode Nataru.
Sebagai informasi, Stasiun Semarang Tawang merupakan stasiun tipe A yang berada di kawasan Kota Lama Semarang dengan kapasitas pengunjung hingga 10.000 orang. Untuk mendukung keamanan, Polri mendirikan Pos Pelayanan di area stasiun yang berada di bawah wilayah hukum Polrestabes Semarang, guna memberikan pelayanan dan pengamanan optimal kepada masyarakat. rls

Peninjauan ini menjadi bagian dari komitmen Polri untuk memastikan perayaan Natal dan Tahun Baru berlangsung aman, tertib, dan kondusif, khususnya di simpul-simpul transportasi publik. rls

error: Content is protected !!