banner 1000x350

Redaksi

854 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Umat Buddha Bengkulu rayakan waisak dengan doa bersama dan aksi sosial

Foto: istimewa

Bengkulu news-raflesia-indonesia.my.id Suasana penuh kekhidmatan mewarnai perayaan Tri Suci Waisak 2569 TB/2025 yang digelar oleh Keluarga Buddhayana Indonesia (KBI) se-Provinsi Bengkulu. Acara ini berlangsung pada Sabtu, 17 Mei 2025, di Ballroom Sinar Sport Hotel, Kota Bengkulu, dengan mengusung tema “Semangat Kebersamaan untuk Indonesia Maju.”

Perayaan ini menjadi momen penting bagi umat Buddha di Bengkulu, sekaligus ajakan moral bagi seluruh lapisan masyarakat untuk mempererat solidaritas dan persaudaraan lintas agama. Tidak hanya sebagai ritual keagamaan, Waisak kali ini diwarnai semangat kolaborasi dalam bingkai kebhinekaan.

Foto.Dok.NRI

Ketua Panitia Waisak 2569 TB/2025, Bebby Hussy, yang juga menjabat sebagai Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Bengkulu, menegaskan bahwa Waisak bukan semata-mata milik umat Buddha. Menurutnya, ini adalah momen untuk menanamkan nilai-nilai cinta kasih dan hidup rukun dalam masyarakat majemuk seperti Indonesia.

“Kami ingin Waisak ini menjadi pengingat bahwa cinta kasih, solidaritas, dan saling mendampingi adalah kekuatan utama dalam membangun bangsa. Kita harus saling merangkul tanpa melihat perbedaan suku, ras, atau agama,” ujar Bebby kepada awak media di lokasi acara.

Dalam sambutannya, Bebby juga menyoroti pentingnya kembali kepada nilai-nilai Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk tidak menjadikan perbedaan sebagai jurang pemisah, melainkan sebagai kekayaan yang memperkaya identitas nasional.

Selain rangkaian ibadah, perayaan Waisak tahun ini juga diisi dengan kegiatan sosial dan doa lintas agama yang dihadiri oleh para tokoh masyarakat serta pemuka dari berbagai keyakinan. Kehadiran mereka mencerminkan semangat inklusivitas dan kebersamaan yang menjadi roh utama perayaan kali ini.

Dengan semangat Waisak, umat Buddha di Bengkulu berharap bisa menularkan semangat damai, toleransi, dan gotong royong kepada masyarakat luas. Di tengah dinamika sosial yang kompleks, Waisak menjadi pengingat bahwa keberagaman adalah kekuatan yang harus dirawat bersama.

“BPD HIPMI Bengkulu guncang dunia esports: Turnamen LORD OF FREE FIRE SEASON 1 sukses digelar!”

Foto: istimewa

Bengkulu, new-raflesia-indonesia.my.id – Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Bengkulu berkolaborasi dengan komunitas Free Fire (FF) Bengkulu sukses menggelar turnamen Free Fire bertajuk “LORD OF FREE FIRE BENGKULU SEASON 1” pada Sabtu, 17 Mei 2025, di HIPMI Centre Bengkulu.

 

Turnamen berlangsung selama tiga jam, mulai pukul 16:00 hingga 19:00 WIB, berlangsung meriah dan diikuti oleh ratusan peserta antusias dari berbagai komunitas Free Fire di Bengkulu. Suasana kompetitif namun tetap sportif mewarnai jalannya turnamen.

 

Ketua panitia turnamen, Ega Rulay, menyampaikan apresiasinya atas dukungan BPD HIPMI Bengkulu dalam penyelenggaraan acara ini. Beliau juga mengungkapkan harapan besar agar HIPMI Bengkulu dapat terus mendukung kegiatan turnamen offline seperti ini secara berkala dan rutin.

Foto: istimewa

 

“Kami sangat berterima kasih kepada BPD HIPMI Bengkulu atas dukungan penuhnya sehingga turnamen ini dapat terlaksana dengan sukses. Besar harapan kami agar sinergi ini terus berlanjut dan HIPMI Bengkulu dapat mewadahi potensi para pemain Free Fire di Bengkulu melalui turnamen-turnamen berikutnya,” ujar Ega Rulay.

