banner 1000x350

Redaksi

854 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Ketua umum BPD HIPMI Bengkulu Yosia yodan apresiasi pelantikan Puri andamas: Sinergi pengusaha muda menuju sumsel maju.

Foto: Dok Yosia

news-raflesia-indonesia.my.id — Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, menghadiri acara pelantikan Ketua Umum BPD HIPMI Sumatera Selatan (Sumsel), M Puri Andamas, untuk masa bakti 2025–2028.

Acara pelantikan tersebut digelar di Rumah Dinas Gubernur Griya Agung Palembang pada Selasa petang (15/4), dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari berbagai kalangan.

Foto: Dok Yosia

Yosia Yodan menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Puri Andamas atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin HIPMI Sumsel ke depan.

Menurut Yosia, pelantikan ini merupakan momen strategis dalam memperkuat kolaborasi antar pengusaha muda lintas provinsi di wilayah Sumatera.

“Ini momentum terbaik untuk HIPMI Sumsel terus eksis dan memberikan energi positif bagi kemajuan ekonomi masyarakat,” kata Yosia dalam keterangannya di Media Center HIPMI Bengkulu, Rabu pagi (16/4).

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, dalam sambutannya menyatakan kekagumannya terhadap komposisi pengurus HIPMI Sumsel yang baru.

Ia menekankan pentingnya menjaga solidaritas internal agar HIPMI tetap menjadi organisasi yang utuh dan solid tanpa adanya perpecahan.

“Jaga hubungan internal dan eksternal. Jangan sampai terpecah belah,” tegas Herman Deru dalam pidato pelantikannya.

Foto: Dok Yosia

Gubernur juga menegaskan salah satu misi utama Pemprov Sumsel periode 2025–2030 adalah mencetak 100 ribu Sultan Muda melalui kewirausahaan.

Ia mengajak HIPMI untuk turut berperan aktif dalam membina dan mencetak pengusaha muda baru dengan memanfaatkan fasilitas pengembangan yang telah disiapkan, seperti di OJK.

Ketua Umum BPP HIPMI, Akbar Himawan Buchari, juga hadir dan menyampaikan pesan penting kepada pengurus baru agar segera melakukan konsolidasi dan kolaborasi lintas daerah.

Akbar menyebutkan bahwa Sumsel memiliki sumber daya alam yang sangat potensial, yang jika dikelola secara maksimal, akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi regional dan nasional.

“HIPMI harus menjadi jembatan antara pemerintah dan pengusaha, serta berperan aktif sebagai katalisator pembangunan ekonomi,” ungkap Akbar.

M Puri Andamas dalam pidatonya menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sumsel dan semua pihak atas kepercayaan dan dukungan yang telah diberikan.

Ia menuturkan, saat ini terdapat sekitar 200 pengusaha muda lokal tergabung dalam HIPMI Sumsel yang siap berkontribusi untuk kemajuan provinsi.

“HIPMI Sumsel akan menjadi rumah besar bagi pengusaha muda dalam mengembangkan potensi dan daya saing mereka,” tutup Puri dengan optimisme.

RBPL HIPMI Bengkulu: Sinergi pengurus untuk majukan UMKM dan pengusaha muda

Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Bengkulu menggelar Rapat Badan Pengurus Lengkap (RBPL) pada Senin, (14/4) pukul 11.30 WIB di Hipmi Centre (HC) Bengkulu

Bengkulu, news-raflesia-indonesia.my.id – Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Bengkulu menggelar Rapat Badan Pengurus Lengkap (RBPL) pada Senin, (14/4) pukul 11.30 WIB di Hipmi Centre (HC) Bengkulu. Rapat ini dihadiri oleh seluruh ketua bidang dan pengurus BPD HIPMI Provinsi Bengkulu.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, menyampaikan rasa terima kasih dan syukur atas kehadiran seluruh pengurus. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan kekeluargaan dalam kepengurusan BPD HIPMI Bengkulu.

