banner 1000x350

Redaksi

908 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Gebrakan HIPMI dan Gekrafs, Yosia yodan kupas tuntas elemen personal branding pemuda Bengkulu

Foto: Yosia yodan Mengisi Materi acara Seminar dan Talkshow Ekonomi kreatif 2026

news-raflesia-indonesia, Bengkulu– Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Provinsi Bengkulu terus memperkuat komitmennya dalam membangun ekosistem wirausaha dan mencetak calon pemimpin masa depan yang tangguh. Menindaklanjuti sinergi strategis lintas organisasi, HIPMI berkolaborasi bersama Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Provinsi Bengkulu menggelar Seminar dan Talkshow Ekonomi Kreatif 2026 di Kota Bengkulu, Selasa (16/6/2026). Langkah nyata ini dirancang khusus untuk mempersiapkan generasi muda daerah agar memiliki daya saing tinggi menghadapi tantangan ekonomi global.

https://www.youtube.com/watch?v=u2DhTdXTfcI

Hadir sebagai pemateri utama, Ketua Umum BPD HIPMI Provinsi Bengkulu, Yosia Yodan, memaparkan materi intensif mengenai pentingnya membangun citra diri bagi para pemuda dan pelaku industri kreatif lokal. Kegiatan ini mengangkat tema besar terkait peran dan citra pelaku ekonomi kreatif dalam kehidupan sosial. Melalui forum ini, para peserta dibekali strategi konkret agar tidak hanya cakap secara akademis melainkan juga memiliki nilai jual yang kuat di dunia kerja maupun sektor bisnis.

Dalam pemaparannya yang mendalam, Yosia Yodan menekankan lima pilar fundamental dalam membangun fondasi personal branding yang kuat bagi calon pengusaha dan pemimpin masa depan. Kelima elemen utama tersebut meliputi Karakter, Keunikan, Keahlian, Prestasi, hingga Penampilan luar yang profesional. Menurut Yosia, karakter yang berintegritas merupakan modal paling dasar, yang kemudian harus ditunjang oleh kompetensi mumpuni serta pembawaan diri yang representatif di masyarakat.

Foto: Ketua Umum BPD HIPMI Provinsi Bengkulu, Yosia Yodan (tengah, kemeja krem), berfoto bersama jajaran pengurus Gekrafs Provinsi Bengkulu dalam kegiatan Seminar dan Talkshow Ekonomi Kreatif 2026 yang mengusung tema peran dan citra pelaku ekonomi kreatif dalam kehidupan sosial, Selasa (16/6/2026).

Lebih lanjut, Yosia Yodan menjelaskan bahwa anak muda Bengkulu, khususnya Gen Z dan milenial, harus diasah secara konsisten agar mampu menguasai aspek hubungan antarmanusia (interpersonal) dan kemampuan memahami diri sendiri (intrapersonal). Selain menjaga sikap dan konsistensi, penguatan leadership (kepemimpinan) serta integrity (integritas) menjadi poin krusial yang berada di puncak elemen pengembangan diri. Hal ini dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga tingkat kepercayaan di dalam jaringan ekosistem bisnis berskala luas.

Gebrakan kolaborasi strategis antara HIPMI dan Gekrafs Bengkulu ini nantinya tidak berhenti sampai di sini, melainkan akan diwujudkan lewat berbagai program konkret jangka panjang. Fokus utamanya mencakup peningkatan keterampilan (up-skilling), transformasi digital bagi pelaku UMKM kreatif, hingga pelatihan kepemimpinan yang adaptif terhadap teknologi. Untuk menyukseskan program-program berkelanjutan tersebut, fasilitas canggih HIPMI Center di Bengkulu akan dioptimalkan secara total sebagai pusat inkubasi bisnis bersama.

https://www.youtube.com/watch?v=g0OVp0cPUzY&list=RDg0OVp0cPUzY&start_radio=1

Melalui pembekalan personal branding yang terstruktur dan terintegrasi ini, Yosia Yodan berharap kolaborasi lintas organisasi ini mampu melahirkan kader-kader muda kreatif yang mandiri secara ekonomi. Dengan bekal integritas dan mentalitas pantang menyerah, generasi muda Bengkulu didorong untuk tidak sekadar menjadi pencari kerja (job seeker), melainkan bertransformasi menjadi pencipta lapangan kerja (job creator) yang membawa kemajuan nyata bagi Provinsi Bengkulu.

