banner 1000x350

Redaksi

855 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Gelar Apel Kasatwil, Kapolri: Semangat Polri tingkatkan pelayanan untuk masyarakat

Foto: istimewa

news-raflesia-indonesia, Jabar – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan arahan dalam acara Apel Kasatwil di Mako Satuan Latihan Korbrimob Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat. Dalam pengarahannya, Sigit menyinggung soal semangat Polri dalam meningkatkan pelayanan prima untuk seluruh masyarakat.

Menurut Sigit, Apel Kasatwil ini sendiri juga membahas untuk melakukan penguatan internal Kepolisian. Kegiatan ini juga mengingat kembali doktrin Tribrata dan Catur Prasetya.

“Intinya yang kita harapkan pada apel kasatwil ini tentunya ini menjadi semangat Polri untuk kemudian konsolidasikan ulang dan kemudian mewujudkan institusi Polri yang responsif, adaptif dan kemudian betul-betul bisa mewujudkan institusi Polri seperti apa yang diharapkan masyarakat,” kata Sigit di Mako Satuan Latihan Korbrimob Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Senin (24/11/2025).

Apel Kasatwil bertajuk ‘Transformasi Polri yang Profesional untuk Masyarakat’ ini, kata Sigit sengaja dilaksanakan di Satlat Brimob Cikeas. Para Kapolda dan Kapolres bakal bermalam di tenda selama tiga hari ke depan.

“Tentunya kegiatan ini yang pertama meningkatkan soliditas internal kekompakan utamanya. Bagaimana kita melakukan preview penanaman ulang doktrin kita Tribrata dan Catur Prasetya. Dan tentunya hakikat dari tugas Polri di dalam melaksanakan tugas pokok fungsinya sebagai pelaksana alat negara di bidang harkamtibmas di bidang penegakan hukum dan memberikan perlindungan pengayoman pelayanan terhadap keamanan yang di dalam negeri,” ujar Sigit.

Menurut Sigit, Apel Kasatwil juga menjadi wadah untuk melakukan refleksi apa saja yang sudah dilakukan dan melakukan perbaikan terhadap segala kekurangan yang ada. Di antaranya merespons Komisi Percepatan Reformasi Polri.

“Semangat upaya Polri untuk respons komisi reformasi ini juga bagian dari upaya kita lakukan perbaikan,” ucap Sigit.

Dalam kesempatan ini, Sigit menyebut, selain menghadirkan pembicara dalam negeri, Apel Kasatwil juga mengundang Kepolisian Hongkong. Hal itu untuk mencari model penanganan aksi unjuk rasa atau demonstrasi di Indonesia.

Menurut Sigit, ke depannya, Polri akan mengubah doktrin penanganan demonstrasi yang tadinya menjaga menjadi melayani. Hal ini komitmen sesuai dengan komitmen polisi yang sejak awal menjamin hak kebebasan berpendapat masyarakat.

“Di satu sisi kita juga tentunya miliki konsep dalam menghadapi rusuh massa yang tentunya apabila tidak kita kendalikan akan berdampak stabilitas kamtibmas, terganggunya fasilitas publik, sektor ekonomi yang tentunya harus kita jaga. Ini menjadi bagian kita evaluasi sekaligus pembahasan dalam apel kasatwil,” ucap Sigit.

Lebih dalam, Apel Kasatwil ini juga melaunching seragam Pamapta. Hal ini merupakan simbol komitmen Polri yang terus merespons cepat pengaduan masyarakat dengan memanfaatkan pelayanan digital 110.

“Sehingga saat ada pengaduan, Polri bisa segera turun, termasuk bagaimana kita menguatkan interaksi pelayanan kehadiran kita di tengah-tengah masyarakat. Tadi kita juga perkenalkan beberapa model paket terkait pelayanan kepolisian ke depan. Supaya masyarakat lebih mudah dapatkan pelayanan,” tutup Sigit. rls

Pelaku pembunuhan Nakes Kiwirok berhasil ditangkap satgas operasi damai Cartenz di Keerom

Foto: istimewa

News-raflesia-indonesia, Jayapura — Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Keerom berhasil menangkap Daftar Pencarian Orang (DPO) Maam Taplo, anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XV Ngalum Kupel, pada Sabtu (22/11/2025) sekitar pukul 12.20 WIT di kawasan Arso Swakarsa, Kabupaten Keerom. Penangkapan ini merupakan hasil penyelidikan intensif yang dilakukan personel.

Maam Taplo masuk dalam DPO berdasarkan DPO nomor DPO/22/X/2021/Dit Reskrimum dan Laporan Polisi Nomor LP/17/IX/2021/Papua/Res Peg Bintang, terkait aksi brutalnya terhadap tenaga kesehatan (nakes) di Kiwirok pada 13 September 2021.

