banner 1000x350

Redaksi

974 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Juara 1 Spelling Bee Regional, Cindy harumkan nama HighScope Bengkulu

Foto: istimewa

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Nama Sekolah HighScope Indonesia Bengkulu kembali mengudara setelah siswinya, Cindy Khairiah Kurniawan, menorehkan prestasi sebagai Juara 1 Spelling Bee Group B dalam 18th Annual English 1 – Regional Bengkulu. Kabar ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi pihak sekolah.

Direktur Operasional, Korneles Kaloma Kuway, mengungkapkan bahwa ajang tersebut mempertemukan peserta-peserta berbakat dari berbagai sekolah se-Regional Bengkulu. Kompetisi berlangsung pada Minggu, 23 November 2025, dan diwarnai suasana persaingan ketat.

Foto: istimewa

Cindy tampil dengan tingkat ketelitian tinggi dan mampu mengeja setiap kata dengan akurat. Performa konsisten itulah yang mengantarkannya menjadi juara di kategori Group B.

Pihak sekolah memberikan apresiasi besar atas capaian tersebut. Mereka menilai prestasi ini lahir dari sistem pembinaan yang kuat serta dukungan penuh dari para pendidik.

Korneles menyebutkan bahwa keberhasilan Cindy merupakan hasil dari upayanya yang tak kenal lelah dalam berlatih. Ia berharap prestasi ini memacu semangat siswa lain di HighScope untuk terus berkembang.

“Pencapaian Cindy ini menjadi contoh nyata bahwa kerja keras selalu membuahkan hasil. Kami berharap siswa lain ikut terinspirasi,” ujarnya saat ditemui pada Senin (24/11).

Kemenangan Cindy semakin menegaskan bahwa HighScope Bengkulu mampu menghasilkan generasi yang kompeten, terutama dalam bidang bahasa Inggris. Prestasinya menjadi bukti bahwa siswa asal Bengkulu bisa bersaing di tingkat regional.

 

Kemenangan Xander pertegas HighScope Bengkulu sebagai sekolah berprestasi

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Sekolah HighScope Indonesia Bengkulu kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah regional. Salah satu siswa terbaiknya, Alexander Franklin Jaya atau yang akrab disapa Xander, berhasil meraih gelar Juara 1 Spelling Bee Group C dalam ajang bergengsi 18th Annual English 1 – Regional Bengkulu, yang digelar pada Minggu, 23 November 2025.

Kompetisi Spelling Bee ini merupakan salah satu kegiatan tahunan yang paling dinantikan oleh peserta didik dari berbagai sekolah dan lembaga pendidikan terkemuka di wilayah Bengkulu.

‎Direktur Operasional Sekolah HighScope Indonesia Bengkulu, Korneles Kaloma Kuway, menjelaskan bahwa ajang ini selalu menghadirkan persaingan ketat karena menguji kemampuan peserta dalam menguasai kosakata bahasa Inggris tingkat menengah hingga tingkat lanjut.

Foto: istimewa

“Kompetisi Spelling Bee ini adalah salah satu ajang yang paling bergengsi dan kompetitif. Kami sangat bangga dengan pencapaian Alexander Franklin Jaya. Ia menunjukkan dedikasi, fokus, dan penguasaan kosakata yang luar biasa. Kemenangan ini merupakan bukti kerja kerasnya serta komitmen sekolah dalam mengembangkan potensi bahasa Inggris siswa secara maksimal,” ungkap Korneles di Sekolah HighScope Indonesia Bengkulu, Senin (24/11).

‎Sepanjang berlangsungnya kompetisi, Xander tampil dengan performa terbaik. Ia mampu mengeja setiap kata yang diberikan dengan tepat, cepat, dan penuh percaya diri. Penguasaan kosakatanya yang luas menjadi keunggulan utama yang membuatnya tampil menonjol dibandingkan peserta lainnya. Ketepatan dalam mengeja kata demi kata tanpa keraguan memperlihatkan kualitas persiapan dan latihan yang intensif.

‎Pihak sekolah beserta para guru menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas prestasi ini. Mereka berharap pencapaian Xander dapat menjadi inspirasi bagi seluruh siswa untuk terus berlatih, mengasah kemampuan berbahasa Inggris, dan berani tampil dalam berbagai kompetisi serupa di masa mendatang.

‎“Prestasi ini menjadi motivasi bagi siswa lainnya bahwa dengan usaha dan ketekunan, mereka pun dapat mencapai hasil yang membanggakan,” tambah Korneles.