Pewarta: man

Sambut 40 siswa baru, Owner HighScope Bengkulu Yosia yodan apresiasi kepercayaan wali murid di EST school

Foto: owner, Jajaran manajemen, guru, wali murid, dan siswa-siswi saat berfoto bersama dalam momentum penguatan sinergi pendidikan yang berlangsung hangat di bawah sorotan lampu kristal megah ballroom hotel di Kota Bengkulu.

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Eco Socio Tech (EST) School Bengkulu secara resmi menyambut 40 siswa baru untuk Tahun Ajaran 2026/2027 yang akan memulai perjalanan pendidikan mereka. Momen penyambutan ini sekaligus menjadi penanda komitmen kuat sekolah dalam mempererat tali silaturahmi, menyelaraskan visi-misi pendidikan, serta membangun sinergi yang kokoh antara pihak manajemen, dewan guru, dan ratusan wali murid yang hadir memadati ruangan.

https://www.youtube.com/watch?v=4jujD8AyRdc

Owner Sekolah HighScope Indonesia Bengkulu, Yosia Yodan, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas tingginya antusiasme masyarakat terhadap EST School Bengkulu yang terus menunjukkan perkembangan positif dari tahun ke tahun. Menurutnya, kepercayaan besar yang diberikan oleh para orang tua merupakan sebuah amanah yang harus dijaga melalui penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas, inovatif, dan berorientasi pada pembentukan karakter.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh orang tua dan keluarga yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada EST School Bengkulu. Kehadiran 40 siswa baru pada Tahun Ajaran 2026/2027 menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan mutu layanan pendidikan,” ujar Yosia Yodan saat memberikan keterangan resmi di Jakarta, Senin (15/6/2026).

https://www.youtube.com/watch?v=EQHg8MohQXk

Lebih lanjut, Yosia menjelaskan bahwa EST School Bengkulu mengusung pendekatan pendidikan mutakhir yang mengintegrasikan aspek ekologi, sosial, dan teknologi. Melalui konsep adaptif tersebut, sekolah berkomitmen menciptakan lingkungan belajar inklusif yang tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pengembangan keterampilan abad ke-21, kepedulian sosial, serta kesadaran terhadap kelestarian lingkungan sejak dini.

Suasana acara penyambutan semakin hangat dan interaktif ketika para siswa naik ke atas panggung untuk menampilkan berbagai kreativitas, mulai dari tarian daerah, paduan suara, hingga peragaan busana adat nusantara yang disambut tepuk tangan riuh dari orang tua. Pihak sekolah memastikan para siswa baru akan mendapatkan pengalaman belajar yang dirancang khusus untuk mendorong kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi yang efektif.

Selain menjadi ajang unjuk bakat anak, momentum ini juga dimanfaatkan untuk sesi dialog interaktif dan edukasi parenting. Para orang tua diberikan ruang terbuka untuk berdiskusi langsung dengan para pendidik mengenai perkembangan psikologis anak serta tantangan mendidik generasi digital saat ini, mengingat dukungan ekosistem rumah dan sekolah menjadi faktor penentu utama keberhasilan pendidikan yang berkelanjutan.

https://www.youtube.com/watch?v=KDqVYnjstyQ

Dengan bergabungnya 40 siswa baru pada angkatan 2026/2027, EST School Bengkulu optimis dapat terus berkontribusi aktif dalam mencetak generasi muda Bengkulu yang berkarakter, berwawasan global, serta siap menghadapi tantangan masa depan. Agenda ditutup dengan sesi foto bersama antara manajemen sekolah, guru, orang tua, dan para siswa di depan layar digital utama, menandai langkah awal komitmen komunitas belajar yang unggul.

Pewarta:man

Luis giga pratama wakili Indonesia di ajang internasional, Siswa Highscope indonesia Bengkulu ukir prestasi

Foto: Luis giga pratama wakili Indonesia di ajang internasional, Siswa Highscope indonesia Bengkulu ukir prestasi ( edit AI )

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh pelajar asal Provinsi Bengkulu di kancah sepak bola nasional hingga internasional. Luis Giga Pratama, siswa kelas 4–5B di HighScope Indonesia Bengkulu, berhasil terpilih untuk mewakili Indonesia pada ajang bergengsi Pilot Bellmare International Tournament 2026. Keberhasilan ini diraih setelah Luis menunjukkan performa gemilang bersama tim SSB Kingster United Bengkulu dalam serangkaian seleksi ketat.

https://www.youtube.com/watch?v=4ytiQL7JyDM

Perjalanan karier sepak bola Luis bermula saat ia memperkuat tim SSB Kingster United pada turnamen di Jakarta, 25 April 2026. Sebagai kapten tim, Luis berperan besar membawa Kingster United menembus babak semifinal turnamen tersebut. Meskipun langkah tim asal Bengkulu ini terhenti di babak semifinal melalui adu penalti yang ketat, penampilan impresif Luis berhasil menarik perhatian panitia penyelenggara.