 

Lebih lanjut, Ega Rulay menambahkan, “Kami juga berharap agar ke depannya dapat diselenggarakan turnamen piala bergilir. Hal ini bertujuan untuk semakin memicu semangat dan meningkatkan kualitas permainan para pencinta Free Fire di Bengkulu.”

 

Turnamen “LORD OF FREE FIRE BENGKULU SEASON 1” ini menjadi wadah positif bagi para penggemar game Free Fire untuk berinteraksi, berkompetisi secara sehat, dan mempererat tali persaudaraan antar komunitas. Keberhasilan acara ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk kolaborasi-kolaborasi selanjutnya antara BPD HIPMI Bengkulu dan komunitas-komunitas anak muda lainnya di Bengkulu.

Polda Bengkulu musnahkan 1,3 kg lebih sabu, Tegaskan perang terhadap narkoba

Foto: Dok, NRI. Kamis, 15 Mei 2025, aparat kepolisian memusnahkan lebih dari 1,3 kilogram sabu dengan cara mencampurkannya menggunakan blender sebelum dibuang ke dalam kloset.

Bengkulu, news-raflesia-indonesia.my.id – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Bengkulu menunjukkan komitmen kuat dalam pemberantasan narkotika. Kamis, 15 Mei 2025, aparat kepolisian memusnahkan lebih dari 1,3 kilogram sabu dengan cara mencampurkannya menggunakan blender sebelum dibuang ke dalam kloset.

Barang bukti yang nilainya ditaksir lebih dari satu miliar rupiah tersebut dihancurkan di hadapan jajaran Ditresnarkoba Polda Bengkulu, termasuk Kasubdit 2 dan Kasubdit 3. Proses ini turut disaksikan oleh pelaku, perwakilan dari BPOM, Kejaksaan Tinggi Bengkulu, serta unsur terkait lainnya.

Pemusnahan ini menjadi bukti konkret bahwa Polda Bengkulu tidak mentolerir sedikit pun peredaran narkoba di wilayah hukumnya. Fokus utama mereka adalah menumpas jaringan-jaringan besar, termasuk yang melibatkan pelaku lintas provinsi.

Menurut Kompol David Tampubolon, Kasubdit 3 Ditresnarkoba, sabu yang dimusnahkan berasal dari jaringan pengedar asal Bandung. Barang terlarang itu dikirim ke Bengkulu untuk diedarkan oleh JH, residivis yang kini kembali ditangkap dalam kasus serupa.

“Ini bentuk keseriusan kami dalam menindak pelaku kejahatan narkotika. Kami tak memberi ruang bagi barang bukti untuk disalahgunakan kembali,” ujar Kompol David.

Tak hanya itu, aparat juga berhasil mengungkap kasus lainnya dengan menangkap tersangka bernama AS. Tersangka yang juga merupakan residivis ini ditangkap bersama puluhan paket sabu dari dua lokasi berbeda.

Upaya pemberantasan terus dilakukan secara menyeluruh. Kepolisian menegaskan bahwa mereka akan terus memburu pelaku, baik bandar maupun kurir, serta menutup setiap celah peredaran narkotika.

Polda Bengkulu turut mengajak masyarakat berperan aktif dalam memberikan informasi yang membantu pengungkapan kasus. Dengan kolaborasi bersama warga, mereka bertekad menjadikan Provinsi Bengkulu bebas dari ancaman narkoba. Rls

 

Bangun generasi peka ekonomi, BI Bengkulu sambut 70 mahasiswa Unived dalam kuliah Lapangan

Foto: Dok. NRI

Bengkulu, news-raflesia-indonesia.my.id Sebanyak 70 mahasiswa semester empat Program Studi Administrasi Publik dari Universitas Dehasen Bengkulu, yang merupakan bagian dari jaringan universitas di ASEAN, melakukan kuliah lapangan ke Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bengkulu pada Rabu (14/5). Kegiatan ini menjadi momen edukatif yang bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa terhadap peran strategis Bank Indonesia dalam tata kelola ekonomi nasional.

 

Dengan mengenakan almamater kuning khas mereka, kehadiran para mahasiswa ini menambah semarak suasana di lingkungan Kantor BI Bengkulu. Kunjungan ini disambut hangat oleh pihak Bank Indonesia yang turut memfasilitasi berbagai sesi materi dan diskusi interaktif sepanjang kegiatan berlangsung.

