banner 1000x350

Redaksi

974 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Kapolri cek langsung Personel-Sarpras Polda DIY, Pastikan siap hadapi potensi bencana

Foto: istimewa

news-raflesia-indonesia, DIY – Kapolri Jenderal Listyo Sigit melakukan pengecekan langsung kesiapsiagaan tanggap bencana Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta di Satbrimobda Polda DIY. Personel hingga sarana dan prasarana (sarpras) dipastikan siap untuk melayani masyarakat.

“Alhamdulillah hari ini saya meninjau langsung terkait dengan bagaiamma kesiapan provinsi DIY dalam hadapi potensi bencana. Ini adalah kegiatan kesekian kali setelah saya mengecek beberapa wilayah untuk memastikan bahwa seluruh stakeholder terkit baik TNI, Polri seluruh institusi yang terkait penanganan bencana betul-betul siap untuk digerakan,” kata Sigit usai meninjau, Jumat (21/11).

Berdasarkan laporan BMKG, mulai dari bulan Oktober hingga Januari, saat ini sudah memasuki musim penghujan disertai dengan La Nina skala lemah. Namun, di bulan November rata-rata hujan akan di atas normal.

Sehingga memunculkan potensi bencana alam berupa banjir, tanah longsor dan lainnya yang berdampak pada keselamatan masyarakat. Antisipasi kesiapsiagaan personel dikerahkan di lokasi rawan bencana hingga tempat wisata.

Sigit menambahkan, pihaknya beserta instansi terkait juga mewaspadai soal erupsi gunung merapi DIY. Ia meminta agar dilakukan sosialisasi dan informasi yang kuat untuk keselakatan masyarakat.

“Dan juga disampaikan dari badan meteorologi bagaimana kondisi kini dari gunung merapi yang memang tiap hari terjadi erupsi sehingga tentunya tanggap bencana untuk terus disosialisasikan. Sehingga masyarakat tiap hari terupdate oleh informasi, sehingga pada saatnya manakala harus dilakukan evakuasi masyarakat sudah terinformasi. Kapan harus evakuasi, arahnya kemana, lalu perlengkapan yanh dibawa apa, semuanya kita harapkan tersosialiasi dengan baik,” ujar Sigit.

Dalam kesempatan itu, Sigit juga melakukan pengecekan kesiapan peralatan yang khususnya digunakan pada saat melaksanakan SAR baik di darat, laut, maupun wilayah yang terdampak tanah longsor, bangunan runtuh.

“Kemudian ada laka, baik laka lantas, kereta api kita cek satu per satu peralatan, alhamdulillah semua lengkap,” ucap Sigit.

Lebih dalam, Sigit mengingatkan kepada seluruh personel untuk selalu mengecek peralatan agar selalu dalam keadaan siap pakai ketika memang terjadinya bencana alam.

“Tadi juga ada mobil yang dilengkapi dengan baik bisa angkut alat untuk SAR, di sisi lain digunakan untuk posko darurat dan juga mobil dapur lapangan dengan berbagai macam kapasitas,” tutur Sigit.

Menurut Sigit, yang paling utama dalam menghadapi potensi bencana alam di seluruh wilayah Indonesia adalah terjalinnya kolaborasi dan sinergisitas seluruh stakeholder yang ada. Hal ini penting dilakukan apalagi sebentar lagi akan memasuki kesiapan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Kita menghadapi juga musim hujan yang cukup deras tentunya perlu kerja sama dan kolaborasi kuat. Sehingga pada saat masyarakat kegiatan mudik di liburan saat Nataru seluruh wilayah yang miliki potensi bencana tim SAR kita semua siap,” tutup Sigit. rls

BPD HIPMI Bengkulu hadiri peluncuran HUGENCY academy 2025, Tegaskan komitmen majukan ekosistem digital daerah

news-raflesia-indonesia, Jakarta — BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bengkulu yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Yosia Yodan menghadiri kegiatan HUGENCY Academy Launching 2025, sebuah agenda strategis yang menandai hadirnya generasi baru AI Creators di Indonesia. Kehadiran HIPMI Bengkulu dalam acara tersebut menjadi langkah nyata untuk memperkuat kesiapan daerah dalam menghadapi transformasi digital yang semakin cepat.

Peluncuran HUGENCY Academy 2025 turut diwarnai oleh kehadiran tokoh nasional yang telah lama menjadi inspirasi dalam dunia kreatif, digital, dan industri konten Indonesia, yaitu Helmy Yahya, Tantowi Yahya, dan Febri Sjofjan Yahya. Ketiganya memberikan pandangan mengenai pentingnya inovasi teknologi, khususnya kecerdasan buatan, dalam membuka peluang ekonomi baru bagi generasi muda.

Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, hadir bersama jajaran pengurus, di antaranya Ketua OKK Singgih Tri Wibowo dan Zahran Dzaky Salsabil. Rombongan HIPMI Bengkulu mengikuti rangkaian acara sekaligus menjalin komunikasi strategis dengan para pelaku industri kreatif digital untuk membuka peluang kolaborasi ke depan.

Dalam keterangannya, Yosia Yodan menyampaikan bahwa kehadiran HIPMI Bengkulu bukan hanya sebagai tamu undangan, melainkan sebagai bentuk komitmen kuat bahwa Bengkulu siap menjadi bagian dari lompatan teknologi yang sedang berlangsung. Ia menilai, HUGENCY memiliki potensi besar untuk melahirkan ratusan ribu kreator berbasis AI yang mampu memperkuat sektor UMKM, membuka lapangan kerja baru, serta memperluas kolaborasi lintas daerah.

“Inovasi seperti HUGENCY adalah peluang besar bagi Bengkulu untuk bergerak lebih maju dan lebih kompetitif. Transformasi digital bukan hanya tren, tetapi kebutuhan daerah dalam membangun masa depan ekonomi yang lebih inklusif,” ujar Yosia.

BPD HIPMI Bengkulu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Helmy Yahya dan keluarga besar HUGENCY atas undangan serta inspirasinya. HIPMI Bengkulu berharap momentum ini menjadi awal dari kerja sama lebih luas yang dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan Bengkulu dan Indonesia. rls

Yodan Land Group raih penghargaan di malam anugerah desa wisata Bengkulu 2025

Foto: istimewa

Bengkulu, news-raflesia-indonesia – Malam Anugerah Lomba Desa Wisata Provinsi Bengkulu Tahun 2025 yang berlangsung di Balai Raya Semarak pada Rabu (19/11) menjadi ajang apresiasi bagi para pelaku pariwisata daerah.

Foto: istimewa

Dalam acara tersebut, PT Yodan Land Group turut hadir melalui tiga perwakilannya, yakni Rafid Gatam, Veren Oktarisa, dan Eric Extrada.

Kegiatan yang digelar oleh Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu ini bertujuan memberi penghargaan kepada pihak-pihak yang berperan dalam pengembangan sektor wisata.

Pada momentum tersebut, Hotel Two K Azana Style Bengkulu yang berada di bawah naungan Yodan Land Group berhasil meraih Sertifikat Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2025.

Penghargaan ini sekaligus menegaskan posisi hotel sebagai penyedia layanan bersertifikat halal di Bengkulu.

Veren Oktarisa selaku Manager Sales Marketing menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan bentuk pengakuan atas komitmen hotel dalam memberikan layanan ramah Muslim.

Ia menegaskan bahwa sertifikat IMTI menjadi amanah yang harus terus dijaga untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi para tamu.

Sertifikat tersebut juga menjadi bentuk apresiasi Dinas Pariwisata kepada Yodan Land Group atas dukungan mereka selama kunjungan ke berbagai desa wisata di Bengkulu.

Veren menambahkan bahwa pihaknya selalu berupaya hadir dalam setiap program Dispar Bengkulu sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pariwisata.

Selain manajemen hotel, apresiasi turut diberikan kepada Yosia Yodan sebagai Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu sekaligus CEO Yodan Land Group.

Yosia dinilai berperan penting dalam memperkuat sinergi antara dunia usaha, UMKM, dan sektor pariwisata di Bengkulu.

Melalui kolaborasi yang terus terjalin, Yodan Land Group berharap ekosistem pariwisata dan UMKM Bengkulu semakin berkembang dan mampu bersaing di tingkat nasional.

 

 

 

Kapolda Bengkulu resmikan rumah Ke-61: Bukti kepedulian polri untuk keluarga yang balitanya terinfeksi cacing

Foto: istimewa

SELUMA, news-raflesia-indonesia – Polda Bengkulu kembali menunjukkan komitmen kemanusiaannya melalui peresmian Program Bedah Rumah ke-61 yang dilaksanakan pada Rabu, 17 November 2025, di Desa Sungai Petai, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma. Kegiatan yang dimulai pukul 10.30 WIB ini dihadiri langsung oleh Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono, S.I.K., M.Si., didampingi Pejabat Utama Polda Bengkulu, Forkopimda Seluma, serta jajaran pemerintahan daerah.