Rapat RPBL di Ruang HIPMI Center Bengkulu

“Hari ini sangat luar biasa, semua teman-teman kepengurusan ini semua cerdas, semua orang-orang hebat putra-putri Provinsi Bengkulu yang saya banggakan. Saya berharap di kepengurusan ini kita adalah satu keluarga yang perlu dikolaborasi baik dari pengurus daerah maupun pengurus provinsi bahkan sampai ke BPP Pengurus pusat yang sangat luar biasa,” ujar Yosia Yodan.

Dalam rapat yang digelar oleh HIPMI Bengkulu, sejumlah program unggulan dibahas untuk memperkuat organisasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satu program utama adalah penambahan Kartu Tanda Anggota (KTA) HIPMI se-Provinsi Bengkulu guna memperluas jaringan dan memperkuat basis keanggotaan. Selain itu, diinisiasi juga program corporate merchant yang menjalin kerja sama antara pemegang KTA HIPMI dan para pengusaha lokal, dengan target 50 hingga 100 merchant di Bengkulu.

Untuk mendorong sinergi lintas bidang, pengurus HIPMI akan mengembangkan kolaborasi antar bidang dalam menjalankan program-program strategis. Penguatan kapasitas pengurus muda juga menjadi perhatian, di antaranya melalui distribusi buku “Pitch Deck” karya Helmy Yahya. Helmy juga dijadwalkan menjadi pembicara utama dalam seminar Communibranding yang akan digelar pada 31 Mei 2025 di Bengkulu.

Kegiatan lain yang akan digelar termasuk Fun Run untuk mempererat kebersamaan dalam semangat hidup sehat, serta sesi wawancara eksklusif dengan pengurus BPC dan BPD HIPMI Bengkulu sebagai ruang refleksi organisasi. Pada 30 April 2025 mendatang, HIPMI akan menggelar kegiatan “Nge-Branding HIPMI Centre UMKM” dan mengundang seluruh BPC untuk memamerkan produk UMKM unggulan dari masing-masing kabupaten.

HIPMI juga merancang pelatihan di HIPMI Centre serta agenda kunjungan pengurus ke seluruh UMKM dan pedagang kaki lima di Kota Bengkulu, guna memberikan dukungan langsung kepada para pelaku usaha. Di samping itu, akan dilakukan kunjungan ke setiap kabupaten untuk audiensi dan melihat potensi daerah secara langsung. Forum investasi bulanan juga akan digelar di HIPMI Centre untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Sebagai bagian dari promosi wilayah, HIPMI mengagendakan kegiatan “Mela Belanjo” di Kawasan Pantai Panjang pada 28 April 2025, sekaligus mengadakan kegiatan “HIPMI Jalan-Jalan” sebagai bentuk pendekatan dengan masyarakat. Terakhir, HIPMI juga merancang Road Show BPD HIPMI ke setiap BPC kabupaten sebagai bentuk penguatan sinergi antar pengurus di seluruh Provinsi Bengkulu.

Yosi Yodan, Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, menyampaikan bahwa persiapan untuk menyambut Helmi Yahya sudah maksimal. Acara ini diharapkan menjadi momentum bagi pengusaha muda di Bengkulu untuk bertumbuh dan berkembang bersama. Acara ini juga terbuka untuk umum.

Rapat ini merupakan langkah strategis BPD HIPMI Bengkulu dalam mempersiapkan program-program yang bermanfaat bagi pengusaha muda di Provinsi Bengkulu. Diharapkan, program-program ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan menciptakan lebih banyak pengusaha muda yang sukses. (ADV)

Disnakertrans Prov Bengkulu gandeng pembangkit listrik untuk pelatihan kerja

Foto: Dok. Disnakertran Prov. Bengkulu

Bengkulu, news-raflesia-indonesia.my.id – Dalam rangka menindaklanjuti arahan Gubernur Bengkulu, H. Helmi Hasan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Bengkulu melakukan kunjungan kerja ke perusahaan pembangkit listrik di Bengkulu, Senin (14/4).

