banner 1000x350

Redaksi

854 KIRIMAN 0 KOMENTAR

JMSI Kecam Aksi Teror Kepala Babi di Kantor Tempo

Ketua Bidang OKK JMSI Pusat, Dino Umahuk, Foto: Dok

news-raflesia-indonesia – Jaringan Media Siber Indonesi (JMSI) mengutuk keras aksi teror kepada jurnalis. Hal ini diungkapkan setelah adanya kiriman paket kepala babi tanpa kuping ke kantor redaksi Tempo, Jakarta pada Kamis, (20/3/2025).

Paket tersebut ditujukan kepada jurnalis Tempo, Francisca Christy Rosana. Dewan Pers menegaskan bahwa tindakan ini merupakan ancaman nyata terhadap kebebasan pers dan merupakan upaya intimidasi yang tidak dapat diterima dalam masyarakat demokratis.

Dalam pernyataannya, Ketua Bidang Organisasi Pengurus Pusat JMSi Dino Umahuk, menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan bentuk nyata upaya menghambat independensi media di Indonesia.

Berdasarkan Pasal 2 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, kebebasan pers merupakan bagian dari kedaulatan rakyat dan dilindungi sebagai hak asasi manusia sebagaimana tercantum dalam Pasal 4 UU yang sama.

Oleh karena itu, segala bentuk ancaman terhadap jurnalis atau media adalah pelanggaran serius terhadap prinsip demokrasi dan kebebasan berekspresi.

JMSI seebagai organisasi perusahaan media siber di Indonesia mengecam segala bentuk kekerasan dan teror terhadap wartawan maupun lembaga media. Tindakan semacam ini dinilai sebagai bentuk premanisme yang mencederai demokrasi dan tidak dapat dibiarkan.

“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan oleh suatu pemberitaan, ada jalur hukum yang telah disediakan, seperti hak jawab atau hak koreksi sebagaimana diatur dalam UU Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Menggunakan metode teror untuk menyampaikan ketidakpuasan adalah tindakan yang tidak beradab dan melanggar hak asasi manusia,” ujar Umahuk, Jumat (21/3/2025).

JMSI juga mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut dan menangkap pelaku teror ini. Jika dibiarkan, insiden serupa berpotensi terus terjadi dan mengancam kebebasan pers di masa mendatang.

Oleh karena itu, penting bagi aparat hukum untuk menindak tegas setiap upaya intimidasi dan teror terhadap jurnalis agar tidak menjadi preseden buruk bagi dunia pers di Indonesia.

Selain itu, JMSI mengingatkan semua pihak agar tidak menggunakan ancaman atau kekerasan dalam menanggapi pemberitaan. Pers memiliki peran vital dalam menyampaikan informasi kepada publik secara objektif dan profesional. Kebebasan pers merupakan elemen fundamental dalam sistem demokrasi yang harus dijaga dan dihormati.

Sebagai langkah lanjutan, JMSI mendorong Tempo untuk segera melaporkan insiden ini kepada pihak berwenang. Tindakan intimidasi terhadap jurnalis bukan hanya merugikan individu yang bersangkutan, tetapi juga mengancam hak publik untuk mendapatkan informasi yang akurat dan transparan. rls

BPD HIPMI Bengkulu Sambut Kedatangan Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin di Bumi Merah Putih

Ketua DPD RI menghadiri acara buka puasa bersama Wali Kota Bengkulu di Gedung Merah Putih. Acara ini turut hadir Sekretaris Umum BPD HIPMI Julian Tanel serta Ahmad Basir pada Sabtu (22/3/2025).

Bengkulu, news-raflesia-indonesia.my.id – Ketua Umum BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bengkulu, Yosia Yodan, yang diwakili oleh Ketua Bidang I Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK), Ahmad Basir, bersama jajaran pengurus, menyambut kedatangan Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Sultan Bachtiar Najamudin, di ruang VIP Bandara Fatmawati Bengkulu pada Sabtu (22/3/2025).

Foto: news-raflesia-indonesia.my.id

Ahmad Basir mengungkapkan kebanggaannya atas kehadiran Sultan Bachtiar Najamudin, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu periode 2011–2014.

“Kami dengan bangga menyambut kedatangan RI 7, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, di Bumi Merah Putih, Provinsi Bengkulu. Ini merupakan momen penting bagi kami sebagai bagian dari dunia usaha dan kepemudaan,” ujarnya.

