banner 1000x350

Redaksi

855 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Irma NasDem Nilai Pengelolaan SPPG Polri Sesuai Standar, Tak Pernah Bermasalah

Foto: istimewa

NRI, Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Chaniago, menyoroti tata kelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Polri. Ia menyebut, hingga kini tidak ada laporan kasus terkait dapur bergizi gratis tersebut, sehingga dapat dijadikan contoh bagi Badan Gizi Nasional (BGN).

 

“Menurut saya, tidak penting siapa penyelenggaranya, apakah politisi, Polri, TNI, atau pihak lain. Yang lebih utama adalah sejauh mana pengelolanya mampu bertanggung jawab,” kata Irma dalam rapat kerja bersama BGN dan Kementerian Kesehatan di Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (1/10/2025).

 

Politikus Partai NasDem itu mengungkapkan, berdasarkan informasi yang ia peroleh, Polri saat ini membawahi sekitar 600 SPPG. Dari jumlah tersebut, tidak ditemukan adanya kasus keracunan atau masalah serupa.

 

“Saya dengar Polri memiliki sekitar 600 SPPG. Informasi yang saya terima, seluruh dapur yang dikelola Polri berjalan sesuai standar, sehingga tidak pernah ada yang berkasus,” jelasnya.

 

Irma menekankan bahwa polemik kepemilikan dapur MBG seharusnya tidak menjadi persoalan. Ia menilai hal yang terpenting adalah komitmen pihak pengelola untuk menjalankan standar operasional prosedur (SOP) secara konsisten.

 

“Jangan lagi dipolitisasi. Isunya bukan siapa yang punya, melainkan apakah orang itu mampu bertanggung jawab atau tidak. Kami di DPR sudah cukup banyak mendapat kritik, jadi jangan ditambah dengan isu-isu yang justru memperburuk citra,” tegasnya. rls

Kapolda Bengkulu: Jagung Supra F-1 jadi harapan baru produktivitas pertanian Bengkulu

Foto: istimewa

news-raflesia-indonesia, Bengkulu, Kepahiang – Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono,S.I.K., M.Si., memimpin panen Jagung Supra F-1 Bhayangkara Merah Putih di Lahan UPTD BIPP Provinsi Bengkulu, Desa Kelobak, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang.

Kegiatan ini berlangsung pada Rabu pagi, dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata, Kapolres Kepahiang AKBP M. Faisal Pratama, Wakil Bupati Kepahiang Ir. Abdul Hafizh, Sekda Kab. Kepahiang Dr. Haryono, serta perwakilan dari Kejari Kepahiang, Kodim 0409/RL, Pengadilan Negeri Kepahiang, dan Pengadilan Agama Kepahiang.Pada hari ini Rabu (01/10/2025)

Selain itu, hadir juga pejabat utama Polda Bengkulu, yaitu Karo SDM Polda Bengkulu KBP Sih Harno, Dirreskrimsus Polda Bengkulu KBP Aris Tri Yunarko, Dirbinmas Polda Bengkulu KBP Denny Jatmiko, dan Dirsamapta Polda Bengkulu KBP Rahmad Hidayat.

Dalam sambutannya, Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono menyampaikan, “Jagung Supra F1 Bhayangkara Merah Putih ini pertama kali dilaunching pada 2 Mei 2025 di Kabupaten Kepahiang, dengan fokus pada pengembangan varietas jagung unggulan. Bibit unggul ini merupakan hasil kerja sama Polda Bengkulu bersama Universitas Bengkulu dan PT. YKB (Yakin Kita Bisa).Bibit jagung ini memiliki keunggulan tahan bulai, karat daun, dan hawar daun, serta memiliki adaptasi lingkungan yang baik dan tangkai yang kokoh.” Ujar Kapolda Bengkulu

Kapolda juga menekankan bahwa dengan hadirnya bibit unggul ini, Provinsi Bengkulu optimis mampu meningkatkan produktivitas jagung sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Alhamdulillah, hingga hari ini jagung yang ditanam di lahan seluas 3 hektar telah tumbuh dengan baik. Dengan umur sekitar 131 hari, diperkirakan menghasilkan panen sekitar 14 ton jagung. Bahkan sejak minggu ketiga bulan September lalu sudah bisa mulai dipanen.”

Kapolda juga menambahkan bahwa keberhasilan ini membuktikan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, Polri, akademisi, swasta, dan masyarakat mampu menghasilkan karya nyata untuk mendukung ketahanan pangan.

