banner 1000x350

Redaksi

855 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Wakapolda Bengkulu sosialisasi Kamtibmas ke siswa HighScope, Ingatkan bahaya narkoba dan judi online

Foto: Istimewa

Bengkulu, news-raflesia-indonesia.my.id – Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan melalui program Polisi Sahabat Anak.

Foto: istimewa

Kegiatan edukasi ini berlangsung di Sekolah HighScope Indonesia Bengkulu, Kamis (19/9).

Wakapolda Bengkulu, Brigjen Pol Dicky Sondani, S.I.K., M.H., hadir langsung memberikan sosialisasi mengenai pentingnya keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Acara ini dihadiri oleh Ketua Yayasan PT. Yodan Group, Kepala Sekolah HighScope Indonesia Bengkulu, para guru, serta staf sekolah.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda memperkenalkan tugas pokok dan fungsi Kepolisian Republik Indonesia kepada para siswa.

Ia juga menunjukkan peralatan dan kendaraan taktis Brimob sebagai sarana edukasi dan motivasi.

“Dengan kegiatan ini, kami ingin menanamkan kesadaran dan kedisiplinan sejak dini agar para siswa tumbuh menjadi generasi cerdas dan bertanggung jawab,” ujar Brigjen Dicky.

Selain itu, ia menyampaikan beberapa pesan penting terkait keselamatan dan bahaya pergaulan bebas.

Wakapolda menekankan pentingnya taat aturan lalu lintas, seperti menggunakan helm saat naik motor dan sabuk pengaman di mobil.

Ia juga mengingatkan siswa untuk menjauhi narkoba, karena dapat merusak masa depan dan menghancurkan harapan.

Tak hanya itu, di era digital, siswa diminta lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

“Jangan gunakan media sosial untuk membully orang lain dan jangan mudah percaya dengan orang asing di dunia maya,” tegasnya.

Wakapolda menambahkan pesan khusus agar anak-anak tidak sekali pun terjerumus ke dalam judi online.

Menurutnya, judi online berpotensi merusak masa depan generasi muda.

Sementara itu, Direktur PT. Yodan Land Group, Yosia Yodan, menyampaikan apresiasinya kepada pihak kepolisian.

Ia menilai kegiatan edukasi ini sangat bermanfaat untuk perkembangan anak-anak Bengkulu.

“Kami bersyukur bisa mendapat edukasi langsung dari Bapak Wakapolda. Kehadiran polisi ke sekolah-sekolah melalui program sahabat anak ini sangat kami apresiasi,” ujar Yosia.

Yosia, yang juga Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, menilai kerja sama antara dunia pendidikan dan kepolisian sangat penting.

Menurutnya, anak-anak perlu dibekali pengetahuan agar siap menghadapi tantangan di masa depan.

“Kerja sama ini diharapkan dapat berlanjut, sehingga lahir generasi yang cerdas, berkarakter, dan bermartabat,” tambahnya.

Dengan adanya sosialisasi ini, siswa HighScope Bengkulu diharapkan semakin memahami arti penting kamtibmas.

Mereka juga diharapkan mampu menjadi lebih bijak dalam bersikap, baik di dunia nyata maupun digital.

Polda Metro Jaya: Eko purnomo hilang kontak, Kini sudah kembali ditemukan

Foto: istimewa

Jakarta – Tim gabungan Polda Metro Jaya berhasil menemukan Eko Purnomo, salah satu nama yang sebelumnya masuk daftar orang hilang yang diumumkan Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS). Eko ditemukan pada 16 September 2025 saat sedang bekerja sebagai penangkap ikan di Kuala Jelai, Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Ade Ary Syam Indradi menjelaskan, proses pencarian bermula dari laporan orang tua Eko yang kehilangan kontak dengan anaknya.
“Dari keterangan orang tua, Saudara Eko Purnomo hilang tidak pulang ke rumah. Namun saudara Eko Purnomo memberitahukan kepada orang tuanya melalui aplikasi WhatsApp bahwa saudara Eko Purnomo pergi untuk bekerja di Kalimantan,” ujar Ade Ary, Kamis (18/9/2025).

