banner 1000x350

Redaksi

974 KIRIMAN 0 KOMENTAR

BPD HIPMI Bengkulu bahas pembentukan Badan Semi Otonom dan Forbisda dalam rapat lengkap

Foto: istimewa

news-raflesia-indonesia | Bengkulu, Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Bengkulu mengadakan Rapat Badan Pengurus Lengkap (RBPL) pada Kamis, 6 November 2025.

Foto: istimewa

Pertemuan ini digelar untuk menindaklanjuti arahan Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, terkait langkah strategis organisasi ke depan.

Rapat berlangsung di HIPMI Corner Sukarami, Kota Bengkulu, dan dihadiri oleh pengurus serta sejumlah anggota aktif HIPMI Bengkulu.

Dalam agenda tersebut, dibahas dua topik utama, yakni pembentukan badan semi otonom dan penetapan waktu pelaksanaan Forum Bisnis Daerah (Forbisda).

Pelaksana Tugas Ketua I Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi BPD HIPMI Bengkulu, Singgih Tri Wibowo, S.H., C.L.A, memimpin langsung jalannya diskusi tersebut.

Menurut Singgih, rapat ini bertujuan memperkuat struktur organisasi dan memperluas ruang gerak HIPMI Bengkulu dalam bidang sosial maupun ekonomi.

Ia menjelaskan, hasil rapat menyepakati pembentukan empat badan semi otonom baru, yaitu HIPMI Culinary, HIPMI Golf, HIPMI Peduli, dan HIPMI Perguruan Tinggi (HIPMI PT).

Keempat badan tersebut diharapkan mampu menjadi wadah baru bagi para pengusaha muda dalam mengembangkan potensi serta memperkuat jejaring antar anggota.

“Melalui badan semi otonom ini, anggota dapat berkolaborasi lintas bidang untuk memberi dampak positif terhadap kemajuan ekonomi Bengkulu,” ungkap Singgih.

Untuk kepengurusan, HIPMI PT akan diketuai Brahma Saputra, HIPMI Golf oleh Adit, HIPMI Peduli oleh Dani Fadli, dan HIPMI Culinary oleh Rofiq, yang juga menjabat Ketua HIPMI Culinary Indonesia Bengkulu.

Rencana pelantikan keempat badan semi otonom tersebut dijadwalkan berlangsung 14 November 2025, dengan progres persiapan mencapai sekitar 50 persen.

Selain pelantikan, HIPMI Bengkulu juga menyiapkan sejumlah kegiatan tambahan untuk memperkuat eksistensi HIPMI Center sebagai pusat kreativitas dan kolaborasi.

“Pada siang sebelum pelantikan, kami juga akan meresmikan beberapa kegiatan dan fasilitas baru di HIPMI Center,” tambah Singgih.

Rangkaian acara peresmian itu meliputi peluncuran Mie 1 Meter milik Rofiq, Kantor Putra-Putri Kampus, serta Podcast HIPMI yang akan dikelola oleh Dani Fadli.

Langkah tersebut diharapkan dapat menjadikan HIPMI Center sebagai ruang produktif dan inklusif bagi generasi muda Bengkulu untuk berinovasi.

Sementara itu, pelaksanaan Forum Bisnis Daerah (Forbisda) direncanakan akan digelar antara akhir Desember 2025 hingga awal Januari 2026.

Forbisda akan menjadi forum strategis yang mempertemukan pengusaha muda, pemerintah daerah, dan mitra bisnis dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

“Melalui agenda-agenda ini, kami ingin menjadikan HIPMI Bengkulu sebagai organisasi yang solid, aktif, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah,” tutup Singgih.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Dewan Pembina BPD HIPMI Bengkulu, Ruli Krisna, bersama jajaran pengurus dan anggota yang ikut memberikan masukan.

