banner 1000x350

Redaksi

973 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Tim K9 Ditpolsatwa Baharkam Polri Bantu Pencarian Korban Bencana di Bantaran Sungai Huta Raja

Foto: istimewa

news-raflesia-indonesia, Batang Toru, Sumut — Satuan K9 Unit SAR Ditpolsatwa Korps Sabhara Baharkam Polri kembali dikerahkan untuk membantu proses pencarian korban bencana alam di wilayah Polda Sumatera Utara. Pada Selasa, 2 Desember 2025, tim tiba dan langsung melakukan penyisiran di bantaran Sungai Desa Huta Raja, Kabupaten Batang Toru.

Dalam operasi ini, Polri menerjunkan 10 personel serta 4 anjing pelacak K9 dengan spesialisasi cadaver atau pencarian jenazah. Kegiatan dipimpin oleh Kompol Kadarman selaku Pawas, bersama Iptu Erasmus sebagai Katim K9, serta para handler dan personel pendukung lainnya. Empat satwa K9 — Walet, Ari, Rubin, dan Dasa — difungsikan untuk menelusuri area yang diduga menjadi lokasi korban tertimbun material dan hanyut oleh arus sungai.

Kendaraan operasional yang digunakan meliputi 1 truk Samapta Polda Sumut serta 3 Ransus Navara K9 guna mendukung mobilitas tim di medan sulit.

Upaya pencarian dilakukan bersama Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Polri, warga, dan unsur terkait. Melalui sejumlah penyisiran di titik-titik rawan, K9 berhasil memberikan petunjuk penting.

Hasilnya, tim menemukan 1 titik yang terindikasi kuat sebagai lokasi keberadaan korban. Setelah dilakukan penggalian oleh warga di sekitar bantaran sungai, ditemukan seorang korban perempuan dalam kondisi meninggal dunia (MD). Identitas korban belum dapat dikenali karena kondisi tubuh yang rusak akibat terbawa arus. Proses evakuasi lanjutan dan identifikasi direncanakan dilaksanakan pada hari berikutnya.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, menyampaikan apresiasi atas kerja cepat tim di lapangan.

“Polri melalui Unit SAR K9 Ditpolsatwa Baharkam terus mengerahkan kemampuan terbaik dalam membantu pencarian korban bencana. Kehadiran K9 sangat membantu menemukan titik-titik penting yang sulit dijangkau secara manual. Kami berkomitmen mendukung penuh seluruh upaya kemanusiaan hingga proses pencarian dinyatakan selesai,” ujar Kombes Pol Erdi.

Ia menambahkan bahwa koordinasi antara Polri, masyarakat, dan tim SAR gabungan berjalan baik, sehingga proses pencarian dapat dilakukan secara cepat dan aman.

Operasi pencarian di Desa Huta Raja masih akan berlanjut untuk memastikan seluruh korban dapat ditemukan. Rls

DVI Polda Sumbar Percepat Identifikasi Korban Bencana: 161 Jenazah Terverifikasi, 25 Masih Menunggu Kecocokan DNA

Foto: istimewa

news-raflesia-indonesia, Sumbar – Proses identifikasi korban banjir bandang dan longsor di Sumatera Barat terus dikebut oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Sumbar.

Dalam konferensi pers yang digelar di Aula RS Bhayangkara Tingkat III Padang, Selasa (2/12/2025), Polda Sumbar menyampaikan perkembangan terbaru penanganan korban bencana kepada publik.

Konferensi pers tersebut turut dihadiri Kabid Humas Polda Sumbar yang diwakili Ps. Kasubbid Penmas Kompol Omri Yan Sahureka, Kabid Dokkes Polda Sumbar AKBP dr. Faizal, serta Karumkit Bhayangkara TK III Padang Kompol dr. Hari Andromeda, Sp.J. Selain unsur kepolisian, kegiatan ini juga dihadiri oleh para awak media dan jurnalis dari berbagai platform sebagai bentuk keterbukaan informasi Polda Sumbar kepada masyarakat.