‎Kemenangan Alexander Franklin Jaya tidak hanya membawa kebanggaan bagi Sekolah HighScope Indonesia Bengkulu, tetapi juga menegaskan bahwa generasi muda Bengkulu memiliki potensi besar dalam meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional. Pencapaian ini sekaligus mengukuhkan peran sekolah dalam mencetak siswa-siswa unggulan yang siap bersaing di era global.

‎

‎Dengan raihan Juara 1 ini, Xander telah mengharumkan nama sekolah dan daerahnya. Prestasi tersebut diharapkan menjadi batu loncatan bagi pencapaian berikutnya dan membuka lebih banyak kesempatan bagi siswa-siswa Bengkulu untuk tampil di arena kompetisi yang lebih luas.

 

 

Guru BK jadi garda terdepan: Densus 88 AT Polri dan Disdik DKI Jakarta bersatu lawan kekerasan dan radikalisme di sekolah

Foto: istimewa

news-raflesia-indonesia, Jakarta 25 November 2025 – Densus 88 AT Polri bersama Dinas Pendidikan DKI Jakarta menyelenggarakan kegiatan penguatan kapasitas bagi 400 Guru Bimbingan Konseling (BK) SD, SMP, dan SMA/SMK se-Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran sekolah sebagai lingkungan aman dan bebas dari kekerasan maupun paparan paham radikal.

“Sekolah perlu menjadi benteng nilai kebangsaan dengan memastikan seluruh warganya—guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik—berperan aktif menjaga lingkungan belajar dari pengaruh intoleransi, kekerasan, serta konten negatif digital,” kata Dr. Nahdiana, S.Pd., M.Pd., Kadisdik Prov. DKI Jakarta.

Direktur Pencegahan Densus 88 AT Polri yang diwakilkan oleh Kombespol Moh Dofir, S.Ag., M.H., sebagai Kasubdit Kontra Ideologi Ditcegah Densus 88 AT Polri, menegaskan bahwa perundungan (bullying) tidak boleh lagi dianggap masalah ringan. “Bullying, trauma, dan kerentanan ekstremisme harus ditangani sejak dini,” ujarnya.

Dr. Naomi Soetikno, S.Psi., M.Pd., Psikolog, menekankan bahwa memahami dinamika psikologis anak adalah fondasi penting dalam menangani kerentanan yang berpotensi dimanfaatkan kelompok radikal. “Guru BK diharapkan mampu menjadi early detector terhadap kondisi psikologis siswa,” katanya.

Prima Dea Pangestu, M.Pd., perwakilan kementerian PPPA, menegaskan bahwa guru BK memegang peran krusial sebagai garda terdepan dalam perlindungan anak, pencegahan eksploitasi, serta penguatan sikap moderasi beragama di lingkungan sekolah.

Solahudin, Akademisi & Peneliti jaringan Teror, menyoroti bahwa anak-anak saat ini hidup dalam dua dunia sekaligus fisik dan virtual di mana dunia virtual menyimpan ancaman yang lebih sulit dilihat oleh orang tua maupun guru.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sekolah sebagai ruang aman dan bebas ekstremisme, serta meningkatkan kemampuan guru BK dalam mendeteksi dini dan mencegah kekerasan dan radikalisme di lingkungan pendidikan. rls

Polda Bengkulu pastikan penegakan hukum berjalan, terhadap konflik yang terjadi antara karyawan PT ABS dengan masyarakat.

Foto: istimewa

news-raflesia-indonesia, BENGKULU – Konflik yang terjadi antara karyawan PT Agro Bengkulu Selatan (ABS) dengan Forum Masyarakat Pino Raya (FMPR), yang turut memunculkan peristiwa diduga kekerasan dan penembakan serta menyebabkan adanya korban, mendapat perhatian serius dari Polda Bengkulu.

Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si. melalui Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol. Andy Pramudya Wardana, S.I.K., M.M., M.A.P., CPHR., CBA., menyampaikan bahwa Polri sangat prihatin atas insiden tersebut dan berkomitmen penuh untuk memastikan proses penegakan hukum dilakukan secara profesional, objektif, dan transparan tanpa berpihak kepada siapa pun.

“Polda Bengkulu akan mengusut tuntas peristiwa penembakan tersebut. Semua fakta akan digali secara menyeluruh untuk memastikan keadilan dapat ditegakkan. Kami menjamin bahwa proses hukum berjalan sesuai ketentuan, dan hasilnya akan disampaikan secara terbuka,” ujar Kabid Humas.

