banner 1000x350

Redaksi

855 KIRIMAN 0 KOMENTAR

PWNU Bengkulu imbau masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi

Foto: istimewa

BENGKULU, news-raflesia-indonesia.my.id  – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Bengkulu, Prof. Dr. KH. Khairuddin Wahid, M.Ag, menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi menyikapi perkembangan situasi akhir-akhir ini. Hal ini disampaikan pasca demonstrasi mahasiswa dan masyarakat yang kemudian disusul oleh insiden meninggalnya salah seorang warga, Afan Kurniawan.

“Atas nama pribadi dan keluarga besar Nahdlatul Ulama Bengkulu, saya menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum Afan Kurniawan. Semoga beliau mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ungkap KH. Khairuddin, Jumat (29/08).

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh jamaah Nahdlatul Ulama maupun masyarakat umum di Provinsi Bengkulu untuk tetap berpikir jernih, menjaga ketenangan, serta mengutamakan keamanan dan ketertiban. KH. Khairuddin juga menegaskan pentingnya tidak terprovokasi oleh isu maupun informasi yang berpotensi memicu anarkisme

“Dalam situasi ini, yang kita butuhkan adalah kejernihan pikiran dan kesabaran. Mari menjaga ketertiban, saling menenangkan, serta tidak terhasut oleh provokasi yang hanya merugikan kita semua.”. rls

1. Kapolri: TNI-Polri Siap ambil langkah sesuai aturan untuk jaga keamanan nasional

Foto: istimewa

Jakarta, News-raflesia-indonesia.my.id – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Polri bersama TNI akan mengambil langkah tegas sesuai ketentuan undang-undang untuk memulihkan situasi keamanan di sejumlah wilayah yang belakangan ini diwarnai aksi anarkis. Hal tersebut disampaikan Kapolri usai menghadiri rapat evaluasi bersama Presiden RI, Panglima TNI, dan sejumlah menteri terkait di Sentul, Sabtu (30/8).

Kapolri menjelaskan, Presiden memerintahkan TNI dan Polri untuk segera menindak tegas setiap tindakan yang melanggar hukum, khususnya aksi anarkis yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

“Tadi Bapak Presiden memintakan kepada saya dan Panglima, khusus terkait tindakan-tindakan yang bersifat anarkis, kami Panglima dan Kapolri, TNI dan Polri diminta untuk mengambil langkah tegas sesuai dengan ketentuan dan undang-undang yang berlaku,” ujar Jenderal Sigit.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga menyoroti sejumlah insiden selama unjuk rasa yang dilakukan di beberapa wilayah, termasuk pembakaran gedung, fasilitas umum, dan penyerangan terhadap markas. Menurutnya, aksi-aksi tersebut sudah melampaui batas penyampaian pendapat yang dijamin undang-undang.

“Terkait dengan penyampaian pendapat itu adalah hak setiap warga negara dan dilindungi undang-undang. Namun, tentunya ada syarat-syaratnya, antara lain harus memperhatikan kepentingan umum, mengikuti peraturan perundang-undangan, dan menjaga persatuan bangsa. Jika ada aksi yang berujung pada pembakaran, penyerangan, dan perusakan, maka itu sudah mengarah pada peristiwa pidana,” tegasnya.

Selain itu, Kapolri turut menyinggung perkembangan penanganan kasus tujuh personel Brimob yang menabrak seorang pengemudi ojek online hingga meninggal dunia. Ia memastikan proses hukum terhadap para anggota tersebut berjalan cepat dan transparan.

“Proses penanganan oleh Propam sudah berlangsung dan saya sudah perintahkan untuk dilaksanakan secara cepat dan maraton. Kartif Propam sudah menyampaikan bahwa dalam waktu satu minggu harus siap melaksanakan sidang etik dan tidak menutup kemungkinan juga ada proses pidana jika ditemukan kesalahan,” jelasnya.

 

Kapolri menambahkan, pihaknya juga membuka akses bagi lembaga seperti Kompolnas dan Komnas HAM untuk memantau jalannya proses pemeriksaan, sebagai bentuk transparansi kepada publik.

Di akhir pernyataannya, Kapolri mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan mendukung langkah-langkah TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.

“Kami berharap mendapatkan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, tokoh-tokoh nasional, dan seluruh elemen bangsa untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan di tengah situasi yang ada,” pungkasnya. rls

HIPMI Bengkulu gelar roadshow di UIN Fatmawati, Dorong mahasiswa siap hadapi dunia kerja

Foto: istimewa

Bengkulu, news-raflesia-indonesia.my.id – Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Provinsi Bengkulu menggelar roadshow di Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu pada Sabtu (30/8). Kegiatan ini terselenggara melalui kerja sama BPD HIPMI Bengkulu dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengembangan Karir UIN Fatmawati Sukarno, dengan tujuan mendorong mahasiswa agar lebih siap menghadapi dunia kerja dan memiliki jiwa kewirausahaan.

