banner 1000x350

Redaksi

973 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Presiden RI Prabowo tinjau kesiapan Huntara Aceh Tamiang, Hutama Karya berkontribusi untuk warga terdampak bencana

news-raflesia-indonesia.my.id, Aceh Tamiang – Presiden RI Prabowo meninjau progres pembangunan Huntara bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026). Kunjungan tersebut menegaskan fokus pemerintah menggeser penanganan dari fase darurat menuju pemulihan, terutama percepatan penyediaan tempat tinggal sementara yang aman dan layak.​

Dalam peninjauan itu, Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Chief Executive Officer (CEO) BPI Danantara, Rosan Roeslani, Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus Chief Operational Officer (COO) BPI Danantara, Dony Oskaria, Gubernur Aceh, Muzakir Manaf. Turut hadir dan mendampingi kegiatan tersebut, Direktur Utama Hutama Karya, Koentjoro, serta Direktur Operasional II Hutama Karya, Gunadi. Rombongan meninjau area huntara dan fasilitas pendukung untuk memastikan kesiapan dasar hunian transisi bagi warga terdampak.

Presiden RI Prabowo menegaskan pemerintah memandang serius penanganan bencana dan berkomitmen meringankan beban warga. Presiden juga mengapresiasi inisiatif Danantara dalam percepatan pembangunan huntara, serta meminta koordinasi dijalankan ketat agar penanganan berjalan tertib.

“Saya terima kasih sama Danantara yang telah melakukan suatu pekerjaan yang saya lihat baik. Ini membangun hunian dalam waktu singkat itu suatu prestasi. Nanti saya minta Danantara untuk berkoordinasi dekat dengan BNPB dan pemerintah daerah,” ujar Presiden RI Prabowo.

Lebih lanjut, Presiden RI Prabowo turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia menilai kolaborasi lintas pihak menjadi kunci percepatan pemulihan. Presiden juga meminta layanan dasar segera dipastikan kembali berfungsi, termasuk sekolah dan puskesmas, agar aktivitas warga dapat berangsur normal.

Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang merupakan bagian dari program kolaborasi yang melibatkan sejumlah BUMN Karya yang proses pembangunannya telah dimulai sejak Rabu (24/12) lalu. Hutama Karya menjadi bagian dari telah terbangunnya 198 unit dari 600 unit Huntara yang direncanakan. Paket bangunan fisik dan unit Huntara lainnya secara terus-menerus akan dilanjutkan pembangunannya sesuai dengan target dan rencana yang ditargetkan Pemerintah.​

Huntara ini berlokasi di Jl. Banda Aceh–Medan, Kebun Tj. Seumantoh, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Huntara ini disiapkan sebagai hunian transisi bagi warga terdampak dan disebut telah memenuhi standar minimum Huntara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).​

Huntara dibangun untuk memberikan rasa aman dan nyaman untuk kembali memulai kehidupan bagi warga terdampak selama masa pemulihan. Unit hunian, kawasan huntara juga dilengkapi fasilitas pendukung untuk aktivitas harian warga, termasuk fasilitas sanitasi/toilet, dapur umum, ketersediaan air bersih, konektivitas internet, dan mushola, serta prasarana akses internal di kawasan huntara. Fasilitas komunal ini penting untuk menjaga kebersihan lingkungan, memastikan kebutuhan ibadah dan memasak tetap terpenuhi, serta membantu penataan aktivitas warga di area transisi.​

Huntara diharapkan mampu memberikan hunian yang layak bagi masyarakat terdampak bencana sebagai wujud kehadiran negara. Hutama Karya berkolaborasi dengan beberapa BUMN Karya mewujudkan huntara dengan konsep pembangunan berkonsep modular untuk memastikan kecepatan konstruksi yang sesuai dengan rencana dan kualitas hunian yang layak.

Direktur Utama Hutama Karya, Koentjoro, menyatakan Hutama Karya senantiasa siap dan sedia hadir untuk menjadi bagian dari pembangunan negara. “Kami dengan semangat bersama seluruh sumber daya yang kami miliki, optimis dapat bersinergi bersama melayani dengan memberikan kontribusi terbaik. Kami yakin, Huntara dapat hadir untuk memulihkan kehidupan yang lebih layak bagi warga yang terdampak,” jelasnya.