Lebih lanjut, Polda Bengkulu mengajak seluruh pihak untuk tetap menahan diri dan menjaga kondusivitas wilayah. Upaya pendekatan persuasif, komunikasi yang harmonis, dan ruang dialog terbuka terus diupayakan sebagai langkah penyelesaian yang lebih baik untuk menghindari dampak sosial yang lebih luas.

“Di tengah proses penyelidikan yang berjalan, kami berharap semua pihak tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Keselamatan dan rasa aman masyarakat adalah prioritas utama kami. Polri hadir untuk menjaga dan menenangkan, bukan memperkeruh keadaan,” tambahnya.

Polda Bengkulu juga menegaskan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan pihak-pihak terkait untuk menciptakan suasana damai dan menyatukan kembali hubungan sosial yang sempat memanas.

Dengan demikian, diharapkan situasi tetap kondusif, masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan tenang, dan solusi terbaik bisa terwujud. rls

Gelar Apel Kasatwil, Kapolri: Semangat Polri tingkatkan pelayanan untuk masyarakat

Foto: istimewa

news-raflesia-indonesia, Jabar – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan arahan dalam acara Apel Kasatwil di Mako Satuan Latihan Korbrimob Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat. Dalam pengarahannya, Sigit menyinggung soal semangat Polri dalam meningkatkan pelayanan prima untuk seluruh masyarakat.

Menurut Sigit, Apel Kasatwil ini sendiri juga membahas untuk melakukan penguatan internal Kepolisian. Kegiatan ini juga mengingat kembali doktrin Tribrata dan Catur Prasetya.

“Intinya yang kita harapkan pada apel kasatwil ini tentunya ini menjadi semangat Polri untuk kemudian konsolidasikan ulang dan kemudian mewujudkan institusi Polri yang responsif, adaptif dan kemudian betul-betul bisa mewujudkan institusi Polri seperti apa yang diharapkan masyarakat,” kata Sigit di Mako Satuan Latihan Korbrimob Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Senin (24/11/2025).

Apel Kasatwil bertajuk ‘Transformasi Polri yang Profesional untuk Masyarakat’ ini, kata Sigit sengaja dilaksanakan di Satlat Brimob Cikeas. Para Kapolda dan Kapolres bakal bermalam di tenda selama tiga hari ke depan.

“Tentunya kegiatan ini yang pertama meningkatkan soliditas internal kekompakan utamanya. Bagaimana kita melakukan preview penanaman ulang doktrin kita Tribrata dan Catur Prasetya. Dan tentunya hakikat dari tugas Polri di dalam melaksanakan tugas pokok fungsinya sebagai pelaksana alat negara di bidang harkamtibmas di bidang penegakan hukum dan memberikan perlindungan pengayoman pelayanan terhadap keamanan yang di dalam negeri,” ujar Sigit.

Menurut Sigit, Apel Kasatwil juga menjadi wadah untuk melakukan refleksi apa saja yang sudah dilakukan dan melakukan perbaikan terhadap segala kekurangan yang ada. Di antaranya merespons Komisi Percepatan Reformasi Polri.

“Semangat upaya Polri untuk respons komisi reformasi ini juga bagian dari upaya kita lakukan perbaikan,” ucap Sigit.

Dalam kesempatan ini, Sigit menyebut, selain menghadirkan pembicara dalam negeri, Apel Kasatwil juga mengundang Kepolisian Hongkong. Hal itu untuk mencari model penanganan aksi unjuk rasa atau demonstrasi di Indonesia.

Menurut Sigit, ke depannya, Polri akan mengubah doktrin penanganan demonstrasi yang tadinya menjaga menjadi melayani. Hal ini komitmen sesuai dengan komitmen polisi yang sejak awal menjamin hak kebebasan berpendapat masyarakat.

“Di satu sisi kita juga tentunya miliki konsep dalam menghadapi rusuh massa yang tentunya apabila tidak kita kendalikan akan berdampak stabilitas kamtibmas, terganggunya fasilitas publik, sektor ekonomi yang tentunya harus kita jaga. Ini menjadi bagian kita evaluasi sekaligus pembahasan dalam apel kasatwil,” ucap Sigit.

Lebih dalam, Apel Kasatwil ini juga melaunching seragam Pamapta. Hal ini merupakan simbol komitmen Polri yang terus merespons cepat pengaduan masyarakat dengan memanfaatkan pelayanan digital 110.

