banner 1000x350

Redaksi

974 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Aldi Saputra harumkan nama SMPN 7 Bengkulu usai raih juara 3 badminton tingkat provinsi

Foto: istimewa

news-raflesia-indonesia, Bengkulu — Seorang siswa berbakat dari SMP Negeri 7 Kota Bengkulu, M. Aldi Dwi Saputra kelas 8E, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih juara 3 tunggal pemula putra pada ajang ALBA Badminton Competition tingkat Provinsi Bengkulu.

Kemenangan yang diraih Aldi mendapat apresiasi langsung dari Kepala SMPN 7 Kota Bengkulu, Fairuz Zamani, S.Si., M.Pd., yang menyampaikan bahwa prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus menggali potensi diri dan mengembangkan bakat masing-masing.

Fairuz menegaskan bahwa capaian ini merupakan bukti nyata tingginya minat dan kemampuan siswa SMPN 7 dalam bidang olahraga, khususnya bulu tangkis. Prestasi tersebut juga tidak terlepas dari kerja keras, ketekunan latihan, serta pendampingan intensif dari guru pembimbing.

 

Selain itu, dukungan penuh dari pihak sekolah menjadi faktor penting dalam keberhasilan tersebut. Fairuz menyebut bahwa semangat juang siswa dan dedikasi para guru, khususnya guru olahraga, menjadi pondasi kuat berkembangnya prestasi di SMPN 7.

Pihak sekolah berharap pencapaian Aldi dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus mengeksplorasi minat dan bakat di bidang olahraga maupun bidang lainnya. Prestasi ini sekaligus menunjukkan kualitas pembinaan dan komitmen SMPN 7 Kota Bengkulu dalam mencetak generasi muda berprestasi. rls

 

Wakapolda Bengkulu pimpin apel gelar pasukan operasi zebra nala 2025

Foto: istimewa

news-raflesia-indonesia, BENGKULU – Wakapolda Bengkulu, Brigjen Pol. Dicky Sondani, S.I.K., M.H., memimpin apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Zebra Nala 2025 di Lapangan Anton Soedjarwo Polda Bengkulu pada Senin, 17 November 2025. Apel gelar ini di hadiri oleh PJU Polda Bengkulu, Kakanwil Jasa Raharja Bengkulu, Kadishub Provinsi Bengkulu, Kepala BPTD Kelas II Bengkulu, Kepala Bappenda Provinsi Bengkulu, Kasatpol PP Provinsi Bengkulu dan Seluruh Peserta Apel Gelar Pasukan.

Apel gelar pasukan ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel dan sarana pendukung lainnya dalam pelaksanaan operasi.

Operasi Zebra Nala 2025 ini dilaksanakan untuk menciptakan kondisi kamseltibcar lantas menjelang Natal dan Tahun Baru yang diwujudkan dalam pelaksanaan Ops Lalin 2025 yang aman, nyaman, dan selamat. Wakapolada Bengkulu mengatakan bahwa operasi ini bertujuan untuk menurunkan angka pelanggaran, kecelakaan, dan angka fatalitas, serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

“Operasi Zebra Nala 2025 ini merupakan salah satu upaya kami untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas dan menurunkan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Bengkulu,” ujar Wakapolda Bengkulu.

Sasaran operasi meliputi segala bentuk potensi gangguan, ambang gangguan, dan gangguan nyata yang berpotensi menyebabkan kemacetan, pelanggaran, dan kecelakaan lalu lintas. Target operasi antara lain pengemudi yang tidak menggunakan helm SNI dan safety belt, pengemudi kendaraan yang menggunakan ponsel, pengendara R2 berboncengan lebih dari 2 orang, dan lain-lain.

“Kami akan menindak tegas pengemudi yang tidak mematuhi aturan lalu lintas, seperti tidak menggunakan helm SNI dan safety belt, serta pengemudi yang menggunakan ponsel saat mengemudi,” Ujar Wakapolda.