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Disnakertrans Provinsi Bengkulu, Dr. H. Syarif, bersama sejumlah pejabat penting seperti Kabid Pengawasan Ketenagakerjaan, Kabid Penempatan Tenaga Kerja, dan Kabid Pelatihan Produktivitas. Turut hadir pula perwakilan dari PT Sucofindo sebagai perusahaan pendamping analisis bahan berbahaya serta jasa keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Foto: Dok. Disnakertran Prov. Bengkulu

Kegiatan ini bertujuan untuk membangun kolaborasi antara pemerintah dan perusahaan, khususnya dalam pelatihan dan penempatan tenaga kerja lokal. Dalam pertemuan formal tersebut, Kadisnaker meminta kepada PT TLB dan PT PCIP agar dapat menyampaikan informasi lowongan kerja kepada Disnaker.

Selain itu, Disnaker mendorong pemanfaatan Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai sarana pelatihan bagi calon pekerja perusahaan tersebut. Kadisnaker juga menawarkan agar pihak perusahaan memanfaatkan instruktur BLK untuk kegiatan training teknis maupun non-teknis.

Direktur PT TLB, Mr. Chao, menyambut baik inisiatif tersebut. Mr. Chao mengungkapkan kerja sama ini penting untuk memastikan kesiapan sumber daya manusia lokal.

Ia juga berharap kolaborasi ini dapat membuat para pekerja Bengkulu merasa betah bekerja di daerah sendiri dan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi. Dalam kesempatan yang sama, PT Sucofindo memaparkan rencana pelaksanaan riksa uji K3 yang akan berlangsung selama tiga minggu mulai 15 April 2025.

Pemeriksaan tersebut akan mencakup delapan item mesin produksi serta alat-alat kerja lainnya di lingkungan PT TLB. Disnakertrans juga melakukan pembinaan terkait Norma Kerja, termasuk kewajiban pelaporan tenaga kerja asing (TKA) di lingkungan perusahaan. Perusahaan menyatakan kesiapan untuk mematuhi seluruh kewajiban, termasuk PNBP dan penerapan aturan sesuai Permenaker No.13 Tahun 2013. Rls

BPD HIPMI Bengkulu dukung program kopi bumi merah putih: Menuju kejayaan kopi robusta

Bengkulu, news-raflesia-indonesia.my.id – Ketua Umum Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Provinsi Bengkulu, Yosia Yodan, melalui perwakilannya Ketua Bidang III Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Lingkungan Hidup, dan Kehutanan BPD HIPMI Provinsi Bengkulu, Satria Muhammad, menghadiri rapat ekspose pembangunan program Kopi Bumi Merah Putih yang digelar di Ruang Rapat Merah Putih, Kantor Gubernur Bengkulu, pada Jumat (11/4/2025).

Rapat tersebut mengusung tema “Mengembalikan Kejayaan Kopi Bengkulu” dan dihadiri berbagai pemangku kepentingan yang berkaitan dengan sektor perkebunan dan ekonomi kreatif. Kehadiran HIPMI Bengkulu menunjukkan komitmen kuat dunia usaha muda untuk turut serta mendorong sektor pertanian unggulan daerah, khususnya komoditas kopi robusta yang menjadi andalan Provinsi Bengkulu.

Satria Muhammad dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi tinggi atas gerak cepat Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, dalam meluncurkan program Kopi Bumi Merah Putih. Menurutnya, program ini sangat strategis karena memberikan harapan baru bagi petani kopi, terutama dalam menjamin harga jual yang layak serta membuka akses ke pasar yang lebih luas.

 

“Kami dari HIPMI Bengkulu sangat mengapresiasi inisiatif Gubernur Helmi Hasan dalam menjalankan program Kopi Bumi Merah Putih. Ini adalah langkah konkret yang mampu memberikan kepastian harga kepada petani. Lebih dari itu, dorongan terhadap sertifikasi internasional juga akan menjadi nilai tambah luar biasa bagi Kopi Bengkulu di pasar global,” ujar Satria.

