banner 1000x350

Redaksi

969 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Sukses gelar Turnamen nini soccer & PS, BETV siap hadir lagi 2027

Foto: Tim Red Line merayakan kelulusan sebagai Juara 1 Turnamen Mini Soccer Piala Kemerdekaan BETV 2026 usai mengalahkan Garuda Sakti di partai final, Minggu (30/8/2026). Tampak para pemain dan official berpose bersama trofi piala bergilir dan medali di Lapangan King Mini Soccer Bengkulu. (Foto: BETV Disway)

news-raflesia-indonesia – Bengkulu, Turnamen Piala Kemerdekaan Minisoocer BETV 2026 yang digelar selama tiga hari, mulai 28 hingga 30 Agustus 2026, resmi berakhir dengan kemenangan tim Red Line sebagai juara pertama.

Dalam pertandingan final yang berlangsung sengit, Red Line berhasil mengalahkan Garuda Sakti dengan skor tipis 1-0. Hasil tersebut sekaligus mengantarkan Red Line menerima Piala Bergilir Turnamen Piala Kemerdekaan Minisoocer BETV 2026.

Sementara itu, Garuda Sakti harus puas berada di posisi kedua. Posisi juara ketiga diraih tim Pachinko, sedangkan The Logians menempati peringkat keempat.

Ketua Pelaksana Turnamen Piala Kemerdekaan Minisoocer BETV 2026, Dwi Aris Noprianto, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh tim yang telah berpartisipasi dalam turnamen tersebut.

Sebanyak 32 tim ikut ambil bagian dan bersaing dalam turnamen yang menjadi salah satu rangkaian kegiatan olahraga dalam memeriahkan momentum Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-81.

“Terima kasih kepada seluruh tim yang sudah ikut berpartisipasi dalam turnamen ini. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak sponsor yang telah mendukung dan berpartisipasi sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik,” ujar Dwi Aris Noprianto.

Ia berharap Turnamen Piala Kemerdekaan Minisoocer dapat kembali digelar pada tahun mendatang dengan konsep yang lebih besar dan meriah.

“Kami berharap pada tahun 2027 turnamen ini bisa kembali digelar, tentunya dengan pelaksanaan yang lebih meriah dan lebih baik lagi,” tambahnya.

Kebahagiaan juga dirasakan pemain Red Line, Eben, setelah timnya berhasil menjai juara pertama. Ia mengaku bangga dapat membawa timnya menjuarai turnamen perdana Minisoocer yang diselenggarakan BETV.

Menurutnya, kemenangan tersebut menjadi pengalaman yang membanggakan sekaligus motivasi bagi timnya untuk terus meningkatkan kemampuan di ajang-ajang berikutnya.

“Alhamdulillah, kami sangat bahagia bisa menjadi juara di turnamen perdana Minisoocer BETV ini. Terima kasih kepada panitia dan semua pihak yang sudah menyelenggarakan turnamen ini,” ungkap Eben.

Tidak hanya menggelar turnamen Minisoocer, BETV juga menghadirkan kompetisi PlayStation 3 dan PlayStation 4 sebagai bagian dari rangkaian kegiatan.

Untuk kategori PlayStation 3, juara pertama diraih Astro, disusul Astro sebagai juara kedua dan Rafiq sebagai juara ketiga.

Sementara pada kategori PlayStation 4, posisi juara pertama diraih Ahmed, juara kedua Astro, dan juara ketiga kembali ditempati Ahmed.

Salah satu peserta dari Astro, Adi, turut menyampaikan apresiasi kepada BETV yang telah memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkompetisi dan menikmati kegiatan olahraga serta hiburan dalam rangkaian Turnamen Piala Kemerdekaan 2026.

“Terima kasih kepada BETV yang sudah mengadakan turnamen ini. Kegiatan seperti ini sangat bagus karena memberikan kesempatan bagi kami untuk ikut berkompetisi sekaligus menjalin silaturahmi,” kata Adi.

