banner 1000x350

Redaksi

855 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Polri buka posko penerimaan bantuan bencana, Ajak masyarakat perkuat solidaritas kemanusiaan

Foto: istimewa

news-raflesia-indonesia, Jakarta, 29 November 2025 — Polri melalui Posko Penerimaan Bantuan Bencana resmi membuka layanan untuk masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan kepada para korban bencana di berbagai wilayah Indonesia. Posko yang berlokasi di Kantor Korsabhara Baharkam Polri, Jl. Komjen Pol. M. Jasin, Kelapa Dua, Cimanggis, Depok, ini setiap hari menerima berbagai jenis bantuan yang sangat dibutuhkan para penyintas.

Jenis bantuan yang dapat disalurkan antara lain:

1. Pakaian bersih dan layak pakai
2. Selimut dan bantal
3. Pakaian serta perlengkapan bayi (popok, susu, tisu basah/kering, sabun bayi, dll.)
4. Obat-obatan dan vitamin
5. Alat mandi dan perlengkapan kebersihan
6. Kebutuhan pribadi perempuan (pembalut dan sejenisnya)
7. Pakaian dalam pria/wanita
8. Makanan instan

Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa Polri membuka posko ini untuk memastikan bantuan dari masyarakat dapat dihimpun dan disalurkan secara cepat serta tepat sasaran.

“Polri mengajak seluruh masyarakat untuk bergotong royong membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Setiap bantuan memiliki arti besar bagi para korban. Posko ini kami siapkan agar proses pengumpulan dan distribusi bantuan lebih terkoordinasi,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo.

Beliau juga menambahkan bahwa Polri berkomitmen mendukung penuh upaya kemanusiaan dan siap menyalurkan seluruh bantuan ke wilayah terdampak melalui jajaran kepolisian daerah.

Untuk informasi lebih lanjut dan koordinasi pengiriman bantuan, masyarakat dapat menghubungi call center Posko Polri di 0812-7672-2009.

Polri mengimbau agar seluruh bantuan yang diberikan berada dalam kondisi baik serta layak guna, sehingga dapat langsung digunakan oleh para penyintas bencana.

Polri kirim paket obat dan tim kesehatan khusus ke Aceh, Sumut, dan Sumbar

news-raflesia-indonesia, Pondok Cabe, 29 November 2025 — Upaya bantuan untuk wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara kembali diperkuat dengan dukungan medis dari Polri. Melalui Sespusdokkes Polri, bantuan berupa obat-obatan, bahan habis pakai, serta peralatan kesehatan diberangkatkan dari Mako Polisi Udara Pondok Cabe.

Sespusdokkes Polri, Brigjen Pol. Dr. dr. Farid Amansyah, Sp.PD., menjelaskan bahwa pengiriman bantuan medis tersebut dilakukan berdasarkan kebutuhan riil di lapangan.
“Berdasarkan asesmen lapangan dari Biddokkes Polda Aceh, Sumut, dan Sumbar, Biddokkes Polri mengirimkan bantuan berupa obat-obatan, bahan habis pakai, serta peralatan kesehatan,” ujarnya.

Farid menyebutkan bahwa setiap polda terdampak menerima bantuan dengan jumlah yang sama.
“Hari ini dikirimkan 59 paket obat-obatan per polda, yang kami kemas dalam 9 koli,” jelasnya.

Tak hanya pengiriman logistik kesehatan, Polri juga menurunkan tim khusus untuk memperkuat layanan medis di lokasi bencana.
“Biddokkes Polri telah menyiapkan Tim DVI, Tim Kesehatan Lapangan, serta tenaga pendukung lainnya untuk membantu identifikasi korban dan layanan kesehatan di lokasi bencana,” tambah Farid.

Dengan pengiriman dukungan medis ini, Polri berharap pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak dapat berjalan optimal, terutama di wilayah yang aksesnya masih terbatas akibat bencana.

Bencana Alam Landa Sumatera Utara, Polri Maksimalkan Operasi SAR dan Bantuan Kemanusiaan

Foto: istimewa

news-raflesia-indonesia— Gelombang bencana alam melanda berbagai wilayah di Sumatera Utara sejak 24 hingga 27 November 2025. Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Polda Sumatera Utara merilis data terkini yang menunjukkan sebanyak 311 kejadian bencana terjadi dalam kurun waktu tersebut, terdiri dari 127 tanah longsor, 162 banjir, 20 pohon tumbang, dan 2 angin puting beliung. Bencana ini tersebar di 17 kabupaten/kota dan menimbulkan dampak besar bagi masyarakat.

Dari seluruh kejadian, tercatat 228 korban, dengan rincian 46 orang meninggal dunia, 11 luka berat, 85 luka ringan, serta 86 warga masih dalam pencarian. Sementara itu, jumlah pengungsi diperkirakan mencapai 10.000 orang, dengan Kota Medan menjadi wilayah dengan pengungsian terbanyak, yakni 6.782 jiwa. Beberapa daerah juga melaporkan kondisi terparah, seperti Kota Sibolga dengan 59 korban jiwa, termasuk 46 yang masih hilang, Kabupaten Tapanuli Selatan dengan 99 korban jiwa, serta Kabupaten Mandailing Natal yang mencatat lebih dari 1.400 warga mengungsi.