Rapat ini dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni. Dalam arahannya, Herwan menegaskan pentingnya kerja sama semua pihak dalam memajukan komoditas kopi. Ia juga menyampaikan bahwa rapat ini menghadirkan pemaparan dari Asosiasi Kopi Internasional yang memberikan gambaran rencana besar dalam pengembangan kopi robusta Bengkulu ke tingkat internasional.

“Kita rangkul semua pihak agar Kopi Bengkulu bisa mendunia. Upaya ini tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga menjaga kualitas dan kesinambungan rantai pasok kopi dari hulu ke hilir,” kata Herwan.

HIPMI Bengkulu menegaskan kesiapan untuk terlibat aktif dalam pendampingan petani, pengembangan rantai distribusi, serta promosi kopi melalui berbagai kanal nasional dan internasional. Dengan semangat kolaborasi, diharapkan Bengkulu mampu kembali menjadi salah satu daerah penghasil kopi unggulan di Indonesia dan dunia. Rls

Yosia yodan hadiri pelantikan HIPMI NTB: Dorong kolaborasi pengusaha muda dan pemerintah

Lombok, news-raflesia-indonesia.my.id – Ketua Umum Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Bengkulu, Yosia Yodan, menghadiri acara pelantikan pengurus BPD HIPMI Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2025–2028 yang diselenggarakan di Merumatta Hotel & Resort Senggigi, Lombok, Jumat, 11 April 2025.

Dalam kegiatan tersebut, Yosia Yodan hadir bersama para Ketua Umum BPD HIPMI dari seluruh Indonesia, turut mendampingi Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI, Akbar Buchari, yang secara langsung melantik kepengurusan BPD HIPMI NTB yang baru.

Pelantikan ini merupakan momen penting dalam regenerasi kepemimpinan organisasi pengusaha muda di tingkat daerah, sekaligus bentuk komitmen HIPMI untuk terus mendorong semangat kewirausahaan di kalangan generasi muda, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Barat.

Dalam pernyataannya, Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, menyampaikan ucapan selamat kepada Ismed Faturrahman Maulana yang telah resmi dilantik sebagai Ketua Umum BPD HIPMI NTB periode 2025–2028.

“Selamat atas prosesi pelantikannya Ketum Ismed. Semoga BPD HIPMI NTB semakin baik dan bisa terus berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi NTB dalam memajukan sektor usaha dan membuka peluang bagi para pengusaha muda,” ujar Yosia.

Yosia juga menyampaikan harapannya agar Ismed dapat mengemban amanah organisasi dengan baik serta menjalankan roda kepengurusan secara optimal demi kemajuan HIPMI di Provinsi NTB. Menurutnya, kekuatan HIPMI terletak pada semangat kolaborasi dan komitmen untuk tumbuh bersama membangun daerah.

“HIPMI harus mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan ekonomi daerah. Saya percaya Ketum Ismed mampu memimpin HIPMI NTB ke arah yang lebih maju dan inklusif,” tambah Yosia.

Acara pelantikan berlangsung dengan khidmat, dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk pengurus HIPMI pusat dan daerah, pemerintah daerah, serta tokoh-tokoh pengusaha muda di daerah tersebut. Suasana penuh semangat dan optimisme terlihat jelas dalam seluruh rangkaian kegiatan.

Dengan pelantikan ini, BPD HIPMI NTB resmi memiliki kepengurusan baru yang diharapkan dapat menjadi motor penggerak dalam mencetak lebih banyak pengusaha muda unggul, inovatif, dan berdaya saing tinggi, baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional. rls

Ribuan Pencaker Padati Job fair Bengkulu, KUR-PMI jadi harapan baru untuk bekerja ke luar negeri

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Bengkulu, Dr. H. Syarifudin, M.Si di Balai raya

Bengkulu, news-raflesia-indonesia.my.id -Job Fair Loker Merah Putih yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Bengkulu di Balai Raya Semarak pada Kamis (10/4), dipadati oleh ribuan pencari kerja. Meskipun acara baru dimulai pukul 10.00 WIB, antrean sudah terbentuk sejak pagi hari.