“Kami berharap operasi ini dapat berjalan dengan lancar dan berhasil menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Bengkulu,” tambah Wakapolda

Sebanyak 328 personel Polda Bengkulu dan Polres jajaran akan terlibat dalam operasi ini. Wakapolada Bengkulu berharap bahwa operasi ini dapat berjalan dengan optimal dan berhasil sesuai dengan tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan. Untuk menurunkan angka pelanggaran,kecelakaan dan angka fasilitas serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas

jumlah data pelanggaran lalu lintas dari januari sampai oktober 2025 sebanyak 7.672 tilang dan 30.447 teguran sedangkan untuk kejadian lakalantas terjadi sebanyak 127 kejadian dan menyebabkan korban meninggal dunia sebanyak 22 orang, korban luka berat sebanyak 85 orang dan korban luka ringan 90 orang

Apel gelar pasukan Operasi Zebra Nala 2025 ini menunjukkan komitmen Polda Bengkulu dalam meningkatkan keamanan dan keselamatan lalu lintas di wilayah Bengkulu. Dengan adanya operasi ini, diharapkan dapat menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. rls

Kajari Sabang puji tingginya toleransi warga dan dorong penguatan pengawasan aliran kepercayaan

Foto: istimewa

news-raflesia-indonesia, Sabang, — Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sabang, Provinsi Aceh, Elvin Arjuna Candra, SH., MH., menyatakan kekagumannya terhadap kuatnya nilai toleransi beragama, kebebasan memeluk keyakinan, serta budaya gotong royong yang mengakar dalam kehidupan masyarakat Kota Sabang.

Foto: istimewa

Pernyataan tersebut ia sampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Badan Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan Masyarakat (Bakor Pakem) Kota Sabang yang berlangsung di Kantor Kejaksaan Negeri Sabang pada Kamis (13/11).

Dalam kegiatan itu, Elvin berharap seluruh elemen masyarakat, termasuk Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dapat terus memperkuat komunikasi dan koordinasi guna mendeteksi secara dini potensi munculnya aliran atau paham yang berpotensi mengganggu harmoni sosial di wilayah Sabang.

Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen Kejari Sabang, Muhammad Rizky, menjelaskan bahwa rapat koordinasi Bakor Pakem diikuti oleh berbagai instansi dan lembaga terkait yang tergabung dalam Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan (PAKEM). Peserta rapat meliputi unsur aparat penegak hukum, tokoh agama, pemerintah daerah, serta organisasi keagamaan.

Rizky menegaskan bahwa kegiatan ini rutin dilaksanakan sebagai upaya menghimpun, menelaah, dan mengevaluasi dinamika kerukunan antarumat beragama serta perkembangan pengawasan aliran kepercayaan maupun keagamaan di Kota Sabang.

Ia menyebutkan bahwa kondisi kehidupan beragama di Sabang sampai saat ini masih terjaga aman dan kondusif. Meski demikian, pengawasan tetap perlu diperkuat untuk mengantisipasi sedini mungkin apabila muncul aktivitas yang menggunakan simbol-simbol keagamaan secara tidak tepat dan berpotensi menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

Melalui forum Bakor Pakem ini, tambah Rizky, berbagai pihak dapat merumuskan langkah strategis dan preventif dalam mencegah berkembangnya aliran kepercayaan ataupun paham keagamaan yang dapat menciptakan keresahan serta berpotensi menodai ajaran agama yang diakui di Kota Sabang. rls

 

 

Pemprov Bengkulu perkuat peran BPD, Sinergi dengan Kejaksaan dan ABPEDNAS Dorong Tata Kelola Desa yang Akuntabel

Foto: istimewa

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu menegaskan komitmennya dalam memperkuat fungsi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai garda pengawasan pembangunan di tingkat desa. Penegasan ini disampaikan Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, saat menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan DPD dan DPC ABPEDNAS se-Provinsi Bengkulu pada Minggu (16/11) diBengkulu.

