banner 1000x350

Redaksi

849 KIRIMAN 0 KOMENTAR

“Yosia Yodan Resmi Ditetapkan sebagai Calon Tunggal Ketua Umum HIPMI Bengkulu”

Panitia Musyawarah Daerah (Musda) ke-XV BPD HIPMI Bengkulu secara resmi menetapkan Yosia Yodan sebagai Calon Tunggal Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu. Keputusan ini diumumkan oleh Ketua Steering Committee (SC) Musda XV, Ronal Pengabdian, pada Rabu (13/11) di salah satu hotel di Kota Bengkulu. Menurut Ronal, keputusan ini diambil setelah melalui seleksi dan verifikasi ketat terhadap calon-calon yang memenuhi syarat.

Selanjutnya, Yosia akan menjalani tahapan sosialisasi dan kampanye untuk memperkenalkan program-program unggulannya kepada seluruh BPC HIPMI di Provinsi Bengkulu. Tahap ini akan menjadi kesempatan baginya untuk mempresentasikan visi, misi, dan inisiatif-inisiatif inovatif yang diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif serta memperkuat posisi pengusaha muda di Bengkulu.

Ronal berharap Musda XV ini menghasilkan pemimpin yang mampu membawa HIPMI Bengkulu ke arah yang lebih baik. Ia mengimbau agar seluruh anggota BPD dan BPC HIPMI Bengkulu mendukung proses ini demi terciptanya pemilihan yang transparan dan menghasilkan ketua yang dapat memperkuat jaringan bisnis dan kolaborasi di kalangan pengusaha muda Bengkulu.

 

4o

“Debat Pilgub Bengkulu: Mian Pertanyakan Pajak BBM Non Subsidi, Meriani Luruskan Regulasi”

News-Raflesia-Indonesia.my.id – Dalam sesi debat calon Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, calon nomor urut 2, mempertanyakan kebijakan pajak BBM non subsidi di Bengkulu yang mencapai 10%. Ia menyoroti bahwa pajak yang tinggi ini dirasa memberatkan masyarakat dan menanyakan peran Wakil Gubernur dalam mengatasi masalah ini.

Meriani, calon nomor urut 1, menjawab dengan tenang dan mengklarifikasi bahwa pajak BBM tersebut berlaku hanya untuk minyak non subsidi seperti Pertamax dan Dexlite. “Pak Mian, pajak itu hanya berlaku untuk BBM non subsidi, yang memang ditujukan untuk masyarakat kelas menengah ke atas. Minyak subsidi sudah jelas diatur pemerintah dan tidak memberatkan masyarakat,” jelas Meriani.

Meriani juga menyebutkan bahwa LKM (Lembaga Keuangan Mikro) yang didirikannya tumbuh positif, dengan total tiga unit aktif. “Pak Helmi pernah mengirim tim untuk mempelajari LKM kami, yang berhasil menciptakan lapangan kerja tanpa ada masalah hukum,” tambah Meriani, menutup sesi debatnya dengan menekankan kontribusinya bagi ekonomi masyarakat.

Romio Parnandes dan Yosia Yodan Sepakat Bangun HIPMI Bengkulu Bersama

Setelah melalui proses panjang dan penuh pertimbangan, Bacalon Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Romio Parnandes, secara resmi menyatakan mengundurkan diri dari pencalonan Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu periode 2024-2027. Keputusan ini diambil demi membangun organisasi HIPMI Bengkulu ke arah yang lebih baik. “Dengan segala pertimbangan, saya menyatakan mundur dari pencalonan Ketua Umum, dan bersama Yosia Yodan yang juga menjadi Bacalon, kami sepakat untuk bekerja sama membangun HIPMI ke depan,” ungkap Romio.

Romio menegaskan dukungan penuhnya untuk Yosia Yodan sebagai calon Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu. Ia berkomitmen bersama timnya untuk memenangkan pencalonan Yosia sebagai langkah kolaboratif demi kemajuan organisasi. “Saya bersama tim siap memenangkan pencalonan Yosia Yodan sebagai Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu,” sambung Romio pada Jumat, 8 November 2024.

Atas dukungan yang diberikan, Yosia Yodan menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya. Baginya, kerja sama ini merupakan kehormatan besar dan menjadi langkah strategis bagi HIPMI Bengkulu. “Semoga kolaborasi ini membawa manfaat bagi Bengkulu, khususnya dalam pembinaan pengusaha muda, dan membuat Bengkulu semakin jaya ke depannya,” kata Yosia penuh optimisme.

Benny Suharto Puji Farizal yang Kuasai Panggung dalam Debat Calon Wakil Wali Kota

Debat calon Wakil Wali Kota Bengkulu yang diselenggarakan KPU Kota Bengkulu pada 8/11/24 di Hotel Mercure berlangsung penuh antusias. Endra, salah satu penonton debat malam itu, mengungkapkan kesannya tentang calon nomor urut 4, Farizal, yang tampil paling tenang dan percaya diri di antara lima peserta. Dengan gaya bicara santai namun tegas, Farizal menunjukkan keyakinan tinggi saat menjawab berbagai pertanyaan, baik dari moderator maupun kandidat lain. Sikapnya yang rileks ini semakin membuatnya menonjol dibandingkan empat calon lainnya, memberi kesan percaya diri yang kuat.