“Jagung Bhayangkara Merah Putih bukan hanya komoditas pertanian, tetapi juga simbol kebersamaan, kepedulian, dan komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.”tambah Kapolda

Dalam kesempatan ini, Kapolda menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak, khususnya Pemkab Kepahiang dan Kapolres Kepahiang yang telah mendukung hingga terlaksananya panen raya ini.

“Semoga hasil yang kita raih hari ini membawa berkah, memperkuat ketahanan pangan daerah, dan menjadi inspirasi bagi daerah lain di Provinsi Bengkulu,” tutup Kapolda.

Hasil panen Jagung Supra F-1 Bhayangkara Merah Putih ini diperkirakan mencapai kurang lebih 14 ton jagung, yang menunjukkan keberhasilan dari program pertanian ini. Dengan adanya kegiatan panen Jagung Supra F-1 Bhayangkara Merah Putih ini, diharapkan dapat menjadi contoh keberhasilan kolaborasi antara berbagai pihak dalam meningkatkan produksi pertanian dan mewujudkan ketahanan pangan di Provinsi Bengkulu. Rls

Yosia Yodan tegaskan kolaborasi jadi inti RBPL HIPMI Bengkulu 2025

Foto: istimewa

news-raflesia-indonesia, Bengkulu, – Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Provinsi Bengkulu menggelar Rapat Badan Pengurus Lengkap (RBPL) sebagai forum strategis dalam memperkuat peran organisasi dan menyusun langkah konkret ke depan. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, dan dihadiri jajaran pengurus harian maupun pengurus lengkap.

Dalam keterangannya, Yosia Yodan menegaskan bahwa inti dari RBPL adalah kolaborasi. Ia menyampaikan, rapat ini tidak hanya membahas internal organisasi, tetapi juga merumuskan agenda nyata yang bisa memberikan manfaat bagi anggota dan masyarakat luas.

Foto: istimewa

 

“Kita sebagai putra Bengkulu harus bisa bermanfaat, baik untuk organisasi maupun orang banyak,” ujarnya, di Luma Kraving, Jumat (26/9/2025).

‎Salah satu hasil keputusan penting dalam rapat tersebut adalah penunjukan Singgih Tribowo sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK). Singgih yang dikenal sebagai seorang advokat, juga aktif di bidang komoditas kopi, serta pernah menjadi staf ahli di parlemen. Dengan latar belakang tersebut, ia diharapkan mampu memperkuat struktur organisasi dan mendorong regenerasi kader.

‎Selain penunjukan pengurus, RBPL juga membahas program kerja strategis. Yosia menyebutkan bahwa HIPMI Bengkulu tengah menggagas kegiatan bertajuk HIPMI Goes to Campus sebagai ajang transfer pengetahuan dan motivasi bagi mahasiswa. Dalam program ini, para pengurus inti secara bergiliran akan memberikan materi terkait kewirausahaan dan kepemimpinan.

‎“Bulan lalu sudah diisi oleh Ketua Bidang UMKM, bulan depan giliran Ketua Bidang lain, dan seterusnya. Harapannya mahasiswa bisa mendapat inspirasi dari pengusaha muda daerah,” kata Yosia.

‎Tak hanya itu, HIPMI Bengkulu juga menyiapkan langkah konkret di bidang investasi. Melalui kerja sama dengan PT DHB, organisasi ini akan membentuk badan usaha bersama yang direncanakan mulai berjalan pada pertengahan 2026. Konsep yang diusung adalah bisnis food and beverage (F&B) dengan dukungan fasilitas tambahan seperti sport club.

‎Rencana tersebut ditargetkan memiliki modal awal sekitar Rp1,8 miliar. Yosia optimistis, dengan kolaborasi antaranggota yang memiliki basis pasar masing-masing, usaha ini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.

‎“Kalau ini berhasil, bukan tidak mungkin kita buka cabang di kabupaten lain atau daerah yang berpotensi. Intinya, kita ingin meninggalkan legasi yang baik untuk HIPMI Bengkulu,” tegasnya.

‎Melalui RBPL, HIPMI Bengkulu meneguhkan komitmennya untuk tidak sekadar menjadi wadah berkumpul para pengusaha muda, tetapi juga motor penggerak pembangunan ekonomi daerah. Kolaborasi, regenerasi kader, serta penciptaan usaha konkret menjadi fokus utama yang diharapkan dapat membawa manfaat jangka panjang bagi Provinsi Bengkulu. rls

 

 

HIPMI Bengkulu & UNIB teken MoU, Buka peluang mahasiswa dekat dengan dunia usaha

Foto: istimewa, Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan saat memberikan materi kepada mahasiswa akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bengkulu.

news-raflesia-indonesia, Bengkulu -BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bengkulu kembali menghadirkan program HIPMI Goes to Campus yang kali ini berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Akuntansi Universitas Bengkulu (UNIB). Kegiatan berupa seminar nasional tersebut berlangsung meriah dengan kehadiran sekitar 300 peserta, baik secara langsung di aula Gedung Layanan Terpadu (GLT) UNIB maupun melalui jaringan daring.

