banner 1000x350

Redaksi

969 KIRIMAN 0 KOMENTAR

BI-rate naik, Kepala BI Bengkulu optimis rupiah stabil dan ekonomi daerah menguat

Foto: Kepala KPwBI Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, terlihat sedang berbincang santai dengan awak media di di Mega Mall, Kota Bengkulu, Selasa 9/6/2026.

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Bank Indonesia (BI) resmi menaikkan suku bunga acuan (BI-Rate) sebesar 25 basis poin sebagai langkah strategis menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan mengendalikan inflasi. Langkah ini diambil di tengah tekanan global yang memengaruhi mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia. Kepala Kantor Perwakilan (KPW) BI (Bank Indonesia) Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, menyampaikan kebijakan tersebut dalam kegiatan Bincang Bareng Media di Megamall Bengkulu, Selasa (9/6).

https://www.youtube.com/watch?v=KDqVYnjstyQ

Wahyu menjelaskan bahwa kenaikan BI-Rate bertujuan menjaga daya saing rupiah terhadap mata uang asing, khususnya dolar Amerika Serikat. Menurutnya, pasar keuangan global terus mencermati selisih tingkat suku bunga antara Indonesia dan Amerika Serikat sebagai bahan pertimbangan investor. Selisih tersebut menjadi salah satu faktor kunci dalam menjaga minat investor untuk menempatkan dananya di dalam negeri.

Lebih lanjut, Wahyu mengungkapkan bahwa tekanan terhadap nilai tukar rupiah saat ini dipicu oleh tiga faktor utama. Pertama, meningkatnya konflik geopolitik yang mendongkrak harga minyak dunia. Kedua, adanya periode musiman pembagian dividen bagi investor asing. Ketiga, tingginya kebutuhan valuta asing untuk pembayaran utang luar negeri.

Kendati demikian, ia menegaskan bahwa pergerakan nilai tukar tidak hanya bergantung pada faktor fundamental ekonomi seperti rasio utang atau defisit. Sentimen pasar seperti kepastian berusaha, kepastian regulasi, dan faktor non-ekonomi lainnya turut memengaruhi pasar keuangan. Oleh karena itu, sinergi antara otoritas moneter, pemerintah, dan OJK harus diperkuat guna menjaga kepercayaan investor.

Terkait pelemahan rupiah, Wahyu menyebutkan dampaknya bagi daerah seperti Bengkulu memiliki dua sisi yang berbeda. Di satu sisi, pelemahan rupiah dapat memicu imported inflation yang berpotensi meningkatkan biaya produksi. Di sisi lain, hal ini dapat memberikan keuntungan bagi eksportir jika kegiatan produksinya tidak bergantung pada bahan baku impor.

Meskipun terdapat tantangan, Wahyu tetap optimistis Bengkulu mampu memperkuat ketahanan ekonomi daerah. Ia menilai Bengkulu memiliki potensi besar melalui komoditas unggulan ekspor dan sektor hortikultura yang terus menunjukkan pertumbuhan positif. Sektor-sektor ini diharapkan menjadi penopang ekonomi daerah sekaligus sumber devisa yang kuat.

BI berkomitmen menjaga keseimbangan agar dampak perubahan nilai tukar tidak merugikan pihak manapun. Wahyu menegaskan bahwa Bank Indonesia berupaya menjaga stabilitas ekonomi sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat. Fokus utama saat ini adalah mengoptimalkan kondisi yang ada menjadi peluang bagi perekonomian daerah.

Ke depan, penyesuaian suku bunga tetap terbuka apabila kondisi pasar dan nilai tukar memerlukannya. Bank Indonesia akan terus mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk masukan dari lembaga pemeringkat internasional seperti S&P, Fitch, dan Moody’s agar sentimen pasar tetap terjaga. Hal ini dilakukan demi memastikan stabilitas ekonomi nasional tetap terjamin di tengah ketidakpastian global.