Dukungan Hutama Karya merupakan bagian dari kolaborasi lintas pihak dalam transisi penanganan bencana dari fase darurat menuju pemulihan yang lebih terstruktur, termasuk pemulihan layanan dasar agar aktivitas warga berangsur pulih. Kolaborasi ini berjalan melalui koordinasi dengan Danantara, BP BUMN serta keterlibatan BUMN lainnya dalam program pembangunan huntara di Aceh Tamiang. Kehadiran Presiden RI Prabowo dalam peninjauan tersebut diharapkan agar sinergi dan kolaborasi semua pihak semakin solid sehingga pembangunan huntara berjalan sesuai kebutuhan pemulihan dan dapat segera dimanfaatkan masyarakat terdampak. Pewarta: Man ( rls )

Kapolri dorong optimalisasi layanan 110, Tekankan respons cepat aduan warga

news-raflesia-indonesia, Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk menggencarkan sosialisasi layanan call center Polri 110 sekaligus memastikan respons cepat terhadap setiap aduan masyarakat.

Penekanan tersebut disampaikan Kapolri dalam kegiatan Rilis Akhir Tahun Polri 2025 yang digelar di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (30/12/2025). Arahan itu juga merespons kritik dari pengamat kepolisian Institute for Security and Strategic Studies, Bambang Rukminto terkait implementasi layanan 110.

“Tolong nanti Pak Astamaops dan tim didalami lagi terkait dengan 110 ini,” ujar Jenderal Sigit.

Kapolri menegaskan bahwa layanan 110 merupakan bagian dari semangat Polri untuk memberikan respons cepat terhadap keluhan masyarakat. Layanan tersebut diharapkan menjadi sarana agar Polri benar-benar hadir di tengah masyarakat saat dibutuhkan.

“Layanan 110 ini adalah bagian dari upaya kita untuk bisa merespons cepat setiap pengaduan masyarakat, sekaligus menjadi wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat,” jelasnya.

Menurut Sigit, pembentukan fungsi Pamapta juga merupakan bagian dari strategi Polri dalam memperkuat respons cepat terhadap laporan yang masuk melalui layanan 110.

“Kemarin juga sudah kita bentuk Pamapta. Ini masuk sebagai bagian dari upaya kita untuk memberikan respons cepat terhadap setiap pengaduan yang masuk ke 110. Jadi sosialisasikan dengan masif,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolri menekankan bahwa peningkatan layanan aduan melalui nomor 110 harus diiringi dengan kualitas respons yang terukur. Kecepatan penanganan menjadi faktor utama yang diharapkan masyarakat.

“Setelah disosialisasikan secara masif, tentunya masyarakat menginginkan bahwa setelah menelepon 110, ada respons dari Polri,” kata Sigit.

“Respons itu kemudian akan kita ukur. Semakin cepat respons diberikan, semakin cepat pula masyarakat yang membutuhkan pertolongan dapat ditangani. Inilah yang menjadi harapan masyarakat,” imbuhnya.

Sebagai informasi, layanan call center Polri 110 beroperasi selama 24 jam penuh untuk memastikan setiap laporan dan aduan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian. (rls)

Dewan Pers apresiasi keterbukaan Polri, Terima kritik dan dinilai makin adaptif

news-raflesia-indonesia, Jakarta – Dewan Pers mengapresiasi keterbukaan Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam menerima kritik dari masyarakat. Sikap tersebut dinilai menunjukkan perubahan positif, di mana Polri kini semakin adaptif dan responsif terhadap masukan publik.

Wakil Ketua Dewan Pers, Totok Suryanto, menyebut tidak banyak institusi negara yang bersedia menerima kritik secara terbuka sebagaimana yang ditunjukkan Polri saat ini.

“Kami menyampaikan begini, memang tidak banyak institusi yang rela dikritik. Saya lihat Pak Kapolri dan jajaran, walaupun pedas kritik ini satu hal yang biasa cukup baik dan mudah-mudahan bisa ditiru juga oleh lembaga-lembaga lain,” kata Totok di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (30/12/2025).

Totok mengungkapkan, Dewan Pers telah beberapa kali melakukan audiensi dengan Kapolri. Dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa Polri akan selalu berkoordinasi dengan Dewan Pers apabila menerima pengaduan perkara yang berkaitan dengan kerja jurnalistik.

“Hal yang baik yang bisa saya sampaikan adalah bahwa sekarang itu para penyidik di level polres, bahkan polda, itu selalu berkoordinasi dengan Dewan Pers manakala ada kasus yang kira-kira itu, ‘ini ada unsur wartawannya ini bagaimana?’,” ujar Totok.

Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan kesadaran aparat kepolisian terhadap nota kesepahaman (MoU) antara Dewan Pers dan Jenderal Listyo Sigit Prabowo, termasuk perjanjian kerja sama (PKS) antara Kabareskrim Polri dan Dewan Pers terkait penyelesaian persoalan pers.