Kehadiran Ketua DPD RI ini juga disambut oleh berbagai tokoh penting di Provinsi Bengkulu, di antaranya Ketua DPRD Provinsi Bengkulu Sumardi, Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bengkulu Khairil Anwar, Wakapolresta Bengkulu AKBP Max Mariners, S.I.K., M.H., serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bengkulu Jaduliwan, beserta jajaran pemerintah lainnya.

Selain itu, turut hadir Dewan Pembina BPD HIPMI Bengkulu Ruli Krisna, perwakilan dari BPD HIPMI Bengkulu, termasuk Duta HIPMI Bengkulu, Ketua Bidang VI BPD HIPMI Bengkulu Oki Syaputra Jaya, dan Ketua Bidang XII BPD HIPMI Bengkulu Ihsan Sobari, serta jajaran pengurus lainnya.

Kedatangan Sultan Bachtiar Najamudin di Bengkulu diharapkan dapat memperkuat sinergi antara dunia usaha dan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Sebagai mantan Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, ia memiliki peran penting dalam menginspirasi pengusaha muda untuk terus berkontribusi bagi kemajuan Bengkulu.

Setelah penyambutan, BPD HIPMI Bengkulu bersama Ketua DPD RI menghadiri acara buka puasa bersama Wali Kota Bengkulu di Gedung Merah Putih. Acara ini turut didampingi oleh Sekretaris Umum BPD HIPMI Julian Tanel serta Ahmad Basir.

 

Kolaborasi Pemerintah, BI, dan BPD HIPMI Bengkulu Dorong Transformasi Ekonomi Daerah

Bengkulu, news-raflesia-indonesia.my.id – Ketua Umum Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Bengkulu, Yosia Yodan, didampingi Ketua Bidang I OKK Ahmad Basir menghadiri Sarasehan Perekonomian Bengkulu yang bertajuk “Sinergi Moneter dan Fiskal Mewujudkan Transformasi Perekonomian Bengkulu untuk Stabilitas dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan”. Acara ini diselenggarakan oleh Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu di Ballroom Two K Azana Style Hotel, Kota Bengkulu, pada Kamis (20/03).

 

Dalam kesempatan tersebut, Yosia Yodan menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya sarasehan ini, dari data yang ditampilkan menunjukkan tren positif pertumbuhan ekonomi Bengkulu.

 

“Sebagaimana disampaikan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu Wahyu Yuwana Hidayat dan Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bengkulu Muhammad Irfan Surya Wardana, ekonomi kita masih dalam tren pertumbuhan yang positif. Ini tentu menjadi stimulus bagi para pengusaha, khususnya di BPD HIPMI Bengkulu, agar semakin optimis dalam mengembangkan usahanya,” ujar Yosia.

 

Menurutnya, pemerintah telah meluncurkan berbagai program yang dapat menjadi peluang bagi pengusaha untuk berkembang. Salah satu program yang disoroti adalah Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi generasi penerus bangsa.

 

“Program MBG ini sebenarnya sudah diterapkan di beberapa negara maju seperti China selama puluhan tahun. Dampaknya sangat besar terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk konsentrasi belajar yang lebih baik dan peningkatan IQ. Jika program ini berjalan dengan baik di Indonesia, maka kita bisa lebih kompetitif dengan negara-negara maju lainnya,” jelasnya.

Selain membahas program pemerintah, Yosia juga menyoroti kesiapan Bank Indonesia dalam mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Bengkulu. Ia berharap BPD HIPMI Bengkulu dapat mengadakan audiensi khusus dengan Bank Indonesia untuk membahas pengembangan UMKM di wilayah tersebut.

 

“Saya harap nanti ada sesi khusus bagi teman-teman BPD HIPMI Bengkulu yang serius ingin mengembangkan UMKM mereka. Dengan adanya dukungan dari Bank Indonesia, peluang untuk bertumbuh semakin besar,” ungkapnya.

 

Yosia juga menambahkan bahwa sektor pertanian dan UMKM lainnya harus mendapat perhatian khusus. “Selain UMKM secara umum, tadi juga disinggung mengenai UMKM di sektor pertanian. Kami dari BPD HIPMI Bengkulu akan terus memberikan dukungan agar mereka bisa berkembang lebih baik,” tambahnya.

 

Kolaborasi untuk Pertumbuhan Ekonomi Bengkulu

 

Sarasehan ini menjadi momentum penting bagi seluruh pihak yang terlibat dalam ekosistem ekonomi Bengkulu. Kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan lembaga keuangan seperti Bank Indonesia diharapkan dapat membawa perubahan positif.