https://www.youtube.com/watch?v=kG8mucBtdPw&t=7s

Sebagai penutup, Wahyu menekankan pentingnya kolaborasi antara seluruh pemangku kepentingan untuk menghadapi tantangan ekonomi. Dengan soliditas antara otoritas moneter dan pemerintah, diharapkan ekonomi Bengkulu dapat terus tumbuh secara berkelanjutan meski di tengah tantangan ekonomi global yang dinamis

pewarta: man

Libur panjang idul adha dan Waisak, Trafik jalan tol trans sumatera melonjak 19,72%

Tabel infografis rincian data harian Volume Lalu Lintas (VLL) kendaraan beserta persentase komparasi terhadap trafik normal di 11 ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) kelolaan PT Hutama Karya (Persero) periode akhir Mei 2026. Data per tanggal 29 Mei 2026 menunjukkan akumulasi pergerakan arus mudik libur panjang mencapai total 122.658 kendaraan atau tumbuh sebesar 19,72%. Sumber: Siaran Pers Resmi Hutama Karya

news-raflesia-indonesia -Sumatra – PT Hutama Karya (Persero) melaporkan lonjakan arus kendaraan yang signifikan di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) selama periode libur panjang perayaan Idul Adha, Waisak, dan Hari Lahir Pancasila. Hingga periode 29 Mei 2026, volume lalu lintas (VLL) di sejumlah ruas tol utama terpantau mengalami peningkatan tajam dibandingkan dengan hari-hari biasa seiring tingginya mobilitas masyarakat.

https://www.youtube.com/watch?v=HNaFZWAT3zk

Berdasarkan data pemantauan trafik harian, total kendaraan yang melintas di seluruh jaringan ruas tol beroperasi milik Hutama Karya menembus angka 122.658 unit kendaraan. Angka tersebut mencerminkan lonjakan sebesar 19,72% jika disandingkan dengan kondisi trafik normal.

Rekapitulasi Data Peningkatan Kendaraan Per Ruas Tol

Hutama Karya mencatat pertumbuhan volume kendaraan yang bervariasi pada sejumlah ruas tol utama di Sumatra per tanggal 29 Mei 2026, di antaranya:

  • Tol Padang – Sicincin: Mencatat lonjakan tertinggi mencapai 56,83% dengan total 3.342 kendaraan.

  • Tol Pekanbaru – XIII Koto Kampar: Meningkat pesat 53,89% dengan total 7.605 kendaraan melintas.

  • Tol Sigli – Banda Aceh (Sibanceh): Naik signifikan 52,63% atau mencapai 10.982 kendaraan.

  • Tol Kuala Tanjung – Pematang Siantar (HMW): Mengalirkan sebanyak 25.216 kendaraan, meroket hingga 43,11%.

  • Tol Bengkulu – Taba Penanjung (Bengtaba): Meningkat 25,66% dengan volume 1.949 kendaraan.

  • Tol Binjai – Langsa: Mencatat pergerakan 11.273 kendaraan atau meningkat sebesar 18,79%.

  • Tol Indrapura – Kisaran: Terpantau naik 9,20% dengan total 9.945 kendaraan.

  • Tol Pekanbaru – Dumai (Permai): Mengalami kenaikan 7,28% dengan total 15.545 kendaraan.

  • Tol Terbanggi Besar – Kayu Agung (Terpeka): Terisi 14.283 kendaraan, tumbuh sekitar 5,46%.

  • Tol Palembang – Indralaya – Prabumulih (Palindra & Indraprabu): Meningkat 5,19% dengan torehan 14.968 kendaraan.

Sebaliknya, penurunan arus kendaraan hanya terjadi di ruas Tol Betung – Tempino – Jambi (Seksi Bayung Lencir – Tempino) sebesar 7,44% dengan realisasi volume 7.550 kendaraan.

Komitmen Pelayanan dan Imbauan Keselamatan

Guna merespons kenaikan volume kendaraan ini, pihak Hutama Karya secara berkala memantau layanan operasional, menyiagakan personel lapangan, serta memastikan fasilitas pendukung berjalan maksimal. Koordinasi intensif bersama pihak kepolisian dan instansi terkait juga terus ditingkatkan demi menjamin aspek kenyamanan serta keamanan para pengguna jalan.

