banner 1000x350

Redaksi

853 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Pulihkan pasca-banjir bandang, Tim SAR Resimen II pasukan pelopor bersihkan Sungai di Agam

Tim SAR Resimen II Pasukan Pelopor yang sedang melaksanakan BKO di Polda Sumbar, aksi pembersihan material sisa bencana

Katakritis.info – Polri terus berkomitmen dalam melakukan percepatan penanganan pasca-bencana banjir bandang yang melanda wilayah Sumatera Barat. Melalui Tim SAR Resimen II Pasukan Pelopor yang sedang melaksanakan BKO di Polda Sumbar, aksi pembersihan material sisa bencana dilakukan di sepanjang aliran sungai Desa Kampung Tengah, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Selasa (27/1).

​Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divhumas Polri, Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, menjelaskan bahwa langkah ini diambil sebagai upaya mitigasi guna memastikan keselamatan warga dari potensi ancaman banjir berikutnya.

​”Kegiatan ini bertujuan untuk membersihkan material sisa banjir berupa lumpur, kayu, dan sampah yang menumpuk di bantaran sungai, guna memulihkan kondisi lingkungan serta mencegah terjadinya banjir susulan,” ujar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago dalam keterangannya.

​Kombes Pol. Erdi menambahkan bahwa dalam pelaksanaan di lapangan, Polri mengedepankan prinsip sinergitas. Personel Brimob tidak bekerja sendiri, melainkan membaur bersama masyarakat dan instansi terkait lainnya untuk memastikan wilayah terdampak segera pulih.

​”Pembersihan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan unsur terkait dan masyarakat setempat, sehingga diharapkan aktivitas warga dapat kembali berjalan dengan aman dan normal,” tegasnya.

​Selain melakukan pembersihan fisik, keberadaan personel Resimen II Pasukan Pelopor di lokasi bencana juga bertujuan untuk memberikan dukungan moril kepada para penyintas. Polri memastikan akan terus menyiagakan personel SAR hingga situasi di Kabupaten Agam benar-benar kondusif dan infrastruktur vital warga dapat berfungsi kembali secara optimal. Rilis. Pewarta: man

JMSI Bengkulu gelar workshop digital, QRIS jadi sorotan UMKM dan Mahasiswa

Narasumber Workshop Kewirausahaan Digital Anggita Nurfazria dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Bengkulu Membagikan souvenir bagi peserta yang bisa menjawab pertanyaan tentang QRIS di Hotel Santika pada Selasa 27 januari 2026.

news-raflesia-indonesia – Bengkulu kembali ramai dengan kegiatan inspiratif. Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Bengkulu melaksankan Workshop Kewirausahaan Digital di Hotel Santika, Selasa (27/1). Acara ini sukses menarik perhatian berbagai kalangan, mulai dari pelaku UMKM, mahasiswa, jurnalis, hingga masyarakat umum yang penasaran dengan tren bisnis digital.

Ketua JMSI Bengkulu, Riki Susanto, menegaskan bahwa workshop ini merupakan bentuk tanggung jawab JMSI dalam mendorong perkembangan bisnis digital, khususnya media online. “Kami ingin peserta tidak hanya hadir, tapi benar-benar bisa membawa pulang ilmu yang bermanfaat untuk usaha mereka,” ujar Riki dengan penuh semangat.

Narasumber Workshop Kewirausahaan Digital Anggita Nurfazria dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Bengkulu Membagikan souvenir bagi peserta yang bisa menjawab pertanyaan tentang QRIS di Hotel Santika pada Selasa 27 januari 2026.

Workshop ini menghadirkan narasumber Anggita Nurfazria dari Bank Indonesia Bengkulu, Herlin Andini dari Bursa Efek Indonesia, serta Direktur Azwira Konsultan. Ketiganya berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang bagaimana dunia digital bisa menjadi peluang besar bagi bisnis maupun media.

Salah satu topik yang paling menarik perhatian peserta adalah soal QRIS, sistem pembayaran digital yang kini makin populer. Anggita Nurfazria menjelaskan bahwa penggunaan QRIS di Bengkulu terus meningkat setiap tahun. Bahkan, hingga November 2025 tercatat lebih dari 267 ribu pengguna aktif. Angka ini menunjukkan betapa masyarakat Bengkulu semakin akrab dengan transaksi digital.