Ketua Umum BPD HIPMI Provinsi Bengkulu, Yosia Yodan, hadir sebagai pembicara utama. Dalam pemaparannya, Yosia menekankan pentingnya membangun sikap (attitude), pengetahuan (knowledge), serta keterampilan (skills) sebagai modal dasar dalam menapaki karier maupun dunia usaha. Ia juga menambahkan bahwa membangun jaringan (network) dan pesan (message) yang jelas akan memperkuat komunikasi, citra diri, serta personal branding.

Foto: istimewa


‎“Personal branding tidak hanya tentang penampilan, tetapi juga prestasi, keahlian, keunikan, serta karakter yang membedakan kita dengan orang lain. Ingat, secerdas apa pun kamu, jika tidak bisa bekerja sama dengan orang lain, mimpi-mimpimu tidak akan bisa terwujud,” tegas Yosia di hadapan peserta, di Gedung Aula Jama’an Nur UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

‎Selain Yosia, hadir pula Ketua Bidang IX BPD HIPMI Bengkulu, Dwi Ressy Oktiyana atau akrab disapa Mam Echy, yang membawakan materi tentang Coaching dan Mentoring Wirausaha. Kehadirannya memberikan wawasan praktis bagi mahasiswa mengenai langkah awal memulai usaha, tantangan yang akan dihadapi, serta pentingnya pendampingan dalam proses wirausaha.

‎Menariknya, kegiatan ini juga menghadirkan narasumber internasional, Mahmood Rahimi dari Afghanistan, yang membagikan pengalaman globalnya dalam pengembangan karier. Hal ini memberi nuansa berbeda karena mahasiswa UIN Fatmawati Sukarno tidak hanya mendapat perspektif lokal dan nasional, tetapi juga internasional.

‎Rektor UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu diwakili Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. Fatimah Yunus, M.A., menyambut baik kehadiran BPD HIPMI Bengkulu dan para narasumber. Ia menilai kegiatan ini sebagai kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk menimba ilmu langsung dari praktisi berpengalaman.

‎“Harapan kami, mahasiswa benar-benar memanfaatkan waktu dan kesempatan ini. Para pemateri adalah ahli di bidangnya, sehingga mampu menumbuhkan semangat mahasiswa dalam mengembangkan karier, terutama dalam berwirausaha. Kami juga berterima kasih kepada BPD HIPMI Bengkulu dan UPT yang telah menyelenggarakan kegiatan bermanfaat ini,” ungkap Dr. Fatimah, usai membuka kegiatan Internasional Career Week.

‎Kepala UPT Pengembangan Karir UIN Fatmawati Sukarno, M. Arif Rahman Hakim, Ph.D., menegaskan bahwa acara ini bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi diharapkan memberikan dampak nyata bagi mahasiswa.

‎“Kami ingin kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi berlanjut dengan program tindak lanjut. Salah satunya melalui kerja sama dengan BPD HIPMI Bengkulu untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja dan persaingan global. Dengan pengalaman internasional dari narasumber, kita berharap alumni UIN tidak hanya berkiprah di tingkat lokal atau nasional, melainkan juga memiliki perspektif global,” jelas Arif.

‎Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan program prioritas Kementerian Agama terkait magang di dunia usaha dan industri. Menurutnya, hal tersebut dapat diwujudkan dengan melibatkan fakultas-fakultas di UIN serta menjalin kemitraan dengan dunia usaha, termasuk perusahaan yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum HIPMI Bengkulu.

‎Roadshow ini disambut antusias oleh mahasiswa. Mereka menilai materi yang disampaikan para narasumber sangat relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini, khususnya dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.

‎Melalui kegiatan ini, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dan BPD HIPMI Bengkulu berharap dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan, jejaring, serta jiwa kewirausahaan yang kuat. Dengan demikian, alumni UIN mampu bersaing baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional. Rls

Sat Brimob Polda Bengkulu gelar kurve pasca pengamanan aksi unjuk rasa di kantor DPRD Provinsi Bengkulu

Foto: istimewa

Bengkulu, news-raflesia indonesia.my.idUsai melaksanakan tugas pengamanan aksi unjuk rasa yang berlangsung di depan Kantor DPRD Provinsi Bengkulu, personel Satuan Brimob Polda Bengkulu langsung menggelar kegiatan kurve atau pembersihan lingkungan, Jumat (29/08/25).

Aksi unjuk rasa yang digelar oleh sekelompok massa tersebut sempat menyita perhatian masyarakat. Untuk mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas, Polda Bengkulu menurunkan personel pengamanan, salah satunya dari Satuan Brimob. Berkat kesiapsiagaan dan profesionalisme personel di lapangan, kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga massa membubarkan diri.

Foto: istimewa

Tidak berhenti sampai di situ, personel Sat Brimob Polda Bengkulu kemudian melaksanakan kurve di sekitar lokasi. Personel terlihat bahu-membahu membersihkan sampah sisa kegiatan seperti botol plastik, kardus, dan material lain yang berserakan di sepanjang jalan maupun trotoar sekitar Kantor DPRD.

Dansat Brimob Polda Bengkulu, Kombes Pol Muhammad Fachry, S.H., S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan kurve ini merupakan wujud kepedulian Brimob terhadap lingkungan masyarakat. Selain menjaga keamanan selama aksi berlangsung, Brimob juga berperan mengembalikan kondisi lingkungan agar tetap bersih dan nyaman pasca kegiatan.

