banner 1000x350

Redaksi

969 KIRIMAN 0 KOMENTAR

Gustini kembali pimpin STIA Bengkulu 2026–2030, Targetkan transformasi menjadi Institut

Foto: Gustini, SE, MM dengan optimis di hadapan awak media. meningkatkan STIA Bengkulu menjadi Institut 7/5/2026 Grage Hotel Horison Bengkulu

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Gustini, SE, MM resmi kembali mengemban amanah sebagai Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Bengkulu untuk periode 2026–2030. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Yayasan Semarak Bengkulu, Nurul Fadillah, M.Pd, di Grage Hotel Horison Bengkulu pada Kamis (7/5).

Acara pengukuhan ini disaksikan oleh jajaran pejabat penting, mulai dari Asisten I Setda Provinsi Bengkulu Khairil Anwar yang mewakili Gubernur, unsur Forkopimda, hingga Wakil Wali Kota Bengkulu Rony PL Tobing. Kehadiran tokoh-tokoh daerah ini menegaskan posisi strategis STIA Bengkulu dalam pembangunan sumber daya manusia di Bumi Raflesia.

Dalam sambutannya setelah pelantikan, Gustini menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas kepercayaan yang kembali diberikan oleh Yayasan Semarak. Ia menegaskan komitmennya untuk membawa perubahan besar bagi institusi, salah satunya dengan menargetkan peningkatan status kampus.

“Saya akan berusaha meningkatkan STIA Bengkulu menjadi Institut,” ujar Gustini dengan optimis di hadapan awak media.

Langkah menuju transformasi tersebut sudah terlihat nyata. Gustini menjelaskan bahwa pihaknya tengah fokus pada penguatan kualitas program studi, termasuk rencana pengembangan kurikulum yang lebih relevan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini. Salah satu fokusnya adalah penguatan bidang administrasi secara menyeluruh.

“Kami juga akan menjadikan prodi administrasi bisnis ditingkatkan menjadi Magister Administrasi publik. Alhamdulillah, sebelum pelantikan ini, kita sudah memperoleh Akreditasi Unggul pada program studi Administrasi Bisnis dan Administrasi Publik,”  ujar Gustini dengan optimis di hadapan awak media.

Ke depan, Gustini bertekad memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, khususnya dalam bidang pendidikan dan penelitian. Dengan modal Akreditasi Unggul yang telah diraih, ia yakin STIA Bengkulu akan menjadi perguruan tinggi yang semakin adaptif, unggul, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas serta berkontribusi bagi ke

pewarta: Man

Pemprov Bengkulu dukung pembentukan Kanwil KemenHAM mandiri untuk optimalkan P5HAM

Foto: sumber Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia Sumatera Selatan Wilayah Kerja Bengkulu , Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, dan Kepala Kantor Wilayah KemenHAM Sumsel Wilker Bengkulu, Hendry Marulitua,

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Dalam rangka meningkatkan sinergi dan koordinasi antarinstansi serta memperkuat dukungan pemerintah daerah, Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia (Kanwil KemenHAM) Sumatera Selatan Wilayah Kerja Bengkulu melaksanakan audiensi strategis dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu pada Rabu (6/5). Pertemuan ini berfokus pada penguatan komunikasi kelembagaan guna memaksimalkan program kerja di tingkat daerah.

Audiensi penting tersebut diterima langsung dan dipimpin oleh  Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, bersama Kepala Biro Hukum Provinsi Bengkulu. Pertemuan ini menjadi forum strategis dalam menjalin komunikasi kelembagaan, mempererat koordinasi lintas sektor, serta membahas berbagai kebutuhan dukungan pemerintah daerah dalam aspek Penghormatan, Perlindungan, Pemajuan, Pemenuhan, dan Penegakan Hak Asasi Manusia (P5HAM) di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu.

Dalam kesempatan itu, Kepala Kantor Wilayah KemenHAM Sumsel Wilker Bengkulu, Hendry Marulitua, memaparkan urgensi penguatan kelembagaan pelayanan HAM di merah putih. Ia menekankan pentingnya pembentukan Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia tersendiri (mandiri) di Bengkulu demi menunjang efektivitas pelayanan, pengawasan, pendampingan, serta penanganan isu-isu HAM secara lebih cepat, tepat, dan terintegrasi bagi masyarakat lokal.