Polda Bengkulu gelar diskusi inspiratif, sinergitas sukseskan MBG

Foto: istimewa

news-raflesia-indonesia | Bengkulu – Makan bergizi bukan sekadar kebutuhan dasar, tetapi pondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Pesan inilah yang mengemuka dalam Talkshow bertemakan “Sinergitas Menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Polda Bengkulu”, persembahan dari Polda Bengkulu, yang dipandu dengan hangat oleh Nidia Permata Sari, S.H, Kamis (06/11/2025) bertempat di studio bidhumas Polda Bengkulu.

Dalam pembukaannya, Nidia mengingatkan bahwa di balik cita-cita besar membangun Generasi Emas 2045, masih ada tantangan nyata yang dihadapi bangsa. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Maret 2025, sebanyak 8,47% penduduk Indonesia masih hidup di bawah garis kemiskinan. Angka ini mencerminkan perjuangan banyak keluarga untuk sekadar memenuhi kebutuhan gizi anak-anak mereka. Kekurangan asupan gizi tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga memengaruhi konsentrasi dan prestasi belajar anak di sekolah.

Melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berkomitmen memastikan setiap anak, mulai dari PAUD hingga SMA, memperoleh hak atas gizi yang cukup dan seimbang. Program ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan tangguh.

Talkshow ini menghadirkan sejumlah narasumber inspiratif dari berbagai sektor yang berperan penting dalam keberhasilan program tersebut. Hadir di antaranya Akademisi UNIB Dr. Lisa Adhrianti, S.Sos., M.Si., CT, CIPS; Kepala Regional SPPG Provinsi Bengkulu Gloria Erysa Meilinda Situmorang, S.Tr.A.P.M.A.; Ahli Gizi SPPG Kota Bengkulu Riska Oktavia, S.Gz; Kabid Propam Kombes Pol. Sugeng Pujihartono, S.E., M.H; Ketua SMSI Provinsi Bengkulu Wibowo Susilo, S.E.; Ketua Badan Usaha Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Bengkulu Ny. Monika Andy Pramudya; perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Gustin Nuhtiara, S.KM; serta Kepala Sekolah SDN 75 Kota Bengkulu Puryanti, M.Pd., sebagai penerima manfaat.

Diskusi berlangsung hangat dan penuh optimisme. Para narasumber menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor — antara pemerintah, akademisi, media, dan masyarakat — dalam memastikan keberlanjutan Program MBG. Sinergi inilah yang menjadi kunci terciptanya generasi Bengkulu yang sehat, berdaya saing, dan siap membawa Indonesia menuju masa depan gemilang. Rls

Zoom Watch Resmi buka gerai terbaru di Bencoolen Mall, Diserbu pecinta jam tangan

Foto: Dok NRI, Zoom Watch kini Hadir di Bencoolen Mall Bengkulu, Tawarkan Diskon hingga 35 Persen

news-raflesia-indonesia |  Bengkulu, – Pembukaan gerai terbaru Zoom Watch di Bencoolen Mall, Bengkulu, Rabu (05/11), menjadi sorotan para pencinta jam tangan. Acara soft opening yang digelar hari ini berlangsung meriah dan sukses menarik perhatian pengunjung yang memadati area sekitar toko.

Foto: Dok NRI, Zoom Watch kini Hadir di Bencoolen Mall Bengkulu, Tawarkan Diskon hingga 35 Persen

Sejak pintu toko resmi dibuka, antusiasme masyarakat langsung terlihat. Dalam waktu singkat, empat unit jam tangan laku terjual, menandakan respon positif terhadap kehadiran Zoom Watch di pusat perbelanjaan terbesar di Bengkulu itu.

Manajer Toko Zoom Watch Bencoolen Mall, Atto, mengungkapkan rasa syukur atas sambutan luar biasa dari para pengunjung pada hari pertama pembukaan.

“Begitu buka, langsung ramai yang masuk. Empat jam tangan terjual hanya dalam beberapa menit. Ini pertanda awal yang sangat baik bagi cabang baru kami,” ujarnya di lantai dasar Bencoolen Mall.

Dalam rangka pembukaan perdana, Zoom Watch menawarkan  diskon besar-besaran hingga 35 persen untuk berbagai merek jam tangan ternama. Penawaran spesial ini berlaku selama masa soft opening berlangsung.

