banner 1000x350

Redaksi

855 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Kolaborasi Bhayangkari Kepahiang dan Luma Kraving, perkuat UMKM kepahiang

Bhayangkari Kepahiang Launching Produk UMKM “East Kaba Tea” Bersama Owner Luma Kraving. ‎

news-raflesia-indonesia.my.id –  Bhayangkari Cabang Kepahiang secara resmi meluncurkan produk unggulan UMKM terbaru bernama  “East Kaba Tea”,  Artisan Tea From Our Motherland.

Peluncuran berlangsung pada Senin (18/8/) di Luma Kraving, sebuah ruang kreatif UMKM di Bengkulu.

Acara dihadiri jajaran Bhayangkari, mitra UMKM, serta masyarakat umum yang antusias menyaksikan.

Produk ini merupakan olahan teh khas Kepahiang yang dipadukan dengan buah, bunga kering, dan rempah pilihan.

Hasilnya menghadirkan cita rasa unik dan berbeda dari teh pada umumnya.

Ketua Bhayangkari Cabang Kepahiang, Ny. Yossy Faisal Pratama, menyampaikan langsung tujuan peluncuran.

Lebih lanjut, East Kaba Tea hadir dengan enam varian, yakni Green Tea, Black Tea, Beauty Tea, Love Tea, Calming Tea, dan Cholesterol Tea.

Selain teh, turut diperkenalkan pula camilan lokal sebagai produk pendamping.

“Fokus utama kami tetap pada teh. Dengan rempah dan buah kering, rasanya jadi khas sekaligus menyehatkan,” ujar Ny. Yossy.

Ia menjelaskan, Kepahiang dikenal sebagai salah satu daerah penghasil teh dan kopi terbaik di Bengkulu.

Melalui produk ini, Bhayangkari ingin mengangkat nilai tambah hasil pertanian lokal.

“Kami ingin masyarakat percaya bahwa produk Bengkulu punya kualitas tinggi, mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional,” lanjutnya.

Pada tahap awal, pasar lokal Bengkulu menjadi target utama penjualan East Kaba Tea.

Namun, langkah lebih jauh juga telah disiapkan dengan memperluas promosi ke luar negeri.

Bhayangkari Kepahiang Launching Produk UMKM “East Kaba Tea” Bersama Owner Luma Kraving.
 

Dengan dukungan Bhayangkari Daerah Bengkulu, produk ini akan dipasarkan di Osaka, Hong Kong, dan Shanghai.

Ny. Yossy menegaskan pentingnya rasa percaya diri pelaku UMKM dalam menembus pasar.

“Produk kita bagus. Jangan takut bersaing, bahkan di pasar global,” tegasnya.

Peluncuran East Kaba Tea turut melibatkan tim Luma Kraving, yakni Winfrey Eveline, Evina Aprilia Hova, dan Risa Stevani.

Kolaborasi ini diharapkan mampu membuka jalan bagi produk lokal Bengkulu untuk lebih dikenal luas, sekaligus mengharumkan nama Kepahiang sebagai daerah penghasil teh berkualitas. Rls

 

130 Supir Ambulans Bengkulu kini terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Foto: Istimewa, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bengkulu, Ferama Putri.

Bengkulu, news-raflesia-indonesia.my.id – Sebanyak 130 supir ambulans di Provinsi Bengkulu resmi mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Perlindungan ini diberikan melalui BPJS Ketenagakerjaan, dan diserahkan secara simbolis di Halaman Kantor Gubernur Bengkulu, Sabtu (16/8).

Momen tersebut juga dirangkai dengan agenda penyerahan ambulans “Bantu  Rakyat” dari Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bengkulu, Ferama Putri, mengatakan program ini adalah wujud kepedulian nyata.

Foto: istimewa

“Supir ambulans memiliki risiko tinggi saat bertugas. Karena itu, perlindungan ini sangat penting,” jelas Ferama.

Ia menegaskan, kini para supir ambulans tidak perlu lagi merasa khawatir jika mengalami kecelakaan kerja.

“Kalau terjadi risiko kecelakaan kerja maupun kematian, semua sudah ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan,” tegasnya.

Menurutnya, perlindungan yang diberikan meliputi Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Ferama juga menyebut, proses pendaftaran peserta masih terus berjalan agar seluruh supir ambulans dapat terlindungi penuh.

Sementara itu, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan hadir langsung dalam acara tersebut.

Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memberikan perlindungan bagi pekerja rentan.

“Supir ambulans adalah bagian dari garda terdepan penyelamat nyawa. Mereka wajib kita lindungi,” kata Helmi.

Menurutnya, langkah ini sejalan dengan program Bantu Rakyat yang sedang digencarkan Pemprov Bengkulu.