Berakhirnya turnamen ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang mencari juara, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antarkomunitas dan pecinta olahraga di Bengkulu.

Dengan antusiasme peserta dan dukungan berbagai pihak, Turnamen Piala Kemerdekaan Minisoocer dan PlayStasion BETV 2026 diharapkan dapat kembali digelar pada tahun 2027 dengan jumlah peserta dan kemeriahan yang lebih besar.

Kasus Tri Cahyono: Dituntut 2,6 tahun penjara, Kuasa hukum tunjukkan iktikad baik lunasi kewajiban leasing

Foto: Kuasa Hukum Tri Cahyono, Ida Martha, SH., CPM., CPLA., memberikan keterangan pers usai persidangan di Pengadilan Negeri Bengkulu, Senin (31/8). Ida menegaskan bahwa kliennya telah menunjukkan iktikad baik dengan membuktikan komitmen pelunasan sisa kewajiban pembayaran kepada pihak leasing (PT Buana) secara tuntas, sesuai arahan Majelis Hakim."

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Proses hukum terhadap terdakwa Tri Cahyono kembali bergulir di Pengadilan Negeri Bengkulu. Sidang lanjutan perkara yang menjerat terdakwa kembali digelar pada Senin (31/8), di mana Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan tuntutan pidana penjara selama 2 tahun 6 bulan.

Menanggapi tuntutan JPU, Kuasa Hukum Tri Cahyono dari Kantor Hukum Marta Elif & Rekan, Ida Martha, SH., CPM., CPLA., menyatakan menghormati proses hukum. Meski demikian, pihak pembela menegaskan telah menjalankan iktikad baik sesuai arahan Majelis Hakim pada persidangan sebelumnya.

“Hari ini proses persidangan hasilnya adalah tuntutan dari JPU, yaitu 2 tahun 6 bulan. Namun, tadi kita sudah menyatakan iktikad baik kita sesuai dengan arahan hakim di sidang sebelumnya. Hari ini juga sudah kita utarakan dan kita buktikan dengan membawa kewajiban kita untuk melunasi kreditur kita terhadap leasing, dan itu sudah kita buktikan di persidangan,” ujar Ida Martha.

Ida menjelaskan, bentuk iktikad baik tersebut dibuktikan dengan komitmen pelunasan sisa kewajiban pembayaran selama 7 bulan kepada pihak kreditur, yakni PT Buana. Langkah dan bukti pelunasan ini telah disampaikan serta ditunjukkan secara langsung di depan muka persidangan.

Tim kuasa hukum berharap iktikad baik serta kelengkapan alat bukti yang dimiliki dapat menjadi pertimbangan penting bagi Majelis Hakim dalam memutus perkara secara objektif, adil, dan jernih.

Seluruh argumentasi hukum, alat bukti pendukung, dan poin pembelaan akan dituangkan secara komprehensif dalam nota pembelaan (pledoi). Pledoi tersebut dijadwalkan dibacakan pada agenda persidangan berikutnya, Kamis (3/9/2026).

Pihak penasihat hukum tetap optimistis Majelis Hakim akan mempertimbangkan seluruh fakta persidangan secara utuh. Terlebih, terdakwa Tri Cahyono secara pribadi juga telah menyampaikan permohonan langsung kepada Majelis Hakim agar diputus bebas.

Pewarta: Man

Lebih dari sekadar juara: 32 Tim meriahkan Turnamen mini soccer piala kemerdekaan BETV Disway

Foto: Seorang pemain dari tim berkostum hijau-putih (JMSI) tampak bersiap mengambil tendangan bebas dalam laga Turnamen Mini Soccer Piala Kemerdekaan BETV Disway yang berlangsung di Lapangan King Mini Soccer, Kota Bengkulu. Rekan satu timnya mengamati dengan saksama di latar belakang. (Foto: BETV Disway)

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Ajang Turnamen Mini Soccer Piala Kemerdekaan BETV Disway yang dibuka pada Jumat (28/8) berlangsung sangat antusias di lapangan King Mini Soccer Kota Bengkulu. Sebanyak 32 tim ambil bagian untuk memperebutkan gelar juara sekaligus mempererat tali silaturahmi antarpeserta melalui olahraga.