Masyarakat yang berkendara diimbau untuk memastikan kelayakan armada, menjaga kebugaran tubuh, memastikan kecukupan saldo uang elektronik (e-money), serta memanfaatkan fasilitas rest area jika dirasa telah mengantuk atau lelah sepanjang perjalanan. Informasi mutakhir mengenai kondisi terkini jalan tol dapat diakses langsung melalui aplikasi Mozy maupun akun resmi media sosial @hutamakaryatollroad.

Caketum BPP HIPMI Ade jona prasetyo sowan ke ketua DPD RI, Perkuat sinergi ekonomi daerah

Foto: SIMBOL KOLABORASI: Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin (kiri) menyerahkan buku karyanya yang berjudul "Green Democracy" kepada Calon Ketua Umum BPP HIPMI Ade Jona Prasetyo (kanan) di sela-sela kunjungan silaturahmi di Jakarta. Penyerahan ini simbol komitmen bersama antara pemangku kebijakan dan pengusaha muda dalam membangun ekonomi bangsa yang progresif.

news-raflesia-indonesia-Jakarta – Calon Ketua Umum (Caketum) Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Ade Jona Prasetyo, melakukan kunjungan silaturahmi strategis menemui Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan B. Najamudin, di Jakarta pada Minggu (31/5/2026). Pertemuan penting ini menjadi momentum krusial untuk memperkuat sinergi antara pengusaha muda dan pemangku kebijakan dalam mendorong percepatan pembangunan ekonomi nasional serta daerah.

Sekretaris Umum BPD HIPMI Bengkulu Julian Tanel, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B. Najamudin, Calon Ketua Umum BPP HIPMI Ade Jona Prasetyo, dan Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu Yosia Yodan berpose bersama dalam kunjungan silaturahmi strategis di Jakarta. Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antara pengusaha muda dan pemangku kebijakan dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah nasional.

Dalam agenda sowan tersebut, Ade Jona Prasetyo didampingi langsung oleh jajaran pengurus daerah, yaitu Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu Yosia Yodan serta Sekretaris Umum BPD HIPMI Bengkulu Julian Tanel.

https://www.youtube.com/watch?v=k5LZeL6vURw

Sekretaris Umum BPD HIPMI Bengkulu, Julian Tanel, mengungkapkan bahwa pertemuan yang berlangsung hangat tersebut menjadi jembatan komunikasi yang sangat produktif antara HIPMI dengan lembaga tinggi negara, khususnya dalam memperluas ekosistem dunia usaha bagi generasi muda di daerah.

“Pertemuan ini menunjukkan komitmen bersama untuk membangun sinergi yang lebih kuat antara pengusaha muda dan para pemangku kebijakan. Kami melihat sosok Ade Jona Prasetyo memiliki visi yang jelas dalam membawa HIPMI menjadi organisasi yang semakin progresif dan mampu menjawab tantangan ekonomi ke depan,” ujar Julian dalam keterangan resminya.

Julian menambahkan bahwa dukungan penuh yang diberikan BPD HIPMI Bengkulu kepada Ade Jona Prasetyo didasarkan pada keyakinan kuat terhadap kapasitas, rekam jejak, serta jaringan luas yang dimiliki sang caketum untuk memperkokoh peran HIPMI di tingkat nasional.

Melalui kolaborasi erat dengan DPD RI, jajaran HIPMI Bengkulu optimistis di bawah kepemimpinan Ade Jona Prasetyo, organisasi ini akan bertransformasi menjadi wadah inovatif yang melahirkan pengusaha muda tangguh. Langkah nyata ini sekaligus diarahkan untuk mendongkrak daya saing pengusaha lokal serta menjaga soliditas internal organisasi menjelang agenda pemilihan Ketua Umum BPP HIPMI mendatang.