Selain itu, peserta juga diajak memahami bagaimana pemerintah mulai beralih ke sistem pembayaran digital, termasuk penerapan Kartu Kredit Indonesia untuk belanja segmen pemerintah. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa digitalisasi bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan yang terus berkembang.

Suasana workshop semakin seru ketika Bank Indonesia membagikan souvenir bagi peserta yang berhasil menjawab pertanyaan seputar QRIS. Momen ini membuat acara terasa lebih hidup dan interaktif, sekaligus menambah antusiasme peserta untuk terus belajar lebih aktif lagi.

Disela-sela kegiatan di depan awak media, Riki Susanto menyampaikan bahwa JMSI Bengkulu akan segera menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke II untuk memilih Ketua Umum baru. Ia berharap Musda ini bisa melahirkan pemimpin yang mampu membawa JMSI lebih maju dan relevan dengan perkembangan zaman. “Kader terbaik sudah mendaftar, tinggal kita lihat siapa yang akan terpilih,” pungkasnya. Pewarta: Man

Tradisi sedekah bumi hidupkan budaya gotong royong di Pinang Raya

tasyakuran sedekah bumi sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas melimpahnya hasil bumi yang selama ini menjadi sumber penghidupan masyarakat di Bengkulu Utara Minggu 25/1/26.

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Suasana penuh suka cita dan kebersamaan menyelimuti Dusun Sumber Mukti, Desa Air Sebayur, Kecamatan Pinang Raya, kabupaten Bengkulu Utara, provinsi Bengkulu saat ratusan warga menggelar tasyakuran sedekah bumi sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas melimpahnya hasil bumi yang selama ini menjadi sumber penghidupan masyarakat, Minggu (25/1/26).

Kegiatan yang sarat nilai budaya ini menjadi momentum kebahagiaan bersama warga. Berbagai hasil bumi seperti padi, sayur-mayur, buah-buahan, dan hasil alam lainnya diarak keliling dusun sebelum akhirnya didoakan dan dinikmati bersama, mencerminkan rasa syukur sekaligus harapan akan keberkahan di masa mendatang.

Ketua panitia kegiatan sekaligus Kepala Dusun Sumber Mukti, Parlan, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya sedekah bumi yang berlangsung meriah dan penuh kekeluargaan. Ia mengapresiasi seluruh elemen masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, acara sedekah bumi tahun ini berjalan lancar dan disambut antusias oleh warga. Ini bukti bahwa kebersamaan dan rasa syukur masih sangat kuat di tengah masyarakat Dusun Sumber Mukti,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Air Sebayur, Hariyono, turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan masyarakat, serta secara khusus mengapresiasi Ibu Wahyu yang menjadi donatur utama dalam kegiatan tasyakuran sedekah bumi tersebut.

“Ibu Wahyu adalah sosok yang sangat peduli terhadap masyarakat Dusun Sumber Mukti. Meskipun berasal dari Bengkulu, kepeduliannya terhadap pelestarian budaya dan kebersamaan warga patut kita apresiasi,” kata Hariyono.

Ia menegaskan bahwa tradisi sedekah bumi bukanlah kegiatan seremonial semata, melainkan wujud rasa syukur kepada Sang Pencipta atas hasil bumi yang telah menghidupi masyarakat selama ini.

“Sedekah bumi ini adalah ungkapan terima kasih kita kepada Tuhan atas rezeki yang kita terima, mulai dari padi, sayur-mayur, buah-buahan, hingga hasil alam lainnya. Tradisi ini mengajarkan kita untuk selalu bersyukur dan menjaga keharmonisan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Hariyono menyebutkan bahwa sedekah bumi merupakan warisan budaya bangsa yang memiliki nilai luhur karena mampu menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang dalam satu ikatan kebersamaan.

“Tradisi ini harus terus kita lestarikan agar masyarakat Desa Air Sebayur, khususnya Dusun Sumber Mukti, senantiasa hidup rukun, damai, dan harmonis,” tuturnya.

Ia juga berharap ke depan kegiatan sedekah bumi dapat dilaksanakan secara lebih luas dengan melibatkan seluruh dusun di Desa Air Sebayur.

“Mudah-mudahan ke depan sedekah bumi ini bisa kita laksanakan bersama-sama dalam satu wadah desa, sehingga seluruh dusun dapat bersatu merayakan rasa syukur atas hasil bumi yang kita miliki,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Babinsa Antoni yang mewakili Koramil, Ketua Adat Giri, para ketua RT, tokoh masyarakat, serta seluruh warga Dusun Sumber Mukti yang memadati lokasi acara.