Merespons paparan tersebut, Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Asisten I Setda dan Kepala Biro Hukum menyambut baik usulan itu serta memberikan dukungan penuh yang positif. Dukungan nyata ini langsung ditindaklanjuti dengan penerbitan surat rekomendasi dari Pemerintah Provinsi Bengkulu sebagai bentuk persetujuan resmi terhadap rencana pembentukan Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia di Provinsi Bengkulu.

Capaian gemilang ini menjadi langkah taktis dalam mendorong penguatan eksistensi kelembagaan HAM di daerah. Kehadiran surat rekomendasi ini juga menjadi wujud nyata dari sinergitas yang solid antara Pemprov Bengkulu dengan Kanwil KemenHAM Sumsel Wilker Bengkulu dalam upaya menghadirkan pelayanan publik dan penegakan HAM yang semakin optimal, responsif, dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Pewarta: Man

Kakanwil Kemenham Sumsel tinjau gedung PTPN Bengkulu, Siapkan infrastruktur pelayanan publik

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia Sumatera Selatan, Hendry Marulitua, melakukan kunjungan lapangan guna meninjau langsung kondisi Gedung PTPN, Selasa (05/05). Kunjungan ini merupakan bagian dari langkah strategis dalam mendukung penguatan sarana dan prasarana pelayanan di wilayah kerja Bengkulu.
‎
Kakanwil menjelaskan bahwa peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kelayakan bangunan, baik dari aspek struktur maupun fungsi, serta mengidentifikasi kebutuhan renovasi atau penataan ulang sebelum gedung tersebut dimanfaatkan sebagai sarana pelayanan dan kegiatan operasional Kementerian HAM. Menurutnya, kesiapan infrastruktur yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang optimal, profesional, dan berorientasi pada masyarakat.
‎
Dalam kegiatan tersebut, Kakanwil didampingi oleh pihak PTPN yang turut memberikan penjelasan terkait kondisi eksisting gedung, status pemanfaatan, serta potensi pengembangan ke depan. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antarinstansi dalam mendukung pemanfaatan aset secara efektif dan tepat guna.
‎
Selama peninjauan, rombongan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap fasilitas yang tersedia, kondisi fisik bangunan, serta tata ruang yang memungkinkan untuk disesuaikan dengan kebutuhan organisasi. Tidak hanya itu, aspek keamanan, kenyamanan, dan aksesibilitas juga menjadi perhatian utama dalam memastikan gedung tersebut layak digunakan sebagai pusat kegiatan pelayanan HAM.
‎
Langkah ini sekaligus menjadi wujud komitmen Kementerian HAM dalam mengoptimalkan pemanfaatan aset negara melalui koordinasi yang baik dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Daerah dan BUMN. Diharapkan, ke depan gedung ini dapat berfungsi secara maksimal dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Kementerian HAM di wilayah Bengkulu, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

pewarta: man

Bakar semangat mahasiswa, HIPMI Bengkulu bedah kunci sukses bisnis di UMB

Ketua Umum BPP HIPMI, Akbar Himawan Buchari, yang hadir secara virtual, memberikan pencerahan kepada ratusan mahasiswa dalam seminar

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) sukses menyelenggarakan program edukatif berskala nasional bertajuk “HIPMI Goes To Campus” di Aula Utama Universitas Mercu Buana (UMB) guna menanamkan mentalitas wirausaha tangguh bagi ratusan mahasiswa di tengah ketatnya persaingan global. Acara yang mengusung tema utama “Mengupas Mitos atau Fakta Menjadi Wirausaha Sukses di Era Kolaborasi” ini sengaja digelar sebagai langkah nyata dalam merespons tingginya angka pengangguran terdidik sekaligus menjadi jembatan inkubasi bisnis bagi generasi muda yang ingin memulai usaha mandiri.