Kemeriahan langsung terasa sejak peluit pertama dibunyikan. Sebanyak 10 tim berhasil mengamankan tiket ke babak penyisihan setelah melewati sengitnya laga di hari pertama yang tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas.

General Manager BETV Disway, Wizon Paidi, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari para sponsor. Ia menjelaskan bahwa 32 tim peserta dibagi ke dalam delapan grup. Pertandingan hari pertama mempertandingkan empat grup awal, sementara empat grup sisa berlaga di hari berikutnya hingga babak puncak pada hari Minggu.

“Alhamdulillah, hari ini kita sudah membuka acara mini soccer. Ini atas kerja sama beberapa sponsor,” ungkap Wizon.

Menariknya, kemeriahan turnamen ini tidak hanya terbatas di lapangan hijau. Panitia juga menyiapkan kompetisi PlayStation pada hari final sebagai sarana hiburan tambahan bagi para peserta dan masyarakat yang hadir.

Wizon menegaskan bahwa nilai utama dari turnamen ini adalah kebersamaan dan kegembiraan. Menurutnya, persaingan boleh sengit di lapangan, tetapi silaturahmi tetap menjadi yang paling utama.

“Yang kita utamakan di sini bukan sekadar menang, tapi fun match, bagaimana kita bersenang-senang. Kita saling bersilaturahmi dengan sepak bola,” ungkap Wizon.

Melihat respons positif publik, BETV Disway berencana menjadikan ajang ini sebagai agenda rutin tahunan. “Insyaallah karena ini piala bergilir, ke depan juga akan kita laksanakan lagi. Mudah-mudahan dengan lebih banyak peserta,” ungkap Wizon menutup keterangannya.

Pewarta: Man

Meriah! Malam penutupan HUT RI ke-81 di Kebun Bungsu Bengkulu diwarnai lelang kuliner, Bunda Lina Tantri borong menu hingga Rp5 Juta

Foto: Owner New Khatulistiwa Bunda Lina Tantri (tengah depan, gaun corak), Lurah Kebun Dahri Evi Mardiana (depan, gaun motif bunga), berfoto bersama panitia, perwakilan media, advokat Sugihan Pribadi, SH, mahasiswa KKN UMB, serta warga saat perayaan malam puncak penutupan HUT ke-81 RI di Kebun Bungsu, Kelurahan Kebun Dahri, Kota Bengkulu, Jumat (28/8/2026) malam.

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Malam penutupan perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di kawasan Kebun Bungsu, Kelurahan Kebun Dahri, Kota Bengkulu, berlangsung sangat meriah pada Jumat (28/8) malam.

Ratusan warga tumpah ruah meramaikan lokasi acara untuk mengikuti agenda tahunan, termasuk tradisi lelang kuliner khas warga setempat.

Suasana semakin semarak dengan hadirnya pengusaha Kota Bengkulu sekaligus Owner New Khatulistiwa, Bunda Lina Tantri, yang membaur langsung bersama warga.

Turut hadir dalam perayaan tersebut Lurah Kebun Dahri Evi Mardiana beserta suami, advokat Sugihan Pribadi, SH, Owner Salon Kota Bengkulu Yanto, serta perwakilan media.

Bunda Lina Tantri menyampaikan apresiasinya atas kekompakan warga Kebun Bungsu. Sebagai bentuk dukungan nyata, ia aktif memborong berbagai menu makanan yang dilelang panitia dengan total kontribusi mencapai hampir Rp5 juta.

Menu yang dilelang merupakan partisipasi dan sumbangan dari warga, mulai dari olahan ikan sambal, ayam, bebek, hingga aneka jenis buah-buahan segar.

Tradisi lelang makanan ini digelar rutin setiap tahun untuk mengumpulkan dana sosial yang nantinya dimanfaatkan demi kepentingan dan kegiatan masyarakat Kebun Bungsu.