Antusiasme masyarakat tampak sangat tinggi, terutama saat prosesi arak-arakan hasil bumi yang menjadi puncak acara. Gundukan hasil bumi yang telah didoakan kemudian diperebutkan warga dengan penuh kegembiraan, menciptakan suasana meriah yang sarat makna kebersamaan.

Salah seorang warga, Wita, mengungkapkan kebahagiaannya bisa ikut serta dalam tradisi tersebut. Ia berharap sedekah bumi dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun.

“Acara ini membuat kami semakin rukun dan bersyukur. Semoga sedekah bumi terus dilaksanakan dari tahun ke tahun,” ujarnya.

Dengan digelarnya tasyakuran sedekah bumi ini, masyarakat Dusun Sumber Mukti berharap hasil pertanian ke depan semakin melimpah, kehidupan warga semakin sejahtera, serta nilai-nilai budaya dan gotong royong tetap terjaga di tengah perkembangan zaman. pewarta: HG

 

Bencoolen morning fest: UMKM Bengkulu dan gaya hidup sehat bersatu di BIM

Bencoolen Mall (BIM) menggelar Bencoolen Morning Fest di area Outdoor minggu 25 Januari 2026.

news-raflesia-indonesia – Bengkulu kembali semarak pada Minggu pagi, (25/1), ketika Bencoolen Mall (BIM) menggelar Bencoolen Morning Fest di area Outdoor, Avenue, dan Bencoolen Hotspot. Acara ini menghadirkan suasana penuh energi dengan tema gaya hidup sehat sekaligus pemberdayaan UMKM.

Bim menggelar Bencoolen Morning Fest di area Outdoor minggu 25 Januari 2026.

Sejak pukul enam pagi, masyarakat Bengkulu sudah memadati lokasi untuk berolahraga, berbelanja produk UMKM, dan menikmati suasa pagi yang segar. Antusiasme pengunjung terlihat dari ramainya area acara hingga menjelang penutupan pukul 09.30 WIB.

Kepala Divisi Marketing dan Event BIM, Wiji Lestari, menjelaskan bahwa Bencoolen Morning Fest merupakan agenda rutin setiap minggu. Program ini dirancang sebagai ruang rekreasi sekaligus wadah promosi bagi pelaku UMKM lokal agar lebih dikenal masyarakat.

Pada pelaksanaan kali ini, sekitar 35 tenant ikut serta, terdiri dari tenant internal BenMall maupun pelaku usaha dari luar. Ragam produk kuliner, fesyen, dan kerajinan tangan menjadi daya tarik utama yang membuat pengunjung betah berlama-lama.

Selain bazar UMKM, pengunjung juga disuguhi berbagai aktivitas olahraga seperti senam pagi, yoga, dan fun run. Aktivitas ini dirancang untuk mendorong masyarakat lebih aktif menjaga kesehatan di tengah kesibukan sehari-hari.

Manajemen BIM berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi agenda berkesinambungan. Dengan keberlanjutan tersebut, Bencoolen Morning Fest diharapkan mampu menciptakan ekosistem positif yang memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Ke depan, konsep acara akan dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak komunitas olahraga, seni, dan hobi. Kurasi tenant dilakukan secara ketat, dengan pembinaan agar lebih disiplin dan profesional. Melalui Bencoolen Morning Fest, BIM berupaya menjadi ruang kolaborasi antara pusat perbelanjaan, UMKM, dan masyarakat, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan. Pewarta: man

Tingkatkan SDM kuliner, APJI Bengkulu dorong sertifikasi Chef

Trisna Anggraini, memberi pelatihan, Minggu 26 Januari 2026, di Hotel & Convention Adeeva kota Bengkulu

news-raflesia-indonesia, Kota Bengkulu –  Pelatihan dan uji kompetensi sertifikasi Chef de Partie digelar oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LPS) Jasa Boga Nusantara bekerja sama dengan DPD APJI Provinsi Bengkulu dan Kadin Bengkulu, Minggu (26/1), di Hotel & Convention Adeeva, Bengkulu. Kegiatan ini diikuti pelaku usaha jasa boga MBG dan tenaga dapur dari berbagai sektor kuliner di Bengkulu.