 

“Kita harus berkolaborasi untuk memajukan ekonomi Bengkulu. Dalam tiga tahun ke depan, kita ingin melihat pengusaha muda tumbuh dan berkembang bersama-sama. Semangat ini harus kita jaga dan wujudkan dalam aksi nyata,” tegas Yosia.

 

Sarasehan ini juga menjadi ajang diskusi strategis dalam merumuskan langkah-langkah konkret guna mempercepat pertumbuhan ekonomi Bengkulu. Dengan adanya sinergi antara kebijakan moneter dan fiskal, diharapkan stabilitas dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dapat tercapai.

 

Melalui partisipasi aktif dalam acara ini, BPD HIPMI Bengkulu menunjukkan komitmennya untuk terus mendukung pengusaha muda dalam menghadapi tantangan ekonomi serta memanfaatkan peluang yang ada. Dengan kerja sama yang erat antara berbagai pihak, optimisme terhadap masa depan ekonomi Bengkulu semakin menguat.

BPD HIPMI Bengkulu Gandeng BEI dan Phintraco Sekuritas, Dorong Pengusaha Lokal Go Public

Bengkulu, news-raflesia-indonesia.my.id  – Ketua Umum BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bengkulu, Yosia Yodan, bersama jajaran pengurus menggelar audiensi dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Bengkulu serta PT Phintraco Sekuritas di HIPMI Corner, Sukarami, Kota Bengkulu. Pertemuan ini bertujuan membangun kolaborasi dalam meningkatkan literasi keuangan dan mendorong pengusaha lokal untuk melantai di bursa saham melalui Initial Public Offering (IPO).

Dalam pertemuan tersebut, Yosia Yodan menyampaikan bahwa hasil audiensi ini menjadi peluang besar bagi para pengusaha muda di Bengkulu.

“Ketika ada momentum, kita harus bersama-sama melihatnya sebagai kesempatan yang berharga. Momentum seperti ini tidak datang dua atau tiga kali dalam hidup kita,” ujar Yosia, Kamis (20/3/2025).

Menurutnya, kerja sama antara BPD HIPMI Bengkulu, BEI, dan PT Phintraco Sekuritas akan diwujudkan dalam bentuk pendirian Galeri Investasi BEI. Selain itu, salah satu pengurus BPD HIPMI Bengkulu juga akan mendapat pembinaan untuk mempersiapkan perusahaannya melakukan IPO, mulai dari tahap awal hingga akhir.

“Ini adalah era kolaborasi. Jika nanti perusahaan dari Bengkulu berhasil IPO, hal ini bisa menjadi contoh bagaimana teman-teman pengusaha bisa tumbuh, berkembang, dan naik kelas. Pengusaha harus terus berjuang, membangun relasi, serta tetap semangat. HIPMI Bengkulu harus bersatu untuk kemajuan bersama,” tegas Yosia.

Kepala Kantor BEI Perwakilan Bengkulu, Marina Rasyada, menyambut baik audiensi ini dan menegaskan pentingnya kerja sama untuk memajukan perekonomian daerah.

“Kami berkolaborasi dengan BPD HIPMI Bengkulu dalam pendirian Galeri Investasi, yang nantinya diharapkan dapat menjadi pusat diskusi sekaligus wadah mencetak pengusaha-pengusaha baru yang paham pasar modal,” ujar Marina.

Menurutnya, peningkatan literasi dan inklusi keuangan sangat penting agar semakin banyak pengusaha yang memahami manfaat pasar modal. Hingga saat ini, belum ada perusahaan asli Bengkulu yang melantai di bursa saham. Oleh karena itu, BEI Bengkulu berharap ada perusahaan dari BPD HIPMI Bengkulu yang dapat menjadi pionir dalam melantai di bursa efek.

“Jika ada perusahaan Bengkulu yang berhasil IPO, ini akan menjadi langkah awal yang besar. Selain meningkatkan daya saing, hal ini juga akan menarik minat investor untuk menanamkan modal di perusahaan lokal,” tambahnya.

Phintraco Sekuritas Dorong Pengusaha Bengkulu Naik Kelas

Andre Mahardika Sinudarsono, Head of Sales PT Phintraco Sekuritas, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan perekonomian Bengkulu. Ia sependapat dengan Ketua BPD HIPMI Bengkulu bahwa sudah saatnya pengusaha daerah naik kelas melalui pasar modal.