Antusiasme tinggi terlihat dari berbagai kalangan yang datang. Mulai dari lulusan baru hingga masyarakat paruh baya, semua hadir dengan semangat membawa berkas lamaran.

Kegiatan ini menjadi titik harapan bagi warga Bengkulu yang sedang mencari pekerjaan, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Suasana di lokasi tampak penuh semangat dan persaingan yang sehat.

Job fair ini menjadi jembatan antara perusahaan dan para pencari kerja. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Bengkulu, Dr. H. Syarifudin, M.Si menyebutkan ada sekitar 300 lowongan dari Kota Bengkulu, 200 dari kabupaten, serta 400–500 lowongan dari luar provinsi.

Melalui sambungan WhatsApp, H. Syarifudin juga mengungkapkan bahwa jumlah peserta terdaftar dalam job fair ini mencapai 3.740 orang, dengan 40 perusahaan yang membuka stand lowongan.

Yang mengejutkan, menurutnya terdapat 14.400 lowongan kerja yang ditawarkan untuk penempatan ke luar negeri. Negara tujuan antara lain Jepang, Jerman, Malaysia, dan Taiwan.

Salah satu program utama yang diperkenalkan dalam kegiatan ini adalah Kredit Usaha Rakyat untuk Pekerja Migran Indonesia (KUR-PMI). Program ini memberikan kemudahan akses bagi warga Bengkulu yang ingin bekerja ke luar negeri secara resmi.

Lewat program KUR-PMI, calon tenaga kerja dapat memperoleh pinjaman hingga Rp60 juta melalui Bank Bengkulu sebagai modal untuk keberangkatan.

Syarifudin mendorong masyarakat untuk berani mencoba peluang kerja internasional, mengingat penghasilan di luar negeri jauh lebih tinggi dibanding di dalam negeri.

Ia juga memastikan, Dinas Tenaga Kerja sudah menjalin kerja sama dengan negara-negara tujuan serta lembaga-lembaga terkait untuk menjamin keamanan dan legalitas proses kerja migran.

Salah satunya adalah kolaborasi dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) di Palembang, yang memastikan proses pemberangkatan sesuai prosedur dan dilindungi negara.

Menurut Syarifudin, bekerja di luar negeri selama lima tahun bisa menghasilkan pendapatan yang setara dengan 20 tahun bekerja di Bengkulu.

Namun ia menegaskan, seluruh proses harus ditempuh secara resmi, termasuk pelatihan keterampilan, serta jaminan sosial seperti BPJS Ketenagakerjaan bagi para pekerja.

Saat ini, jumlah warga Bengkulu yang bekerja di luar negeri baru sekitar 2.000 orang dari total populasi dua juta. Potensi besar ini menurutnya belum tergarap maksimal.

“Padahal banyak yang sudah berangkat ke luar negeri kini hidup sejahtera dan bisa membantu ekonomi keluarganya di kampung halaman,” kata Syarifudin.

KUR-PMI disebut sebagai solusi nyata dari pemerintah daerah untuk membantu masyarakat memperoleh modal tanpa harus berutang ke rentenir atau menjual aset.

Meskipun tidak semua peserta langsung terserap ke perusahaan, kehadiran job fair ini memberikan akses informasi dan peluang kerja yang sangat luas.

Bagi yang belum mendapatkan pekerjaan, mereka masih dapat mencari lowongan secara online melalui situs resmi pemerintah di: www.lokermerahputih.bengkuluprov.go.id.

Dengan dukungan dari pemerintah dan semangat para pencari kerja, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah besar dalam menurunkan angka pengangguran di Bengkulu.

 

error: Content is protected !!