AKBP dr. Faizal dalam pemaparannya menyebutkan bahwa hingga hari ini tercatat 193 korban meninggal dunia akibat bencana yang melanda sejumlah kabupaten/kota di Sumatera Barat.

“Dari jumlah tersebut, 161 jenazah telah berhasil diidentifikasi, sementara 32 lainnya masih dalam proses, termasuk 25 jenazah yang saat ini berada di RS Bhayangkara Padang,” jelasnya.

Ia merinci, dari 58 kantong jenazah yang diterima RS Bhayangkara sejak 27 November 2025, 33 jenazah telah teridentifikasi melalui data primer dan sekunder serta sudah diserahkan kepada keluarga. Sementara 25 jenazah lainnya masih berstatus tidak dikenal karena belum ada kecocokan dengan data antemortem.

Karumkit Bhayangkara TK III Padang, Kompol dr. Hari Andromeda, Sp.J, menekankan bahwa proses identifikasi sangat bergantung pada kelengkapan data pembanding dari keluarga korban.

“Kami mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera datang ke posko antemortem di RS Bhayangkara Padang. Semakin cepat data pembanding masuk, semakin cepat pula identifikasi dapat kami selesaikan,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa sebagian besar jenazah yang sulit teridentifikasi adalah anak-anak. Banyak dari mereka diduga kehilangan orang tua atau kerabat dekat yang seharusnya melapor, sehingga belum ada data antemortem yang masuk.

Untuk mendukung kelancaran proses identifikasi, RS Bhayangkara kini menerima tambahan satu unit mobil cold storage dari Dinas Pertanian Sumbar. Fasilitas ini membantu menjaga kondisi jenazah selama proses forensik berlangsung.

Ps. Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Sumbar, Kompol Omri Yan Sahureka, menegaskan bahwa Polda Sumbar akan bekerja maksimal hingga seluruh korban bencana berhasil diidentifikasi.

“Polda Sumbar mengajak masyarakat yang kehilangan keluarga untuk segera memberikan data antemortem ke RS Bhayangkara atau posko DVI terdekat. Data pembanding sangat penting agar proses identifikasi dapat segera dipercepat,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa pelaksanaan konferensi pers bersama awak media merupakan bentuk komitmen Polda Sumbar terhadap transparansi dan keterbukaan informasi, agar masyarakat mendapatkan perkembangan resmi dan akurat terkait penanganan korban bencana.

Polda Sumbar berharap kerja sama dari masyarakat dapat mempercepat seluruh proses identifikasi, sehingga jenazah korban dapat segera diserahkan kembali kepada keluarga untuk dimakamkan dengan layak. rls

Dengar aspirasi langsung, Suharto janji perjuangkan kebutuhan warga di tingkat provinsi

Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, H. Suharto, S.E., M.B.A., melaksanakan reses masa persidangan ketiga tahun 2025 di Daerah Pemilihan Kota Bengkulu.

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, H. Suharto, S.E., M.B.A., melaksanakan kegiatan reses masa sidang ketiga tahun 2025 di wilayah Kota Bengkulu, termasuk Kelurahan Kebun Beler, Kecamatan Ratu Agung. Agenda ini menjadi sarana baginya untuk menyerap aspirasi warga sekaligus menyampaikan perkembangan pembangunan daerah.

Reses tersebut berlangsung dengan dukungan perangkat kelurahan, perwakilan kepolisian, serta para ketua RT yang hadir dengan semangat.

Suharto menegaskan bahwa pelaksanaan reses merupakan kewajiban setiap anggota dewan sebagaimana diatur dalam regulasi dan surat tugas yang diterbitkan pimpinan DPRD.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas keterlibatan aktif unsur pemerintah setempat yang telah ikut menyukseskan jalannya kegiatan.

Dalam pertemuan itu, Suharto memaparkan perkembangan program pemerintah, baik dari tingkat provinsi maupun pusat, yang kini selaras dengan ketentuan Permendagri Nomor 14 Tahun 2025.