Foto: istimewa, Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan saat memberikan materi kepada mahasiswa akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bengkulu.

Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran kegiatan ini. Menurutnya, kolaborasi antara dunia usaha dan mahasiswa penting untuk memperkuat motivasi serta menambah wawasan generasi muda yang kelak menjadi penerus daerah dan bangsa.

‎“Mahasiswa harus memiliki tiga elemen penting, yaitu attitude, pengetahuan, dan keterampilan. Ketiganya tidak bisa dipisahkan. Attitude saja tidak cukup, begitu juga pengetahuan tanpa keterampilan tidak akan lengkap,” ujar Yosia, usai memberikan materi pada Webinar Nasional dengan Tema Sustainability Reporting dan Peluang Berbisnis Berkelanjutan di Era ESG (Environmental, Social, and Governance), Sabtu pagi (27/9/2025).

‎Ia menegaskan bahwa mahasiswa yang saat ini mendalami bidang akuntansi perlu mengasah kemampuan lain di luar ranah akademik. Keterampilan yang dimaksud antara lain personal branding, kemampuan mengelola waktu, serta keterampilan komunikasi. Menurutnya, penguasaan soft skill akan memperkuat karakter sehingga mahasiswa dapat tampil menonjol dalam berbagai kesempatan.

‎“Jika ingin berprestasi, kita harus bisa menonjol. Caranya dengan menunjukkan karakter yang kuat melalui sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang terasah. Skill bisa dipelajari dari banyak hal, baik di dalam maupun di luar kelas,” tambahnya.

‎Dalam paparannya, Yodan juga menyinggung hasil diskusi dengan tokoh nasional Sandiaga Uno. Ada empat bidang prioritas yang diyakini mampu membuka peluang besar di Indonesia, yakni pertanian, pendidikan, kesehatan, dan teknologi. Ia mengingatkan agar mahasiswa tidak perlu memaksakan diri menguasai semuanya sekaligus. Fokus pada satu bidang yang diminati sudah cukup untuk membuka jalan menuju kesuksesan.

‎Selain itu, daya tahan (endurance) dan konsistensi menjadi kunci dalam menjalani proses panjang menuju keberhasilan. Menurut Yodan, perubahan positif akan terwujud apabila mahasiswa memiliki pola pikir yang tepat, semangat belajar keterampilan baru, serta keberanian untuk terus berkembang.

‎“Kita ingin mendorong mahasiswa Bengkulu agar jangan pernah berhenti belajar. Dengan semangat tersebut, mereka bisa menjadi pengusaha-pengusaha tangguh yang memberi manfaat besar bagi daerah maupun bangsa,” tegasnya kepada Beritamerdekaonline.com.

‎Kegiatan ini juga ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara BPD HIPMI Provinsi Bengkulu, Yodan Land Group, dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bengkulu. Kerja sama tersebut diharapkan dapat membuka ruang lebih luas bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi sekaligus mendekatkan dunia akademik dengan dunia usaha.

‎Dengan semangat kolaborasi, HIPMI Bengkulu berharap program HIPMI Goes to Campus dapat menjadi wadah inspirasi dan motivasi bagi generasi muda agar siap menghadapi tantangan masa depan. rls

Dukung ketahanan Pangan, Kapolri lepas 1.765 Ton jagung ke Bulog dari hasil panen raya nasional

Foto: istimewa

news-raflesia-indonesia, OKU Timur – Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III 2025 kembali menegaskan komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Tidak hanya mendampingi petani dalam proses budidaya, Polri juga memastikan hasil panen tersalurkan dengan baik ke gudang Bulog agar stok pangan terjaga dan distribusi lebih merata.

 

Sepanjang Juli hingga September, panen jagung dilakukan di lahan seluas 166.512 hektare di seluruh Indonesia. Hasilnya mencapai lebih dari 751 ribu ton, menambah akumulasi produksi jagung nasional yang sejak awal tahun sudah menembus 2,8 juta ton.

