banner 1000x350

Redaksi

1020 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Jejaring pendidikan, Yodan land group dan EST school kunjungi TK Shigor montessori islamic school

news-raflesia-indonesia, Bengkul – Semangat kolaborasi untuk menghadirkan pendidikan berkualitas mewarnai kunjungan Wakil Direktur Operasional Yodan Land Group, Ruli Krisna, bersama rombongan EST School Bengkulu ke TK Shigor Montessori Islamic School Bengkulu pada Jumat (23/10/2026).

Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi kedua lembaga untuk saling mengenal, berbagi perspektif, serta membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan pendidikan anak usia dini.

Sebagai sekolah bertaraf internasional di Bengkulu, EST School membawa pengalaman dan perspektif pendidikan untuk saling bertukar gagasan dengan TK Shigor Montessori. Pertemuan ini menegaskan pentingnya membangun jejaring antarlembaga pendidikan yang memiliki visi sama dalam menghadirkan pengalaman belajar terbaik bagi anak.

Di TK Shigor Montessori, pendidikan berfokus pada penghormatan terhadap fitrah anak, pembentukan kemandirian, penanaman adab, serta pendampingan tumbuh kembang sesuai tahapan usia. Lewat pendekatan Montessori yang dipadukan dengan nilai-nilai Islam, anak-anak didampingi untuk belajar dan bereksplorasi dalam lingkungan yang mendukung potensinya.

Kepala Sekolah TK Shigor Montessori, Putri Rezeki Rahayu, Lc., M.A., Mont.Dipl, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan kesempatan berharga untuk memperluas silaturahmi dan membangun hubungan baik antar-institusi pendidikan di Bengkulu.

“Harapannya, pertemuan ini menjadi awal dari kolaborasi yang membawa manfaat lebih luas bagi dunia pendidikan, khususnya dalam menghadirkan lingkungan belajar yang berkualitas dan berpihak pada kebutuhan anak. Sebab, ketika lembaga pendidikan saling terhubung dan berbagi kebaikan, peluang untuk menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus pun semakin terbuka,” ungkap Putri.

IN2MOTIONFEST 2026: Bawa Wastra Indonesia ke pasar global, Motif Kaganga Bengkulu tampil memukau

news-raflesia-indonesia, Jakarta & Bengkulu – Sektor modest fashion Indonesia terus mengukuhkan posisinya di panggung internasional. Berdasarkan laporan State of the Global Islamic Economy (SGIE) 2025/2026, Indonesia berhasil menempati peringkat pertama dunia pada sektor modest fashion berkat keunggulan keragaman budaya, dukungan regulasi, dan aktifnya promosi di ajang fesyen dunia.

Memanfaatkan momentum ini, Bank Indonesia berkolaborasi dengan Kementerian Perdagangan menyelenggarakan Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MOTIONFEST) 2026 yang untuk pertama kalinya terintegrasi dengan Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW). Acara ini dibuka oleh Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Aida S. Budiman, di Jakarta International Convention Center (JICC).

Acara bertema “Indonesia’s Integrated Modest Fashion Ecosystem: Transforming Modest Fashion Brands into Global Business” tersebut turut dihadiri oleh Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya dan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana. Penguatan ekosistem dari hulu ke hilir diarahkan agar karya wastra Nusantara dapat berkembang menjadi produk bernilai tinggi yang mampu menembus pasar internasional.

Wastra Khas Bengkulu Curi Perhatian di IN2MOTIONFEST 2026

Dalam gelaran berskala internasional ini, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu turut membawa karya lokal unggulan melalui UMKM binaan IKRA Indonesia, yaitu Mode by Cheka.

Mode by Cheka menampilkan rancangan busana modest modern yang mengusung motif Kaganga, warisan aksara dan naskah kuno khas Suku Rejang dari Provinsi Bengkulu. Perpaduan unik antara nilai sejarah tradisional dan desain fesyen kontemporer ini membuktikan bahwa kekayaan budaya Bengkulu memiliki daya saing tinggi dan sangat relevan dengan tren fesyen global.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, menyampaikan bahwa keikutsertaan Mode by Cheka dalam IN2MOTIONFEST 2026 menjadi sarana penting untuk memperluas promosi, meningkatkan eksposur produk, serta membuka akses pasar dan kemitraan bisnis bagi UMKM kreatif Bengkulu di tingkat nasional maupun internasional.