Setelah melalui pemantauan intensif terhadap pemain dari tim-tim semifinalis, Luis terpilih untuk mengikuti seleksi lanjutan pada 8 Juni 2026 di ASIOP Stadium, Jakarta. Berkat dedikasi dan kualitas permainannya, ia berhasil lolos dan kini resmi bergabung dengan tim ASIOP untuk mewakili Indonesia di Pilot Bellmare International Tournament 2026. Saat ini, Luis tengah menjalani training camp (TC) intensif sebagai persiapan menghadapi kompetisi internasional tersebut.

Orang tua Luis, Gilang Dwi Eka Dasa dan Ega Sri Muliana, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian putranya. Mereka berharap pengalaman ini menjadi motivasi besar bagi Luis untuk terus mengembangkan diri dan mengejar cita-citanya sebagai pemain profesional yang mampu mengharumkan nama Tim Nasional Indonesia di masa depan.

https://www.youtube.com/watch?v=d6_V7Hzsc6E

Keberhasilan Luis Giga Pratama menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah dari talenta muda Bengkulu mampu bersaing di level tertinggi. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya di Bengkulu untuk terus mengasah bakat dan berprestasi, baik di bidang olahraga maupun bidang lainnya.

Pewarta: Man

Ade jona prasetyo terpilih ketua umum BPP HIPMI, Yosia yodan: Ini bukti kedewasaan organisasi

Foto: Suasana haru dan penuh kebersamaan saat penetapan Ade Jona Prasetyo sebagai Ketua Umum BPP HIPMI terpilih dalam Musyawarah Nasional (Munas) HIPMI ke-XVIII di Ballroom Novotel Lampung

news-raflesia-indonesia, Bandar Lampung – Dinamika pemilihan Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) periode 2026–2029 akhirnya mencapai titik terang. Setelah melalui proses yang panjang dan kompetitif di Ballroom Novotel Lampung, Ade Jona Prasetyo (Caketum Nomor Urut 2) resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum terpilih secara aklamasi dalam gelaran Musyawarah Nasional (Munas) HIPMI ke-XVIII.

Proses aklamasi ini terjadi setelah dinamika dukungan yang sangat dinamis di arena Munas. Dukungan terhadap Ade Jona Prasetyo semakin menguat seiring dengan bergabungnya para kandidat lain dalam koalisi pemenangan. Tercatat, Antony Leong (Caketum Nomor Urut 4) serta Reynaldo Bryan (Caketum Nomor Urut 1) memutuskan untuk memberikan dukungan penuh kepada Ade Jona Prasetyo.

https://www.youtube.com/watch?v=XNcWRPBjKbQ

Dengan bergabungnya kekuatan tersebut, dukungan suara untuk Ade Jona Prasetyo berhasil melampaui ambang batas syarat kemenangan, yakni mencapai lebih dari 50% + 1 suara. Berdasarkan Tata Tertib (Tatib) persidangan serta Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi, perolehan suara tersebut menetapkan Ade Jona Prasetyo sebagai Ketua Umum terpilih secara aklamasi.

Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, yang turut mengawal jalannya Munas, memberikan apresiasi tinggi terhadap proses demokrasi yang berjalan dewasa tersebut.

“Saya mengucapkan selamat kepada sahabat saya, Ade Jona Prasetyo, atas amanah sebagai Ketua Umum BPP HIPMI periode 2026–2029. Proses yang terjadi di Munas ini sangat luar biasa. Dinamika yang ada, termasuk bergabungnya rekan-rekan seperti saudaraku Antony Leong dan saudaraku Reynaldo Bryan, menunjukkan bahwa di HIPMI, persaudaraan di atas segalanya,” ujar Yosia Yodan.

https://www.youtube.com/watch?v=1kH-C9sgsS0

Yosia menilai, langkah bergabungnya para kandidat tersebut merupakan bentuk kedewasaan politik organisasi yang patut diapresiasi. Menurutnya, keputusan tersebut telah sesuai dengan koridor Tatib dan AD/ART yang berlaku, sehingga melegitimasi kemenangan Ade Jona Prasetyo secara konstitusional dan solid.

