banner 1000x350

Redaksi

965 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Pembayaran Non Tunai di Provinsi Bengkulu, Meningkat Signifikan

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu Darjana saat menjelaskan pertumbuhan ekonomi Bengkulu triwulan II tahun 2024, Jumat (23/8/2024) di Bengkulu

Provinsi Bengkulu mencatatkan perkembangan yang signifikan dalam penggunaan sistem pembayaran non tunai di berbagai sektor. Peningkatan ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mendigitalisasi sistem pembayaran dan mendorong inklusi keuangan di seluruh Indonesia.

Pada sisi sistem pembayaran non tunai, jumlah pengguna dan merchant QRIS, serta nominal transaksi RTGS mengalami tren peningkatan. Hal tersebut seiring dengan upaya perluasan ekosistem ekonomi dan keuangan digital di Provinsi Bengkulu yang dilakukan a.l melalui kegiatan literasi, edukasi dan koordinasi. Di sisi lain perkembangan transaksi SKNBI  mengalami penurunan sebagai dampak dari peningkatan preferensi masyarakat dalam menggunakan BI-Fast untuk melakukan transfer antar bank ujar Darjana.

Sember: Bank Indonesia Provinsi Bengkulu

Jumlah pengguna QRIS terus mengalami peningkatan tiap bulannya. Pada Juli 2024, terdapat 237.224 pengguna QRIS, atau tumbuh sebesar 38.92% (yoy). Meningkatnya tren tersebut dipengaruhi oleh upaya KPw BI Prov. Bengkulu yang secara konsisten melakukan koordinasi dengan PJP dalam rangka perluasan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, terutama segmen generasi muda atau pelajar, serta penguatan penetrasi pada ASN. Tren tersebut juga didorong oleh implementasi berbagai program perluasan ekosistem keuangan digital oleh KPwBI Provinsi Bengkulu, perbankan, instansi, maupun komunitas, a.l QRIS Jelajah Indonesia.

Sember: Bank Indonesia Provinsi Bengkulu

Kenaikan penggunaan kanal QRIS oleh masyarakat dalam berbelanja memenuhi kebutuhan mendorong peningkatan ekspansi merchant QRIS pada periode laporan. Pada Juli 2024, jumlah merchant QRIS tercatat sebanyak 171.672 merchant, atau meningkat sebesar 27% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Upaya peningkatan akuisisi merchant QRIS terus dilakukan oleh KPwBI Provinsi Bengkulu bersinergi dengan PJP bank dan non perbankan, dengan fokus utama adalah UMKM.

Sember: Bank Indonesia Provinsi Bengkulu

Nominal transaksi SKNBI masih mengalami kontraksi. Pada Juli 2024, pertumbuhan nominal transaksi SKNBI tumbuh sebesar 13% (yoy), setelah pada bulan sebelumnya terkontraksi sebesar 15% (yoy). Kontraksi tersebut terjadi seiring beralihnya preferensi masyarakat ke kanal transaksi menggunakan BI-FAST.

Sember: Bank Indonesia Provinsi Bengkulu

Sejalan dengan peningkatan pengguna dan merchant QRIS, nominal transaksi RTGS juga tercatat mengalami kenaikan. Pada periode Juli 2024, nominal transaksi RTGS tercatat sebesar Rp 1,08 Triliun, atau tumbuh 40% (yoy). Kenaikan  transaksi RTGS dipengaruhi oleh meningkatnya kebutuhan dan mobilitas masyarakat.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Bengkulu, Darjana, menyatakan bahwa percepatan adopsi pembayaran non tunai ini juga didukung oleh berbagai program edukasi dan sosialisasi yang dilaksanakan oleh pihak perbankan dan lembaga keuangan lainnya. “Kami terus mendorong masyarakat untuk beralih dari pembayaran tunai ke non tunai, karena selain lebih praktis, sistem ini juga lebih aman dan efisien,” ujarnya.