Dengan adanya perlindungan ketenagakerjaan ini, para supir ambulans diharapkan lebih tenang dalam bekerja.

Masyarakat pun diuntungkan, karena pelayanan darurat dapat diberikan secara lebih maksimal dan berkesinambungan.

Viral 2 Juta lebih tontonan, Kinan jelita tanggapi hujatan lewat single kedua “My Bubub

Foto: Istimewa

Jakarta, news-raflesia-indonesia – Kinan Jelita kembali membuat gebrakan di industri musik Tanah Air. Usai single perdananya “Glow Up” yang rilis 27 April lalu ditonton lebih dari 2 juta di akun TikTok NRI menuai hujatan, ia kini hadir dengan karya terbaru berjudul “My Bubub.

Peluncuran single kedua ini digelar di Black Onyx, Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (12/8).

“My Bubub” diciptakan oleh musisi dangdut Abay Otok Otok dengan nuansa pop dangdut yang enerjik namun tetap easy listening.

Uniknya, lagu ini dikerjakan dengan proses kilat—mulai dari rekaman hingga pembuatan video klip hanya memakan waktu satu minggu.

“Cukup singkat ya pengerjaannya. Dalam waktu seminggu kita sudah recording dan video klip,” ujar Kinan saat konferensi pers.

Abay Otok Otok mengungkap, “My Bubub” bercerita tentang kegelisahan seorang perempuan yang baru mengenal pria idamannya namun dibuat resah karena janji kabar yang tak kunjung datang.

“Baru hitungan jam berjanji mau berkabar, eh tiba-tiba hilang kabar. Jadinya si perempuan overthinking,” ungkap Abay sambil tersenyum.

Tema ringan ini diyakini Abay akan mudah diterima pendengar, khususnya generasi muda yang akrab dengan drama hubungan sehari-hari.

Acara peluncuran berlangsung meriah, dihadiri selebritas papan atas seperti Erie Suzan, Irma Darmawangsa, Elly Sugigi, Vista Putri, para alumni KDI, hingga musisi Tanah Air lainnya.

Kehadiran para bintang ini menjadi bukti kuatnya dukungan untuk Kinan yang masih duduk di bangku kelas 9 SMPN 1 Kota Bengkulu.

Meski sempat dihujat di media sosial setelah video “Glow Up” ditonton lebih dari 2 juta kali di TikTok NRI, Kinan memilih untuk bangkit.

“Saya berharap My Bubub bisa disukai pecinta musik Indonesia. Meski sempat mengalami perundungan, saya tetap semangat untuk berkarya,” tegasnya.

Foto: istimewa

Irma Darmawangsa memuji Kinan sebagai penyanyi muda cantik, berbakat, dan punya prospek besar dengan perjalanan karier yang masih panjang.

Ia pun memberi pesan agar Kinan memperkuat mental di dunia hiburan, menganggap haters sebagai calon penggemar yang suatu saat bisa berubah menjadi fans setia.

Lewat “My Bubub”, Kinan ingin membuktikan bahwa hujatan tak akan menghentikan langkahnya, melainkan menjadi bahan bakar untuk menembus panggung yang lebih luas.

“Apalagi keluargaku sangat mendukung aku jadi penyanyi profesional,” pungkas Kinan penuh keyakinan. (rls).

 

Le Petit 1 launching coffee & matcha bar, Perpaduan kenyamanan dan kualitas premium

Foto: istimewa

Bengkulu, news-raflesia-indonesia – Le Petit 1, merek kuliner yang dikenal dengan sajian kreatif, resmi meluncurkan Coffee & Matcha Bar di Kota Bengkulu, Selasa (12/8/2025). Acara peresmian yang berlangsung di Le Petit 1 Kapuas Raya Street, Kelurahan Padang Harapan, Kecamatan Gading Cempaka ini dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari pelaku usaha, komunitas pecinta kopi dan teh, hingga masyarakat umum.

‎Founder Le Petit, Lili Yodan, menyampaikan bahwa kehadiran Coffee & Matcha Bar merupakan langkah strategis untuk memperkenalkan beragam varian matcha dan kopi premium kepada masyarakat Bengkulu.

Foto: istimewa

‎“Hari ini kami resmi meluncurkan Coffee & Matcha Bar. Untuk matcha, kami memiliki varian klasik, stroberi, dan lavender. Ketiganya menjadi best seller kami. Dalam rangka launching, seluruh menu makanan dan minuman mendapat potongan harga 20 persen khusus hari ini. Tadi saya juga mempraktikkan langsung pembuatan hidangan matcha dengan teknik yang saya pelajari di Jepang,” ujar Lili Yodan.