Penangkapan diawali saat tim melakukan penyelidikan keberadaan pelaku. Kemudian tim berhasil mengamankan pelaku Maam Taplo di Arso Swakarsa, Kabupaten Keerom, tanpa perlawanan.

Dari hasil penyelidikan awal, pelaku diketahui meninggalkan Kiwirok menuju Jayapura pada Agustus 2025 dengan dalih berobat ke RS Vanimo, Papua Nugini, menggunakan surat rujukan dari Puskesmas Kiwirok karena mengalami pembengkakan pada perut.

Setelah diamankan, pelaku Maam Taplo segera dibawa ke Polda Papua untuk menjalani pemeriksaan lanjutan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum.

Maam Taplo diketahui terlibat langsung dalam sejumlah tindakan kekerasan dan penyerangan, termasuk:

1. Pembunuhan dan Penganiayaan Berat Terhadap Nakes di Kiwirok
Korban meninggal dunia:
– Sdri Gabriella Meilani, mengalami luka bacok di kepala, leher, serta luka tusuk di perut.

Korban luka-luka (10 orang):
– Dr. Restu Pamangi (patah tulang lengan kanan)
– Sdri Siti Khotijah
– Sdr Martinus Deni Satya
– Sdr Lukas Luji (luka memar)
– Sdr Emanuel Abi (luka panah di ketiak)
– Sdr Patra (luka memar)
– Sdri Katrianti Tandiala (luka tusuk di kemaluan dan paha kanan, lebam wajah)
– Sdri Christina Sampe Tonapa (luka tusuk di sekujur tubuh)
– Sdr Marcelinus Ola Atanila (luka memar)
– Sdr Gerald Sokoy

2. Pembakaran Fasilitas Umum di Kiwirok. Adapun Beberapa gedung yang dibakar:
• Bank Papua
• Puskesmas
• Pasar
• Perumahan Puskesmas
• Kantor Distrik

Tak hanya itu, ia juga terlibat dalam serangkaian aksi kekerasan lainnya seperti, penembakan di Lapangan Terbang Kiwirok, penembakan terhadap Pos Brimob Resimen III dan personel Satgas Kodim Yonif 431/SSP Pos Okbibab serta Kontak tembak dengan personel Yonif PR 431/SSP di Pos Kiwirok yang menyebabkan Prada Beryl Kholif A.R meninggal dunia.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi atas keberhasilan tim dalam menangkap salah satu pelaku kejahatan kemanusiaan di Kiwirok.

“Penangkapan ini merupakan langkah penting dalam menegakkan hukum dan memberikan keadilan bagi para korban. Pelaku dengan rekam jejak kekerasan seperti ini harus mempertanggungjawabkan seluruh perbuatannya.”

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa operasi akan terus dilanjutkan untuk mengejar anggota KKB lainnya.

“Kami terus memantau pergerakan jaringan KKB dan memastikan keamanan masyarakat tetap terjaga. Penegakan hukum terhadap para pelaku kekerasan akan dilakukan tanpa kompromi,” tutup Wakaops. Rls

Kapolri cek langsung Personel-Sarpras Polda DIY, Pastikan siap hadapi potensi bencana

Foto: istimewa

news-raflesia-indonesia, DIY – Kapolri Jenderal Listyo Sigit melakukan pengecekan langsung kesiapsiagaan tanggap bencana Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta di Satbrimobda Polda DIY. Personel hingga sarana dan prasarana (sarpras) dipastikan siap untuk melayani masyarakat.

“Alhamdulillah hari ini saya meninjau langsung terkait dengan bagaiamma kesiapan provinsi DIY dalam hadapi potensi bencana. Ini adalah kegiatan kesekian kali setelah saya mengecek beberapa wilayah untuk memastikan bahwa seluruh stakeholder terkit baik TNI, Polri seluruh institusi yang terkait penanganan bencana betul-betul siap untuk digerakan,” kata Sigit usai meninjau, Jumat (21/11).

Berdasarkan laporan BMKG, mulai dari bulan Oktober hingga Januari, saat ini sudah memasuki musim penghujan disertai dengan La Nina skala lemah. Namun, di bulan November rata-rata hujan akan di atas normal.

Sehingga memunculkan potensi bencana alam berupa banjir, tanah longsor dan lainnya yang berdampak pada keselamatan masyarakat. Antisipasi kesiapsiagaan personel dikerahkan di lokasi rawan bencana hingga tempat wisata.

Sigit menambahkan, pihaknya beserta instansi terkait juga mewaspadai soal erupsi gunung merapi DIY. Ia meminta agar dilakukan sosialisasi dan informasi yang kuat untuk keselakatan masyarakat.