Selain itu, beberapa sektor usaha di Bengkulu, seperti perdagangan ritel, dan UMKM, juga mulai mengadopsi sistem pembayaran non tunai sebagai bagian dari strategi mereka untuk meningkatkan pelayanan kepada konsumen. Banyak pedagang kecil dan UMKM yang sebelumnya hanya menerima pembayaran tunai kini telah mulai menyediakan opsi pembayaran melalui QRIS.

Dengan adanya berbagai inisiatif ini, diharapkan Provinsi Bengkulu dapat semakin maju dalam hal inklusi keuangan dan menjadi salah satu daerah yang berhasil melakukan transformasi digital di bidang keuangan.

Bank Indonesia Bengkulu dan Pemda, Mewujudkan Kurasi Proyek Investasi Potensial

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Bengkulu bekerja sama dengan DPMPTSP dan BAPPEDA Provinsi Bengkulu menyelenggarakan Bencoolen Investment Challenge (BLINC). Saat ini ada belasan proyek investasi potensial daerah yang sedang dalam proses kurasi

News raflesia Indonesia- Disaat sibuk-sibuknya Menjelang Pilkada Di Daerah,  Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Bengkulu, bekerja sama dengan DPMPTSP dan BAPPEDA Provinsi Bengkulu, meluncurkan sebuah inisiatif ambisius bernama Bencoolen Investment Challenge (BLINC). sebuah gerakan strategis untuk mendorong investasi di berbagai penjuru Provinsi Bengkulu.

Proyek investasi unggulan terpilih pada BLINC nantinya akan difasilitasi feasibility study dan dipromosikan oleh Tim RIRU, baik secara nasional maupun internasional. Adapun kurator proyek investasi tersebut melibatkan PT. Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII), BKPM RI, dan Bappenas RI. belasan proyek investasi dari 10 kabupaten/kota di Bengkulu yang saat ini tengah dikurasi oleh para ahli. Proyek-proyek ini, yang mencakup sektor-sektor penting seperti energi, perikanan, dan industri pangan, tidak hanya dipromosikan di tingkat nasional tetapi juga di kancah internasional. Dari sekian banyak proyek yang masuk, ada tiga yang sudah siap untuk dikembangkan lebih lanjut—proyek geothermal di Kepahiang, tambak udang di Bengkulu Utara, dan pakan ikan di Bengkulu Selatan. Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan lembaga-lembaga nasional, kami yakin proyek-proyek ini akan menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Bengkulu bekerja sama dengan DPMPTSP dan BAPPEDA Provinsi Bengkulu menyelenggarakan Bencoolen Investment Challenge (BLINC). Saat ini ada belasan proyek investasi potensial daerah yang sedang dalam proses kurasi

BAPPEDA Provinsi Bengkulu, Yuliswani, juga memainkan peran penting. Dalam percakapannya, ia menyuarakan apresiasinya terhadap Bank Indonesia yang secara konsisten membantu pemerintah dalam mengembangkan potensi investasi daerah. “Bank Indonesia selalu ada di barisan depan bersama kami, mendorong setiap upaya untuk meningkatkan investasi di Bengkulu. Harapan kami, BLINC dapat memberikan manfaat yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah ini,” ujarnya.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Bengkulu bekerja sama dengan DPMPTSP dan BAPPEDA Provinsi Bengkulu menyelenggarakan Bencoolen Investment Challenge (BLINC). Saat ini ada belasan proyek investasi potensial daerah yang sedang dalam proses kurasi

Kepala DMPTSP Provinsi Bengkulu menyebutkan selama ini permasalahan yang Ia hadapi baik provinsi maupun di kabupaten kota itu berkaitan dengan menyiapkan dokumen atau kajian yang siap jual (Potensi Daerah).  Faktornya keterbatasan dari sisi kemampuan SDM yang dimiliki maupun keterbatasan anggaran. Dengan adanya dukungan perwakilan Bank Indonesia sangat membantu mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.