Pewarta: Man

Sinergi Mercure Bengkulu dan JMSI: Dorong investasi dan ekosistem ekonomi kreatif daerah

Manajemen Mercure Bengkulu saat menggelar pertemuan silaturahmi dan pemaparan program kolaborasi strategis bersama pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Bengkulu di area hotel, Bengkulu. Kemitraan ini difokuskan pada penguatan publikasi positif guna mendorong sektor pariwisata, industri kreatif, dan percepatan investasi di Provinsi Bengkulu selasa 26/05/2026

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Langkah strategis diambil Hotel Mercure Bengkulu dalam mempercepat pembangunan daerah dengan menggandeng Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Bengkulu. Kolaborasi multisektoral ini diinisiasi sebagai motor penggerak roda perekonomian sekaligus menjadi momentum baru untuk memperkuat sektor pariwisata di Bumi Merah Putih melalui publikasi yang konstruktif.

Sebagai penyedia akomodasi kelas dunia dengan standar pelayanan internasional, Mercure Bengkulu kini bukan sekadar tempat menginap. Hotel ini telah bertransformasi menjadi simpul pertemuan penting bagi berbagai kegiatan ekonomi, sosial, hingga agenda pemerintahan di Provinsi Bengkulu.

Marcom Manager Mercure Bengkulu, Putri Cempaka, memaparkan bahwa hotel ini memiliki 233 kamar serta berbagai ruang pertemuan yang representatif untuk berbagai acara organisasi. Selain itu, Mercure Bengkulu juga dilengkapi dengan berbagai outlet menarik seperti Kompresto, Nikah (sebelumnya Wayang), area kolam renang, diPlanet, Layar Sepatu, hingga Black Rock.

“Fasilitas kebugaran, spa, serta area restoran dan working space kami sangat terbuka untuk umum. Bagi rekan-rekan media yang membutuhkan koneksi internet cepat untuk kebutuhan penulisan berita, kami sangat terbuka untuk menyambut kehadiran Anda, baik di area dalam maupun di teras yang kini kami sediakan sebagai booking area,” ujar Putri saat memaparkan pembaruan fasilitas hotel.

Putri menambahkan, dengan harga menu yang sangat terjangkau mulai dari Rp25 ribu, masyarakat luas dapat menikmati fasilitas kuliner dengan kualitas hotel berbintang. Manajemen berkomitmen untuk terus konsisten bersinergi dengan talenta lokal, mengingat mayoritas penggerak operasional hotel merupakan putra-putri asli daerah Bengkulu.

Senada dengan hal itu, Talent and Culture Manager Mercure Bengkulu, Aan Iskandar, menekankan pentingnya silaturahmi berkala antara pihak hotel dan awak media demi membangun kemajuan bersama. Menurutnya, publikasi yang positif dan konstruktif dari media memiliki daya ungkit yang besar untuk menarik minat investasi dari luar daerah.

“Kolaborasi yang erat ini diharapkan dapat menjadikan Mercure Bengkulu sebagai ikon kebanggaan warga. Melalui penyebaran informasi yang berkualitas dari rekan-rekan media, khususnya JMSI, kita dapat menarik investasi baru yang bermuara pada peningkatan daya beli dan kesejahteraan masyarakat Bengkulu,” tutur Aan.

Langkah strategis ini disambut baik oleh JMSI Provinsi Bengkulu. Ketua JMSI Bengkulu, Dedi Hardiansyah Putra, menegaskan bahwa media siber memiliki tanggung jawab moral untuk mempromosikan potensi daerah. Mengingat industri perhotelan merupakan salah satu indikator vital penggerak ekonomi, JMSI berkomitmen penuh mendukung eksistensi Mercure Bengkulu melalui pemberitaan yang informatif dan edukatif.

“Sinergi ini adalah langkah nyata JMSI untuk memperkuat ekosistem industri kreatif dan pariwisata. Dengan mempromosikan fasilitas prima yang dimiliki Mercure Bengkulu, secara tidak langsung kita mengukuhkan Bengkulu sebagai destinasi yang ramah investasi dan layak dikunjungi,” pungkas Dedi, yang juga mengabarkan bahwa JMSI Bengkulu tengah memperjuangkan kesiapan daerah untuk menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) JMSI ke depan.