Potongan harga tertinggi, yakni 35 persen, diberikan untuk merek Expedition dan G-Shock DBG. Sedangkan merek Alexander Christie, Gleros, Bonia, Fossil, Crispera, dan Polis mendapatkan potongan 30 persen. Sementara itu, Seiko dan Aichner mendapat potongan 20 persen, Guess 25 persen, dan V-Stock Arden sebesar 15 persen.

Selain jam tangan fashion, Zoom Watch juga menyediakan koleksi Garmin dengan harga resmi sesuai kebijakan Garmin Indonesia, memastikan keaslian dan standar harga nasional.

“Untuk Garmin, kita mengikuti harga resmi Garmin se-Indonesia, jadi pelanggan tidak perlu khawatir soal keaslian produk,” jelas Atto.

Zoom Watch sendiri kini telah memiliki lebih dari 30 cabang  yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia. Cabang baru di Bengkulu ini menjadi bagian dari ekspansi strategis perusahaan untuk memperluas jangkauan pasar di wilayah barat Indonesia.

Menurut Atto, pemilihan Bencoolen Mall sebagai lokasi baru bukan tanpa alasan. Mall ini dinilai memiliki potensi besar dari segi jumlah pengunjung dan daya beli masyarakat.

“Bencoolen Mall ini satu-satunya pusat perbelanjaan besar di Bengkulu, jadi prospeknya sangat bagus, apalagi di akhir pekan,” ungkapnya optimis.

Dari sisi harga, Zoom Watch menawarkan rentang produk mulai dari Rp400 ribu hingga Rp9 juta, menjangkau berbagai segmen konsumen — dari pengguna kasual hingga kolektor jam tangan premium.

Kehadiran gerai baru ini disambut positif oleh pengunjung yang memadati area pembukaan. Banyak dari mereka yang langsung memanfaatkan promo potongan harga besar untuk mendapatkan jam tangan idaman.

Dengan antusiasme pengunjung yang tinggi dan respon pasar yang positif, soft opening Zoom Watch Bencoolen Mall dinilai berhasil. Gerai baru ini diharapkan menjadi salah satu destinasi belanja unggulan di Bengkulu serta memperkuat posisi Zoom Watch  sebagai merek jam tangan terpercaya di Indonesia.

Polda geledah 2 rumah pribadi Sekwan DPRD Provinsi, Toko bangunan dan Dinas Perkim Lebong

Foto: istimewa

news-raflesia-iindonesia | Bengkulu – Subdit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Ditreskrimsus Polda Bengkulu geledah rumah pribadi Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Provinsi Bengkulu, MA di Komplek Perumahan Cita Marga Residen, Suka Marga, kecamatan Amen, Lebong, provinsi Bengkulu.

Penyidik menemukan alat bukti buku catatan dan transaksi terkait dugaan korupsi bedah rumah pelaksana dinas Perumahan dan kawasan Pemukiman (Perkim ) kabupaten Lebong tahun 2023. Pada saat itu MA menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Lebong, kemudian kepala Pelaksana Tugas Bappeda sekaligus Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Lebong.

Selain kediaman di Lebong, geledah juga dilakukan di kediaman MA di Kota Bengkulu dan menyita handphone miliknya beserta istri, polisi juga menggeledah Toko Bangunan BBK desa Suka Marga, beralamat di jalan lintas Muara Aman Curup, kecamatan Amen, lalu Bintang Jaya Bangunan (BJB) jalan Danau kecamatan Lebong Atas, Bintang Nata Bangunan (BNB) jalan Taba Anyar, kecamatan Lebong Selatan.

Berikut kantor Dinas Perkim serta Kantor Badan Keuangan Daerah, Lebong ikut di geledah oleh tim penyidik Tipidkor Ditreskrimsus Polda Bengkulu, pada Rabu (5/12/).

Dibenarkan Kasubdit Tipidkor, Kompol. Muhammad Syahir Fuad Rangkuti melalui Perwira tim geledah AKP. Dani Pamungkas Seriawan, kegiatan geledah ini dilakukan untuk mengumpulkan barang bukti terkait dengan pidana korupsi yang sedang ditangani pada Dinas Perumahan dan Pemukiman kabupaten Lebong.