‎Ia menambahkan, Coffee & Matcha Bar dirancang sebagai tempat yang nyaman untuk semua kalangan. “Baik untuk bersantai, bekerja dengan suasana cozy, maupun berkumpul bersama teman dan keluarga. Dengan jam operasional yang panjang, kami berharap dapat menjadi pilihan utama bagi pecinta kopi dan matcha di Bengkulu,” kata Lili.

‎Selain menyajikan matcha berkualitas tinggi, gerai ini juga menawarkan beragam menu kopi yang diracik oleh barista berpengalaman. Menurut Lili, pemilihan bahan baku menjadi salah satu fokus utama demi menjaga cita rasa yang konsisten dan memenuhi standar premium.

‎Ketua Umum BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bengkulu, Yosia Yodan, turut mengapresiasi pembukaan gerai tersebut. Ia menegaskan bahwa matcha tidak hanya menjadi tren, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan yang besar.

‎“Seperti kita ketahui, matcha memiliki banyak manfaat. Kami berharap kehadiran Coffee & Matcha Bar ini dapat menjadi pilihan bagi konsumen yang ingin mengonsumsi matcha berkualitas premium dengan harga terjangkau,” ujar Yosia, yang juga CEO Yodan Land Group.

‎Gerai Coffee & Matcha Bar Le Petit 1 buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 23.00 WIB. Berlokasi strategis di pusat Kota Bengkulu, masyarakat diharapkan dapat dengan mudah mengunjungi dan menikmati sajian yang tersedia.

‎Dengan konsep coffee shop modern yang dipadukan sentuhan estetika khas Jepang, Le Petit 1 optimistis dapat bersaing di industri kuliner lokal. Kehadirannya diharapkan memberi warna baru pada tren minuman premium di Bengkulu sekaligus mendorong pertumbuhan sektor usaha kreatif daerah. (RLS)

HIPMI Bengkulu gelar nobar film Lyora, Angkat kisah perjuangan mendapatkan buah hati.

BPD HIPMI Bengkulu Gelar Nobar Film Lyora: Penantian Buah Hati, Angkat Nilai Perjuangan dan Harapan.

Bengkulu, news-raflesia-indonesia – Keluarga besar Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Bengkulu bersama Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Bengkulu menggelar kegiatan Nonton Bareng (Nobar) film Lyora: Penantian Buah Hati di XXI Bencoolen Mall Bengkulu, Senin malam (11/8). Film drama keluarga Indonesia ini sarat akan pesan moral dan diangkat dari kisah nyata perjuangan Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid, bersama suaminya, Noer Fajrieansyah, dalam upaya mendapatkan keturunan.

Film Lyora menyoroti isu sensitif mengenai infertilitas yang masih jarang dibicarakan secara terbuka di masyarakat. Dengan alur cerita yang menyentuh hati, film ini menggambarkan proses panjang dan penuh tantangan yang dilalui pasangan Meutya dan Noer, termasuk keputusan mereka menjalani program bayi tabung (in vitro fertilization / IVF). Selain memotret perjuangan medis, film ini juga menyampaikan pesan mendalam mengenai kesabaran, doa, pengorbanan, dan kekuatan cinta dalam ikatan keluarga.

‎Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, mengungkapkan bahwa kisah tersebut merupakan cerminan nyata bahwa perjuangan hidup tidak hanya diukur dari capaian karier atau kesuksesan finansial, tetapi juga dari keteguhan hati dalam menghadapi ujian pribadi.

‎“Perjuangan Ibu Meutya dan Bapak Noer mengajarkan kepada kita bahwa di balik kesuksesan yang terlihat, ada perjalanan panjang yang penuh pengorbanan. Film ini memberi pelajaran berharga tentang arti ketulusan, kesabaran, dan keyakinan bahwa harapan selalu ada. Semoga kisah ini menginspirasi banyak keluarga yang tengah berjuang,” ujar Yosia.

BPD HIPMI Bengkulu Gelar Nobar Film Lyora: Penantian Buah Hati, Angkat Nilai Perjuangan dan Harapan.


‎Selain itu, Yosia juga menegaskan bahwa sebagai generasi muda, pengusaha tidak hanya dituntut untuk tangguh dalam bisnis, tetapi juga bijak dalam membina keluarga.

‎“Hari ini mudah-mudahan memberikan inspirasi bagi kita semua. Sebagai anak muda, kita harus memahami bahwa impian perlu proses dan perjuangan. Kita belajar bagaimana memperlakukan keluarga dengan baik, menghormati orang tua, mencintai pasangan hidup, dan menyayangi anak-anak kita. Mari kita berkolaborasi, tidak hanya dalam dunia usaha, tetapi juga saling mendukung dalam kehidupan keluarga, sehingga dapat memberi dampak positif, khususnya di Provinsi Bengkulu,” ungkapnya.