“Artinya Kepolisian menyadari betul apa yang disampaikan dalam MoU antara Dewan Pers dengan Pak Kapolri. Termasuk perjanjian kerja sama (PKS) antara Kabareskrim dengan Dewan Pers waktu itu, agar setiap persoalan pers itu diselesaikan melalui Dewan Pers,” sambungnya.

Sepanjang tahun 2025, Dewan Pers mencatat hampir 300 permintaan ahli pers untuk dimintai pendapat dalam proses pengusutan perkara. Totok menilai angka tersebut mencerminkan meningkatnya penghormatan Polri terhadap Undang-Undang Pers.

“Perlu kami sampaikan permintaan ahli pers itu sekarang di Dewan Pers setahun ini hampir 300-an itu dan sampai hari ini masih ada, tadi kami buka WA itu masih ada permintaan bagaimana ahli pers bisa dihadirkan,” sebut Totok.

Ia menambahkan, peningkatan permintaan tersebut sejalan dengan melonjaknya pengaduan masyarakat ke Dewan Pers yang kini mencapai ribuan laporan.

“Kami sampaikan apresiasi dalam hal ini, karena memang peningkatan pengaduan masyarakat pun sekarang mencapai angka ribuan, Pak, di Dewan Pers,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Totok juga mengapresiasi tema besar Polri tahun 2025, Polri untuk Masyarakat. Menurutnya, tema tersebut mencerminkan semangat baru dalam mengubah paradigma Polri agar semakin dekat dengan masyarakat.

“Saya kira kita patut apresiasi, betapapun semua tentu kita harus jaga bersama agar perubahan paradigma itu betul-betul bisa dilaksanakan bersama masyarakat,” tuturnya.

Totok menilai tantangan ke depan akan semakin kompleks. Namun, apabila Polri mampu menjalankan komitmen tersebut secara konsisten, kepercayaan publik diyakini akan terus menguat.

“Saya kira makin kompleks tantangannya dan kalau Polri bisa melaksanakannya dengan baik, maka Polri akan betul-betul menjadi polisi untuk masyarakat,” pungkasnya. rls

25 Personel Divhumas Polri naik pangkat, Irjen Sandi: Ini kehormatan dan kebanggaan

news-raflesia-indonesia, Jakarta – Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Sandi Nugroho, memimpin upacara laporan kenaikan pangkat personel Divisi Humas Polri yang digelar pada Rabu (31/12/2025) di Aula Rastra Sewakottama, Gedung Divhumas Polri, Jakarta.

Upacara tersebut dihadiri oleh para Pejabat Utama (PJU) Divhumas Polri serta perwakilan personel Divhumas. Pada periode 1 Januari 2026, sebanyak 25 personel Divisi Humas Polri resmi menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi.

Dalam amanatnya, Kadivhumas menegaskan bahwa kenaikan pangkat merupakan kehormatan dan kebanggaan yang tidak didapatkan oleh seluruh personel. Ia menekankan bahwa pencapaian tersebut bukan semata hasil kerja individu, melainkan juga buah dari doa dan dukungan keluarga.

“Naik pangkat merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan, karena tidak semua personel mendapatkan kesempatan tersebut. Kenaikan pangkat ini juga bukan semata-mata hasil usaha pribadi, tetapi karena doa dan dukungan keluarga serta orang-orang terdekat,” ujar Sandi.

Ia mengajak seluruh personel yang menerima kenaikan pangkat untuk tidak melupakan peran keluarga dan menjadikan capaian tersebut sebagai motivasi untuk meningkatkan kinerja dan pengabdian.

Dalam kesempatan tersebut, Irjen Sandi juga menyampaikan apresiasi atas kinerja Divisi Humas Polri sepanjang tahun 2025 yang dinilainya berjalan dengan baik dan lancar. Berbagai capaian dan prestasi humas dinilai berkontribusi dalam menjembatani kinerja Kepolisian agar tersampaikan secara utuh kepada masyarakat.

“Sepanjang tahun 2025, berbagai kegiatan Divisi Humas Polri berjalan dengan baik dan berhasil membantu menyampaikan kerja-kerja Kepolisian kepada publik,” katanya.

Lebih lanjut, Kadivhumas mengingatkan peran strategis humas sebagai ujung tombak komunikasi institusi Polri. Ia menegaskan bahwa setiap kegiatan Kepolisian harus dapat dikelola dan disampaikan dengan baik kepada masyarakat melalui kerja-kerja kehumasan yang terukur dan kreatif.

“Apa pun kegiatan Kepolisian, humas wajib menyampaikannya kepada masyarakat. Jika belum tercapture dengan baik, berarti kita belum bekerja secara maksimal,” tegasnya.