Dalam kegiatan tersebut, Pemprov Bengkulu bersama Kejaksaan Republik Indonesia dan ABPEDNAS menunjukkan sinergi kuat untuk memastikan pembangunan desa berjalan sesuai aturan dan mendukung arah kebijakan nasional. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk menghadirkan tata kelola desa yang lebih transparan.

Dari perspektif pemerintah provinsi, BPD memiliki peran vital sebagai pengawas sekaligus penampung aspirasi masyarakat desa. Helmi Hasan menjelaskan bahwa upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional harus dimulai dari pembangunan desa. Ia menilai ABPEDNAS mampu memperkokoh peran BPD dalam menjalankan mandat tersebut.

“Pertumbuhan ekonomi 8 persen itu dimulai dari desa. Karena itu, berbagai program yang saat ini banyak diarahkan ke desa harus kita sukseskan bersama,” ujar Helmi. Ia menambahkan bahwa Pemprov Bengkulu siap memberikan dukungan penuh, bahkan menyiapkan kantor khusus untuk ABPEDNAS apabila kontribusinya terbukti memberikan dampak nyata.

Dukungan serupa juga datang dari Kejaksaan Republik Indonesia. Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS sekaligus Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel), Prof. Dr. Reda Manthovani, menegaskan bahwa Kejaksaan kini memperketat fokus pengawasan terhadap penggunaan dana desa. Ia memperkenalkan aplikasi “Jaga Desa,” sebuah teknologi yang dirancang untuk mencegah terjadinya tindak pidana korupsi di lingkungan pemerintahan desa.

“Nyatanya, sudah ratusan kepala desa terjerat kasus korupsi. Karena itu, program pembangunan desa harus kita kawal bersama agar tidak terjadi penyimpangan,” jelas Reda. Ia menilai kerja sama antara BPD, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum menjadi kunci keberhasilan pembangunan desa yang bersih dan berintegritas.

Ketua Umum ABPEDNAS, Ir. Indra Utama, turut menegaskan bahwa seluruh anggota BPD harus aktif mendukung program pemerintah, mulai dari pusat hingga tingkat desa. Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan Kejaksaan dan Pemprov Bengkulu dalam memperkuat peran organisasi yang dipimpinnya.

“ABPEDNAS berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal pembangunan desa agar setiap kebijakan benar-benar menyentuh kepentingan rakyat,” ungkapnya.

Sinergi antara Pemerintah Provinsi Bengkulu, Kejaksaan, dan ABPEDNAS ini menandai babak baru dalam penguatan tata kelola desa. Dengan kerja sama lintas lembaga, pembangunan desa diharapkan semakin efektif, akuntabel, dan menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan ekonomi nasional. rls

 

BI Bengkulu borong tiga penghargaan nasional di JAMPURNAS 2025

Foto: istimewa, edit: NRI

News-raflesia-indonesia, Bandung, 9 November 2025 — Bank Indonesia Provinsi Bengkulu kembali menunjukkan prestasi membanggakan dengan meraih tiga penghargaan pada ajang Jambore Pejuang Rupiah Nasional (JAMPURNAS) 2025 yang berlangsung di Bandung pada 6–9 November 2025. Kegiatan tahunan ini menjadi wadah apresiasi bagi para Pejuang Rupiah dari seluruh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) se-Indonesia yang berkomitmen memperkuat program Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah.

JAMPURNAS 2025 secara resmi dibuka oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ricky P. Gozali, yang menegaskan pentingnya peran Pejuang Rupiah dalam menjaga kedaulatan mata uang nasional. Acara ini menjadi momentum strategis bagi BI di daerah untuk menampilkan kinerja, inovasi, serta kontribusi nyata dalam penguatan literasi Rupiah.

Kantor Perwakilan BI Provinsi Bengkulu yang dipimpin oleh Kepala Perwakilan, Wahyu Yuwana Hidayat, hadir dalam kegiatan tersebut bersama tim Pejuang Rupiah Bengkulu dengan membawa semangat tinggi untuk memperkuat edukasi Rupiah sebagai wujud kecintaan terhadap tanah air. Partisipasi aktif ini sekaligus mencerminkan dedikasi Bengkulu dalam menyukseskan program CBP Rupiah.