Usai debat, dalam konferensi pers, Benny Suharto yang merupakan calon Wali Kota nomor urut 4 dan pasangan Farizal, menyampaikan rasa bangganya terhadap performa Farizal. Ia menilai Farizal telah berhasil menguasai panggung dengan sangat baik, menyampaikan gagasan yang tepat dan relevan sesuai tema debat, yaitu “Budaya, Pariwisata, dan Kearifan Lokal dalam Rangka Mempertahankan NKRI.” Benny menegaskan, “Kami sangat fokus dengan tema malam ini. Menurut saya, Wakil Wali Kota hari ini is the best,” ucap Benny penuh apresiasi.

Di akhir pernyataannya, Benny menutup dengan pantun yang menyiratkan optimisme tinggi: “Ikan sepek, ikan gabus, insyaallah nomor empat paling bagus,” ujarnya dengan penuh keyakinan. Penampilan Farizal yang tenang dan mengesankan di panggung debat ini semakin memperkuat pandangan publik bahwa pasangan Benny-Farizal siap membawa perubahan positif bagi Bengkulu.

Debat Kedua: Paslon Nomor 4 Pukau Penonton dengan Atribut Putih Solid

(Paslon) pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bengkulu kembali mengikuti debat kedua kandidat yang digelar malam ini 8/11/24 di hotel Mercure Kota Bengkulu

Ada yang menarik dalam debat kali ini, salah satu paslon nomor 4 terlihat solid mengenakan atribut serba putih sebagai upaya memberikan dukungan kepada pasangan Benny-Farizal.

Ini menunjukkan kekompakkan, keduanya pada debat kandidat kedua pasang calon walikota dan wakil walikota Bengkulu tahun 2024 kembali mengenakan kemeja putih bernomor 4.

Hingga berita ini diturunkan situasi debat masih berlangsung meriah. (Red)

HNSI Bengkulu Bersatu, Ribuan Warga Sawah Lebar Nikmati Ikan Segar Gratis

Komunitas nelayan di Kota Bengkulu yang tergabung dalam Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) kembali menyelenggarakan aksi sosial dengan berbagi ikan segar secara gratis kepada warga setempat. Kegiatan ini dipimpin oleh Ali Syukur Simatupang dan berlangsung di area Belakang Stadion, Kelurahan Sawah Lebar, pada Jumat (8/11). Sebanyak dua ton ikan segar dibagikan dalam acara ini.

Menurut Ali Syukur, kegiatan ini merupakan hasil gotong royong antar anggota nelayan di Bengkulu sebagai wujud solidaritas dan kepedulian sosial terhadap masyarakat. “Alhamdulillah, pada Jumat yang penuh berkah ini, kami berhasil menyediakan sekitar 2.000 kg ikan segar untuk dibagikan kepada warga Sawah Lebar. Ini juga merupakan dukungan kami kepada pasangan calon Gubernur Bengkulu nomor urut 02, Rohidin-Meriani,” jelas Ali.

Aksi sosial ini turut didukung oleh beberapa kelompok dan komunitas lokal seperti Lang Lang Buana (LLB), Nelayan Sejahtera SEMO, Budi AG Group, dan Evan Group. Ali berharap dukungan ini tidak hanya sekadar untuk kepentingan sesaat, tetapi juga untuk mendorong kesejahteraan nelayan serta mempererat hubungan antara komunitas nelayan dan pemerintah daerah ke depannya. “Kami berharap kolaborasi ini bisa berlanjut untuk menciptakan program-program yang bermanfaat bagi komunitas perikanan di Bengkulu,” tambah Ali.

Erik Nugraha, selaku Sekretaris Tim Pemenangan ROMER (Rohidin-Meriani) dan penanggung jawab acara, menyampaikan bahwa sekitar 1.200 kupon telah dibagikan kepada warga untuk menjamin distribusi yang adil. “Alhamdulillah, semua yang hadir mendapatkan ikan segar. Setiap warga menerima antara 1 hingga 3 kilogram ikan dari komunitas nelayan HNSI,” ungkap Erik.

Erik juga menambahkan bahwa aksi sosial ini tidak hanya sebatas pemberian bantuan, tetapi juga bertujuan memperkuat hubungan antara nelayan dan masyarakat umum. “Kegiatan ini menunjukkan komitmen kita untuk mendukung calon pemimpin yang peduli pada kesejahteraan masyarakat. Kami berharap ke depannya kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan agar masyarakat lebih memahami pentingnya dukungan terhadap pemimpin yang memperhatikan kebutuhan rakyat,” ujar Erik.

Dengan adanya kegiatan berbagi ikan ini, komunitas nelayan berharap bisa memberikan manfaat langsung kepada warga sambil membangun hubungan yang kuat antara nelayan, pemerintah, dan masyarakat di Bengkulu.

 

4o
error: Content is protected !!