“Iya lagi giat penggeledahan di beberapa titik dan lokasi berbeda di Lebong. Untuk jelasnya nanti akan disampaikan langsung oleh pimpinan kami ya,” kata AKP. Dani Pamungkas Setiawan, usai memimpin penggeledahan, Rabu (5/11).

Dari hasil penggeledahan setidaknya, ada 8 boks kontainer berisi dokumen, berkas, bukti transaksi, buku catatan, alat komunikasi dibawa oleh penyidik dari beberapa lokasi penggeledahan ke Polda Bengkulu.

Sementara itu, Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si melalui Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol. Andy Pramudya Wardana, S.I.K., M.M., M.A.P., CPHR., CBA menyampaikan kegiatan penggeledahan itu rangkaian dari penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pada kegiatan peningkatan kualitas kawasan permukiman kumuh dengan luas dibawah 10 (Sepuluh) Hektare Sub Kegiatan Pembangunan Rumah Baru Layak Huni pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Lebong Tahun Anggaran 2023.

“Anggaran per unit pembangunan rumah baru layak huni adalah puluhan juta rupiah yang diberikan dalam bentuk uang untuk pembelian material serta bahan bangunan, hanya saja dalam pelaksanaan terdapat tindakan melanggar aturan,” sampai Kombes Pol. Andy Pramudya Wardana, S.I.K., M.M., M.A.P., CPHR., CBA.

Dugaan perkara korupsi bedah rumah ini merupakan Bantuan Stimulan Rumah Swadaya (BSRS), yang bersumber dari APBD Lebong 2023 dengan pagu Rp 4,1 miliar. Namun kegiatan ini tidak sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2022 tanggal 10 Juni 2022 Tentang Pelaksanaan Bantuan Pembangunan Perumahan dan Penyediaan Rumah Khusus.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini pula, Pengguna Anggaran mengarahkan Kelompok Penerima Bantuan (KPB) untuk memilih Toko Bangunan yang sudah diarahkan oleh H dan rekan lainnya, sehingga dapat mengatur bahan bangunan yang akan diserahkan kepada penerima bantuan. Rls

Polda Bengkulu gelar apel siaga tanggap darurat bencana hidrometeorologi

news-raflesia-indonesia | Bengkulu,– Dalam rangka mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Provinsi Bengkulu, Polda Bengkulu menggelar Apel Personel dan Perlengkapan Tanggap Darurat Bencana di Lapangan Anton Soejarwo, Rabu (5/11/2025). Apel yang dimulai pukul 07.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si., dan dihadiri oleh Wakapolda Bengkulu Brigjen Pol. Dicky Sondani, S.I.K., M.H., Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Sekda Provinsi Bengkulu, serta perwakilan Forkopimda dan stakeholder terkait.

Dalam amanatnya, Kapolda Bengkulu menegaskan bahwa kesiapsiagaan seluruh personel menjadi kunci utama dalam menghadapi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung. Ia menekankan agar personel tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga memiliki kesiapan mental dan keterampilan teknis dalam menjalankan tugas kemanusiaan di lapangan.

Kapolda juga menyoroti pentingnya sinergi antarinstansi, termasuk TNI, BPBD, Basarnas, dan pemerintah daerah, dalam memperkuat koordinasi saat terjadi bencana. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penentu agar penanganan darurat dapat dilakukan cepat, tepat, dan efisien. “Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam setiap langkah. Polri harus hadir di tengah warga sebagai pelindung, penolong, dan pengayom,” ujarnya.

Usai apel, Kapolda bersama para pejabat dan stakeholder melakukan pemeriksaan langsung terhadap berbagai perlengkapan tanggap darurat, mulai dari kendaraan taktis, perahu karet, alat komunikasi, hingga perlengkapan evakuasi. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan seluruh peralatan dalam kondisi siap pakai dan dapat digunakan sewaktu-waktu.