Dalam ajang yang sarat kompetisi tersebut, BI Provinsi Bengkulu berhasil meraih tiga penghargaan nasional. Penghargaan tersebut meliputi Juara 1 Kategori Penyelenggaraan CBP Rupiah Terbaik Kelas C, Juara 2 Kategori Komunikasi “Kalcer” CBP Rupiah Terbaik, serta Juara 1 Kategori Talenta Pejuang Rupiah Terbaik melalui Program Sinergi Pejuang Rupiah. Torehan prestasi ini menjadi bukti konsistensi Bengkulu dalam menghadirkan berbagai inovasi dan pendekatan kreatif dalam edukasi Rupiah.

Penghargaan yang diberikan dalam kegiatan JAMPURNAS 2025 mencakup dua bentuk apresiasi utama, yakni Apresiasi Kinerja Pengelolaan Uang Rupiah serta Lomba Talenta Pejuang Rupiah. Dua kategori tersebut menilai kontribusi nyata satuan kerja kas, kreativitas, serta semangat para Pejuang Rupiah dalam mengampanyekan nilai CBP Rupiah kepada masyarakat luas.

Prestasi BI Bengkulu menjadi refleksi kuat atas komitmen untuk memperluas pemahaman masyarakat tentang pentingnya menjaga, menghargai, dan menggunakan Rupiah dengan benar. Upaya ini tidak hanya mencakup sosialisasi, tetapi juga melibatkan generasi muda, komunitas, dan pemangku kepentingan lokal untuk menumbuhkan kebanggaan nasional melalui mata uang Rupiah.

Semangat Pejuang Rupiah yang ditunjukkan oleh BI Bengkulu menjadi simbol kebangsaan yang mempertegas tanggung jawab bersama dalam menjaga stabilitas ekonomi negara. Melalui peningkatan literasi Rupiah, masyarakat didorong untuk berperan aktif dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

Kegiatan JAMPURNAS 2025 juga menjadi ruang kolaborasi antar kantor perwakilan BI seluruh Indonesia untuk saling berbagi praktik terbaik, memperluas jejaring, serta memperkuat efektivitas pelaksanaan program CBP Rupiah di berbagai wilayah. Kolaborasi ini bertujuan menciptakan dampak yang lebih luas dalam membangun budaya cinta Rupiah di tengah masyarakat.

Bank Indonesia Provinsi Bengkulu menyatakan bahwa pencapaian ini akan menjadi dorongan untuk terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan. Kerja sama dengan lembaga pendidikan, komunitas, dan media akan terus ditingkatkan untuk memperluas jangkauan edukasi Rupiah.

Ke depan, BI Bengkulu berkomitmen menghadirkan program-program edukasi yang lebih inovatif, inklusif, dan berkelanjutan dalam rangka membangun ekosistem ekonomi yang kompetitif dan tangguh di Provinsi Bengkulu. Upaya ini menjadi langkah nyata untuk memperkuat fondasi pemahaman masyarakat terhadap Rupiah sebagai simbol kedaulatan ekonomi bangsa.

Dengan semangat berkelanjutan, BI Bengkulu menegaskan akan terus menjadi bagian terdepan dalam mengawal program CBP Rupiah serta mendukung stabilitas ekonomi nasional melalui literasi dan pemahaman yang lebih mendalam tentang mata uang Indonesia. rls

Perluas Ruang Kolaborasi Pemuda, BPD HIPMI Bengkulu Resmikan HCI, HIPMI PT, HIPMI Golf, dan HIPMI Peduli

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bengkulu resmi melantik empat badan semi-otonom baru pada Jumat (14/11) di Bengkulu sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan dan memperluas ruang kolaborasi bagi generasi muda. Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan potensi pemuda di berbagai sektor.

Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, menyampaikan rasa syukur atas terbentuknya empat badan semi-otonom yang telah melalui proses pelatihan dan persiapan intensif. Ia menegaskan bahwa peluncuran unit-unit ini akan membuka peluang baru serta memperkuat semangat inovasi di kalangan anak muda.