“Dan juga disampaikan dari badan meteorologi bagaimana kondisi kini dari gunung merapi yang memang tiap hari terjadi erupsi sehingga tentunya tanggap bencana untuk terus disosialisasikan. Sehingga masyarakat tiap hari terupdate oleh informasi, sehingga pada saatnya manakala harus dilakukan evakuasi masyarakat sudah terinformasi. Kapan harus evakuasi, arahnya kemana, lalu perlengkapan yanh dibawa apa, semuanya kita harapkan tersosialiasi dengan baik,” ujar Sigit.

Dalam kesempatan itu, Sigit juga melakukan pengecekan kesiapan peralatan yang khususnya digunakan pada saat melaksanakan SAR baik di darat, laut, maupun wilayah yang terdampak tanah longsor, bangunan runtuh.

“Kemudian ada laka, baik laka lantas, kereta api kita cek satu per satu peralatan, alhamdulillah semua lengkap,” ucap Sigit.

Lebih dalam, Sigit mengingatkan kepada seluruh personel untuk selalu mengecek peralatan agar selalu dalam keadaan siap pakai ketika memang terjadinya bencana alam.

“Tadi juga ada mobil yang dilengkapi dengan baik bisa angkut alat untuk SAR, di sisi lain digunakan untuk posko darurat dan juga mobil dapur lapangan dengan berbagai macam kapasitas,” tutur Sigit.

Menurut Sigit, yang paling utama dalam menghadapi potensi bencana alam di seluruh wilayah Indonesia adalah terjalinnya kolaborasi dan sinergisitas seluruh stakeholder yang ada. Hal ini penting dilakukan apalagi sebentar lagi akan memasuki kesiapan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Kita menghadapi juga musim hujan yang cukup deras tentunya perlu kerja sama dan kolaborasi kuat. Sehingga pada saat masyarakat kegiatan mudik di liburan saat Nataru seluruh wilayah yang miliki potensi bencana tim SAR kita semua siap,” tutup Sigit. rls

BPD HIPMI Bengkulu hadiri peluncuran HUGENCY academy 2025, Tegaskan komitmen majukan ekosistem digital daerah

news-raflesia-indonesia, Jakarta — BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bengkulu yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Yosia Yodan menghadiri kegiatan HUGENCY Academy Launching 2025, sebuah agenda strategis yang menandai hadirnya generasi baru AI Creators di Indonesia. Kehadiran HIPMI Bengkulu dalam acara tersebut menjadi langkah nyata untuk memperkuat kesiapan daerah dalam menghadapi transformasi digital yang semakin cepat.

Peluncuran HUGENCY Academy 2025 turut diwarnai oleh kehadiran tokoh nasional yang telah lama menjadi inspirasi dalam dunia kreatif, digital, dan industri konten Indonesia, yaitu Helmy Yahya, Tantowi Yahya, dan Febri Sjofjan Yahya. Ketiganya memberikan pandangan mengenai pentingnya inovasi teknologi, khususnya kecerdasan buatan, dalam membuka peluang ekonomi baru bagi generasi muda.

Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, hadir bersama jajaran pengurus, di antaranya Ketua OKK Singgih Tri Wibowo dan Zahran Dzaky Salsabil. Rombongan HIPMI Bengkulu mengikuti rangkaian acara sekaligus menjalin komunikasi strategis dengan para pelaku industri kreatif digital untuk membuka peluang kolaborasi ke depan.

Dalam keterangannya, Yosia Yodan menyampaikan bahwa kehadiran HIPMI Bengkulu bukan hanya sebagai tamu undangan, melainkan sebagai bentuk komitmen kuat bahwa Bengkulu siap menjadi bagian dari lompatan teknologi yang sedang berlangsung. Ia menilai, HUGENCY memiliki potensi besar untuk melahirkan ratusan ribu kreator berbasis AI yang mampu memperkuat sektor UMKM, membuka lapangan kerja baru, serta memperluas kolaborasi lintas daerah.

“Inovasi seperti HUGENCY adalah peluang besar bagi Bengkulu untuk bergerak lebih maju dan lebih kompetitif. Transformasi digital bukan hanya tren, tetapi kebutuhan daerah dalam membangun masa depan ekonomi yang lebih inklusif,” ujar Yosia.

BPD HIPMI Bengkulu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Helmy Yahya dan keluarga besar HUGENCY atas undangan serta inspirasinya. HIPMI Bengkulu berharap momentum ini menjadi awal dari kerja sama lebih luas yang dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan Bengkulu dan Indonesia. rls

Yodan Land Group raih penghargaan di malam anugerah desa wisata Bengkulu 2025

Foto: istimewa

Bengkulu, news-raflesia-indonesia – Malam Anugerah Lomba Desa Wisata Provinsi Bengkulu Tahun 2025 yang berlangsung di Balai Raya Semarak pada Rabu (19/11) menjadi ajang apresiasi bagi para pelaku pariwisata daerah.