“Sehingga saat ada pengaduan, Polri bisa segera turun, termasuk bagaimana kita menguatkan interaksi pelayanan kehadiran kita di tengah-tengah masyarakat. Tadi kita juga perkenalkan beberapa model paket terkait pelayanan kepolisian ke depan. Supaya masyarakat lebih mudah dapatkan pelayanan,” tutup Sigit. rls

Pelaku pembunuhan Nakes Kiwirok berhasil ditangkap satgas operasi damai Cartenz di Keerom

Foto: istimewa

News-raflesia-indonesia, Jayapura — Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Keerom berhasil menangkap Daftar Pencarian Orang (DPO) Maam Taplo, anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XV Ngalum Kupel, pada Sabtu (22/11/2025) sekitar pukul 12.20 WIT di kawasan Arso Swakarsa, Kabupaten Keerom. Penangkapan ini merupakan hasil penyelidikan intensif yang dilakukan personel.

Maam Taplo masuk dalam DPO berdasarkan DPO nomor DPO/22/X/2021/Dit Reskrimum dan Laporan Polisi Nomor LP/17/IX/2021/Papua/Res Peg Bintang, terkait aksi brutalnya terhadap tenaga kesehatan (nakes) di Kiwirok pada 13 September 2021.

Penangkapan diawali saat tim melakukan penyelidikan keberadaan pelaku. Kemudian tim berhasil mengamankan pelaku Maam Taplo di Arso Swakarsa, Kabupaten Keerom, tanpa perlawanan.

Dari hasil penyelidikan awal, pelaku diketahui meninggalkan Kiwirok menuju Jayapura pada Agustus 2025 dengan dalih berobat ke RS Vanimo, Papua Nugini, menggunakan surat rujukan dari Puskesmas Kiwirok karena mengalami pembengkakan pada perut.

Setelah diamankan, pelaku Maam Taplo segera dibawa ke Polda Papua untuk menjalani pemeriksaan lanjutan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum.

Maam Taplo diketahui terlibat langsung dalam sejumlah tindakan kekerasan dan penyerangan, termasuk:

1. Pembunuhan dan Penganiayaan Berat Terhadap Nakes di Kiwirok
Korban meninggal dunia:
– Sdri Gabriella Meilani, mengalami luka bacok di kepala, leher, serta luka tusuk di perut.

Korban luka-luka (10 orang):
– Dr. Restu Pamangi (patah tulang lengan kanan)
– Sdri Siti Khotijah
– Sdr Martinus Deni Satya
– Sdr Lukas Luji (luka memar)
– Sdr Emanuel Abi (luka panah di ketiak)
– Sdr Patra (luka memar)
– Sdri Katrianti Tandiala (luka tusuk di kemaluan dan paha kanan, lebam wajah)
– Sdri Christina Sampe Tonapa (luka tusuk di sekujur tubuh)
– Sdr Marcelinus Ola Atanila (luka memar)
– Sdr Gerald Sokoy

2. Pembakaran Fasilitas Umum di Kiwirok. Adapun Beberapa gedung yang dibakar:
• Bank Papua
• Puskesmas
• Pasar
• Perumahan Puskesmas
• Kantor Distrik

Tak hanya itu, ia juga terlibat dalam serangkaian aksi kekerasan lainnya seperti, penembakan di Lapangan Terbang Kiwirok, penembakan terhadap Pos Brimob Resimen III dan personel Satgas Kodim Yonif 431/SSP Pos Okbibab serta Kontak tembak dengan personel Yonif PR 431/SSP di Pos Kiwirok yang menyebabkan Prada Beryl Kholif A.R meninggal dunia.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi atas keberhasilan tim dalam menangkap salah satu pelaku kejahatan kemanusiaan di Kiwirok.

“Penangkapan ini merupakan langkah penting dalam menegakkan hukum dan memberikan keadilan bagi para korban. Pelaku dengan rekam jejak kekerasan seperti ini harus mempertanggungjawabkan seluruh perbuatannya.”

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa operasi akan terus dilanjutkan untuk mengejar anggota KKB lainnya.

“Kami terus memantau pergerakan jaringan KKB dan memastikan keamanan masyarakat tetap terjaga. Penegakan hukum terhadap para pelaku kekerasan akan dilakukan tanpa kompromi,” tutup Wakaops. Rls

error: Content is protected !!