“Secara aturan, yaitu 50% + 1, kemenangan Ade Jona Prasetyo sudah sah secara aklamasi. Ini adalah bukti bahwa rekan-rekan di daerah maupun pusat memiliki visi yang sama untuk membawa HIPMI lebih maju. Kami di BPD HIPMI Bengkulu mendukung penuh hasil ini dan siap bersinergi menjalankan program kerja BPP HIPMI ke depan,” tegas Yosia.

Dengan terpilihnya Ade Jona Prasetyo, diharapkan organisasi pengusaha muda ini dapat semakin kokoh dalam menghadapi tantangan ekonomi nasional, sekaligus terus melahirkan pengusaha-pengusaha tangguh yang berkontribusi bagi kemajuan ekonomi Indonesia.

Pewarta: Man

Perkuat sinergi, JMSI Bengkulu dan Pemkab Rejang Lebong sepakat kembangkan potensi wisata daerah

Foto: Ketua JMSI Bengkulu, Dedi Hardiansyah Putra, bersama pengurus JMSI Bengkulu saat melakukan kunjungan silaturahmi dan audiensi dengan Plt. Bupati Rejang Lebong, Hendri, dalam upaya memperkuat sinergi pembangunan daerah, 9/06/2026

news-raflesia-indonesia, Rejang Lebong – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Bengkulu secara konsisten terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah di seluruh wilayah Bengkulu. Langkah nyata ini diwujudkan melalui kunjungan silaturahmi pengurus JMSI Bengkulu yang dipimpin langsung oleh Ketua JMSI Bengkulu, Dedi Hardiansyah Putra, ke Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.

https://www.youtube.com/watch?v=B_GprVeYw9I

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat di Curup tersebut, delegasi JMSI Bengkulu diterima langsung oleh Plt. Bupati Rejang Lebong, Hendri. Diskusi kedua belah pihak fokus pada eksplorasi berbagai peluang kerja sama strategis, khususnya dalam upaya pemberdayaan sektor pariwisata serta promosi potensi unggulan Kabupaten Rejang Lebong.

https://www.youtube.com/watch?v=DIxeA6HpckY

Dedi Hardiansyah Putra menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian roadshow pengurus JMSI Bengkulu yang baru saja dilantik ke seluruh kepala daerah. Agenda ini bertujuan memperkenalkan kepengurusan baru sekaligus membangun kolaborasi strategis antara perusahaan media siber anggota JMSI dengan pemerintah daerah.

“JMSI Bengkulu berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan dan penyebarluasan informasi yang konstruktif,” ujar Dedi. Ia menekankan bahwa sektor pariwisata adalah salah satu potensi besar yang sangat layak untuk dikembangkan lebih jauh melalui dukungan publikasi media.

Lebih lanjut, Dedi menyoroti peran krusial media dalam mempromosikan destinasi wisata, kekayaan budaya, kuliner, hingga potensi ekonomi kreatif daerah. Melalui pemberitaan yang positif dan edukatif, ia yakin potensi wisata daerah dapat dikenal lebih luas oleh masyarakat domestik maupun wisatawan mancanegara.

https://www.youtube.com/watch?v=u2DhTdXTfcI

Dalam kesempatan tersebut, Dedi juga memaparkan rencana JMSI Bengkulu untuk menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Kabupaten Rejang Lebong. Rakerda ini akan menjadi agenda perdana bagi kepengurusan terbaru sekaligus menjadi forum krusial untuk menyusun program kerja organisasi ke depan.

Rangkaian Rakerda tersebut rencananya akan dipadukan dengan kegiatan promosi pariwisata serta deklarasi media ramah wisata. JMSI Bengkulu berharap melalui kegiatan tersebut, publikasi terhadap destinasi wisata unggulan di Rejang Lebong dapat meningkat secara signifikan.

Plt. Bupati Rejang Lebong, Hendri, memberikan respons positif atas kunjungan pengurus JMSI Bengkulu serta rencana pelaksanaan Rakerda di wilayahnya. Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan media merupakan pilar penting dalam mendorong percepatan pembangunan, termasuk pada sektor pariwisata yang menjadi keunggulan Rejang Lebong.

Mengakhiri pertemuan, Hendri menyatakan keterbukaan pemerintah daerah untuk berkolaborasi dalam berbagai program promosi dan pemberdayaan. “Kami menyambut baik kolaborasi dengan JMSI Bengkulu. Pemerintah daerah terbuka untuk bekerja sama dalam mendukung promosi daerah dan menyukseskan pelaksanaan Rakerda JMSI Bengkulu di Rejang Lebong,” pungkasnya.

