banner 1000x350

Redaksi

855 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Ketum BPD Hipmi Bengkulu Yosia yodan: Olahraga bukan sekadar fisik, Tapi energi untuk Hidup Positif

Foto: istimewa

Bengkulu, news-raflesia-indonesia.my.id – Dalam rangka menjaga kesehatan dan membangun semangat hidup positif, Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Provinsi Bengkulu menggelar kegiatan olahraga Muaythai secara rutin. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Master Dedi dan diikuti oleh Ketua Umum BPD HIPMI Provinsi Bengkulu, Yosia Yodan, bersama para anggota.

Yosia Yodan menegaskan bahwa olahraga menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas hidup.

‎“Kita olahraga bersama-sama setiap hari Selasa, dua kali dalam seminggu, dengan bimbingan Master Dedi. Tujuannya adalah untuk hidup sehat, sekaligus belajar bela diri. Ini penting agar tubuh dan fisik kita bisa maksimal, terutama dalam mendukung kegiatan positif sehari-hari,” ujarnya, Selasa (2/9/2025).

‎Lebih lanjut, Yosia menambahkan bahwa olahraga tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga meningkatkan produktivitas dalam pekerjaan, memberikan energi lebih dalam menjalani peran keluarga, memperkuat semangat ibadah, serta menunjang berbagai aktivitas positif lainnya.

‎“Anak muda harus punya kegiatan positif. Jangan habiskan waktu dengan hal-hal yang merugikan seperti keluar malam tanpa tujuan jelas atau mengonsumsi minuman keras. Lebih baik manfaatkan waktu untuk olahraga. Dengan begitu, kita bisa menjaga kesehatan, memperpanjang usia, dan memberikan manfaat lebih besar bagi keluarga serta bagi Provinsi Bengkulu,” tegasnya.

Foto: istimewa


‎Kegiatan olahraga bersama BPD HIPMI ini dilaksanakan di kediaman Ketua Umum Yosia Yodan di Kelurahan Sukarami. Suasana latihan berlangsung penuh semangat, diiringi motivasi dari Master Dedi yang tidak hanya melatih teknik dasar Muaythai, tetapi juga menanamkan disiplin, konsistensi, serta pentingnya menjaga pola hidup sehat.

‎Muaythai, sebagai salah satu seni bela diri asal Thailand, dipilih karena gerakan dan tekniknya yang menyeluruh. Olahraga ini melatih kekuatan fisik, ketahanan tubuh, sekaligus meningkatkan konsentrasi dan kepercayaan diri. Dengan demikian, para peserta tidak hanya memperoleh kesehatan jasmani, tetapi juga manfaat psikologis yang menunjang kehidupan sehari-hari.

‎BPD HIPMI Bengkulu berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda di Bengkulu. Menurut Yosia, pengusaha muda harus menjadi teladan dalam menjaga gaya hidup sehat, disiplin, serta menjauhi kebiasaan negatif.

‎“Kami ingin menunjukkan bahwa menjadi pengusaha muda bukan hanya soal bisnis, tetapi juga tentang bagaimana kita membangun diri agar kuat secara fisik, mental, dan spiritual,” katanya.

‎Dengan adanya kegiatan rutin seperti ini, BPD HIPMI Bengkulu berkomitmen untuk terus mendorong lahirnya generasi muda yang sehat, produktif, dan berkarakter. Melalui olahraga Muaythai, diharapkan tercipta kebersamaan, solidaritas, serta semangat berjuang yang dapat membawa manfaat bagi masyarakat luas. rls

 

Kapolri apresiasi dedikasi Brimob dalam menjaga markas di tengah kerusuhan

Foto: istimewa

Jakarta, news-raflesia-indonesia.my.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan kunjungan ke Markas Komando (Mako) Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kwitang, Jakarta untuk memberikan dukungan moril kepada jajaran Korps Brimob, Senin (1/09/2025). Dalam kunjungan itu, Kapolri didampingi Wakapolri, Dankorbrimob Polri, Kadiv Propam Polri, serta Kapolda Metro Jaya.