Ia menjelaskan bahwa sinkronisasi kebijakan sangat penting agar pembangunan Bengkulu dapat berjalan terpadu dan memberi dampak langsung kepada masyarakat.

Suharto turut mengungkapkan bahwa anggaran Provinsi Bengkulu untuk tahun 2026 telah disahkan, dengan prioritas utama pada peningkatan akses jalan provinsi.

Menurutnya, fokus perbaikan infrastruktur ini sejalan dengan komitmen politik Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, yang menargetkan konektivitas lebih baik bagi masyarakat.

Ia menambahkan bahwa keterbatasan anggaran membuat pemerintah harus memusatkan belanja pada sektor-sektor yang benar-benar mendukung visi dan misi daerah.

Selain itu, Suharto memaparkan rencana pengembangan sirkuit baru di Bengkulu yang ditargetkan mampu menjadi lokasi pelaksanaan berbagai kegiatan otomotif berskala nasional hingga internasional.

Ia meyakini keberadaan sirkuit tersebut akan membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal, terutama bagi pelaku usaha dan sektor kreatif.

Pada aspek pelayanan publik, Suharto memastikan bahwa pengadaan ambulans telah memperoleh persetujuan DPRD karena dianggap sangat dibutuhkan masyarakat.

Meski demikian, ia mengakui bahwa beberapa pos anggaran lainnya, termasuk publikasi, masih harus menyesuaikan kondisi fiskal daerah.

Sebagai Ketua Umum DPD Partai Gerindra Bengkulu, Suharto juga menyalurkan bantuan untuk pembangunan Masjid Al-Ikhlas di Kelurahan Pagar Dewa sebagai bentuk dukungan terhadap fasilitas keagamaan.

Ia berharap bantuan ini dapat mempercepat penyelesaian pembangunan masjid sehingga masyarakat dapat beribadah dengan lebih nyaman.

Kegiatan reses berlangsung dinamis, ditandai dengan banyaknya usulan warga terkait infrastruktur, lingkungan pemukiman, hingga kebutuhan sosial dasar.

Menutup kegiatan, Suharto menegaskan komitmennya untuk membawa setiap aspirasi tersebut ke tingkat provinsi dan memperjuangkannya dalam perumusan kebijakan.

 

Satpolairud dan Personel Silongmat laksanakan operasi siaga bencana di Sumatera Utara dan Sumatera Barat

Foto: istimewa

news-raflesia-indonesia, – Polri melalui jajaran Korpolairud Baharkam dan personel Silongmat terus meningkatkan langkah-langkah penanganan bencana di wilayah terdampak pada Selasa, 2 Desember 2025. Sejumlah unsur gabungan diterjunkan, termasuk KP. Antareja–7007, dalam rangka mendukung operasi pencarian dan pertolongan korban banjir bandang serta longsor di Tapanuli Tengah, Sibolga, dan Padang Pariaman.

Berdasarkan Perintah Kakorpolairud Baharkam Polri KP. Antareja–7007 melaksanakan tugas pengamanan dan bantuan SAR di wilayah perairan Sumatera Utara dan Sumatera Barat sejak 1 November sampai 30 November 2025 dengan Pangkalan Aju Sibolga.

Pada Selasa (2/12), pukul 07.20 WIB, personel KP. Antareja–7007 bersama Tim SAR Gabungan bergerak menuju Posko SAR Pandan, Tapanuli Tengah, untuk mengikuti apel pagi sebelum melakukan pembagian sektor pencarian. Sebanyak 80 personel SAR gabungan dikerahkan, dibagi menjadi empat regu, untuk menyisir desa-desa terdampak banjir bandang dan longsor.