Dalam upaya menanggulangi situasi tersebut, Polri telah mengerahkan 1.754 personel dari berbagai satuan, mulai dari Polres jajaran, Brimob, Ditsamapta, hingga tim Dokkes dan logistik. Di lapangan, Korps Brimob Polda Sumut melakukan operasi SAR, evakuasi korban, membuka akses jalan yang tertutup longsor, serta mendirikan posko darurat dan dapur lapangan. Ditsamapta turut membantu patroli tanggap bencana, distribusi logistik, hingga memberikan trauma healing bagi warga terdampak. Bid TIK menyediakan layanan komunikasi darurat dan internet Starlink untuk mendukung koordinasi, sementara Dokkes Polri menangani layanan kesehatan dan pemantauan sanitasi pengungsian. Ditlantas mengatur rekayasa lalu lintas serta mengawal ambulans dan distribusi bantuan. Di sisi lain, Bhayangkari Daerah Sumut mengirimkan bantuan kemanusiaan berupa makanan, selimut, pakaian, kasur lipat, dan perlengkapan bayi ke wilayah yang paling terdampak.

Polda Sumut juga mencatat adanya penambahan wilayah terdampak, meliputi Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Tanah Karo, Tebing Tinggi, dan Batu Bara, seiring curah hujan ekstrem yang terjadi selama beberapa hari terakhir.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, menyatakan bahwa Polri berkomitmen memberikan respon cepat dan maksimal dalam penanganan bencana ini. Ia menegaskan bahwa seluruh personel bekerja tanpa henti untuk melakukan pencarian korban, evakuasi, pengamanan lokasi, dan penyaluran bantuan. “Prioritas Polri adalah keselamatan warga dan memastikan kebutuhan darurat dapat terpenuhi,” ujarnya. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan. rls

UN Women apresiasi komitmen Polri dalam HeForShe Awards 2025

news-raflesia-indonesia, Jakarta – Country Representative and Liaison to ASEAN UN Women Indonesia, Ulziisuren Jamsran, memberikan apresiasi tinggi kepada Polri atas komitmennya dalam mewujudkan kesetaraan gender melalui penyelenggaraan Polri Award in Support of the UN “HeForShe” Movement 2025. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sesi doorstop usai kegiatan penganugerahan di Jakarta.

Kepolisian Negara Republik Indonesia menyelenggarakan Polri Award in Support of UN HeForShe Movement 2025 di The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta, sebagai bentuk apresiasi kepada para pimpinan kepolisian yang dinilai berperan dalam mendorong kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan, serta kepemimpinan inklusif di satuan kerjanya masing-masing.

Dalam keterangannya, Ulziisuren menilai Polri menunjukkan kemajuan signifikan dalam mendorong budaya institusi yang lebih inklusif dan responsif terhadap perempuan serta kelompok rentan. Ia menyebut langkah Polri ini tidak hanya berdampak positif di internal organisasi, tetapi juga berkontribusi mempercepat pembangunan sosial di Indonesia.

“Terima kasih atas nama Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan secara khusus atas nama UN Women. Keberhasilan besar dalam peluncuran HeForShe ini patut diapresiasi. Dengan menampilkan contoh nyata bagaimana kepolisian bekerja bersama masyarakat, mendukung perempuan, lansia, dan anak-anak. kita dapat membantu negara berkembang jauh lebih cepat. HeForShe merupakan bagian penting dari reformasi, perubahan budaya institusional, dan pembangunan negara,” ujarnya.

Kegiatan HeForShe Awards 2025 diselenggarakan oleh Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan terhadap pemberdayaan Polisi Wanita (Polwan). Ajang ini melibatkan para kepala satuan kerja (kasatker) dan kepala satuan wilayah (kasatwil) sebagai peserta penilaian.

Senior Polwan RI Irjen Arradina Zessa Devy menjelaskan bahwa program ini merupakan kolaborasi Polri dengan UN Women Indonesia dalam kerangka gerakan global HeForShe, sebuah gerakan solidaritas yang mengajak laki-laki menjadi mitra setara perempuan serta agen perubahan untuk kesetaraan gender.

Pelaksanaan penghargaan ini juga bertepatan dengan Hari Jadi ke-77 Polwan RI, sehingga menjadi momentum penting untuk menegaskan komitmen Polri dalam pengarusutamaan gender dan pembentukan budaya institusi yang lebih setara dan inklusif.

Dengan penyelenggaraan penghargaan ini, Polri berharap praktik kepemimpinan yang responsif gender dapat terus meningkat di seluruh satuan kerja dan wilayah, serta menginspirasi institusi lain untuk turut memperkuat prinsip kesetaraan dan inklusivitas. Rls

Kapolri gaungkan komitmen kuat kesetaraan gender Polri di UN women ‘HeForShe’ Movement

Foto: istimewa

news-raflesia-indonesia, Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit menggaungkan komitmen yang kuat terkait dengan mewujudkan kesetaraan gender di institusi Polri. Menurutnya, Polwan memiliki kesempatan yang sama dengan Polki (polisi laki-laki) dalam menjalankan tugas sebagai personel di Korps Bhayangkara.