Darjana juga  mengatakan, jika melihat target investasi nasional yang dipatok 1600 triliun, maka target Bengkulu yang dipatok 7,5 triliun merupakan angka yang realistis.

“Tergantung upaya, ya. Tapi kalau lihat hitung-hitungan, target nasional investasi 2204 kan 1.600, kita 7,5. Artinya kan itu setengah persen atau setara dengan kue ekonomi Bengkulu yang nilainya 100 triliun terhadap 20 ribu triliun PDB nasional. Jadi sama, setara dengan kue ekonomi setengah persen. Jadi harus optimis,” jelas Darjana.

“Setiap kenaikan 1 persen investasi bisa meningkatkan 2,5 persen pertumbuhan ekonomi. “Jadi tinggal dikalikan saja deltanya dari yang sekarang dengan tambahan 7,5 persen dikalikan 2,5,” ungkapnya.

 

 

 

 

 

 

Bukan Sekedar Fun Run Cuan, BI Bengkulu Dorong Percepatan Digitalisasi Ekonomi

KPw Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Darjana, Bersama Gubernur Bengkulu, Dr. Rohidin Mersyah, MMA, Dan Sektor Jasa Keuangan, Foto Bersama Pada acara Bencoolen Fun Walk 18 Agustus Tàhun 2024

Acara dalam Rangka Memperingati Ulang tahun Republik Indonesia ( Hut RI) yang ke 79 tahun dan merupakan Rangkaian dari Bencoolen Fest X BRIEF 2024 ini berlangsung di Sport Center Pantai Panjang Bengkulu, pada Minggu (18/8/2024), dan dihadiri oleh Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, Badan Musyawarah Perbankan Daerah Provinsi Bengkulu dan Juga forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan Provinsi Bengkulu, serta 800an peserta yang terdaftar Maupun meramaikan Fun Run dari berbagai Komunitas Running dan Masyarakat Bengkulu.
Bencoolen 7,9K Fun Run yang diadakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Badan Musyawarah Perbankan Daerah Provinsi Bengkulu dan Juga forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan Provinsi Bengkulu, Sukses menarik perhatian berbagai komunitas, termasuk para pegiat lari dari berbagai daerah dan juga Membantu UMKM.
Di Hut RI ke-79, pemerintah Provinsi Bengkulu tidak hanya fokus pada agenda nasional seperti pemindahan ibu kota ke IKN dan Pilkada serentak, tetapi juga pada upaya memperkuat Pondasi ekonomi lokal.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu Bersama Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah dalam Acara Bengcoolen 7,9k Fun Run

Rohidin juga menekankan memerangi fenomena judi online yang kian meresahkan masyarakat, digitalisasi lebih bermanfaat fositif bagi sektor keuangan, Untuk memudahkan transaksi masyarakat dalam menjalankan roda ekonomi “Kami siap berkolaborasi dalam pengembangan UMKM dan digitalisasi ekosistem wilayah, serta berkomitmen menjaga pertumbuhan ekonomi yang sehat di Bengkulu,” tegas Rohidin.
“ Rohidin juga mengajak seluruh pihak untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif serta pengendalian inflasi, demi menciptakan ekonomi yang kuat dan stabil,” lanjutnya.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Darjana, mengungkapkan bahwa Bengcoolen 7,9k Fun Run ini bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga merupakan momentum kebersamaan antara pemerintah, sektor keuangan, dan masyarakat. Bank Indonesia, bersama pemerintah daerah, berkomitmen untuk terus mengembangkan UMKM dan mempercepat digitalisasi ekonomi di Bengkulu.
Melalui acara Bengcoolen 7,9k Fun Run ini, diharapkan dapat menciptakan pertumbuhan Ekonomi dan UMKM berkelanjutan, bermanfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Diprakirakan 3,20-3,33% Inflasi Bengkulu 2024, Perlu Perhatian pada Komoditas Pangan

Didepan awak Media di Perpustakaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu 26/07/24, Darjana, mengungkapkan  Inflasi di Provinsi Bengkulu pada tahun 2024 diperkirakan berada pada rentang 3,20 – 3,33% (yoy). Pada Juni 2024, realisasi inflasi melambat menjadi sebesar 3,64% (yoy).