Berbekal informasi itu, tim gabungan yang dibentuk Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri bergerak menuju Kalimantan. Pencarian turut melibatkan Polda Kalimantan Tengah, Polsek Kuala Jelai, dan Polres Sukamara. “Saudara Eko Purnomo benar bekerja sebagai penangkap ikan di Kuala Jelai, Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah. Tim melakukan koordinasi dengan kepolisian dari Polsek Kuala Jelai, Polres Sukamara, Polda Kalimantan Tengah, untuk melakukan bantuan pencarian dan pemeriksaan terhadap saudara Eko Purnomo,” lanjut Ade Ary.

KontraS juga mengumumkan kabar penemuan Eko melalui unggahan pada 9 September 2025. Disebutkan Eko sudah bisa dihubungi setelah sempat hilang kontak.

Selain Eko, satu orang hilang lainnya, Bima Permana Putra, juga telah ditemukan. Polisi mendapati Bima tengah berjualan mainan barongsai di depan Kelenteng Eng Ang Kiong, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (17/9). “Pada tanggal 29–31 Agustus 2025, dia mengaku melakukan kegiatan di Kwitang, Jakarta Pusat,” kata Ade Ary. Setelah itu, pada 1 September Bima bertolak ke Tegal dan melanjutkan perjalanan ke Malang untuk bekerja berjualan mainan barongsai.

Saat ini, masih ada dua orang lagi yang belum ditemukan terkait kericuhan aksi di Jakarta pada akhir Agustus hingga awal September lalu, yakni Muhammad Farhan Hamid dan Reno Syahputradewo. “Tim khusus Polda Metro Jaya sedang terus mencari (keberadaan Farhan dan Reno),” tutur Ade Ary. Rls

Polda Jatim ungkap 997 Pelaku aksi anarkis, Ratusan anak dibawah umur terlibat

Foto: istimewa

Jatim, news-raflesia-indonesia – Polda Jawa Timur merilis perkembangan penanganan kasus perusakan, penjarahan, dan pembakaran fasilitas umum yang terjadi dalam rangkaian aksi anarkis di sejumlah wilayah Jatim, Kamis (18/9/2025) di Gedung Press Conference Bidhumas Polda Jatim.

Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., didampingi Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast dan Dirreskrimum Kombes Pol Widi Atmoko, menyampaikan hasil penanganan hukum terkait aksi yang terjadi di wilayah hukum Polda Jawa Timur.

Dalam keterangannya, Kapolda Jatim menyampaikan bahwa sejak 29 Agustus hingga 16 September 2025, aparat telah mengamankan 997 orang yang terlibat dalam aksi anarkis di 10 kota. Dari jumlah tersebut, 582 orang merupakan dewasa, sementara 415 adalah anak di bawah umur (ABH).

“Dari jumlah itu, 682 orang telah dipulangkan setelah dilakukan pendataan dan pembinaan, sedangkan 315 orang lainnya menjalani proses hukum lebih lanjut. Kami memilah dengan hati-hati, terutama terhadap anak-anak di bawah umur. Mereka kami kembalikan ke orang tua masing-masing agar mendapat pengawasan lebih baik,” ujar Kapolda.

Kapolda menyesalkan banyaknya remaja yang ikut dalam aksi anarkis. Menurutnya, sebagian besar orang tua tidak mengetahui keterlibatan anak-anak mereka.

“Ini sangat disayangkan. Harusnya para orang tua lebih waspada, karena apa yang terjadi menjadi pembelajaran mahal bagi kita semua,” tambahnya.

Aksi brutal massa tidak hanya menimbulkan kerugian material, tetapi juga korban jiwa. Data Polda Jatim mencatat 111 warga sipil mengalami luka-luka, sebagian besar sudah rawat jalan. Sementara itu, 105 personel Polri serta 12 anggota TNI juga terluka saat pengamanan, akibat lemparan batu, bom molotov, dan benda keras lainnya.