Kegiatan apel berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Apel siaga ini menjadi wujud nyata komitmen Polda Bengkulu dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat sekaligus memastikan seluruh jajaran siap menghadapi tantangan bencana alam di musim penghujan. Rls

Latihan siaga gempa dan tsunami di Bencoolen Mall, Bukti kepedulian terhadap keselamatan publik

news-raflesia-indonesia | Bengkulu, Bencoolen Mall melaksanakan kegiatan Simulasi Tanggap Pra-Bencana di area Avenue Bencoolen Mall sebagai bentuk latihan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di wilayah pesisir Bengkulu. Agenda ini digelar untuk memperkuat kesadaran masyarakat dan meningkatkan kemampuan dalam menghadapi situasi darurat.

Dalam simulasi tersebut, para peserta dilatih memahami prosedur tanggap darurat, langkah-langkah evakuasi, serta koordinasi antar instansi ketika bencana seperti gempa bumi atau tsunami terjadi. Pelatihan ini menjadi sarana edukasi nyata bagi masyarakat pesisir agar lebih siap menghadapi risiko alam.

Kepala Divisi Marketing dan Event Bencoolen Mall, Wiji Lestari, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut. Ia mengatakan acara ini merupakan hasil kerja sama banyak pihak, mulai dari tenant, karyawan, hingga instansi pemerintah dan lembaga kemanusiaan.

“Acara ini kami rancang bersama BMKG, Basarnas, BPBD Provinsi dan Kota Bengkulu, PMI, serta aparat kepolisian. Semua pihak menunjukkan sinergi yang luar biasa sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan,” ujar Wiji dalam sambutannya, Rabu (5/11).

Foto: istimewa

Wiji menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari beberapa kali sosialisasi kesiapsiagaan bencana yang telah dilakukan sebelumnya. Menurutnya, simulasi langsung di lapangan membantu seluruh pihak memahami peran dan tindakan saat keadaan darurat.

“Bengkulu termasuk daerah yang berada di jalur Ring of Fire, sehingga rawan gempa dan tsunami. Kawasan mall ini masuk zona merah apabila terjadi gempa besar. Karena itu, latihan seperti ini sangat penting,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Wiji menekankan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar latihan, tetapi bagian dari upaya membangun budaya kesiapsiagaan bersama. Ia berharap semua pihak menjadikan kesiapan menghadapi bencana sebagai kebiasaan sehari-hari.

“Harapan kami, simulasi ini bukan sekadar edukasi sesaat, melainkan menjadi bagian dari budaya kerja dan hidup di lingkungan mall maupun masyarakat sekitar,” tutupnya.

Sekretaris BPBD Provinsi Bengkulu, Khristian Hermansyah, turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, simulasi semacam ini sangat penting untuk memperkuat koordinasi antara pihak swasta dan lembaga penanggulangan bencana.

Khristian menilai bahwa setiap latihan harus disertai dengan evaluasi teknis, terutama mengenai jalur evakuasi, titik kumpul, serta kesiapan sarana komunikasi dan sumber daya manusia. “Evaluasi itu penting agar kita tahu sejauh mana kesiapan kita saat bencana benar-benar terjadi,” ujarnya.

Ia juga menyebut latihan ini menjadi wadah kolaborasi untuk membangun kesadaran bersama bahwa bencana tidak bisa dihindari, tetapi dapat dihadapi dengan kesiapan yang baik. “Kita harus belajar hidup berdampingan dengan potensi bencana, bukan menghindarinya,” tambahnya.

Kegiatan simulasi ini turut dihadiri oleh perwakilan BMKG, Basarnas, Polda Bengkulu, PMI, serta para tenant dan media partner Bencoolen Mall. Kehadiran lintas instansi tersebut memperlihatkan pentingnya sinergi semua pihak dalam upaya mitigasi bencana.

Melalui kegiatan ini, Bencoolen Mall berharap dapat menjadi contoh pusat perbelanjaan yang tangguh dan siap siaga terhadap bencana, serta mendukung visi pemerintah mewujudkan Bengkulu Siaga Bencana.

error: Content is protected !!