“Selain meningkatkan literasi keuangan, kami juga ingin memperkenalkan IPO sebagai pilihan strategis bagi pengusaha untuk mengembangkan bisnisnya. Pasar modal bukan hanya tentang jual beli saham, tetapi juga mencakup IPO, obligasi, reksadana, dan instrumen keuangan lainnya,” jelas Andre.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa edukasi mengenai pasar modal harus terus diperluas agar masyarakat, khususnya pengusaha muda, dapat memahami berbagai peluang investasi yang ada. Dengan adanya Galeri Investasi BEI yang akan didirikan, diharapkan minat dan pemahaman terhadap pasar modal di Bengkulu dapat semakin meningkat.

Kolaborasi antara BPD HIPMI Bengkulu, BEI, dan PT Phintraco Sekuritas ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan literasi keuangan serta membuka peluang bagi pengusaha Bengkulu untuk berkembang melalui pasar modal. Dengan adanya Galeri Investasi BEI dan dukungan bagi pengusaha yang ingin IPO, diharapkan semakin banyak perusahaan lokal yang dapat bersaing di tingkat nasional.

Melalui sinergi ini, HIPMI Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus mendorong para anggotanya agar berkembang dan naik kelas. Dengan semangat kolaborasi, para pengusaha di Bengkulu diharapkan dapat memanfaatkan peluang ini untuk memperluas bisnis dan meningkatkan daya saing di tingkat nasional maupun global.

BI Bengkulu Gelar Sarasehan: Sinergi Moneter dan Fiskal untuk Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bengkulu menggelar sarasehan bertema “Sinergi Moneter dan Fiskal: Mewujudkan Transformasi Ekonomi Bengkulu untuk Stabilisasi dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan” pada 21 Maret 2025. Acara yang berlangsung di Two K azana style hotel km 6,5 Kota Bengkulu ini dihadiri Sarasehan ini dihadiri Kepala OJK, Kanwil Dirjen Perbendaharaan Provinsi Bengkulu, Kepala BPS, BPKP, Pimpinan Perbankan, Akademisi, Forkopimda, HIPMI, OPD dan perwakilan mahasiswa.

Dalam forum ini, Kepala Perwakilan BI Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, menekankan pentingnya kolaborasi antara kebijakan moneter dan fiskal dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.

“Kami terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak agar ekonomi Bengkulu tetap stabil dan dapat tumbuh secara berkelanjutan. Langkah ini menjadi kunci dalam menghadapi tantangan global maupun domestik,” ujar Wahyu.

Ia juga menyoroti bagaimana kebijakan fiskal yang tepat dapat membantu menekan inflasi serta menjaga daya beli masyarakat. Selain itu, strategi ekonomi yang inovatif terus dikembangkan untuk mendukung sektor usaha dan meningkatkan ketahanan ekonomi daerah.

Pada kesempatan tersebut, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Bengkulu, RA Denny, menyampaikan bahwa perekonomian Bengkulu terus mengalami perkembangan yang positif. Salah satu pencapaian signifikan adalah tercapainya kesepakatan dalam pengelolaan Pelabuhan Pulau Baai, yang sebelumnya menghadapi berbagai tantangan dalam hal infrastruktur dan distribusi barang.

“Dulunya, banyak hambatan dalam pembahasan pengembangan Pelabuhan Pulau Baai. Namun, kini telah disepakati langkah-langkah revitalisasi, sehingga pelabuhan ini dapat menjadi pusat distribusi utama bagi komoditas unggulan seperti sawit dan batubara. Ini akan berdampak signifikan terhadap peningkatan pendapatan daerah,” jelasnya.

Topik lain yang menjadi sorotan dalam sarasehan ini adalah peran digitalisasi ekonomi dalam mendorong pertumbuhan usaha kecil dan menengah (UMKM). Menurut Wahyu Yuwana Hidayat, transformasi digital tidak hanya meningkatkan efisiensi bisnis, tetapi juga memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, Bank Indonesia, dan berbagai pemangku kepentingan, diharapkan perekonomian Bengkulu semakin kuat dan berdaya saing. Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga memastikan kesejahteraan yang lebih merata bagi seluruh masyarakat Bengkulu di masa depan.