Rumah layak huni ini dibangun untuk keluarga Bapak Prengki, seorang warga kurang mampu yang sebelumnya menjadi perhatian publik setelah balitanya mengalami infeksi cacing parah. Kondisi sang anak sempat memburuk hingga mengeluarkan cacing dari mulut dan hidungnya, menandakan situasi kesehatan dan kebersihan lingkungan tempat tinggal mereka sebelumnya sangat memprihatinkan. Peristiwa ini menggugah perhatian Kapolda Bengkulu dan menjadi salah satu alasan kuat keluarga Prengki terpilih sebagai penerima bantuan Program Bedah Rumah Polda Bengkulu.

Prosesi peresmian ditandai dengan penyerahan kunci rumah secara simbolis dan pemotongan pita oleh Kapolda Bengkulu. Dalam sambutannya, Kapolda menegaskan bahwa program ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi sebuah langkah menghadirkan empati, harapan, dan solusi nyata bagi masyarakat yang sedang berjuang. Ia menyampaikan bahwa kepolisian harus mampu merasakan apa yang dirasakan rakyat, terutama mereka yang hidup dalam keterbatasan dan membutuhkan uluran tangan.

“Program ini juga menjadi bukti nyata kerja sama berbagai pihak, mulai dari SRIDURI (Sehari Dua Ribu Rupiah), Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Polda Bengkulu, pemerintah daerah, REI, Pelindo, hingga BAZNAS. Sinergi ini memungkinkan pembangunan rumah-rumah layak huni yang semakin meluas manfaatnya bagi masyarakat yang membutuhkan di Bengkulu,” ucap Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si.

Kapolda berharap rumah baru tersebut dapat menjadi awal kehidupan yang lebih bersih, sehat, dan aman bagi keluarga Prengki, khususnya dalam mencegah kembali terjadinya gangguan kesehatan seperti kasus infeksi cacing pada anaknya. rls

Ketua BPD HIPMI Bengkulu Yosia yodan: bahas inovasi daerah dengan pimpinan BCA di BYC Fest 2025 yang Juga dihadiri wamenparekraf

Jakarta, news-raflesia-indonesia— Perhelatan eksklusif BYC Fest 2025 kembali digelar pada Selasa, 18 November 2025 di Grand Ballroom, Hotel Indonesia Kempinski Jakarta. Acara yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 18.00 WIB ini menghadirkan jajaran tokoh inspiratif dari berbagai sektor, mulai dari perbankan, teknologi, ekonomi kreatif, hingga para pelaku industri kreatif nasional.

Deretan pembicara antara lain Hendra Lembong (President Director BCA), Armand W. Hartono (Deputy President Director BCA), Haryanto T. Budiman (Director BCA), Martin B. Hartono (CEO, GDP Venture), Irene Umar (Wamenparekraf), serta para founder brand kreatif terkemuka. Para peserta BYC diberi kesempatan menyimak wawasan lintas industri sekaligus memperluas jejaring dalam suasana yang hangat dan interaktif.

Di sela-sela rangkaian kegiatan, terdapat momen menarik ketika Yosia Yodan, Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, berkesempatan berdialog langsung dengan Bapak Armand W. Hartono, Wakil Presiden Direktur BCA. Percakapan tersebut berlangsung cair dan penuh insight, membahas perkembangan inovasi digital, ekosistem kewirausahaan, hingga peluang kolaborasi untuk mendorong ekonomi daerah. Interaksi ini menjadi gambaran positif bagaimana pelaku muda daerah turut aktif terlibat dalam percakapan strategis bersama para pemimpin nasional.

Acara juga diramaikan dengan berbagai aktivitas interaktif, networking sessions, serta penampilan spesial dari JUICY LUICY yang menambah semarak suasana hingga penutup acara.

Bagi peserta yang tidak dapat hadir secara langsung, panitia menyediakan akses live streaming melalui situs resmi bycfest.id dengan pendaftaran yang sederhana. Link streaming akan tersedia pada H-1.

Foto: istimewa

Dengan semangat kolaborasi dan pembelajaran, BYC Fest 2025 menjadi ajang mempertemukan ide, inovasi, dan pengalaman yang memperkaya seluruh anggotanya—baik yang hadir onsite maupun online.

Kapolda Bengkulu hadiri penganugerahan gelar adat HUT ke-57 Provinsi Bengkulu

Foto: istimewa

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono, S.I.K., M.Si., menghadiri acara Penganugerahan Gelar Adat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-57 Provinsi Bengkulu yang dilaksanakan di Balai Daerah Semarak Bengkulu pada senin (17/11).