Rangkaian acara IN2MOTIONFEST-JMFW 2026 ini berlangsung sebagai bagian dari gelaran Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 pada 14-18 Oktober 2026 di JICC, Jakarta.

ISEF 2026 resmi dibuka: Dorong transformasi digital hingga inovasi wakaf produktif pesantren di Bengkulu

news-raflesia-indonesia, Jakarta & Bengkulu Indonesia kembali mempertegas komitmennya dalam mewujudkan visi sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia. Hal ini ditandai dengan dibukanya gelaran Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-13 Tahun 2026 yang mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital” serta semangat “Kebaikan untuk Semua”.

Acara yang berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC) ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, bersama Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Dradjad Hari Wibowo. Gelaran tahunan ini menjadi wadah memperkuat ekosistem rantai nilai halal, pendalaman pasar keuangan syariah, pengoptimalan keuangan sosial, serta perluasan inklusi berbasis digital.

Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wamenko Dradjad Hari Wibowo, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa ekonomi syariah berpeluang besar menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru. Peluang tersebut ditopang oleh proyeksi belanja masyarakat muslim global yang diperkirakan mencapai USD 3,56 triliun pada tahun 2029. Saat ini, daya saing ekonomi syariah Indonesia juga makin solid, menempati peringkat keempat dunia berdasarkan laporan State of the Global Islamic Economy (SGIE) 2025/2026.

Pada momentum ISEF 2026 ini, Bank Indonesia meluncurkan tiga program unggulan nasional, yaitu:

  1. Islamic Financial Market Code of Conduct (ICoC) untuk memperkuat integritas dan efisiensi pasar keuangan syariah.

  2. Indeks Penerapan Prinsip Utama Zakat 2.0 (ZCP 2.0) dengan penambahan dimensi manajemen risiko guna memantapkan tata kelola zakat.

  3. Program Beasiswa Internasional yang mengoptimalkan pemanfaatan ZISWAF secara produktif untuk mencetak SDM unggul.

Inovasi dan Kontribusi di Daerah: Program Wakaf TRENDI Bengkulu

Sejalan dengan agenda kebijakan nasional tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu terus mendorong pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam pengembangan ekosistem syariah di daerah. Langkah ini direalisasikan melalui edukasi berkelanjutan dalam program Bengkulu Road to Festival Ekonomi Syariah (BERKAH).

Tidak hanya dari sisi literasi, BI Bengkulu juga menghadirkan inovasi konkret pada sektor keuangan sosial syariah melalui program Wakaf TRENDI (Wakaf Produktif Pesantren untuk Pengendalian Inflasi). Program ini mengoptimalkan pemanfaatan dana wakaf untuk membangun unit usaha produktif di tiga pondok pesantren di Provinsi Bengkulu, yakni:

  • Budidaya cabai di Pondok Pesantren EHQ,

  • Pengembangan tanaman hidroponik di Pondok Pesantren Abdurrahman Al-Fatih, serta

  • Peternakan ayam petelur di Pondok Pesantren Al Karim.

Melalui pemberdayaan wakaf produktif ini, pesantren diharapkan dapat tumbuh mandiri secara ekonomi, memberikan manfaat sosial bagi santri dan lingkungan sekitar, sekaligus mendukung ketersediaan pasokan pangan serta pengendalian inflasi daerah.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, menyampaikan bahwa keterpaduan antara langkah strategis di tingkat nasional dan inovasi di tingkat daerah diharapkan mampu memperluas dampak positif ekonomi serta keuangan syariah bagi kemaslahatan masyarakat luas.

Dari Polres Lebong untuk masa depan, Kapolda Bengkulu tancapkan semangat green Policing

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K., memimpin gerakan Green Policing di lingkungan Mako Polres Lebong melalui penanaman berbagai jenis tanaman buah-buahan sebagai wujud nyata kepedulian Polri terhadap kelestarian lingkungan.