Kapolda Jatim juga merinci total kerugian akibat perusakan fasilitas umum mencapai Rp256 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp42,2 miliar merupakan kerugian institusi Polri, sementara Rp214,1 miliar ditanggung pemerintah daerah.

“Dana sebesar itu seharusnya bisa digunakan untuk pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan pelayanan masyarakat. Sangat disayangkan bila justru habis untuk memperbaiki fasilitas yang dirusak akibat perbuatan anarkis,” tegas Kapolda.

Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Widi Atmoko, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus difokuskan di empat wilayah besar, yakni Polresta Sidoarjo, Polresta Malang Kota, Polres Kediri Kota, dan Polres Jember.

1. Polresta Sidoarjo

Sebanyak 40 orang ditangkap, terdiri dari 12 dewasa dan 28 anak. Dari jumlah tersebut, 22 orang dipulangkan dan 18 ditetapkan sebagai tersangka.
Aksi mereka terjadi pada 29 Agustus di Pos Polisi Waru, di mana massa menyerang petugas, melempari batu, merusak bangunan, bahkan berupaya membakar anggota dengan menyiramkan bensin.

Barang bukti yang diamankan antara lain: 11 buku paham anarkisme, 42 bongkahan batu, 10 jaket hoodie, 9 sepeda motor, 18 handphone, 1 tameng polisi, hingga pakaian dan perlengkapan aksi.

Menariknya, salah satu tersangka berinisial GLM (24), warga Surabaya, dalam video viral terlihat aktif menyerang petugas. Saat penggeledahan, polisi menemukan buku-buku bernuansa paham anarkisme di kediamannya.

2. Polresta Malang Kota

Sebanyak 61 orang diamankan, terdiri dari 40 dewasa dan 21 anak. Setelah penyidikan, 18 orang ditetapkan sebagai tersangka.
Aksi anarkis dilakukan di Mapolresta Malang Kota, pos lalu lintas, hingga kawasan DPRD Kota Malang. Para pelaku melakukan pelemparan batu, pembakaran pos polisi, hingga membawa bom molotov.

Barang bukti yang diamankan di antaranya: bom molotov, botol bensin, batu, pakaian pelaku, pecahan kaca, hingga water barrier yang terbakar.

3. Polres Kediri Kota

Polres Kediri Kota mengamankan 71 orang, terdiri dari 44 dewasa dan 27 anak. Dari jumlah itu, 49 orang ditetapkan sebagai tersangka.
Para pelaku merusak Mako Polres Kediri Kota, melempar bom molotov, serta menjarah barang di kantor DPRD Kediri. Sejumlah tersangka terbukti mencuri motor dinas polisi, AC kantor DPRD, hingga tiang bendera pos polisi.

Menariknya, dua tersangka diketahui memiliki keterkaitan dengan kelompok anarkis dari luar daerah, bahkan aktif melakukan provokasi melalui media sosial.

4. Polres Jember

Di Jember, 7 orang ditangkap (5 dewasa, 2 anak). Mereka terbukti melakukan perusakan dan pembakaran tenda pos pantau Satlantas dengan bom molotov di sekitar bundaran dekat Mako Polres Jember.

Polda Jatim menjerat para pelaku dengan sejumlah pasal, di antaranya:

* Pasal 406 KUHP tentang perusakan barang,

* Pasal 170 KUHP tentang kekerasan bersama,

* Pasal 187 KUHP tentang pembakaran,

* Pasal 212 KUHP tentang perlawanan terhadap pejabat,

* Pasal 160 KUHP tentang penghasutan,

* UU Darurat No. 12 Tahun 1951 tentang senjata api dan bahan peledak,

* serta UU ITE terkait provokasi melalui media sosial.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, memastikan bahwa pihaknya tidak hanya berhenti pada pelaku lapangan.

“Kami akan terus mendalami, termasuk memburu aktor intelektual yang mendalangi kerusuhan ini. Jejak digital tidak bisa dihapus, dan tim kami sudah mengantongi sejumlah bukti,” tegasnya.