Ketua DPD APJI Bengkulu, Trisna Angraini, menjelaskan pelatihan ini bertujuan membantu dapur-dapur yang belum memiliki chef profesional melalui pelatihan dan sertifikasi resmi. Proses uji kompetensi dilakukan oleh tim penguji dari LPS DPP APJI Pusat guna membantu program makanan pemenuhan gizi.

Trisna Anggraini, memberi pelatihan, Minggu 26 Januari 2026, di Hotel & Convention Adeeva kota Bengkulu.

Melalui kegiatan ini, peserta dibekali keterampilan teknis, pemahaman standar kerja, kebersihan, serta manajemen dapur agar mampu menguasai operasional dapur dari hulu ke hilir. Sertifikasi Chef de Partie dinilai penting untuk meningkatkan profesionalisme dan daya saing tenaga kerja kuliner lokal.

Dukungan Kadin Bengkulu dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya melahirkan chef profesional yang memiliki sertifikasi dan siap berkontribusi bagi industri jasa boga di provinsi Bengkulu. Pewarta: Man

Kapolda Aceh tinjau sumur bor bantuan polri di Aceh Tamiang, Pastikan masih berfungsi dan bermanfaat

news-raflesia-indonesia, Aceh Tamiang – Kepala Kepolisian Daerah Aceh, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, melakukan pengecekan langsung sumur bor bantuan Polri di Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (24/1/2026). Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan seluruh sumur bor bantuan Polri masih berfungsi optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya pascabencana.

Dalam keterangannya, Kapolda Aceh menyampaikan bahwa bantuan sumur bor tersebut merupakan program kemanusiaan dari Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang disalurkan ke berbagai wilayah di Aceh.

“Hari ini Sabtu 24 Januari 2026 kami mengecek sumur-sumur yang telah diberikan oleh Bapak Kapolri,” ujar Kapolda Aceh.

Kapolda menjelaskan, total bantuan sumur bor yang diberikan Kapolri mencapai 267 titik, lengkap mulai dari proses pembuatan hingga fasilitas pendukung seperti mesin dan toren air.

“Total bantuan sumur bor Bapak Kapolri yaitu sebanyak 267 titik, meliputi pembuatan sampai dengan mesin dan toren,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kapolda Aceh menegaskan pihaknya akan memastikan seluruh bantuan benar-benar dapat dimanfaatkan. Jika ditemukan kendala, perbaikan akan segera dilakukan. Kapolda ingin meyakinkan bahwa apabila masih ada bantuan sumur yang belum berfungsi maksimal maka akan perbaiki.

Salah satu lokasi pengecekan dilakukan di RSUD Muda Sedia Kabupaten Aceh Tamiang. Berdasarkan hasil peninjauan, sumur bor bantuan Polri di rumah sakit tersebut masih berfungsi dengan baik dan terus dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan kesehatan.

“Alhamdulillah di RSUD Kabupaten Aceh Tamiang, hari ini sumur bor bantuan Polri masih bermanfaat. Semoga bermanfaat bagi Rumah Sakit Umum Daerah Aceh Tamiang,” ucap Kapolda.

Sementara itu, Direktur RSUD Muda Sedia Kabupaten Aceh Tamiang, Dr Andika Putra SA, menyampaikan bahwa sumur bor bantuan Polri sangat membantu operasional rumah sakit sejak awal pascabencana hingga saat ini.

“Hari ini kami kedatangan kunjungan dari Bapak Kapolda beserta Ibu untuk melihat bantuan sumur bor dari Bapak Kapolri. Alhamdulillah, sumur sudah beroperasi dan kami gunakan untuk kebutuhan operasional rumah sakit sejak awal-awal pasca bencana sampai sekarang ini terus kami gunakan,” ungkapnya.

Ia berharap bantuan tersebut dapat terus memberikan manfaat dalam mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat Aceh Tamiang.rls

“Mudah-mudahan apa yang sudah diberikan ini terus bisa memberikan manfaat untuk kegiatan pelayanan di rumah sakit,” katanya.

Dr Andika juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kapolri dan seluruh jajaran Polri atas perhatian dan kepedulian yang diberikan.

“Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri dan seluruh jajarannya atas perhatiannya kepada RSUD Muda Sedia Kabupaten Aceh Tamiang,” pungkasnya. rls

error: Content is protected !!