Tim bergerak menggunakan kendaraan truk SAR dan mobil double cabin, dengan melibatkan:

– KP. Antareja–7007: 8 personel
– TNI: 12 personel
– Basarnas Sibolga: 30 personel
– Brimob: 8 personel
– Satpol PP: 6 personel
– BPBD: 8 personel
– Relawan: 8 orang

Di Sumatera Barat, personel Silongmat Polairud dan Poludara juga telah siaga sejak pukul 06.00 WIB. Dipimpin Katim AKBP Ferry Setiawan S.T., M.M., puluhan personel diturunkan untuk memperkuat pencarian korban hilang dan mendukung evakuasi.

Sebelum keberangkatan, personel menerima arahan langsung dari Wakapolda Sumatera Barat. Dalam arahannya, Kapolda Sumbar menekankan pentingnya penentuan titik-titik potensial yang masih berpotensi ditemukan korban, serta memastikan kesehatan personel tetap terjaga.

Setelah apel dan persiapan alut, pukul 09.00 WIB personel diarahkan menuju Padang Pariaman, salah satu wilayah yang terdampak paling parah.

Untuk memperkuat operasi SAR, Polri juga mengerahkan beragam peralatan, antara lain:

– Dari Ditpolair:
– Botis 10 pasang
– Harnes 10 unit
– HT 10 unit
– Rolling bed 10 unit
– Sarung tangan, sangkur, karabiner, dan perlengkapan SAR lain

Dari Ditpoludara:

– Pelampung 15 unit
– Genset
– Chainsaw
– Tandu
– GPS
– Helm dan harnes
– Tali carmantle

Empat kapal utama Polairud juga disiagakan untuk memperkuat operasi bencana di perairan Sumut–Aceh:

1. KP. Wisanggeni–8005 (Aceh, 75 m, 29 ABK, 2 unit RIB)

2. KP. Antareja–7007 (Sumut–Sumbar, 48,6 m, 23 ABK, 1 perahu karet)

3. KP. Anis Kembang–4001 (Sumut, 28,5 m, 17 ABK, 1 perahu karet)

4. KP. Lory–3018 (Sumut, 22,7 m, 11 ABK, 1 perahu karet)

Polri Pastikan Operasi Kemanusiaan Berjalan Maksimal

Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa seluruh pengerahan alut dan personel ini merupakan bentuk kehadiran negara melalui Polri dalam membantu masyarakat di wilayah bencana.

“Polri terus mengerahkan seluruh kemampuan, baik personel maupun peralatan, untuk mendukung pencarian korban, evakuasi, serta pemulihan wilayah terdampak. Operasi kemanusiaan ini menjadi prioritas utama dan kami memastikan setiap langkah berjalan efektif serta terkoordinasi dengan baik,” ujar Brigjen Pol Trunoyudo.

Ia juga menambahkan bahwa koordinasi lintas instansi menjadi kunci percepatan penanganan di lapangan.

“Sinergi dengan TNI, Basarnas, BPBD, pemerintah daerah, hingga relawan di lapangan akan terus ditingkatkan. Polri berkomitmen hadir dan bekerja maksimal demi keselamatan masyarakat,” tegasnya. rls

Seleksi Direksi Dibuka Lagi, Bank Bengkulu Tunggu Berkas Pelamar hingga Jumat

news-raflesia-indonesia | Bengkulu — Bank Bengkulu kembali membuka proses seleksi calon Direksi setelah dua nama yang sebelumnya diajukan tidak disetujui dalam uji kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) oleh OJK. Pengumuman resmi telah dipublikasikan melalui website Bank Bengkulu sejak Jumat lalu.

Komisaris Independen Bank Bengkulu, Drs. Riduan., S.IP., M.Si., menjelaskan bahwa pendaftaran dibuka hingga hari Rabu, sedangkan batas akhir penerimaan berkas adalah hari Jumat sore.

“Pengumuman sudah kita sampaikan sejak Jumat lalu di website Bank Bengkulu. Batas pendaftaran adalah hari Rabu, dan batas penerimaan berkas terakhir pada hari Jumat sore,” jelas Riduan, Selasa (2/12).

Riduan mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya masih menunggu berkas dari para pelamar, mengingat proses baru dibuka dan belum seluruhnya masuk.