Kemeriahan acara dipandu langsung oleh Ketua RT 08/RW 03 Kebun Bungsu bersama pembawa acara lokal. Pemuda yang tergabung dalam Ikatan Pemuda Kebun Bungsu dan mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) juga ikut menyukseskan acara.

Perwakilan media infosumatera.com, Iksan Agus Abraham, memuji semangat gotong royong warga serta kepedulian sosial Bunda Lina Tantri yang terus mendukung kegiatan kemasyarakatan.

Rangkaian perayaan peringatan kemerdekaan ini pun ditutup dengan penuh rasa keakraban, kebersamaan, dan tawa sukacita seluruh warga Kelurahan Kebun Dahri.

Kantor hukum Marta elif & Rekan resmi dibuka di Mega Mall Bengkulu, Siap berikan pelayanan berintegritas

Foto:Pimpinan Kantor Hukum Marta Elif & Rekan, Ida Martha, S.H., C.P.M., C.P.L.A. (tengah), berfoto bersama jajaran tim, pembina, serta tamu undangan saat acara syukuran dan peresmian kantor baru di Mega Mall Lantai 1, Blok 105, Pasar Minggu, Kota Bengkulu, Sabtu (29/8/2026)

news-raflesia-indonesia, Bengkulu, – Kantor Hukum Marta Elif & Rekan resmi beroperasi di Mega Mall Lantai 1, Blok 105, Pasar Minggu, Kota Bengkulu, Sabtu (29/8). Peresmian ini menjadi babak baru bagi Ida Martha, S.H., C.P.M., C.P.L.A., untuk kembali memperkuat layanan dan pendampingan hukum bagi masyarakat.

Perjalanan membangun kembali kantor hukum ini diakui Ida Martha bukanlah hal yang mudah. Sebagai seorang perempuan perantau yang telah berkiprah selama delapan tahun di dunia hukum, dirinya mengaku telah melewati berbagai pengalaman dan tantangan.

“Saya pernah menutup kantor saya. Namun ternyata Tuhan berkehendak lain. Saya kemudian beracara di luar Kota Bengkulu selama lebih dari satu tahun dan menyelesaikan semua perkara di luar Kota Bengkulu dengan baik,” ujar Ida Martha.

Ia mengungkapkan rasa syukurnya dapat kembali membuka kantor hukum di Bengkulu. Perjalanan profesionalnya dimulai dari kantor pertama di kawasan Jalan Tanah Patah di deretan Ruko Penjahit Pak Arius, berlanjut ke kawasan Nusa Indah, hingga ke Jalan S. Parman depan Panda Catering pascapandemi.

Setelah sempat beracara di Jakarta dan Pekanbaru selama satu tahun, Ida kembali ke Kota Bengkulu sekitar delapan bulan terakhir. Sekembalinya ke daerah asal, ia langsung dipercaya untuk bergabung dengan manajemen Mega Mall dan PTM.

Dalam kesempatan tersebut, Ida menyampaikan apresiasi serta terima kasih kepada berbagai pihak yang terus memberikan dukungan terhadap perjalanan kariernya, salah satunya Irwan Saputra.

“Terima kasih kepada Bapak Irwan Putra yang selalu mendukung dan mempercayai ide-ide saya, sehingga saya bisa bergabung dengan manajemen Mega Mall dan PTM,” ungkapnya.

Ida juga memperkenalkan jajaran penegak hukum di Kantor Hukum Marta Elif & Rekan. Deski Dewantara, S.H., M.H., dipercaya sebagai pembina, sementara Ida Martha bertindak sebagai pimpinan kantor.

Posisi sekretaris diampu oleh Ferry Okta, S.H., M.H., yang pada acara peresmian berhalangan hadir karena sedang bertugas dinas di Kabupaten Kaur, serta didukung oleh Mary Astuti sebagai bagian dari tim sekretariat.

Meski berlatar belakang dari Peradi Suara Advokat Indonesia BPC Bengkulu, Ida menegaskan kantor hukumnya sangat terbuka bagi para profesional dari berbagai organisasi advokat lainnya.