‎Film Lyora sendiri telah mendapat banyak apresiasi dari masyarakat karena berhasil mengangkat topik yang jarang diangkat secara terbuka, namun sangat relevan bagi banyak pasangan di Indonesia. Kisah nyata di balik film ini memberi pesan bahwa di tengah cobaan berat, kekuatan cinta dan dukungan keluarga dapat menjadi sumber energi terbesar untuk terus berjuang.

‎Dengan terselenggaranya nobar ini, HIPMI Bengkulu berharap semakin banyak masyarakat yang mendapatkan inspirasi dan motivasi dari kisah-kisah perjuangan nyata. Sebab, sebagaimana pesan yang tersirat dalam film Lyora, setiap perjuangan memiliki cerita, dan setiap cerita layak dihargai.

‎“Salam pengusaha pejuang dan pejuang pengusaha,” tutup Yosia. (RLS)

 

Luma Kraving hadirkan Vietnam series: Sensasi rasa otentik dengan sentuhan lokal

Foto: Istimewa

Bengkulu, news-raflesia-indonesia – Luma Kraving resmi meluncurkan menu terbaru bertajuk Vietnam Series pada Jumat (8/8/2025). Kehadiran menu ini menghadirkan pilihan minuman dan hidangan inovatif yang terinspirasi dari kekayaan rasa kuliner Vietnam. Peluncuran tersebut menjadi langkah strategis untuk memberikan pengalaman bersantap yang berbeda sekaligus memperkuat loyalitas pelanggan.

Foto: istimewa

Owner Luma Kraving, Evina Aprilia Hova, menyampaikan bahwa inovasi ini merupakan wujud komitmen dalam memperkaya pilihan menu yang dapat dinikmati masyarakat Bengkulu.

‎“Kami ingin membawa sensasi rasa Vietnam ke Bengkulu dengan sentuhan khas Rumah Kraving. Setiap menu diracik dengan cita rasa otentik namun tetap sesuai selera masyarakat lokal,” ujarnya di sela acara peluncuran, di Luma Kraving.

‎Senada, Winfrey Eveline Yodan, yang juga merupakan owner Luma Kraving, menegaskan bahwa seluruh menu dalam Vietnam Series merupakan hasil inovasi tim internal bersama chef Luma Kraving.

‎“Semua menu ini hanya bisa dinikmati di Luma Kraving. Kami berharap pelanggan setia kami, bahkan yang baru pertama kali datang, bisa merasakan pengalaman kuliner yang berbeda,” ungkapnya.

‎Rangkaian Vietnam Series terdiri dari empat varian minuman khas yang memadukan cita rasa unik Vietnam dengan kreasi khas Luma Kraving. Keempatnya adalah Phin Cafe, Ground Coffee, Coconut Coffee, dan Egg Coffee.
‎Coconut Coffee merupakan perpaduan santan kelapa, kopi Robusta, serta taburan coconut flakes yang memberikan sensasi gurih dan lembut. Sementara itu, Egg Coffee—minuman kopi telur khas Vietnam—menggunakan kuning telur yang diolah sedemikian rupa sehingga menghasilkan rasa kaya dan dipercaya dapat menambah stamina.

‎Tidak hanya minuman, Luma Kraving juga memperkenalkan empat hidangan baru sebagai pelengkap Vietnam Series. Menu tersebut meliputi Brokoli Putih Telur, yakni tumis brokoli dengan putih telur yang menjadi pilihan sehat, khususnya untuk anak-anak; Capcay Sayur, sajian sayur bergizi dengan cita rasa segar; Ayam Cekala, olahan ayam berbumbu cabai hijau dengan saus rahasia khas Rumah Kraving yang memiliki aroma unik; serta Ayam Cabe Garam, ayam goreng gurih dengan bumbu cabai dan garam yang menggugah selera.

‎Evina pun mengajak masyarakat Bengkulu dan sekitarnya untuk mencoba langsung menu terbaru ini.

‎“Ayo ajak sahabat, rekan, dan keluarga untuk menikmati rangkaian menu baru di Luma Kraving. Kami tunggu di sini,” pungkasnya.

‎Dengan peluncuran Vietnam Series ini, Luma Kraving tidak hanya menghadirkan cita rasa internasional, tetapi juga menegaskan posisinya sebagai salah satu destinasi kuliner yang selalu berinovasi di Bengkulu. Perpaduan rasa otentik Vietnam dan sentuhan khas lokal diharapkan mampu menjadi daya tarik baru bagi para penikmat kuliner. rls

error: Content is protected !!