Terkait dinamika ruang publik, Kadivhumas mengingatkan bahwa pro dan kontra merupakan hal yang wajar. Namun, menurutnya, setiap kritik dan komentar negatif harus dimitigasi secara profesional agar tidak berdampak buruk terhadap citra institusi.

“Komentar negatif pasti ada, tetapi harus kita mitigasi agar menjadi netral atau bahkan positif. Hal-hal baik yang sudah dikerjakan harus terus kita angkat,” katanya.

Menutup amanatnya, Sandi mengajak seluruh personel Divisi Humas Polri untuk terus bekerja bersama, menghindari ego sektoral, serta menjaga dan meningkatkan capaian yang telah diraih.

“Mari kita bekerja dan bekerja sama lintas satuan kerja. Jangan cepat berpuas diri atas apa yang sudah kita capai, tetapi jaga, pertahankan, dan tingkatkan,” pungkasnya.

Pada upacara tersebut, tercatat 25 personel Divisi Humas Polri menerima kenaikan pangkat dengan rincian: AKBP ke Kombes Pol sebanyak 7 personel, Kompol ke AKBP 4 personel, Iptu ke AKP 2 personel, Ipda ke Iptu 8 personel, Bripka ke Aipda 1 personel, Briptu ke Bripka 2 personel, serta Bripda ke Briptu 1 personel. (rls) pewarta: Man

Berantas Kejahatan transnasional, Polri tangkap dan serahkan 14 buron Interpol Red Notice

news-raflesia-indonesia, Jakarta – Polri mencatat sepanjang tahun 2025 telah melakukan penangkapan sekaligus menyerahkan 14 buronan Interpol yang masuk dalam daftar Red Notice.

Hal itu dipaparkan dalam konferensi pers rilis akhir tahun Polri di Gedung Rupatama, Jakarta Selatan, Selasa (30/12/2025).

“Kinerja penegakan hukum internasional 2025, 14 buronan masuk ditangani,” kata Astamaops Kapolri Komjen Fadil Imran.

Kemudian, sepanjang tahun 2025, Divisi Hubinter Polri ternyata menerbitkan sebanyak 35 Red Notice. Hal itu untuk melacak buronan skala internasional.

Lalu, Polri juga mencatat ada 13 penanganan buron yang keluar Indonesia. Operasi itu bekerjasama dengan lintas negara.

Lebih dalam, Polri juga menyatakan ada enam kasus ekstradisi antar-pemerintah.

Selanjutnya, untuk misi kemanusiaan repratiasi WNI dari luar negeri tercatat ada 810 orang. Mereka berhasil dipulangkan lantaran diduga menjadi korban atau pelaku TPPO. Rls

Kantor SAR Bengkulu Evakuasi mayat pria di kualo di area Kota Tuo Pasar Bengkulu

News-raflesia-indonesia, Bengkulu – Kantor SAR Bengkulu mengevakuasi penemuan mayat laki-laki di kawasan Kualo, tepatnya di area Kota Tua, Pasar Bengkulu, Senin (29/12/2025) siang.

Informasi awal diterima Kantor SAR Bengkulu sekitar pukul 11.40 WIB dari anggota Polair bernama Rudi, yang melaporkan adanya warga menemukan sesosok jasad dalam kondisi terlungkup di pinggir kualo. Menindaklanjuti laporan tersebut, satu tim rescue yang tengah melaksanakan siaga SAR khusus di Pantai Panjang langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian.

Setibanya di lokasi, tim SAR bersama unsur terkait dari TNI, Polri, Pol PP Kota Bengkulu dan warga sekitar segera melakukan prosedur evakuasi sesuai standar operasional dengan menggunakan kantong jenazah. Proses evakuasi berlangsung lancar tanpa hambatan berarti.

Kasubsi Operasi dan Siaga Kantor SAR Bengkulu, Likopa Noptilos, membenarkan evakuasi tersebut. Ia menyampaikan bahwa jenazah berhasil dievakuasi dari bibir pantai dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu untuk penanganan lebih lanjut.

“Setelah menerima laporan, tim langsung bergerak ke kawasan Kota Tua Pasar Bengkulu. Jenazah sudah dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara,” ujar Likopa.

Hingga berita ini diturunkan, identitas korban masih dalam proses identifikasi oleh pihak berwenang. Sementara itu, aparat kepolisian setempat telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna menyelidiki penyebab pasti kematian korban.

Kantor SAR Bengkulu mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi terkait penemuan jenazah tersebut agar segera menghubungi pihak kepolisian terdekat atau mendatangi Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu. rls

 

error: Content is protected !!