Ketua Umum BPP HIPMI, Akbar Himawan Buchari, yang hadir secara virtual, memberikan pencerahan kepada ratusan mahasiswa bahwa kesuksesan bisnis bukanlah sebuah keajaiban atau mitos semata, melainkan sebuah sains yang membutuhkan perhitungan presisi. Beliau menegaskan bahwa modal uang bukanlah faktor utama dalam merintis usaha, melainkan adanya riset mendalam, validasi pasar, serta pemahaman yang kuat terhadap rantai pasok (supply) dan permintaan (demand) untuk melihat peluang investasi di daerah.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, yang hadir langsung sebagai pemateri utama, membakar semangat para mahasiswa dengan menekankan pentingnya pembangunan karakter. Menurut pengusaha sukses asal Bengkulu ini, dunia nyata membutuhkan tiga pilar utama di luar nilai akademis, yaitu attitude (sikap), pengetahuan, dan keterampilan, di mana mahasiswa wajib terus mengasah soft skill seperti personal branding dan kemampuan komunikasi agar mampu berprestasi di tengah persaingan global.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMB, Furqonti Ranidiah, S.E., M.M., menjelaskan bahwa seminar nasional ini merupakan bagian dari kurikulum Praktek Terpadu Kewirausahaan di kampus. Pihak akademisi sangat mengapresiasi kolaborasi erat yang telah terjalin dengan HIPMI, yang diimplementasikan secara nyata melalui program magang mahasiswa di berbagai perusahaan di bawah naungan HIPMI agar mereka memiliki mentalitas tangguh sebelum terjun ke masyarakat.

Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu Yosia Yodan (tengah) dan Dekan FEB UMB Furqonti Ranidiah berfoto bersama pengurus serta dosen dalam Seminar Nasional Kewirausahaan UMB 2026

Dalam pemaparannya, para pembicara yang terdiri dari praktisi bisnis andalan HIPMI secara interaktif membedah berbagai paradigma keliru, seperti mitos bahwa memulai bisnis harus selalu diawali dengan modal finansial yang besar. Fakta di lapangan membuktikan bahwa gagasan kreatif yang dipadukan dengan pemanfaatan teknologi digital dan ketepatan eksekusi jauh lebih menentukan keberlanjutan suatu lini usaha di masa depan.

Lebih lanjut, narasumber mengingatkan bahwa di era modern saat ini, model bisnis yang mengandalkan kompetisi individual sudah tidak lagi relevan. Para mahasiswa didorong untuk menguasai strategi sinergi melalui ekosistem kolaboratif multi-sektor demi mempercepat penetrasi pasar, memperluas jangkauan jaringan, sekaligus memperkuat pondasi ekonomi daerah dan nasional secara berkelanjutan.

Acara yang dipandu oleh Dr. Meilaty Finthariasari, S.E., M.M. sebagai moderator ini juga menghadirkan narasumber berkompeten, Marini, S.E., M.E.K., yang merupakan dosen sekaligus praktisi bisnis. Kegiatan strategis ini turut dihadiri oleh jajaran pengurus BPD HIPMI Bengkulu, Ketua Umum BPC HIPMI se-Provinsi Bengkulu, serta mendapat dukungan penuh dari unit usaha lokal terkemuka seperti Le Petit Artisan Bakery dan Yodan Land Group.

Melalui sinergi kokoh yang terjalin dalam forum diskusi interaktif ini, HIPMI bersama jajaran civitas akademika UMB berharap dapat melahirkan para “intelektual wirausaha” baru dari lingkungan kampus. Para lulusan ini diharapkan tidak hanya siap menjadi pekerja, melainkan mampu mengeksekusi ide bisnis mereka secara nyata, membuka lapangan kerja baru, serta berkontribusi aktif mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Bengkulu.

pewarta: Man

Sinergi HIPMI Bengkulu dan UMB cetak wirausaha muda di seminar berskala nasional 2026

Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu Yosia Yodan (tengah) dan Dekan FEB UMB Furqonti Ranidiah berfoto bersama pengurus serta dosen dalam Seminar Nasional Kewirausahaan UMB 2026