Dalam sambutannya, Yosia menjelaskan bahwa salah satu badan yang dilantik adalah HIPMI Culinary, yang dibentuk karena sektor kuliner memiliki kontribusi besar terhadap GDP nasional. Menurutnya, pembinaan terhadap pelaku usaha kuliner muda menjadi langkah penting untuk memperkuat pondasi ekonomi kreatif di Bengkulu.

Yosia juga menyoroti pembentukan HIPMI Perguruan Tinggi yang bertujuan memotivasi mahasiswa agar terlibat aktif dalam kegiatan kewirausahaan. Ia berharap badan ini dapat menjadi ruang bagi anak-anak muda di perguruan tinggi untuk berkarya dan berkolaborasi membangun ekosistem bisnis yang inklusif.

Selain itu, ia memperkenalkan HIPMI Peduli sebagai wadah kegiatan sosial yang dirancang untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Badan ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian sosial di kalangan pengusaha muda dan memperluas manfaat keberadaan HIPMI di Bengkulu.

Yosia turut mengumumkan kehadirannya HIPMI Golf sebagai badan yang mengakomodasi minat olahraga sekaligus memperkuat jejaring bisnis. Ia menjelaskan bahwa golf kini menjadi olahraga yang digemari masyarakat dan dapat menjadi sarana efektif membangun relasi bisnis serta gaya hidup sehat.

Menurut Yosia, empat badan semi-otonom ini diharapkan mampu menjadi wadah produktif bagi generasi muda Bengkulu untuk mengembangkan kemampuan, berbagi ide, dan berperan aktif dalam pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, Plt. Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Kelembagaan (OKK) BPD HIPMI Bengkulu, Singgih Tri Wibowo, menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat struktur organisasi agar lebih adaptif terhadap kebutuhan anak muda masa kini. Menurutnya, HIPMI harus mampu mengikuti perkembangan zaman dan kebutuhan anggotanya.

Singgih mengungkapkan bahwa HIPMI Golf dibentuk untuk mengakomodasi anggota dan relasi yang memiliki minat di dunia golf. Ia berharap aktivitas ini dapat membuka peluang bisnis baru melalui business matching yang terbangun dari jejaring pergaulan para pemain.

Ia juga menekankan pentingnya HIPMI Perguruan Tinggi sebagai tempat belajar berwirausaha bagi mahasiswa. Dengan jumlah anggota awal sekitar 90 orang dari berbagai kampus di Bengkulu, badan ini dinilai memiliki potensi besar dalam mencetak pengusaha muda berkualitas.

Untuk sektor kuliner, Singgih menjelaskan bahwa HIPMI Culinary Indonesia (HCI) menjadi rumah bagi para pelaku usaha kuliner yang merupakan kelompok usaha terbesar di Bengkulu. Melalui HCI, HIPMI ingin seluruh pelaku usaha F&B dapat tumbuh bersama dan menjadi pemain besar di kancah nasional.

Terakhir, Singgih menjelaskan bahwa HIPMI Peduli dihadirkan untuk melahirkan gerakan sosial yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ia menyatakan bahwa kombinasi empat badan semi-otonom ini akan memperkuat peran HIPMI dalam membangun generasi pengusaha muda yang kompetitif dan berdaya saing.

Kegiatan pelantikan turut dihadiri oleh Gubernur Bengkulu yang diwakili Pj Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si., serta sejumlah tokoh HIPMI nasional dan daerah, termasuk Ketua Kompartemen Organisasi BPP HIPMI Wanda Hernawan dan Ketua HIPMI Culinary Indonesia Chikita Virginia Sebayang. Hadir pula seluruh Ketua Bidang BPD HIPMI Bengkulu, jajaran badan semi-otonom, serta Ketua Umum BPC HIPMI dari 9 kabupaten dan 1 kota di Provinsi Bengkulu.

 

error: Content is protected !!