 

Dosen pendamping, Yanuar Ricardo, S.IP., M.IP. (eko) menjelaskan bahwa kuliah lapangan ini bertujuan agar mahasiswa memahami secara komprehensif peran dan fungsi Bank Indonesia dalam sistem perekonomian. “Banyak mahasiswa masih beranggapan bahwa BI hanyalah tempat menyimpan uang. Melalui kegiatan ini, mereka belajar bahwa BI memiliki fungsi penting dalam pengaturan kebijakan moneter, pengendalian inflasi, dan penguatan ekonomi digital,” ungkapnya.

Foto: Dok. NRI

 

Lebih lanjut, Eko menambahkan bahwa materi yang disampaikan sangat relevan dengan tantangan zaman, khususnya di tahun 2025 yang menuntut mahasiswa untuk peka terhadap isu digitalisasi dan krisis ekonomi global. Diskusi mengenai kebijakan fiskal dan transformasi digital menjadi sorotan utama yang membuka wawasan mahasiswa secara lebih luas.

 

Kegiatan kuliah lapangan ini juga menjadi bagian dari implementasi Memorandum of Understanding (MoU) antara Universitas Dehasen dan Bank Indonesia. “Kami berharap sinergi ini tidak berhenti di sini. Melihat antusiasme mahasiswa yang luar biasa hari ini, tentu kami menginginkan kolaborasi ini terus berlanjut,” tambah Eko.

 

Eko turut menyampaikan apresiasinya kepada Bank Indonesia atas sambutan hangat dan kesediaannya berbagi ilmu. Ia menyebutkan bahwa bagi sebagian besar mahasiswa, ini adalah kunjungan pertama mereka ke institusi sebesar BI. “Ini pengalaman pertama mereka, dan mereka terlihat sangat antusias. Kami sangat berterima kasih atas kesempatan ini,” ucapnya.

 

Dalam sesi materi, salah satu mentor dari BI, Pak Agung, memaparkan topik bertajuk “Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah” yang membangkitkan semangat nasionalisme dan pemahaman tentang kestabilan ekonomi. Sesi tanya jawab interaktif diselingi dengan kuis berhadiah yang menambah semangat dan keterlibatan aktif para mahasiswa.

 

“Sesi kuisnya seru banget! Jadi makin semangat belajar,” ungkap Sheila, salah satu mahasiswa yang ikut kuliah lapangan. Ia juga mengaku sangat terkesan dengan cara penyampaian materi yang menarik dan mudah dipahami. “Saya harap teman-teman mahasiswa lainnya juga bisa merasakan pengalaman ini,” tambahnya.

 

Kuliah lapangan ini tidak hanya memperkaya pengetahuan teoritis, tetapi juga mempertemukan mahasiswa dengan dunia nyata yang akan mereka hadapi setelah lulus. Interaksi langsung dengan institusi negara seperti Bank Indonesia dinilai menjadi bekal berharga bagi pengembangan wawasan dan kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan administrasi publik yang dinamis.

 

Dengan berakhirnya kegiatan ini, mahasiswa pulang membawa lebih dari sekadar catatan materi -mereka membawa pengalaman, semangat, dan pemahaman baru tentang pentingnya peran Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

 

Lonjakan trafik di jalan tol trans Sumatera selama libur waisak 2025 capai 106 ribu kendaraan

Foto: istimewa

news-raflesia-indonesia.my.id – Selama periode libur dan cuti bersama Hari Raya Waisak 2025, PT Hutama Karya (Persero) mencatat lonjakan signifikan arus lalu lintas di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Pada tanggal 10 Mei 2025, sebanyak 106.941 kendaraan melintas di berbagai ruas tol JTTS, meningkat sebesar 20,84% dibandingkan dengan trafik normal di hari yang sama. Kenaikan ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan momen libur panjang untuk melakukan perjalanan.

Sumber: HK

Rincian jumlah kendaraan yang melintasi tiap ruas tol JTTS turut disampaikan dan dapat dilihat secara lengkap dalam tabel data yang telah disiapkan oleh pihak Hutama Karya. Informasi tersebut memberikan gambaran yang lebih terperinci mengenai kepadatan lalu lintas di masing-masing segmen tol selama periode liburan Waisak ini.