Kapolda Jatim pun mengajak masyarakat agar bijak menyikapi informasi, terutama di media sosial.

“Mari kita jaga Jawa Timur tetap aman. Jangan mudah terprovokasi. Bila ada informasi yang meresahkan, segera laporkan ke pihak berwenang,” pungkasnya. rls

Sosialisasi stop kenakalan remaja, Polda Bengkulu tekankan pentingnya etika di sekolah

Foto: istimewa

Bengkulu, news-raflesia-indonesia – Dalam rangka memberikan edukasi tentang stop Kenalakan Remaja di kalangan siswa siswi, Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Bengkulu menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk “Stop Kenakalan Remaja” di SMP Negeri 7 Kota Bengkulu, Kamis (18/09).

Kegiatan ini dihadiri oleh siswa-siswi kelas VII hingga IX, Kepala sekolah Nurhasana, S.Pd dan para guru. Dalam sosialisasi tersebut, Personel Subdit Penmas Bidhumas Polda Bengkulu bersama Duta Humas Polda Bengkulu

memberikan pemahaman terkait dampak negatif dari kenakalan remaja serta pentingnya menjaga etika dan sopan santun saat di sekolah, dan memberikan pengertian akan bahayanya Kenakalan Remaja.

Kepala Sekolah SMP Negeri 7 Kota Bengkulu berterimakasih kepada Polda Bengkulu telah hadir melaksanakan Sosialisasi kepada siswa-siswi SMP Negeri 7 Kota Bengkulu

“Saya selaku kepala sekolah memberikan apresiasi yang sebesar besarnya dan terimakasih kepada Polda Bengkulu telah memberikan sosialisasi kepada anak anak kita tentang Stop Kenakalan remaja, semoga dengan hadirnya Bidhumas Polda Bengkulu memberikan motivasi dan juga memberikan semangat kepada siswa siswi kami untuk mengapai cita-cita yang baik dan menjauhi kenakalan remaja”. Ujar Ibu Nurhasanah, S.Pd.

Selanjutkan Ps.Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Bengkulu melalui Ps. Paur Pensat Ipda Iwan Seventino memberikan kata sambutan kepada siswa siswi SMP Negeri 7 Kota Bengkulu.

“Adik-adik sekalian untuk menggapai cita cita yang diinginkan maka harus belajar dengan rajin jangan bermalas malasan dan juga jangan melakukan pelanggaran dan juga kenalan remaja seperti Genk Motor, Tawuran jadi adik adik sekalian lakukanlah kegiatan yang baik dan positif seperti berolahraga bermain bola”. Kata Ipda Iwan

“Saya tidak mau adik adik sekalian ikut ikutan geng motor, ikut demo-demo tawuran dan adik adik jangan sampai membuat tindakan pencurian, dan jauhi Narkoba, dan saya juga pesan kepada adik adik SMP Negeri 7 Kota Bengkulu hormati bapak ibu guru kalian yang mengajarkan kebaikan kepada kalian dan mengajarkan kalian untuk masa depan kalian untuk meraih cita cita”. tambahnya Ipda Iwan

Kemudian dilanjutkan pemberi materi Duta Humas Polda Bengkulu Andro . Ia mengajak para pelajar untuk lebih bijak dalam berteman dan juga bersosialisasi kepada teman-teman menjauhi Kenakalan remaja menghindari perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Pelajar merupakan generasi penerus bangsa yang harus dibekali dengan kemampuan yang baik dan benar , stop kenakalan remaja contohnya seperti Bolos sekolah, tawuran antar pelajar yang seperti itu harus d jauhi karena dapat merugikan adik adik semua Hindari Narkoba, Minum-minuman Miras, serta perilaku yang buruk yang bisa berdampak hukum,” ujar Duta Humas Polda Bengkulu Andro.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa siswi SMP Negeri 7 Kora Benglulu mampu menjadi  siswa siswi yang cerdas, bertanggung jawab, dan beretika, menjauhi kenakalan remaja yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain serta mampu menjadi pelopor “Stop Kenakalan Remaja” anti-perundungan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Terakhir kegiatan ini ditutup dengan foto bersama siswa siswi SMP Negeri 7 Kota Bengkulu beserta Kepala sekolah dan guru dan juga Personel Subdit Penmas Bidhumas Polda Bengkulu. rls