Dalam sambutannya, Jenderal Sigit menyampaikan apresiasi kepada anggota Brimob yang selama empat hari terakhir terus menjaga markas dan menghadapi berbagai aksi kerusuhan. Ia menegaskan bahwa Brimob telah menunjukkan kesigapan meskipun dalam kondisi yang terbatas.

“Saya ucapkan terima kasih, dalam waktu empat hari tetap berjuang mempertahankan markas, meskipun menghadapi berbagai macam aksi rusuh. Saya bangga rekan-rekan bisa mempertahankan markas kebanggaan ini,” ujar Kapolri.

Kapolri juga menekankan bahwa Polri sangat menghormati kebebasan menyampaikan pendapat yang dijamin Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998. Namun, ia menegaskan aksi yang berujung pada pembakaran, penjarahan, dan penyerangan terhadap aparat bukanlah bentuk penyampaian pendapat.

“Yang terjadi kemarin bukan menyampaikan pendapat, karena tidak ada orasi, mereka datang langsung menyerang, membakar, menjarah. Saya anggap itu pelanggaran pidana, karena telah membakar, menjarah hingga menyebabkan beberapa orang terluka” tegasnya.

Dalam arahannya, Kapolri meminta jajaran Brimob untuk tetap siaga menjaga markas komando. Ia menegaskan bahwa penggunaan kekuatan harus sesuai aturan yang berlaku, mulai dari ucapan verbal, penggunaan tongkat, gas air mata, peluru karet, hingga peluru tajam bila situasi darurat mengancam keselamatan personel dan markas.

“Pertahankan markas kalian dengan sebaik-baiknya. Haram hukumnya markas sampai jebol” kata Kapolri menekankan.

Jenderal Sigit juga mengingatkan anggota Brimob untuk bisa membedakan antara pengunjuk rasa yang sah dengan perusuh. Hak-hak pengunjuk rasa tetap dijamin, tetapi terhadap perusuh tidak ada toleransi.

Menutup sambutannya, Kapolri kembali memberikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras personel Brimob yang terus menjaga keamanan. “Jadi jangan ragu, sekali lagi saya ucapkan terima kasih, terus semangat, Brigade! Salam untuk keluarga,” tutup Kapolri.rls

Aliansi Ojol tunjukkan simpati, Jenguk Polisi korban kericuhan di RS Polri

Foto: istimewa

Jakarta – Aliansi Pengemudi Ojek Online Bersatu Kemed menjenguk polisi korban kericuhan yaitu AKP Darkun dan Aipda Supriyanta. Kegiatan ini merupakan bentuk rasa simpati mereka kepada petugas polisi yang terluka imbas kericuhan.

“Kami dari Aliansi Pengemudi Ojek Online Bersat hari ini mengunjungi Rumah Sakit Polri sebagai bentuk simpati kami kepada rekan-rekan kepolisian yang mengalami apa namanya luka-lukalah, mengalami musibah pada saat aksi unjuk rasa yang terjadi belakangan ini,” kata Kemed di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (1/9).

Disamping itu, Kemed menekankan tidak ada perselisihan antara sopir ojek online dan pihak kepolisian. Pihaknya saling bersinergi dan berkolaborasi membangun komunikasi.

“Jadi saya menegaskan juga bahwa pada sebenarnya tidak ada masalah antara teman-teman ojol dengan teman-teman kepolisian. Kita saling berkolaborasi membangun komunikasi dengan baik, bahwa terjadi hal kesalahpahaman itu memang saya rasa hal yang sudah bisa kita komunikasi dengan baiklah,” ujarnya.

Kemed berterima kasih kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit yang telah memberikan apresiasi dan pelayanan kepada para sopir ojek online. Ia menegaskan tidak ada masalah sopir ojek online dengan pihak kepolisian.

“Buat teman-teman polisi juga saya sangat berterima kasih telah mengapresiasi dengan baik teman-teman ojol. Pak Kapolri juga sudah datang ke tempat kami berkomunikasi dengan pihak korban dan pokoknya intinya kita baik-baik lah,” ujarnya.

Kemudian, Kemed juga meminta para sopir ojol tidak terprovokasi isu-isu liar. Ia mengajak sopir ojol untuk tetap menjaga situasi agar tetap kondusif.