 

RUPS Tahunan 2024: Bank Bengkulu laporkan kinerja positif dan perubahan susunan direksi

news-raflesia-indonesia.my.id – PT. Bank Pembangunan Daerah Bengkulu terus menunjukan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah. Bank Bengkulu menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2024 dan RUPS lainnya bertempat di Aula Moechtar Azehari Graha bank Bengkulu lantai 7 yang dihadiri oleh Pemegang saham yang terdiri dari Gubernur Bengkulu selaku PSP, Direktur bjb, seluruh kepala daerah Kabupaten dan Kota, dan Pemegang Saham seri B.

bank Bengkulu  membukukan kinerja keuangan positif Sepanjang tahun 2024 dengan total aset bank Bengkulu  tumbuh 14,54% (yoy) menjadi Rp. 10.35 Triliun dari tahun sebelumnya senilai Rp. 9.042 Triliun dan bank Bengkulu  berhasil mencatatkan Laba Bersih audited Sebesar Rp.100,34 miliar. Kemudian dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun bank Bengkulu  meningkat 16,17% menjadi Rp. 8.20 Triliun dari periode 2023 yang berada di angka Rp. 7.06 Triliun. Performa kinerja bank bengkulu  tahun 2024 dicerminkan juga dengan nilai rasio ROA (Return on Asset) sebesar 1,29 % , nilai rasio ROE (Return On Equity) sebesar 7.39%, dan nilai rasio CAR (Capital Adequacy Ratio) sebesar 25,13% seiring dengan penguatan permodalan industri perbankan khususnya

bank Bengkulu  yang per 31 Desember 2024 total modal inti adalah sebesar Rp. 1.46 Triliun.

bank Bengkulu  terus berfokus pada transformasi yang melibatkan perbaikan dalam tata Kelola Perusahaan dengan penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) menjadi landasan yang penting dalam meningkatkan governance structure, governance process, dan governance outcome. Hal ini tercermin dalam hasil penilaian Tingkat Kesehatan bank bengkulu  berada pada peringkat 2, yang mengindikasikan bahwa secara umum bank Bengkulu  berada dalam kondisi yang sangat sehat sehingga dinilai mampu menghadapi pengaruh negative yang signifikan dari perubahan kondisi bisnis dan factor eksternal lain. Sedangkan pada sisi bisnis, bank Bengkulu  terus bersinergi untuk memperluas dan mengoptimalkan jaringan bisnis ke instansi vertikal, serta berkomitmen memberikan layanan terbaik dengan inovasi layanan digitalisasi, mendorong peningkatan kredit yang berkualitas dan penghimpunan dana masyarakat serta berkomitmen untuk melaksanakan program tanggung jawab sosial dan lingkungan yang mendukung prinsip berkelanjutan.

Dalam hal penguatan permodalan dukungan stage holder dan sinergi kelompok usaha bank (KUB) bersama bank bjb telah berjalan secara efektif dalam berbagai aspek antara lain kolaborasi bisnis, integrasi IT Sistem, Sinergi Digitalisasi, kolaborasi produk syariah, peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan penyelarasan untuk penguatan kebijakan perbankan yang mendorong inovasi dan pertumbuhan kinerja bank. Berbagai layanan dan produk bank bengkulu  akan terus melakukan inovasi dalam rangka meningkatkan keunggulan produk agar Masyarakat dapat dengan mudah mengakses layanan perbankan untuk meningkatkan perekonomian daerah.

Dalam RUPS Tahun Buku 2024 ini disampaikan juga Laporan pertanggung jawaban kinerja bank Bengkulu  tahun buku 2024, sementara dalam materi RUPS lainnya terdapat perubahan anggaran dasar dan perubahan susunan pengurus bank bengkulu yang langsung disampaikan oleh Gubernur Bengkulu selaku Pemegang Saham Pengendali yang setelah RUPS ini jumlah anggota Direksi Bank Bengkulu yang seharusnya berjumlah empat orang yaitu Direktur Utama, Direktur Bisnis, Direktur Kepatuhan, dan Direktur Operasional dan berdasarkan RUPS hari ini hanya berisikan sdr. Iswahyudi selaku Direktur Bisnis dan Sdr. Mulkan selaku Direktur Operasional. Sedangkan kekosongan jabatan Direktur Utama dan Direktur kepatuhan dalam wawancara dengan media di lobby bank Bengkulu Pemegang Saham Pengendali menyebutkan pelaksana tugas Direktur Utama dirangkap oleh Sdr. Iswahyudi yang saat ini menjabat Direktur Bisnis. (ADV)

error: Content is protected !!