Kegiatan ini menjadi langkah konkret Polda Bengkulu dalam membangun budaya peduli lingkungan sekaligus menciptakan kawasan markas kepolisian yang hijau, asri, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Penanaman pohon buah-buahan bukan sekadar kegiatan penghijauan, melainkan investasi jangka panjang bagi kelestarian alam dan generasi mendatang. Pohon yang ditanam hari ini diharapkan tumbuh subur, memberikan manfaat ekologis, serta menghasilkan buah yang kelak dapat dinikmati bersama.

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol. Imam Wijayanto, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa gerakan Green Policing merupakan wujud kepedulian nyata Polri terhadap lingkungan sekaligus ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi menjaga kelestarian alam.

“Green Policing bukan hanya tentang menanam pohon, tetapi juga bagaimana kita membangun kesadaran dan tanggung jawab bersama untuk menjaga lingkungan. Menanam adalah langkah awal, sedangkan merawatnya hingga tumbuh besar merupakan bentuk komitmen nyata kita terhadap masa depan,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh personel Polri dan masyarakat untuk bersama-sama merawat pohon yang telah ditanam, mulai dari menyiram, menjaga kesuburan tanah, hingga memastikan pohon tumbuh dengan baik.

“Mari kita rawat pohon-pohon ini bersama-sama. Jangan biarkan semangat penghijauan berhenti setelah penanaman selesai. Pohon-pohon ini membutuhkan kepedulian kita agar dapat tumbuh dan memberikan manfaat bagi lingkungan serta generasi mendatang. Kepedulian kecil yang dilakukan secara konsisten akan membawa perubahan besar bagi kelestarian alam,” tambahnya.

Melalui gerakan Green Policing, Polda Bengkulu mendorong seluruh personel untuk menjadi pelopor kepedulian lingkungan sekaligus menginspirasi masyarakat agar menjadikan kegiatan menanam dan merawat pohon sebagai kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.

Semangat ini menegaskan bahwa pengabdian Polri tidak hanya diwujudkan melalui pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga melalui aksi nyata menjaga alam demi terciptanya lingkungan yang hijau, sehat, dan berkelanjutan.

 

Tak sekadar ibadah, Jumat keliling Kapolda Bengkulu jadi momentum perkuat silaturahmi dan kepedulian kepada masyarakat Lebong

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K., memimpin kegiatan Jumat Keliling di Masjid Agung Sultan Abdullah, Jalan Desa Dabi, Kabupaten Lebong. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat.

Jumat Keliling tidak hanya menjadi sarana ibadah bersama, tetapi juga wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk membangun komunikasi, menumbuhkan rasa kebersamaan, serta menyerap aspirasi warga.

Melalui kegiatan ini, Kapolda Bengkulu mendorong pentingnya menjaga kerukunan, memperkuat kepedulian sosial, dan membangun sinergi antara Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kedekatan antara Polri dan masyarakat merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif. Karena itu, pendekatan humanis melalui silaturahmi dan komunikasi langsung diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Kehadiran Kapolda Bengkulu dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga berkomitmen untuk terus hadir, mendengar, dan membangun kebersamaan bersama masyarakat.

*Polisi Bersama Masyarakat.*

Kabid Humas Polda Bengkulu edukasi karang taruna tentang bahaya Love Scamming

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Imam Wijayanto, S.I.K., M.H., memberikan sosialisasi dan edukasi tentang bahaya penipuan berkedok cinta atau love scamming kepada sekitar 80 peserta Karang Taruna Provinsi Bengkulu.

Dalam kegiatan tersebut, Kabid Humas menjelaskan bahwa pelaku menggunakan media sosial dengan identitas palsu, seperti mengaku sebagai pejabat, ASN, atau aparat penegak hukum, untuk membangun hubungan emosional dengan korban. Setelah mendapatkan kepercayaan, pelaku meminta uang atau foto dan video pribadi yang kemudian digunakan untuk mengancam dan memeras korban.

Kabid Humas mengimbau masyarakat agar lebih bijak menggunakan media sosial, tidak mudah percaya kepada orang yang baru dikenal, serta tegas menolak permintaan uang maupun foto dan video pribadi yang mencurigakan.

Melalui edukasi ini, Polda Bengkulu berharap generasi muda semakin waspada terhadap kejahatan siber dan turut mengingatkan keluarga serta lingkungan sekitar agar tidak menjadi korban love scamming.

error: Content is protected !!