“Dan saya minta teman-teman juga jangan lagi terprovokasi lah, terprovokasi oleh isu-isu yang sedang menyesatkan, yang memang sengaja dibangun untuk membuat suasana tidak kondusif,” pungkasnya. rls

Pemprov dan BPJS Ketenagakerjaan perkuat program sertakan sejahterakan pekerja sekitar Anda

BPJS Ketenagakerjaan Bersama Pemprov Bengkulu Gelar Rakor Tindak Lanjut Perlindungan Pekerja Rentan.

Bengkulu, news-raflesia-indonesia.my.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu bersama BPJS Ketenagakerjaan menggelar rapat koordinasi (rakor) tindak lanjut program perlindungan pekerja rentan di lingkungan OPD Provinsi Bengkulu.

Kegiatan ini berlangsung di Ballroom Hotel Mercure, Senin (1/9).

Gubernur Bengkulu diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar.

Ia menegaskan program perlindungan pekerja rentan merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah dalam menyukseskan program bantuan rakyat yang diusung Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu.

“Selama ini program bantu rakyat identik hanya dilakukan pemerintah atau melibatkan sektor swasta. Padahal, ASN juga bisa berperan langsung melalui program Sertakan Sejahterakan Pekerja Sekitar Anda,” ujar Khairil.

Program ini mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk ikut menjamin pekerja di sekitar mereka.

Pekerja yang bisa didaftarkan antara lain anggota keluarga, asisten rumah tangga, maupun pekerja kebun.

Iuran yang dibayarkan relatif kecil, yakni Rp16.800 per bulan atau sekitar Rp200 ribu per tahun.

Dengan iuran tersebut, pekerja mendapatkan dua perlindungan, yakni jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.

“Dengan iuran yang ringan, pekerja bisa bekerja dengan tenang karena terlindungi dari berbagai risiko,” tambah Khairil.

Ia menyebut program ini juga mendorong peningkatan Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di Provinsi Bengkulu yang saat ini masih tergolong rendah.

Khairil optimistis, jika separuh dari jumlah ASN di Bengkulu ikut serta, capaian UCJ akan meningkat signifikan.

Pada tahun ini, Pemprov Bengkulu menyiapkan anggaran Rp2 miliar untuk melindungi pekerja rentan.

Sasaran penerima manfaat mencakup pekerja di rumah ibadah, pengurus rumah ibadah, linmas, hingga sektor nonformal lainnya.

Selain itu, nelayan, pekerja pesantren, hingga masyarakat serabutan juga menjadi target program.

Bahkan, pengemudi ojek daring (ojol) juga berpotensi dilindungi apabila belum didaftarkan operator masing-masing.

“Prinsipnya, masyarakat yang bekerja di sektor nonformal dan rentan perlu mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” tegas Khairil.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bengkulu, Ferama Putri, menjelaskan rakor ini bertujuan memberikan pemahaman teknis kepada perwakilan OPD.

Ia menerangkan teknis pengumpulan data dan mekanisme pembayaran iuran akan difasilitasi oleh ASN melalui PIC di masing-masing OPD.

BPJS Ketenagakerjaan Bersama Pemprov Bengkulu Gelar Rakor Tindak Lanjut Perlindungan Pekerja Rentan.

Setelah data diterima, BPJS Ketenagakerjaan akan memproses hingga penerbitan kartu kepesertaan.

Ferama menambahkan, pembayaran iuran dapat dilakukan per bulan atau per tiga bulan, sesuai kesepakatan ASN.

Kartu kepesertaan kemudian akan diserahkan secara kolektif melalui OPD terkait.

Menurutnya, rakor ini merupakan langkah awal yang dimulai dari tingkat provinsi.

Ke depan, program serupa diharapkan bisa diterapkan di kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu.

“Harapan kami, ASN bisa menjadi motor penggerak untuk meningkatkan kepesertaan pekerja rentan,” kata Ferama.

Ia menekankan manfaat program ini bukan hanya untuk capaian UCJ, tetapi juga perlindungan nyata bagi masyarakat sekitar.

 

Dengan kolaborasi Pemprov Bengkulu dan BPJS Ketenagakerjaan, pekerja rentan diharapkan dapat bekerja lebih tenang dan sejahtera.