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) sukses menyelenggarakan program edukatif berskala nasional bertajuk “HIPMI Goes To Campus” di Aula Utama Universitas Mercu Buana (UMB) guna menanamkan mentalitas wirausaha tangguh bagi ratusan mahasiswa di tengah ketatnya persaingan global. Acara yang mengusung tema utama “Mengupas Mitos atau Fakta Menjadi Wirausaha Sukses di Era Kolaborasi” ini sengaja digelar sebagai langkah nyata dalam merespons tingginya angka pengangguran terdidik sekaligus menjadi jembatan inkubasi bisnis bagi generasi muda yang ingin memulai usaha mandiri.

Ketua Umum BPP HIPMI, Akbar Himawan Buchari, yang hadir secara virtual, memberikan pencerahan kepada ratusan mahasiswa bahwa kesuksesan bisnis bukanlah sebuah keajaiban atau mitos semata, melainkan sebuah sains yang membutuhkan perhitungan presisi. Beliau menegaskan bahwa modal uang bukanlah faktor utama dalam merintis usaha, melainkan adanya riset mendalam, validasi pasar, serta pemahaman yang kuat terhadap rantai pasok (supply) dan permintaan (demand) untuk melihat peluang investasi di daerah.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, yang hadir langsung sebagai pemateri utama, membakar semangat para mahasiswa dengan menekankan pentingnya pembangunan karakter. Menurut pengusaha sukses asal Bengkulu ini, dunia nyata membutuhkan tiga pilar utama di luar nilai akademis, yaitu attitude (sikap), pengetahuan, dan keterampilan, di mana mahasiswa wajib terus mengasah soft skill seperti personal branding dan kemampuan komunikasi agar mampu berprestasi di tengah persaingan global.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMB, Furqonti Ranidiah, S.E., M.M., menjelaskan bahwa seminar nasional ini merupakan bagian dari kurikulum Praktek Terpadu Kewirausahaan di kampus. Pihak akademisi sangat mengapresiasi kolaborasi erat yang telah terjalin dengan HIPMI, yang diimplementasikan secara nyata melalui program magang mahasiswa di berbagai perusahaan di bawah naungan HIPMI agar mereka memiliki mentalitas tangguh sebelum terjun ke masyarakat.

Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu Yosia Yodan (tengah) dan Dekan FEB UMB Furqonti Ranidiah berfoto bersama pengurus serta dosen dalam Seminar Nasional Kewirausahaan UMB 2026

Dalam pemaparannya, para pembicara yang terdiri dari praktisi bisnis andalan HIPMI secara interaktif membedah berbagai paradigma keliru, seperti mitos bahwa memulai bisnis harus selalu diawali dengan modal finansial yang besar. Fakta di lapangan membuktikan bahwa gagasan kreatif yang dipadukan dengan pemanfaatan teknologi digital dan ketepatan eksekusi jauh lebih menentukan keberlanjutan suatu lini usaha di masa depan.

Lebih lanjut, narasumber mengingatkan bahwa di era modern saat ini, model bisnis yang mengandalkan kompetisi individual sudah tidak lagi relevan. Para mahasiswa didorong untuk menguasai strategi sinergi melalui ekosistem kolaboratif multi-sektor demi mempercepat penetrasi pasar, memperluas jangkauan jaringan, sekaligus memperkuat pondasi ekonomi daerah dan nasional secara berkelanjutan.

Acara yang dipandu oleh Dr. Meilaty Finthariasari, S.E., M.M. sebagai moderator ini juga menghadirkan narasumber berkompeten, Marini, S.E., M.E.K., yang merupakan dosen sekaligus praktisi bisnis. Kegiatan strategis ini turut dihadiri oleh jajaran pengurus BPD HIPMI Bengkulu, Ketua Umum BPC HIPMI se-Provinsi Bengkulu, serta mendapat dukungan penuh dari unit usaha lokal terkemuka seperti Le Petit Artisan Bakery dan Yodan Land Group.