Pewarta: Man

Tembus pasar internasional, Bank Indonesia dan ASKI siap ekspor kopi Bengkulu ke global

strategi-branding-kopi-bengkulu-bi.jpg
Foto: Kepala kantor perwakilan bank Indonesia provinsi Bengkulu bersama DPD ASKI Bengkulu, AEKI, perwakilan Dinas Perkebunan, PT Alko, beserta para pelaku UMKM dan barista berfoto bersama usai menggelar focus group discussion (FGD) dengan tema "strategi penguatan branding kopi Bengkulu menembus pasar nasional & internasional" di ruang rapat bank indonesia, Bengkulu.

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Bank Indonesia (BI) terus berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor komoditas unggulan. Bertempat di Ruangan Rapat Bank Indonesia, telah sukses diadakan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema strategis “Strategi Penguatan Branding Kopi Bengkulu menembus Pasar Nasional & Internasional”.

https://www.youtube.com/watch?v=4jujD8AyRdc&t=443s

FGD ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan (stakeholders) industri kopi, mulai dari UMKM binaan Bank Indonesia, Pak Budi selaku Ketua Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI), perwakilan Dinas Perkebunan, hingga para barista yang sedang berkompetisi di Bank Indonesia.

Turut hadir pula Sdr. Dirga perwakilan dari PT Alko, serta Sekretaris Umum DPD Asosiasi Kopi Indonesia (ASKI) Bengkulu, Fernando Sijabat, yang hadir mewakili Ketua Umum ASKI Bengkulu, Yosia Yodan. Kehadiran berbagai pihak ini menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat ekosistem kopi dari hulu ke hilir.

Langkah nyata ini sejalan dengan komitmen asosiasi, di mana ASKI Bengkulu Dukung Penguatan Branding Kopi Bengkulu Tembus Pasar Nasional dan Internasional secara penuh demi menaikkan kelas produk lokal ke kancah global.

Dari diskusi intensif tersebut, lahir 4 poin hasil FGD penting yang siap diakselerasi dalam waktu dekat:

  1. Festival Kopi Dataran Tinggi 2026: Bank Indonesia berencana mengadakan Festival Kopi Dataran Tinggi yang kemungkinan besar akan dipusatkan di Kabupaten Kepahiang pada bulan Juni atau Juli 2026 mendatang. Festival ini diharapkan menjadi etalase utama komoditas kopi unggulan.

  2. Kontrak Ekspor 2 Kontainer: Kabar baik datang dari PT Alko (diwakili Sdr. Dirga) yang menawarkan kontrak pengiriman sebanyak 2 kontainer kopi untuk bulan Juni 2026. Ekspor ini akan membawa identitas resmi Provinsi Bengkulu melalui Surat Keterangan Asal (SKA Bengkulu) dengan spesifikasi komoditas Grade 4a Robusta.

  3. Stabilisasi Rupiah Lewat Ekspor UMKM: Bank Indonesia menegaskan akan terus melakukan pendampingan intensif bagi UMKM di Provinsi Bengkulu. Langkah mendorong ekspor ini menjadi salah satu strategi krusial BI dalam menjaga stabilisasi nilai tukar Rupiah.

  4. Usulan Pembentukan Badan Usaha Petani: Untuk meningkatkan produktivitas, muncul usulan kuat mengenai pembentukan Badan Usaha di antara kelompok tani. Wadah bersama ini bertujuan agar para petani kopi dapat lebih mudah memperoleh dan mengelola bantuan alat-alat pertanian (alsintan) secara kolektif.

Melalui sinergi kuat antara Bank Indonesia, ASKI Bengkulu, pemerintah daerah, dan pelaku usaha, cita-cita untuk menjadikan Kopi Bengkulu sebagai primadona di pasar nasional maupun internasional kini semakin dekat untuk diwujudkan.

Pewarta: Man

Solid menangkan Ade jona prasetyo, Delegasi HIPMI Bengkulu kawal debat kedua caketum BPP HIPMI di Bali

Foto: Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu Yosia Yodan bersama Sekretaris Umum Julian Tanel, Dewan Pembina Ruli Krisna & Emil Reza, Ketua OKK Singgih Tri Wibowo, serta jajaran pengurus BPC saat menghadiri Debat Kedua Caketum BPP HIPMI di MARUSAKA Hotel Bali, Sabtu 23/5/2026

news-raflesia-indonesia, Bali – Delegasi Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Bengkulu menghadiri langsung agenda Debat Kedua Calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI Masa Bakti 2026–2029. Acara nasional yang berlangsung di MARUSAKA Hotel Bali pada 23 Mei 2026 ini menjadi momentum krusial bagi arah masa depan organisasi.