Hal tersebut ditegaskan Sigit dalam acara Penganugerahan Polri Award In Support For UN Women ‘HeForShe’ Movement 2025 di Grand Ballroom The Tribrata, Jakarta Selatan, Kamis, 27 November 2025.

“Kegiatan hari ini adalah bentuk komitmen kuat kami, institusi Polri, untuk terus mendukung kesetaraan gender. Khususnya ruang bagi seluruh Polwan untuk memberikan warna dan menempatkan Polwan setara dengan peran rekan-rekan yang dari Polki,” kata Sigit.

Komitmen melakukan kesetaraan gender, kata Sigit, memang diperlukan kolaborasi, sinergisitas dan dukungan seluruh pihak. Sigit juga menyinggung bahwa, komitmen itu merupakan semangat untuk terus meningkatkan pelayanan prima dari Polri kepada masyarakat.

Menurut Sigit, Polwan merupakan ujung tombak Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya kelompok rentan, perempuan, dan anak.

“Sekaligus ini juga menjadi bagian dari kami untuk terus bisa memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat-masyarakat, kelompok-kelompok rentan, yang tentunya perlu mendapatkan pelayanan secara khusus, dan hanya bisa dilakukan oleh para Polwan,” ujar Sigit.

Lebih dalam, Sigit kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kesetaraan gender di institusi Polri. Dengan adanya hal ini, Sigit meminta kepada seluruh jajaran Kapolda untuk berkomitmen terkait isu persamaan serta peningkatan pelayanan.

“Mudah-mudahan kami institusi Polri, terus bisa meneruskan apa yang menjadi komitmen kami, untuk mendukung kesetaraan gender di Institusi Polri. Juga memberikan pelayanan yang terbaik, pelayanan yang terus bisa ditingkatkan. Untuk memberikan perlindungan terhadap masyarakat, perempuan, anak dan kelompok rentan yang perlu mendapatkan perhatian khusus, pelayanan khusus dan ini tentunya menjadi tekad dari institusi kami,” papar Sigit.rls

BI Hibahkan Mobil Operasional ke Pemkot Bengkulu untuk Perkuat Gerakan Tekan Inflasi dan Stabilkan Harga Pangan

Foto: istimewa

news-raflesia-indoneia, Bengkulu -Dalam upaya menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok dan menekan inflasi di Kota Bengkulu, Bank Indonesia Perwakilan Bengkulu memberikan hibah satu unit mobil operasional kepada Pemerintah Kota Bengkulu.

Penyerahan mobil tersebut dilakukan langsung oleh Kepala Perwakilan BI Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, kepada Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, di Kantor Pemkot Bengkulu pada Selasa (25/11).

Kendaraan operasional ini akan menjadi armada pendukung utama dalam pelaksanaan operasi pasar keliling yang bertujuan menjaga distribusi pangan tetap lancar dan terkendali.

Langkah ini menjadi bentuk komitmen Bank Indonesia dalam memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan BI yang dinilai sangat relevan dengan upaya menjaga stabilitas ekonomi di tingkat kota.

Ia menyebut bahwa hibah ini menjadi dorongan signifikan bagi pemerintah daerah dalam memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat.

Dedy berharap keberadaan mobil operasional tersebut dapat memaksimalkan pelaksanaan operasi pasar, terutama di wilayah-wilayah yang sebelumnya sulit terjangkau.

Menurutnya, kendaraan ini akan memperluas jangkauan kegiatan pasar murah dan mempercepat respons pemerintah terhadap perubahan harga bahan pangan.

Kepala Perwakilan BI Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, menjelaskan bahwa hibah ini merupakan bagian dari dukungan BI terhadap penguatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kota Bengkulu.

Ia menegaskan bahwa fasilitas kendaraan tersebut diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan pangan sekaligus menstabilkan harga di tingkat masyarakat.

Bank Indonesia menilai bahwa sinergi antara lembaga dan pemerintah daerah menjadi kunci penting dalam menjaga kondisi ekonomi tetap kondusif dan terkendali.

Melalui bantuan ini, BI berharap proses pemantauan harga dan pelaksanaan pasar murah dapat berjalan lebih efektif dan menjangkau lebih banyak titik lokasi.

Pemerintah Kota Bengkulu menilai tambahan armada ini sangat strategis dalam memperkuat pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam program pengendalian inflasi.

Wahyu menambahkan bahwa BI siap terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam berbagai program penguatan ekonomi, termasuk stabilisasi pasokan pangan dan edukasi literasi keuangan.

Dengan dukungan tambahan kendaraan operasional ini, Pemkot Bengkulu optimistis pengendalian inflasi dapat dilakukan dengan lebih cepat, tepat, dan merata di seluruh wilayah kota.

error: Content is protected !!