“Kondisi inflasi pangan masih memerlukan perhatian, salah satunya dengan melanjutkan perbaikan struktural di sektor pertanian serta mendorong keterjangkauan harga,” Ungkap Darjana, untuk keseluruhan tahun 2024, inflasi diprakirakan bersumber dari kenaikan tarif secara rutin, peningkatan konsumsi seiring pemilu, serta efek lanjutan el nino dan masih adanya risiko tekanan geopolitik global.

 

 

 

Komoditas yang Memberikan Andil Inflasi (yoy)

  1. Cabai Merah (Andil 0,17% yoy)
    Tekanan harga cabai merah disebabkan meningkatnya permintaan masyarakat pada momen Idul Adha. Pasokan cabai merah tetap lancar dengan banyaknya stok yang masuk dari daerah sentra seperti Lampung, Jambi, dan Enggano.
  2. Kopi Bubuk (Andil 0,03% yoy)
    Harga kopi bubuk mengalami tekanan seiring tren kenaikan harga kopi secara internasional akibat gagal panen di beberapa negara produsen.
  3. Udang Basah (Andil 0,03% yoy)
    Kenaikan harga udang basah terjadi akibat tekanan pada sisi pasokan karena kondisi gelombang laut yang tinggi sehingga hasil tangkapan nelayan kurang maksimal.

 

Tantangan Tekanan Harga Komoditas Pangan pada  Triwulan III 2024 diprakirakan mulai memasuki masa kemarau bersamaan dengan fenomena El Nino pada bulan Agustus-September. Hal ini diperkirakan dapat menyebabkan kekeringan pada lahan tanaman, terutama tanaman holtikultura. Berdasarkan data historis, tekanan harga biasanya terjadi beberapa bulan setelah fenomena El Nino akibat masa tanam yang terganggu.

– Permintaan masyarakat terutama pada komoditas cabai meningkat saat Hari Besar KeagamaanIdulAdha.
– Harga kopi meningkat akibat tren penurunan produksi di beberapa negara produsen.
– Kondisi geopolitik global masih memberikan tekanan terhadap harga komoditas.
– Stok bawang merah dan cabai merah membaik seiring meningkatnya produksi dari daerah sentra.

“Koordinasi dan advisory telah disampaikan kepada tim TPID Pemerintah Daerah terkait langkah preventif menghadapi risiko kekeringan yang berpotensi terjadi pada bulan Agustus-September 2023. Diharapkan kegiatan pompanisasi serta bantuan penyiraman lahan dapat dilaksanakan secara lebih awal untuk menghindari terjadinya kekeringan lahan,” tambah Darjana.

Dengan Melakukan langkah-langkah ini, diharapkan inflasi dapat Terkontrol dan dikelola  dengan baik, agar dapat diminimalisir dampak negatif dari fenomena cuaca serta kondisi geopolitik.

 

 

 

BI Bengkulu Penyelengara Sarasehan Perekonomian 2024, Menuju Bengkulu Hebat

KPwBI dan ISEI Bengkulu Sarasehan Perekonomian dan Diseminasi LPP Bengkulu Edisi Mei 2024 menuju bengkulu hebat

Didepan awak Media 28/06/24 di Balai Raya Semarak, Darjana Kepala Kantor Perwakilan Bank indonesia Bengkulu mengatakan kegiatan “SARASEHAN PEREKONOMIAN BENGKULU 2024” berjalan dengan lancar dan sukses, mendukung ekonomi berkelanjutan di Bengkulu, banyak strategi yang disiapkan. “Untuk persoalan investasi sudah ada pembentukan tim percepatan investasi ekspor dan UMKM,” kata Darjana. Dimana telah disampaikan juga oleh Sekprov isnan, investor yang masuk di Bengkulu belum signifikan, namun upaya terus akan digencarkan Pemprov Bengkulu bersama pihak terkait.