Kehadiran delegasi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan. Kehadiran ini menegaskan bentuk dukungan penuh dan solid kepada Calon Ketua Umum BPP HIPMI Nomor Urut 2, Ade Jona Prasetyo.

Bengkulu solid: “Untuk Ade jona prasetyo, Kita maen sampai jadi!”

Dalam agenda nasional tersebut, BPD HIPMI Bengkulu menunjukkan komitmennya untuk terus aktif berpartisipasi dalam proses demokrasi organisasi. Mereka mendukung lahirnya kepemimpinan HIPMI yang progresif dan mampu membawa organisasi semakin maju di tingkat nasional.

Kekompakan delegasi Bengkulu terlihat jelas sepanjang acara. Ketua Umum Yosia Yodan didampingi Sekretaris Umum Julian Tanel, serta Dewan Pembina (Wanbin) Ruli Krisna dan Emil Reza.

“Kehadiran kita di sini membuktikan bahwa Bengkulu solid untuk memenangkan Caketum Ade Jona Prasetyo,” ujar Wanbin BPD HIPMI Bengkulu optimis.

Semangat yang sama juga digelorakan oleh Ketua OKK BPD HIPMI Bengkulu, Singgih Tri Wibowo. Dengan penuh semangat sambil mengepalkan tangan, ia menegaskan kesiapan timnya. “Untuk Ade Jona Prasetyo, kita maen sampai jadi!!” serunya.

Dukungan nyata ini juga diperkuat oleh kehadiran pengurus daerah, di antaranya Ketua BPC HIPMI Kabupaten Bengkulu Tengah Reming Rahmad, Sekretaris Umum BPC HIPMI Kabupaten Kepahiang Angga Jerri, serta Sekretaris Eksekutif Andre.

Membawa visi kemajuan dan kolaborasi pengusaha muda

Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, menyampaikan bahwa kehadiran delegasi Bengkulu bukan hanya sekadar bentuk dukungan politik organisasi, melainkan simbol semangat persatuan dan kolaborasi antar kader HIPMI di seluruh Indonesia.

“Kami hadir membawa semangat kebersamaan dan optimisme untuk masa depan HIPMI. Sosok Ade Jona Prasetyo kami nilai memiliki visi, energi, dan komitmen yang kuat dalam membawa HIPMI menjadi organisasi yang semakin progresif, adaptif, serta dekat dengan generasi muda pengusaha di Indonesia,” ujar Yosia Yodan.

Menurut Yosia, momentum debat calon ketua umum BPP HIPMI harus menjadi ruang adu gagasan yang sehat dan membangun. Hal ini penting agar mampu melahirkan pemimpin yang dapat memperkuat peran HIPMI sebagai wadah pengusaha muda dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah.

“HIPMI harus terus menjadi rumah besar bagi para pengusaha muda Indonesia untuk bertumbuh, berkolaborasi, dan menciptakan inovasi. Kami berharap siapapun yang terpilih nantinya mampu membawa HIPMI semakin solid, berintegritas, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa,” tambahnya.

Foto: Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu Yosia Yodan bersama Sekretaris Umum Julian Tanel, Dewan Pembina Ruli Krisna & Emil Reza, Ketua OKK Singgih Tri Wibowo, serta jajaran pengurus BPC saat menghadiri Debat Kedua Caketum BPP HIPMI di MARUSAKA Hotel Bali, Sabtu 23/5/2026

Debat kedua calon Ketua Umum BPP HIPMI tersebut berlangsung dengan penuh dinamika dan semangat tinggi, serta dihadiri oleh ribuan kader HIPMI dari berbagai pelosok daerah di Indonesia.

pewarta: Man

error: Content is protected !!