Kegiatan turut dihadiri oleh Kabakamla RI, Gubernur Bengkulu, Wakil Gubernur, Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Danrem 041/Gamas, Danlanal Bengkulu, Kajati Bengkulu, Kabinda Bengkulu, unsur Forkopimda, para Kepala Instansi Vertikal, Ketua Pengurus Adat Provinsi dan Kota Bengkulu, Kapolres/ta jajaran Polda Bengkulu, serta lebih dari 100 tamu undangan.

Acara diawali dengan prosesi penyambutan penerima gelar melalui ragam budaya khas Bengkulu seperti Tari Barong Landong, musik Dhol, Rabana, dan Tari Kejai. Usai penyambutan, kegiatan berlanjut dengan Sidang Mufakat Rajo Penghulu yang dipimpin langsung oleh Ketua BMA Provinsi Bengkulu.

Dalam sidang tersebut, Badan Musyawarah Adat resmi menetapkan sembilan tokoh nasional dan daerah sebagai penerima gelar adat dan gelar kehormatan tahun 2025. Kesembilan tokoh tersebut adalah:
•Mantan Kapolda Bengkulu, Irjen Pol (Purn) Drs. H. Supratman, M.H. dianugerahi Gelar Raja Khalifah 2.

•Kepala Bakamla RI, Laksdya TNI Dr. Irvansya, S.H., CHRMP., M.Tr.Opsla dianugerahi Gelar Pangeran Jaya Kesuma 2.

•Panglima Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Letjen TNI Djon Afriadi, S.I.P., M.S.D.A. dianugerahi Gelar Panglima Raja.

•Jamintel Kejagung RI, Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., LL.M. dianugerahi Gelar Adipati Kembang Agung.

•Gubernur Bengkulu, H. Helmi Hasan dianugerahi Gelar Sutan Inanyat Syah.

•Istri Gubernur Bengkulu, Khairunnisa Helmi Hasan dianugerahi Gelar Putri Malayan Deni.

•Danrem 041/Gamas, Brigjen TNI Jatmiko Ariyanto dianugerahi Gelar Rio Setanggai Panjang.

•Kapolda Bengkulu, Irjen Pol Mardiyono, S.I.K., M.Si. dianugerahi Gelar Depati Bangun Binang.

•Kajati Bengkulu, Victor Antonius Saragih Sidabutar, S.H., M.H. dianugerahi Gelar Depati Bangsa Radin.

Prosesi adat selanjutnya meliputi pembacaan adat, permohonan pinjam pakai adat, pembacaan SK penganugerahan gelar, pembacaan ikrar penerima gelar, hingga penyerahan tanda kebesaran adat. Rangkaian acara ditutup dengan pembacaan doa, pemacungan tebu/ponoi, pelepasan burung merpati, dan makan siang bersama.

Dalam sambutannya, Gubernur Bengkulu menegaskan bahwa gelar adat merupakan bentuk penghargaan bagi tokoh yang dinilai memberikan kontribusi besar bagi masyarakat dan daerah.

“Gelar adat ini bukan sekadar penghormatan, tetapi amanah besar yang harus dijaga dengan kehormatan dan tanggung jawab moral,” ujar Gubernur.
“Pembangunan sejati adalah pembangunan manusia dan budayanya. Tanpa budaya, manusia kehilangan identitas. Tanpa adat, masyarakat kehilangan arah,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono, S.I.K., M.Si., menyampaikan komitmen Polri dalam mendukung pelestarian adat dan budaya Bengkulu.

“Adat dan budaya adalah perekat kehidupan sosial masyarakat. Polri selalu mendukung pelestarian nilai-nilai adat sebagai bagian dari identitas daerah,” ungkap Kapolda.
Ia menegaskan bahwa, “Sinergi Polri dengan tokoh adat dan pemerintah daerah menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas kamtibmas serta memperkuat hubungan Polri dengan masyarakat.”

Kegiatan penganugerahan gelar adat dalam rangka HUT ke-57 Provinsi Bengkulu berlangsung tertib, aman, dan penuh khidmat. Humas Polda Bengkulu menyampaikan bahwa sinergi antara Polri dan lembaga adat akan terus diperkuat sebagai wujud komitmen menghadirkan pelayanan terbaik, menjaga keharmonisan sosial, serta mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat yang berkelanjutan. rls

error: Content is protected !!