Darjana,Sekdaprov Insnan Fajri, Moderator, Narasumber dan GenBI foto bersama

Kemudian, Darjana menambahkan bahwa dalam waktu dekat ini tanggal 28 Agustus akan menyelenggarakan Bencoolen Regional Investment and Economic Forum atau BRIEF yang bekerjasama dengan Pemprov Bengkulu, event promosi serta perdagangan.

“Target kami nanti mudah-mudahan 9 komjen Asean, termasuk juga dari Amerika dan Jerman yang ada di Medan pada event sebelumnya untuk  masuk ke Bengkulu, dapat berkenan hadir mempromosikan dan investasi di Bengkulu,” sampai Darjana.

Selain itu, Darjana mengatakan bahwa investasi mendorong pertumbuhan ekonomi namun juga mampu meningkatkan pendapatan.

Mari Joging sehat Bersama Berrus Bengkulu

BEERUS ( Bengkulu Enthusiast Runners ) Indorunners nya Bengkulu comunitas Running / Meraton, Mengajak Masyarakat Bengkulu untuk ikut Begabung lari Meraton Fun Run Pada Sport center Tanggal 21 Mei 2023 pukul 07:00 Wib sampai selesai, dengan meraton Beramai ramai kita jauh lebih Semangat, Dibanding meraton sendiri sendiri.

 Awal mula berdirinya Beerus bengkulu, dari hobi lari saudara Kennas Lawsa Temsi dari sekitar beberapa tahun yang lalu, yang kemudian sering lari bareng dengan dr. Safnizal yang sehobi, mengajak Agy Pradana yang mana mereka bertiga bisa di bilang teman dari kecil dan tetanggan, sering Berlari bersama Dimulai  dari  tahun 2015 an Long Run dari simpang SLB ke Sport Centre (12Km) secara rutin

Setelah sekian waktu berlalu, dari pengalaman dr. Isal yg wara wiri ikut komunitas lari di luar Bengkulu dan pengalaman Kennas berlari dengan founder dan pengurus dari komunitas Bengkulu Runner (di FB), kemudian tercetuslah ide untuk membentuk komunitas sendiri yang bisa menampung orang orang yang sehobi untuk berlari dan hidup sehat bersama sama.

Setelah diskusi panjang akhirnya terpilihlah nama komunitas, Bengkulu Enthusiast Runners (BEERUS) yang singkatannya terinspirasi dari salah satu nama karakter di Anime DragonBall Super yang spontan dicetuskan oleh Agy Pradana, dengan makna kurang lebih pelari Bengkulu yang bersemangat atau bisa diartikan pelari bengkulu yang antusias dalam olahraga lari. Pemilihan nama komunitas ini juga disertai penunjukkan Agy Pradana sebagai Ketua BEERUS pada tanggal 29 Januari 2017.

Semenjak menyandang nama BEERUS ( Bengkulu Enthusiast Runners ) Indorunners nya Bengkulu, start lari yang awalnya di simpang SLB akhirnya dipindahkan ke Sport Centre untuk menarik perhatian keramaian dan merekrut anggota. Direkrutlah saudara Hatta Wijaya sebagai anggota pertama, lalu Tito, serta Nabilah Sariekide sebagai anggota wanita pertama. Untuk mempermudah komunikasi, tanggal 5 Februari Grup whatsapp BEERUS dibentuk dengan agy, kennas, isal, hatta, nabillah, tito sebagai anggota awal.

Seiring berjalannya waktu akhirnya BEERUS berkembang dengan pahit manisnya sampai dengan saat ini. Pergantian pengurus dari Agy ke Bayupi, lalu dari Bayupi ke Agung Hp/wa. 0852 9378 9930 dan isnin Hp/Wa. 0821 8590 8290 sampe dengan sekarang. Dengan tujuan awal sebagai wadah untuk mengajak orang orang untuk berolahraga dan hidup sehat, terutama di bidang olahraga lari…