Kapolda dan wagub Bengkulu dampingi Mentan Amran Sulaiman dialog dengan pedagang

Foto: Istimewa

Bengkulu, news-raflesia-indonesia – Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si.bersma wagub Bengkulu dan fkpd provinsi Bengkulu mendampingi Menteri Pertanian Amran Sulaiman bersama Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin melaksanakan kunjungan kerja di Pasar Panorama, Rabu (17/9/2025). Kegiatan yang dimulai pukul 09.15 WIB hingga 10.30 WIB tersebut difokuskan pada pengecekan harga beras sekaligus berdialog langsung dengan pedagang dan masyarakat yang hadir di lokasi.

Melalui dialog terbuka, masyarakat menyampaikan berbagai pengalaman terkait harga beras dan kondisi pasokan di lapangan, sementara pedagang mengungkapkan harapan agar distribusi beras semakin lancar. Kehadiran Menteri Pertanian dan Ketua DPD RI disambut antusias karena dinilai sebagai bentuk perhatian nyata pemerintah terhadap kebutuhan pokok rakyat.

Setelah peninjauan, rombongan melanjutkan rapat koordinasi bersama pemerintah daerah dan instansi terkait membahas ketahanan pangan bertempat di balai Semarak Bengkulu. Agenda ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan stakeholder guna menjaga ketersediaan beras, menekan gejolak harga, serta memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi secara berkesinambungan. rls

Pengerukan Alur Pelayaran Pulau Baai Ditinjau Menko Infrastruktur, Wamenhub, dan Kapolda Bengkulu

Foto: istimewa

Kapolda Bengkulu menghadiri acara Peninjauan Progres Pekerjaan Pengerukan Normalisasi Alur Pelayaran Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu di Dermaga Nusantara PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Bengkulu di dampingi Ditreskrimsus dan Ditpolairud Polda Bengkulu. Kegiatan ini juga dihadiri Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Wamen Perhubungan Komjen Pol (Purn) Drs. Suntana, M.Si serta Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, dan Forkopimda Provinsi Bengkulu meninjau Dermaga Nusantara PT.Pelindo Regional 2 Bengkulu. Pada Hari ini Selasa (16/09/2025)

Kehadiran Menko Infrastruktur dan Wakil Menteri Perhubungan diharapkan dapat membawa perhatian lebih bagi pembangunan infrastruktur di Bengkulu, khususnya dalam bidang pelayaran dan pelabuhan. Kapolda Bengkulu, bersama dengan Forkopimda Provinsi Bengkulu, mendampingi Menko Infrastruktur dan Wamen Perhubungan dalam meninjau langsung progres pengerukan alur pelayaran Pelabuhan Pulau Baai.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas infrastruktur pelabuhan dan meningkatkan keselamatan serta efisiensi dalam pelayaran di Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu. Kehadiran pejabat tinggi negara ini juga diharapkan dapat membawa dampak positif bagi pembangunan di Provinsi Bengkulu, khususnya dalam meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat.

Kapolda Bengkulu berharap bahwa dengan adanya peninjauan ini, dapat memberikan solusi dan perhatian yang lebih besar bagi pembangunan infrastruktur pelabuhan di Bengkulu.

“Kami berharap bahwa dengan adanya kegiatan ini, dapat membawa manfaat yang besar bagi masyarakat Bengkulu dan meningkatkan kualitas infrastruktur pelabuhan,” Ujar Kapolda Bengkulu.

Dengan demikian, diharapkan bahwa pembangunan infrastruktur pelabuhan di Bengkulu dapat terus meningkat dan memberikan dampak positif bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran Menko Infrastruktur dan Wamen Perhubungan diharapkan dapat membawa perubahan yang signifikan bagi pembangunan di Provinsi Bengkulu. rls

error: Content is protected !!