Kepedulian Presiden: Sapa Satu per Satu keluarga besar polri yang jadi korban

Foto: istimewa

Jakarta – Presiden Republik Indonesia menyempatkan diri menjenguk anggota Polri yang menjadi korban saat mengamankan aksi kerusuhan baru-baru ini. Kunjungan tersebut disampaikan oleh Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., usai mendampingi Presiden pada Senin (25/8/2025).

Kapolri menyampaikan bahwa Presiden memberikan perhatian penuh terhadap kondisi para korban serta keluarga mereka.

“Alhamdulillah, hari ini Bapak Presiden menyempatkan diri untuk mengunjungi keluarga besar Polri yang kemarin menjadi korban pada saat terjadi aksi kerusuhan. Beliau menemui satu per satu keluarga korban dengan penuh empati,” ujar Jenderal Listyo Sigit.

Kapolri menegaskan, Polri akan memberikan penghargaan terbaik kepada para prajurit yang telah menunjukkan dedikasi dan pengorbanan dalam menjalankan tugas negara.

“Kami berkomitmen memberikan penghargaan terbaik bagi prajurit-prajurit kita yang sudah bekerja keras dan mengorbankan jiwa raganya dalam menjalankan tugas,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolri menegaskan bahwa Polri akan menindak tegas para pelaku kerusuhan sesuai arahan Presiden. Polri berkomitmen memulihkan keamanan, menjaga ketertiban, serta memastikan aktivitas masyarakat dan roda perekonomian kembali normal.

“Sesuai arahan Bapak Presiden, Polri akan segera mengembalikan keamanan dan ketertiban. Para pelaku kerusuhan akan ditangkap dan diproses sesuai aturan hukum yang berlaku,” jelas Kapolri.

Ia juga memastikan proses penyelidikan dilakukan secara menyeluruh, termasuk menelusuri pihak-pihak yang menjadi aktor intelektual maupun yang membiayai aksi kerusuhan.

“Polri akan bertindak berdasarkan bukti-bukti yang ditemukan di lapangan. Kita akan mengusut secara tuntas, mulai dari pelaku di lapangan, aktor yang menggerakkan, hingga pihak-pihak yang membiayai kerusuhan,” ungkapnya.

Hingga saat ini, Kapolri menyebut sudah cukup banyak pelaku yang berhasil diamankan dan jumlahnya diperkirakan terus bertambah.

“Beberapa sudah ditangkap, dan perkembangannya akan kami sampaikan secara resmi pada waktunya,” pungkas Jenderal Listyo Sigit.rls

Kapolda Bengkulu: Patroli bukan sekadar pengamanan, Tapi hadir sebagai sahabat masyarakat

Foto: istimewa

BENGKULU, news-raflesia-indonesia.my.id  – Polda Bengkulu bersama Polres/ta jajaran menggelar Patroli Gabungan Berskala Besar pada Senin (1/09/2025) pukul 14.30 hingga 16.00 WIB. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolda Brigjen Pol. Dicky Sondani, S.I.K., M.H., pejabat utama Polda Bengkulu serta diikuti Sekda Provinsi Bengkulu, Kasdim 047 Bengkulu, unsur TNI, Pemda, dan OKP.

Patroli melibatkan 118 personel, terdiri dari 50 anggota Polri, 20 TNI, 33 Pemda dan 12 OKP. Sebanyak 22 unit kendaraan roda empat dan 32 kendaraan roda dua turut dikerahkan, menyusuri rute strategis Kota Bengkulu mulai dari Mapolda hingga kembali finis di Mapolda.

Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si. menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud sinergi antara Polri, TNI, Pemda, dan masyarakat untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif.

“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa aparat hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai sahabat yang siap memberikan perlindungan dan kenyamanan,” ungkap Kapolda.

Ia juga berharap kegiatan ini dapat semakin memperkuat rasa aman di tengah masyarakat Bengkulu.

“Keamanan adalah kebutuhan dasar. Dengan patroli ini, kami ingin masyarakat tenang, anak-anak bisa belajar dengan nyaman, pedagang bisa berjualan dengan damai, dan semua aktivitas berjalan tanpa rasa khawatir,” tegas Kapolda. rls

error: Content is protected !!