Foto: istimewa

Dalam acara tersebut, PT Yodan Land Group turut hadir melalui tiga perwakilannya, yakni Rafid Gatam, Veren Oktarisa, dan Eric Extrada.

Kegiatan yang digelar oleh Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu ini bertujuan memberi penghargaan kepada pihak-pihak yang berperan dalam pengembangan sektor wisata.

Pada momentum tersebut, Hotel Two K Azana Style Bengkulu yang berada di bawah naungan Yodan Land Group berhasil meraih Sertifikat Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2025.

Penghargaan ini sekaligus menegaskan posisi hotel sebagai penyedia layanan bersertifikat halal di Bengkulu.

Veren Oktarisa selaku Manager Sales Marketing menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan bentuk pengakuan atas komitmen hotel dalam memberikan layanan ramah Muslim.

Ia menegaskan bahwa sertifikat IMTI menjadi amanah yang harus terus dijaga untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi para tamu.

Sertifikat tersebut juga menjadi bentuk apresiasi Dinas Pariwisata kepada Yodan Land Group atas dukungan mereka selama kunjungan ke berbagai desa wisata di Bengkulu.

Veren menambahkan bahwa pihaknya selalu berupaya hadir dalam setiap program Dispar Bengkulu sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pariwisata.

Selain manajemen hotel, apresiasi turut diberikan kepada Yosia Yodan sebagai Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu sekaligus CEO Yodan Land Group.

Yosia dinilai berperan penting dalam memperkuat sinergi antara dunia usaha, UMKM, dan sektor pariwisata di Bengkulu.

Melalui kolaborasi yang terus terjalin, Yodan Land Group berharap ekosistem pariwisata dan UMKM Bengkulu semakin berkembang dan mampu bersaing di tingkat nasional.

 

 

 

Kapolda Bengkulu resmikan rumah Ke-61: Bukti kepedulian polri untuk keluarga yang balitanya terinfeksi cacing

Foto: istimewa

SELUMA, news-raflesia-indonesia – Polda Bengkulu kembali menunjukkan komitmen kemanusiaannya melalui peresmian Program Bedah Rumah ke-61 yang dilaksanakan pada Rabu, 17 November 2025, di Desa Sungai Petai, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma. Kegiatan yang dimulai pukul 10.30 WIB ini dihadiri langsung oleh Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono, S.I.K., M.Si., didampingi Pejabat Utama Polda Bengkulu, Forkopimda Seluma, serta jajaran pemerintahan daerah.

Rumah layak huni ini dibangun untuk keluarga Bapak Prengki, seorang warga kurang mampu yang sebelumnya menjadi perhatian publik setelah balitanya mengalami infeksi cacing parah. Kondisi sang anak sempat memburuk hingga mengeluarkan cacing dari mulut dan hidungnya, menandakan situasi kesehatan dan kebersihan lingkungan tempat tinggal mereka sebelumnya sangat memprihatinkan. Peristiwa ini menggugah perhatian Kapolda Bengkulu dan menjadi salah satu alasan kuat keluarga Prengki terpilih sebagai penerima bantuan Program Bedah Rumah Polda Bengkulu.

Prosesi peresmian ditandai dengan penyerahan kunci rumah secara simbolis dan pemotongan pita oleh Kapolda Bengkulu. Dalam sambutannya, Kapolda menegaskan bahwa program ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi sebuah langkah menghadirkan empati, harapan, dan solusi nyata bagi masyarakat yang sedang berjuang. Ia menyampaikan bahwa kepolisian harus mampu merasakan apa yang dirasakan rakyat, terutama mereka yang hidup dalam keterbatasan dan membutuhkan uluran tangan.

“Program ini juga menjadi bukti nyata kerja sama berbagai pihak, mulai dari SRIDURI (Sehari Dua Ribu Rupiah), Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Polda Bengkulu, pemerintah daerah, REI, Pelindo, hingga BAZNAS. Sinergi ini memungkinkan pembangunan rumah-rumah layak huni yang semakin meluas manfaatnya bagi masyarakat yang membutuhkan di Bengkulu,” ucap Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si.

Kapolda berharap rumah baru tersebut dapat menjadi awal kehidupan yang lebih bersih, sehat, dan aman bagi keluarga Prengki, khususnya dalam mencegah kembali terjadinya gangguan kesehatan seperti kasus infeksi cacing pada anaknya. rls

error: Content is protected !!