Menanggapi peningkatan arus kendaraan, Hutama Karya menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan optimal kepada para pengguna jalan. Perusahaan memastikan seluruh fasilitas dan layanan pendukung di JTTS berfungsi dengan baik guna menciptakan pengalaman berkendara yang aman, lancar, dan nyaman. Pihak pengelola juga mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin berlalu lintas dan tidak mengabaikan keselamatan selama berkendara.

Untuk menunjang kelancaran informasi di lapangan, Hutama Karya mengajak pengguna jalan untuk memantau kondisi terkini melalui akun media sosial resmi mereka, yaitu @HutamaKaryaTollRoad dan @HutamaKarya. Selain itu, pengemudi juga diimbau untuk mencatat nomor Call Center di setiap ruas tol agar dapat segera mendapatkan bantuan bila diperlukan.

Pernyataan resmi ini disampaikan oleh EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero), Adjib Al Hakim.

Didukung Mohammad saleh, Kampung inggris Bumi Merah Putih tawarkan kursus terjangkau untuk semua kalangan.

Foto: istimewa, Ketua Pelaksana Yayasan Pusat Kursus Bahasa "Kampung Inggris Merah Putih", Nurjoni Amiruddin.

Bengkulu, news-raflesia-indonesia.my.id Ketua Pelaksana Yayasan Pusat Kursus Bahasa “Kampung Inggris Merah Putih”, Nurjoni Amiruddin, menyampaikan bahwa pusat pelatihan bahasa yang sebelumnya bernama “Kampung Inggris Rafflesia” kini resmi berganti nama menjadi “Kampung Inggris Bumi Merah Putih”. Perubahan nama ini merupakan hasil arahan langsung dari Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, guna menyesuaikan dengan semangat dan visi Provinsi Bengkulu dalam mengangkat identitas “Bumi Merah Putih”.

“Harapannya, nama Bumi Merah Putih ini menjadi simbol semangat kebangsaan serta wadah bagi masyarakat untuk belajar bahasa Inggris dan keterampilan lainnya seperti bahasa Jepang, Korea, Mandarin, pelatihan digital marketing, komputer, dan sebagainya,” ujar Nurjoni di HIPMI Centre, Kota Bengkulu, Senin (05/5/2025).

Program ini terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang usia atau latar belakang pendidikan. Semua pembiayaan utama program ini disokong oleh tokoh nasional asal Bengkulu, Mohammad Saleh.

Foto: istimewa, Ketua Pelaksana Yayasan Pusat Kursus Bahasa “Kampung Inggris Merah Putih”, Nurjoni Amiruddin.

“Sebenarnya kalau dibilang gratis, tidak sepenuhnya gratis. Tapi semua biaya kursus itu dibayarkan oleh Bapak Mohammad Saleh, sehingga peserta hanya perlu membayar biaya pendaftaran sebesar Rp150.000 dan membeli buku seharga Rp100.000 untuk belajar selama tiga bulan,” jelasnya.

Program pelatihan ini dirancang fleksibel dan dapat diikuti selama 3 bulan untuk satu level. Namun peserta dipersilakan untuk melanjutkan hingga 6 bulan, 9 bulan, bahkan 1 tahun sesuai kebutuhan dan kemampuan masing-masing.

Sejak berdiri tahun 2017, Kampung Inggris Bumi Merah Putih telah meluluskan hampir 10.000 alumni. Dalam satu tahun, rata-rata lebih dari 1.000 peserta mendaftar. Mereka berasal dari berbagai jenjang usia, mulai dari siswa SD, SMP, SMA, hingga mahasiswa. Banyak di antara alumni yang kini telah bekerja di dalam negeri maupun luar negeri seperti Malaysia, Jepang, Korea, dan Taiwan.

“Alhamdulillah, beberapa peserta berhasil diterima di sekolah-sekolah favorit, dan banyak juga yang memperoleh pekerjaan layak di luar negeri berkat keterampilan yang mereka pelajari di sini,” tambah Nurjoni.

Pihak yayasan berharap ke depan program ini mendapatkan dukungan lebih luas dari Pemerintah Provinsi Bengkulu agar bisa menjangkau lebih banyak masyarakat, memperluas jangkauan pelatihan, dan membuka peluang yang lebih besar untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia di Bengkulu. rls

error: Content is protected !!