Terkait pembukaan seleksi ulang, Riduan menegaskan hal tersebut harus dilakukan karena dua calon sebelumnya tidak lolos proses di OJK.

“Dua nama sebelumnya sudah diusulkan, namun pada proses fit and proper test hanya satu yang dilanjutkan, dan hasilnya tidak memenuhi syarat. Karena itu seleksi harus diulang,” terangnya.

Seleksi ini berada di bawah Komite Remonasi dan Nominasi (KRN), namun keputusan akhir tetap berada di tangan pemegang saham melalui RUPS Luar Biasa.

“Komite Remonasi dan Nominasi hanya memberikan rekomendasi. Keputusan tetap berada di pemegang saham,” tegasnya.

Setelah seluruh berkas masuk, para calon yang memenuhi syarat akan dihubungi untuk melakukan presentasi program kerja. Presentasi tersebut direncanakan berlangsung pada Rabu pekan depan.

“Setelah berkas diterima, para calon akan kita hubungi untuk presentasi program kerja. Kita rencanakan pelaksanaannya Rabu depan,” ujar Riduan.

Ia memastikan seluruh proses berjalan transparan dan mengikuti ketentuan regulator serta tata kelola yang baik.rls

 

Kapolri Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Lhokseumawe

Foto: istimewa

news-raflesia-indonesia, Lhokseumawe, Aceh – Kapolri kembali menunjukkan komitmennya dalam percepatan penanganan bencana dengan mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana alam di wilayah Lhokseumawe, Provinsi Aceh. Bantuan tersebut diterbangkan menggunakan Pesawat Poludara CN 295/P-4501 dan langsung diarahkan untuk mendukung kebutuhan warga serta petugas yang bekerja di lapangan.

Dalam penyalurannya, Astamaops Kapolri, Komjen Pol Dr. Mohammad Fadil Imran, hadir mewakili Kapolri untuk menyerahkan langsung bantuan tersebut di lokasi terdampak. Selain menyerahkan bantuan, Astamaops Kapolri juga melaksanakan giat memberikan support moril kepada seluruh anggota Polri dan petugas gabungan yang terus berjibaku menanggulangi bencana alam di wilayah tersebut.

Adapun bantuan dari Kapolri yang disampaikan melalui Astamaops Kapolri meliputi:

1. Perahu karet 1 unit
2. Mesin Yamaha 1 unit
3. Alas perahu 1 unit
4. Power station 2 unit
5. Solar panel 4 unit
6. MPT-FT 20 dus
7. Pemanas MTP 10 dus
8. Makanan siap saji 27 dus
9. Tenda 1 unit

Dalam kesempatan tersebut, Astamaops Kapolri Komjen Pol Dr. Mohammad Fadil Imran menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bentuk perhatian langsung dari Kapolri terhadap kondisi masyarakat di Aceh.

“Bapak Kapolri memerintahkan kami untuk memastikan bantuan ini tiba tepat waktu dan langsung diterima masyarakat yang membutuhkan. Polri hadir untuk memberikan dukungan nyata bagi warga yang terdampak bencana, sekaligus memastikan seluruh personel yang bertugas tetap bersemangat menjalankan misi kemanusiaan,” ujarnya, Selasa (2/12).

Ia juga menegaskan bahwa Kapolri memberikan instruksi agar proses penanganan bencana dilakukan dengan cepat, humanis, dan terkoordinasi.

“Pesan Bapak Kapolri sangat jelas: pastikan masyarakat mendapatkan bantuan, pastikan petugas tetap kuat, dan pastikan Polri selalu berada di garis terdepan untuk membantu negara dalam situasi darurat,” tambahnya.

Dengan dukungan logistik dan penguatan personel dari Kapolri ini, diharapkan penanganan bencana di Lhokseumawe dapat berjalan lebih optimal serta mempercepat pemulihan bagi masyarakat yang terdampak. rls

error: Content is protected !!