“Bagi kami, perbedaan bukan penghalang untuk bersama-sama memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Mengusung semangat pembela kebenaran, Kantor Hukum Marta Elif & Rekan berkomitmen mengedepankan hati nurani, kejujuran, integritas, dan kehormatan dalam menangani setiap perkara.

“Kami ingin menjadi pelayan masyarakat yang tulus dan berintegritas, membela kebenaran serta keadilan bagi masyarakat luas. Kami juga ingin kantor ini mampu berkembang dan bertahan dengan kokoh di tengah tantangan era globalisasi,” tutur Ida.

Selain itu, Ida menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan dari Eagle Shooter dan GRIP yang telah menunjuk timnya sebagai penasihat maupun kuasa hukum. Kepercayaan tersebut dinilainya sebagai amanah besar yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.

Pewarta: Man

Capaian memukau KKI 2026: UMKM Indonesia tembus pasar global hingga cetak penjualan Rp144,2 miliar

Foto: Suasana kunjungan di stand pameran Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Provinsi Bengkulu pada ajang Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di JICC, Jakarta. (Foto: Dok. KPw BI Provinsi Bengkulu)

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Gelaran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 yang berlangsung pada 20–23 Agustus 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC) resmi ditutup oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aida S. Budiman. Event tahunan ini mencatatkan performa gemilang dengan total penjualan mencapai Rp144,2 miliar serta kesepakatan business matching senilai Rp169,9 miliar yang melibatkan 192 UMKM dengan 16 negara. Tak hanya itu, penyerapan pembiayaan perbankan ke sektor UMKM juga menembus angka Rp285 miliar. Sebagai bentuk komitmen mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, ajang ini melibatkan 560 UMKM secara luring serta 1.860 UMKM pameran secara daring.

Keberhasilan KKI 2026 didukung oleh penguatan ekosistem dari hulu ke hilir serta perluasan akses pasar dan pembiayaan. Dari sisi penawaran (supply), Bank Indonesia memanfaatkan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) dan Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM) guna mendorong perbankan meningkatkan pembiayaan UMKM. Sementara dari sisi permintaan (demand), digitalisasi pembayaran melalui QRIS berperan penting dalam membangun rekam jejak keuangan para pelaku usaha. Langkah strategis ini memperkuat kapabilitas UMKM agar semakin tangguh, berdaya saing, dan siap naik kelas.

Kontribusi daerah turut memperkuat geliat ekosistem KKI 2026, seperti yang ditunjukkan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu. Melalui kolaborasi dengan Dekranasda dan Dharma Wanita, partisipasi UMKM asal Bengkulu mencatatkan penjualan online sebesar Rp1,195 miliar dan penjualan offline sebesar Rp49,20 juta. Keberhasilan berlanjut ke panggung internasional melalui penandatanganan Letter of Intent (LoI) pemesanan 500 kg greenbean Kopi Robusta Bengkulu senilai Rp35,5 juta, serta kontrak ekspor 500 pcs camilan Perut Punai milik CV Jaya Rasa senilai USD 1.500 ke pasar Afrika Selatan. Kepala Perwakilan BI Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, menegaskan bahwa pencapaian ini membuktikan produk UMKM daerah sangat layak bersaing di pasar global.

Komitmen KPw BI Provinsi Bengkulu tidak berhenti pada capaian transaksi semata, melainkan berfokus pada keberlanjutan pengembangan usaha lokal. Wahyu Yuwana Hidayat mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat optimisme dan sinergi dalam mendampingi pelaku usaha di Bengkulu agar semakin tangguh dan cepat naik kelas. Melalui kolaborasi berkelanjutan antara korporasi, sektor perbankan, dan pelaku usaha daerah, KPw BI Bengkulu meyakini dapat membangun ekosistem yang memberi ruang besar bagi UMKM untuk tumbuh sekaligus menjadi pilar utama penggerak ekonomi yang inklusif.

Pewarta: Man

error: Content is protected !!