 

Setelah pelaksanaan panen raya kuartal III yang terpusat di Kab. OKU Timur, Prov. Sumsel, Polri bersama Bulog melaksanakan flag off pendistribusian jagung hasil panen raya serentak. Secara nasional, potensi jagung yang disalurkan mencapai 1.765 ton. Dari jumlah tersebut, 614 ton berasal dari Sumatera Selatan dan 100 ton disalurkan langsung dari OKU Timur.

 

“Khususnya hari ini, kita akan memberangkatkan sebanyak 1.765 ton jagung untuk diserap Bulog dan khusus di Provinsi Sumsel sebanyak 614 ton dan 100 ton dari Oku akan kita prioritaskan ke Bulog,” ungkap Kapolri, Sabtu (27/9/25).

 

Gerakan ini menjadi wujud nyata sinergi Polri dengan Bulog untuk memperkuat cadangan pangan nasional. Dengan adanya aliran hasil panen ke gudang resmi, petani mendapat kepastian pasar, sementara masyarakat memperoleh jaminan ketersediaan jagung untuk kebutuhan konsumsi maupun industri.

 

“Oleh karena itu, kami terus berupaya mewujudkan hal tersebut dengan dukungan penuh dari kementerian terkait, kemudian juga mitra-mitra strategis, masyarakat, gapoktan, sehingga saat ini dengan kerjasama yang ada,” jelas Kapolri.

 

Dengan dukungan ini, target nasional pengadaan jagung sebesar 1 juta ton pada tahun 2025 diharapkan bisa tercapai. Langkah Polri melalui pendampingan petani, pengawalan panen, hingga distribusi ke Bulog menjadi bagian integral dari strategi menjaga stabilitas pangan.

 

“Tentunya tolong seluruh jajaran terus dukung teman-teman kelompok tani, teman-teman petani, mulai dari tahapan pemipitan, rawatan, panen, hingga bagaimana kita membantu mengoptimalkan peningkatan penyerapan bak jagung, sehingga petani betul-betul bisa optimal,” ujar Kapolri. rls

Panen raya jagung Kuartal III: Kapolda Bengkulu bersama Forkopimda komitmen jaga ketahanan pangan

Foto: istimewa

news-raflesia-indonesia, Bengkulu Tengah, 27 September 2025 – Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si., memimpin kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III Provinsi Bengkulu Tahun 2025 di Desa Pulau Panggung Kecamatan Talang Empat Kabupaten Bengkulu Tengah. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mendukung program pemerintah khususnya Swasembada Pangan Tahun 2025.

Kegiatan panen raya jagung serentak ini dihadiri oleh berbagai pejabat daerah, termasuk Bupati Bengkulu Tengah Drs. Rachmat Riyanto, ST, MAP, Ketua DPRD Bengkulu Tengah Fepi Suheri, dan Kapolres Bengkulu Tengah AKBP Totok Handoyo, S.I.K. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan unsur Pemerintah Daerah mulai dari PJU Polda Bengkulu bersama Forkopimda Kabupaten Bengkulu Tengah dan OPD Kabupaten Bengkulu Tengah.

Kegiatan ini diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa. Kemudian, dilakukan laporan pelaksana kegiatan dan sambutan Kapolri melalui zoom meeting.

Dalam sambutannya, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menjelaskan bahwa panen jagung kuartal ketiga ini akan dilaksanakan di luas lahan seluas 166.512 hektare, dengan estimasi hasil panen sebanyak 751.442 ton yang akan dilaksanakan sampai dengan akhir bulan September.

Kapolri juga menjelaskan bahwa khusus di Oku Timur, panen raya dilakukan di lahan seluas 52 hektare, dan untuk seluruh Indonesia hari ini dilaksanakan panen seluas 1.288 hektare dengan harapan hasil 7.153 ton. “Khususnya hari ini, kita akan memberangkatkan sebanyak 1.765 ton jagung untuk diserap Bulog dan khusus di Provinsi Sumsel sebanyak 614 ton dan 100 ton dari Oku akan kita prioritaskan ke Bulog,” ungkap Kapolri.

Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga ketersediaan bahan pangan di Wilayah Kabupaten Bengkulu Tengah serta berkomitmen penuh dalam mendukung Program Asta Cita Presiden RI pada Bidang Ketahanan Pangan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat memotivasi masyarakat dalam memanfaatkan lahan yang ada untuk bercocok tanam, khususnya tanaman yang dapat menunjang kebutuhan pangan. rls

 

Setelah kegiatan panen raya, dilakukan pelepasan komoditi jagung pipil kering binaan Polres Bengkulu Tengah ke gudang Forum Bulog Cabang Sidomulyo Bengkulu sebagai Cadangan Jagung Pemerintah.

error: Content is protected !!