Melalui sinergi kokoh yang terjalin dalam forum diskusi interaktif ini, HIPMI bersama jajaran civitas akademika UMB berharap dapat melahirkan para “intelektual wirausaha” baru dari lingkungan kampus. Para lulusan ini diharapkan tidak hanya siap menjadi pekerja, melainkan mampu mengeksekusi ide bisnis mereka secara nyata, membuka lapangan kerja baru, serta berkontribusi aktif mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Bengkulu.

pewarta: Man

Promo billiard 5.5 Luma kraving Bengkulu: Main mewah harga murah di Yodan land group

Fasilitas Billiard Premium Luma Kraving Bengkulu milik PT Yodan Land Group, lokasi nongkrong estetik di Jalan Ciliwung Raya dengan promo Billiard 5.5 diskon 50 persen.

news-raflesia-indonesia, Bengkulu – Menjelang momentum tanggal kembar 5 Mei, kabar gembira datang bagi warga Bumi merah putih. PT Yodan Land Group melalui unit bisnis gaya hidup terbarunya, Luma Kraving, secara resmi meluncurkan promo bombastis bertajuk “Billiard 5.5”. Penawaran ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati fasilitas rekreasi kelas atas dengan biaya yang sangat terjangkau.

Kehadiran promo ini menjadi jawaban bagi para pencinta olahraga bola sodok maupun kaum urban di Bengkulu yang merindukan tempat bersantai dengan nuansa eksklusif. Pengunjung akan dimanjakan dengan meja biliar berkualitas di dalam ruangan yang memiliki desain interior modern, estetik, dan nyaman—standar tinggi yang selama ini menjadi ciri khas properti kelolaan Yodan Land Group.

Head Sales Marketing Corporate PT Yodan Land Group, Veren Oktarisa, mengungkapkan bahwa inisiatif ini bukan sekadar potongan harga biasa. Luma Kraving sengaja dihadirkan untuk memperkenalkan konsep gaya hidup yang terintegrasi dengan kenyamanan hunian kelas satu bagi masyarakat luas di Kota Bengkulu.

“Kami ingin masyarakat merasakan langsung atmosfer premium yang kami bangun. Melalui promo ‘Billiard 5.5’ di Luma Kraving ini, pengunjung bisa menikmati fasilitas biliar berkualitas tinggi sambil merasakan kenyamanan desain interior yang elegan. Sesuai jargon kami, ini adalah momen untuk ‘Bayar Setengah Harga, Full Seru’,” ujar Veren saat ditemui di lokasi, Senin (4/5/2026).

Veren menjelaskan lebih lanjut bahwa Luma Kraving didesain secara khusus sebagai wadah kreativitas dan titik kumpul yang inspiratif. Dengan sentuhan pencahayaan yang hangat dan pemilihan furnitur kelas atas, aktivitas bermain biliar di sini bertransformasi dari sekadar hobi menjadi sebuah pengalaman relaksasi yang sangat berkelas dan prestisius.

Dalam skema promo spesial 5.5 ini, tarif sewa meja biliar dipangkas drastis sebesar 50%. Jika pada hari normal tarif dipatok Rp120.000 per jam, maka khusus di momen ini pengunjung cukup membayar Rp60.000 saja per jamnya. Langkah ini diambil untuk memastikan fasilitas premium bisa dinikmati oleh berbagai kalangan masyarakat.

Bagi Anda yang berminat, promo ini hanya berlaku satu hari penuh pada tanggal 5 Mei 2026. Adapun jam operasional promo dimulai sejak pagi pukul 08.00 hingga sore hari pukul 18.00 WIB. Lokasinya berada di tempat yang sangat strategis, yakni Jalan Ciliwung Raya, Padang Harapan, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu.

Menutup keterangannya, Veren mengundang seluruh elemen masyarakat mulai dari mahasiswa, anak muda, hingga kalangan profesional untuk hadir memeriahkan acara ini. Kehadiran Luma Kraving membuktikan komitmen PT Yodan Land Group dalam menghadirkan inovasi yang selalu relevan dengan tren gaya hidup masa kini di Provinsi Bengkulu.

Pewarta: Man

error: Content is protected !!