“Brimob bukan hanya hadir untuk menjaga situasi tetap kondusif, tetapi juga memastikan lingkungan tetap terpelihara dengan baik. Ini adalah bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Dansat Brimob menambahkan bahwa kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata semangat pengabdian personel Brimob Polda Bengkulu yang selalu hadir di tengah masyarakat dengan mengedepankan tugas, pengabdian, dan kepedulian lingkungan.

Situasi pasca aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Bengkulu terpantau aman terkendali tanpa adanya kejadian menonjol. Kehadiran aparat keamanan khususnya Sat Brimob Polda Bengkulu mendapatkan apresiasi masyarakat, karena selain sigap menjaga keamanan, juga menunjukkan kepedulian terhadap kebersihan dan kenyamanan bersama. rls

Kapolda Bengkulu pimpin pengecekan Sarpras Dalmas, Tegaskan kesiapan personel

Foto: istimewa

Bengkulu, news-raflesia-indonesia.my.id  – Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si. memimpin pengecekan sarana dan prasarana pengendalian massa Direktorat Samapta Polda Bengkulu di Lapangan Anton Soejarwo, Sabtu (30/08/2025). Turut hadir mendampingi Karo Ops, Karo Logistik, serta Direktur Samapta Polda Bengkulu.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda menegaskan pentingnya kesiapan personel beserta kelengkapan pendukung dalam menghadapi dinamika kamtibmas. Menurutnya, kesiapan ini tidak semata soal teknis, melainkan bagian dari wujud tanggung jawab Polri dalam melayani dan melindungi masyarakat.

 

“Kita harus selalu siaga menghadapi perkembangan situasi, namun yang terpenting adalah memastikan rasa aman dan nyaman masyarakat. Itu prioritas utama,” tegas Kapolda.

 

Pengecekan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai pengendali keamanan, melainkan juga sebagai pengayom yang mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap langkah. Dengan sarpras yang mumpuni dan semangat pengabdian, Polda Bengkulu berkomitmen menjaga situasi kondusif demi terciptanya rasa tentram di tengah masyarakat. Rls

Sinergi BI dan Pemda, Inflasi Bengkulu diproyeksi tetap stabil hingga akhir tahun

Foto: istimewa

Bengkulu, news-raflesia-indonesia.my.id – Inflasi di Provinsi Bengkulu hingga Juli 2025 tercatat masih terkendali di angka 1,01 persen year to date. Capaian ini dinilai sebagai salah satu yang terbaik di tingkat nasional.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, menyebut kondisi tersebut menjadi bukti bahwa koordinasi pengendalian inflasi berjalan baik. Meski demikian, ia tetap mengingatkan agar kewaspadaan tidak kendor.

Foto: Dok. NRI

Menurut Wahyu, sejumlah komoditas pangan masih rentan mengalami fluktuasi harga. Faktor ini bisa mendorong inflasi naik sewaktu-waktu jika tidak diantisipasi sejak dini.

Pernyataan itu disampaikan Wahyu dalam Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-Provinsi Bengkulu, Jumat (29/8/).

Rapat berlangsung dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari Wakil Gubernur Bengkulu, Sekretaris Daerah, perwakilan kabupaten/kota, hingga unsur Forkopimda. Kehadiran lintas pemangku kepentingan ini diharapkan memperkuat sinergi daerah.

“Alhamdulillah, inflasi di Bengkulu masih terjaga di level 1,01 persen hingga Juli. Ini salah satu capaian terbaik nasional. Target kita tetap 2,5 persen plus minus 1 persen hingga akhir tahun,” jelas Wahyu.

Ia menegaskan, upaya pengendalian inflasi terus dijalankan melalui berbagai program. Di antaranya operasi pasar, gerakan pangan murah, serta subsidi distribusi barang ke masyarakat.

Meski inflasi terbilang stabil, Wahyu mengingatkan masih ada pekerjaan rumah bagi sejumlah TPID di daerah. Beberapa di antaranya belum lengkap dalam menyampaikan laporan program kerja ke pusat.

Padahal, menurut Wahyu, laporan tersebut sangat penting untuk menilai sejauh mana sembilan langkah pengendalian inflasi yang sudah dicanangkan benar-benar berjalan di lapangan.

Langkah pengendalian itu meliputi operasi pasar, pengawasan harga, hingga optimalisasi pemanfaatan APBD guna menjaga pasokan dan kestabilan harga barang pokok.

Selain itu, BI menekankan perlunya memperkuat produksi pangan lokal. Bengkulu dinilai masih bergantung pada pasokan luar daerah untuk komoditas bawang merah, beras, dan telur.

“Kami mendukung program ketahanan pangan seperti satu desa satu hektar. Jika produksi lokal kuat, inflasi lebih mudah dijaga,” tegas Wahyu.

Selain membahas inflasi, rapat juga menyinggung percepatan digitalisasi keuangan daerah. Digitalisasi dinilai mampu meningkatkan efisiensi, transparansi fiskal, sekaligus mendukung stabilitas ekonomi daerah.

error: Content is protected !!