Pewarta: Man

BI-rate naik, Kepala BI Bengkulu optimis rupiah stabil dan ekonomi daerah menguat

Foto: Kepala KPwBI Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, terlihat sedang berbincang santai dengan awak media di di Mega Mall, Kota Bengkulu, Selasa 9/6/2026.

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Bank Indonesia (BI) resmi menaikkan suku bunga acuan (BI-Rate) sebesar 25 basis poin sebagai langkah strategis menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan mengendalikan inflasi. Langkah ini diambil di tengah tekanan global yang memengaruhi mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia. Kepala Kantor Perwakilan (KPW) BI (Bank Indonesia) Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, menyampaikan kebijakan tersebut dalam kegiatan Bincang Bareng Media di Megamall Bengkulu, Selasa (9/6).

https://www.youtube.com/watch?v=KDqVYnjstyQ

Wahyu menjelaskan bahwa kenaikan BI-Rate bertujuan menjaga daya saing rupiah terhadap mata uang asing, khususnya dolar Amerika Serikat. Menurutnya, pasar keuangan global terus mencermati selisih tingkat suku bunga antara Indonesia dan Amerika Serikat sebagai bahan pertimbangan investor. Selisih tersebut menjadi salah satu faktor kunci dalam menjaga minat investor untuk menempatkan dananya di dalam negeri.

Lebih lanjut, Wahyu mengungkapkan bahwa tekanan terhadap nilai tukar rupiah saat ini dipicu oleh tiga faktor utama. Pertama, meningkatnya konflik geopolitik yang mendongkrak harga minyak dunia. Kedua, adanya periode musiman pembagian dividen bagi investor asing. Ketiga, tingginya kebutuhan valuta asing untuk pembayaran utang luar negeri.

Kendati demikian, ia menegaskan bahwa pergerakan nilai tukar tidak hanya bergantung pada faktor fundamental ekonomi seperti rasio utang atau defisit. Sentimen pasar seperti kepastian berusaha, kepastian regulasi, dan faktor non-ekonomi lainnya turut memengaruhi pasar keuangan. Oleh karena itu, sinergi antara otoritas moneter, pemerintah, dan OJK harus diperkuat guna menjaga kepercayaan investor.

Terkait pelemahan rupiah, Wahyu menyebutkan dampaknya bagi daerah seperti Bengkulu memiliki dua sisi yang berbeda. Di satu sisi, pelemahan rupiah dapat memicu imported inflation yang berpotensi meningkatkan biaya produksi. Di sisi lain, hal ini dapat memberikan keuntungan bagi eksportir jika kegiatan produksinya tidak bergantung pada bahan baku impor.

Meskipun terdapat tantangan, Wahyu tetap optimistis Bengkulu mampu memperkuat ketahanan ekonomi daerah. Ia menilai Bengkulu memiliki potensi besar melalui komoditas unggulan ekspor dan sektor hortikultura yang terus menunjukkan pertumbuhan positif. Sektor-sektor ini diharapkan menjadi penopang ekonomi daerah sekaligus sumber devisa yang kuat.

BI berkomitmen menjaga keseimbangan agar dampak perubahan nilai tukar tidak merugikan pihak manapun. Wahyu menegaskan bahwa Bank Indonesia berupaya menjaga stabilitas ekonomi sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat. Fokus utama saat ini adalah mengoptimalkan kondisi yang ada menjadi peluang bagi perekonomian daerah.

Ke depan, penyesuaian suku bunga tetap terbuka apabila kondisi pasar dan nilai tukar memerlukannya. Bank Indonesia akan terus mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk masukan dari lembaga pemeringkat internasional seperti S&P, Fitch, dan Moody’s agar sentimen pasar tetap terjaga. Hal ini dilakukan demi memastikan stabilitas ekonomi nasional tetap terjamin di tengah ketidakpastian global.

https://www.youtube.com/watch?v=kG8mucBtdPw&t=7s

Sebagai penutup, Wahyu menekankan pentingnya kolaborasi antara seluruh pemangku kepentingan untuk menghadapi tantangan ekonomi. Dengan soliditas antara otoritas moneter dan pemerintah, diharapkan ekonomi Bengkulu dapat terus tumbuh secara berkelanjutan meski di tengah tantangan ekonomi global yang dinamis

pewarta: man